<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buku Meditasi</title>
	<atom:link href="http://bukumeditasi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bukumeditasi.com</link>
	<description>Buku Spiritual dan Buku Meditasi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 01 May 2012 03:02:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Hypnotherapy</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/hypnotherapy</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/hypnotherapy#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 May 2012 02:55:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Hypnotherapy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1750</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Neo Spiritual HYPNOTHERAPY Seni Pemusatan Diri untuk Bebas dari Pengaruh Hipnosis Massal oleh Anand Krishna *** “Buku ini istimewa, sangat perlu dibaca, dan sarat dengan pembelajaran. Ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti namun didasari riset literature yang dalam mengenai sejarah hipnosis, hipnoterapi, teori pikiran, dan psikologi. Informasi dalam buku ini sangat penting, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 align="center"><strong>Neo Spiritual</strong></h2>
<h2 align="center"><strong>HYPNOTHERAPY</strong></h2>
<p align="center"><strong><em>Seni Pemusatan Diri untuk Bebas dari Pengaruh Hipnosis Massal</em></strong></p>
<p align="center"><em>oleh Anand Krishna</em><strong><em></em></strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Buku ini istimewa, sangat perlu dibaca, dan sarat dengan pembelajaran. Ditulis dengan bahasa yang mudah dimengerti namun didasari riset literature yang dalam mengenai sejarah hipnosis, hipnoterapi, teori pikiran, dan psikologi. Informasi dalam buku ini sangat penting, khususnya bagi praktisi hipnosis/ hipnoterapi, agar selalu ingat dan sadar bahwa hipnoterapi dipelajari sebagai ilmu psikologi namun dipraktekkan sebagai seni yang membutuhkan kesadaran, integritas, dan kreativitas yang tinggi dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan spiritual.”</p>
<p align="center"><strong>Andi W.Gunawan</strong></p>
<p align="center"><em>Indonesia’s Leading Expert in Mind Technology</em></p>
<p align="center"><em>Dan penulis buku-buku best seller tentang Hipnoterpi</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Menarik untuk disimak bahwa belakangan ini, pelatihan-pelatihan hipnosis dengan segala variannya berkembang menjadi terapi yang populer di negeri kita. Namun sudah menjadi peristiwa yang umum terjadi bahwa popularitas seringkali disertai resiko penyelewengan dari niat mulia para penggagas dan peletak dasarnya. Inilah yang sedang terjadi pada hipnoterapi Indonesia saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Cukup menyegarkan bahwa dalam iklim seperti ini, Anand Krishna mempertemukan kembali hipnosis dengan induknya: Spiritualitas Timur. Dalam buku ini, kita disodorkan banyak informasi yang apa adanya tentang hipnosisi dan, yang lebih penting lagi, kita disadarkan bahwa hipnosis sbenarnya berakar pada spiritualitas Timur.”</p>
<p align="center"><strong>YF La Kahija</strong></p>
<p align="center"><em>Penulis buku tentang Hipnoterapi</em></p>
<p align="center"><em>dan dosen padaFakultas Psikologi Universitas Diponegoro, Semarang</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Sebagai seorang psikolog dan therapist, termasuk hypnotherapy yang dikaitkan dengan ilmu kuno Ayurveda, saya melihat buku ini sebagai terobosan baru. Sungguhnya isi buku ini berguna bagi setiap therapist, bukan saja bagi para hypnotherapist saja. A must read!”</p>
<p style="text-align: center;" align="center"><strong>Dewi Yuniarti, Dra (psi)</strong></p>
<p align="center"><em>Psikolog/ Ayur Hypno therapist</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em> ”Neo Spiritual-HYPNOTHERAPY, Seni Pemusatan Diri untuk Bebes dari Pengaruh Hipnosis Massal”</em></strong>. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: <strong>PT. Gramedia Pustaka Utama </strong>– April,2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/hypnotherapy/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sai Baba</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sai-baba</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sai-baba#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 08:31:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Sai Baba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1742</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : SWAMI SRI SATHYA SAI BABA Sebuah Tafsir oleh Sai Das *** “Jika kita ingin menyadari tujuan hidup serta menemukan kedamaian di dalam diri dan memiliki kasih tak terbatas, serta memupuk kembali nilai-nilai universal seperti kebenaran, kebijakan, kedamaian, kasih saying dan tindakan tanpa kekerasan, buku inilah jawabannya. Dengan gaya bahasa yang mudah dipahami [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h3 align="center"><strong>SWAMI SRI SATHYA SAI BABA</strong></h3>
<h4 align="center"><strong><em>Sebuah Tafsir</em></strong></h4>
<h4 align="center"><em>oleh Sai Das</em><strong><em></em></strong></h4>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Jika kita ingin menyadari tujuan hidup serta menemukan kedamaian di dalam diri dan memiliki kasih tak terbatas, serta memupuk kembali nilai-nilai universal seperti kebenaran, kebijakan, kedamaian, kasih saying dan tindakan tanpa kekerasan, buku inilah jawabannya. Dengan gaya bahasa yang mudah dipahami dan mendalam, penulis mengajak kita untuk hidup lebih berkesadaran, lebih kasih”</p>
<p align="right"><strong>I Made Partana, S.H.</strong></p>
<p align="right"><em>Pengajar/ Seniman</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Tanpa menggurui, buku ini mengingatkan kita bahwa Tuhan ada di dalam setiap mahluk dalam wujud Kasih. Ajaran Swami yang adalah inti dari setiap agama, dibahas dngan lugas oleh Sai Das. Tulisan yang sangat mendamaikan”.</p>
<p style="text-align: right;" align="right"><strong>Devita Rizka Chrysanti</strong></p>
<p align="right"><em>Pengajar/ Guru Bahasa</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Walau sudah mendengar tentang Sai Baba sejak tahun 1999 dari seorang turis dari Brazil, Awalnya <em>I have no idea</em> siapa tokoh yang begitu kesohor di Barat itu. Saya baru sedikit ‘paham’ tentang beliau setelah membaca <strong><em>Soul Quest</em></strong> karangan Anand Krishna “Sai Das” dan langsung kepincut! Saya semakin larut dan mabuk kasih Baba ketika ia mempersembahkan Sai Anand Gita di altar dunia yang disajikan dalam bahasa Inggris yang mudah dicerna dan enak dibaca.</p>
<p style="text-align: justify;">Kini Anand Krishna kembali hadirkan secawan anggur kasih Baba. Keindahan kata-kata yang mengalir membuat jiwa menyanyikan lagu Kasih Ilahi. Dan, bagi yang pernah membaca <strong><em>Shri Sai Satcharita</em></strong>, buku ini juga akan membuat Anda terkejut. Saya telah mengalami hali ini.”</p>
<p align="right"><strong>Dominggus M. Koro</strong></p>
<p align="right"><em>Pekerja Pariwisata</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>SWAMI SRI SATHYA SAI BABA, Sebuah Tafsir</strong><strong>, </strong>oleh : <strong><em>Sai Das</em></strong>.  Publish by: <strong>Anand Krishna Global Co-Operation </strong>– Maret 2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sai-baba/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Guru Yoga</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/guru-yoga</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/guru-yoga#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 29 Apr 2012 08:21:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Yoga]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1723</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : GURU YOGA The Way Within By Anand Krishna *** Master are not comfort-pillows. Masters are always hostile to our illusory comfort. They cannot be otherwise. They are against our innate laziness. They want us to wake up, then we must bear with the Master-Bell ringing. Let us not put off the Master-Alarm. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 align="center"><strong>GURU YOGA</strong></h2>
<h3 align="center"><strong><em>The Way Within</em></strong></h3>
<h4 align="center"><em>By Anand Krishna</em></h4>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Master are not comfort-pillows. Masters are always hostile to our illusory comfort. They cannot be otherwise. They are against our innate laziness. They want us to wake up, then we must bear with the Master-Bell ringing. Let us not put off the Master-Alarm. Let us bear with their hostility to our sleep and laziness.</p>
<p style="text-align: justify;">The True Master is within us, the sound of ringing bell comes from within us. It is our true’self’ trying to wake us up. Let us listen to the calling of our ‘self’ – that is the calling of the Master. Indeed, it is us calling our ‘self’.</p>
<p style="text-align: center;" align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">In this monumental work “Guru Yoga”, Shri Anand Krishna tells us that our greatest treasure is the humand – mind. Its mastery through the practice of meditation, patience, and acts of selflessness (self-sacrifice) can unravel the hidden secrets and mysteries of the universe.</p>
<p style="text-align: justify;">This book is a timely reminder that amidst all kinds of confusions and chaos, peace is still possible. We can live blissfully, if only we are willing to listen to our inner voice and tread the path within that leads us to total freedom.</p>
<p style="text-align: right;" align="right"><strong>Saraswati Dewi, M.Hum</strong></p>
<p style="text-align: right;" align="right"><em>Head of Undergraduate Study of Philosophy</em></p>
<p align="right"><em>University of Indonesia</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">In this manual for self-actualization and further development of self-potential, matter and spirit blends so very naturally and harmoniously. It is an invitation to self-empowerment. nAs a researcher and educator I find this book highly beneficial.</p>
<p align="right"><strong>Dr.Ir.N.W. Suriastini, M.Phil.</strong></p>
<p align="right">Research Director Survey METER</p>
<p align="right">Director One Earth Integral Education Foundation</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>Guru Yoga- The Way Within</strong><strong>, </strong>oleh : <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Publish by: <strong>Anand Krishna Global Co-Operation </strong>– Januari 2012.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/guru-yoga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Zen Yoga</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/the-zen-yoga</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/the-zen-yoga#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 05:12:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Zen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1736</guid>
		<description><![CDATA[Book Title : The Zen YOGA Of Mystic Faith, Tao Wisdom, and Sufi Loving Devotion An Integral approach to Spirituality By Anand Krishna *** The Zen YOGA, of Mystic Faith, Tao Wisdom , and Sufi Loving Devotion – an Integral approach to Spirituality. by : Anand Krishna.  Publish by:  PRIMAL PUBLICATIONS , Delhi – October [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Book Title :</p>
<h2 align="center"><strong>The Zen YOGA</strong></h2>
<h4 align="center"><strong><em>Of Mystic Faith, Tao Wisdom, and Sufi Loving Devotion</em></strong></h4>
<h5 align="center"><em>An Integral approach to Spirituality</em></h5>
<h3 align="center"><strong><em>By Anand Krishna</em></strong><strong></strong></h3>
<h3 align="center">***</h3>
<p style="text-align: justify;"><strong>The Zen YOGA, of Mystic Faith</strong><strong>, </strong>Tao Wisdom , and Sufi Loving Devotion – an Integral approach to Spirituality<strong>.</strong> by : <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Publish by: <strong> PRIMAL PUBLICATIONS , Delhi </strong>– October 2011.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/the-zen-yoga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Karma Yoga</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/karma-yoga</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/karma-yoga#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 07:03:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1584</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: ” Karma Yoga Bagi Orang Modern ” Etos Kerja Transpersonal untuk Zaman Baru oleh Anand Krishna Aku. Aku. Aku. Keakuan inilah yang membuat seseorang mementingkan diri dan menempatkan kepentingan diri di atas kepentingan-kepentingan lain yang jauh lebih besar. Keakuan dan sikap mau menang sendiri ini jugalah yang selanjutnya melahirkan keserakahan dan, ujung-ujungnya, kekacauan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: center;"><strong><em>” Karma </em></strong><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat"><strong><em>Yoga</em></strong></a><strong><em> Bagi Orang Modern ”</em></strong></h2>
<p style="text-align: center;">Etos Kerja Transpersonal untuk Zaman Baru</p>
<p align="center">oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong></p>
<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_1595" class="wp-caption alignleft" style="width: 85px;">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-1595" title="Karma Yoga cover" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2011/10/Karma-Yoga-cover.jpeg" alt="Karma Yoga-Anand Krishna" width="75" height="123" /></dt>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Aku. Aku. Aku. Keakuan inilah yang membuat seseorang mementingkan diri dan menempatkan kepentingan diri di atas kepentingan-kepentingan lain yang jauh lebih besar. Keakuan dan sikap mau menang sendiri ini jugalah yang selanjutnya melahirkan keserakahan dan, ujung-ujungnya, kekacauan, kerusuhan, dan korupsi – yang cenderung semakin menjadi-jadi di negeri ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Nilai-nilai Transpersonal atau Karma Yoga adalah antidote terhadap pemikiran dan kepentingan sempit semacam itu. Karma yoga mengajak kita untuk berpikir dan berpandangan luas dan menempatkan kepentingan umum jauh di atas kepentingan pribadi. Sesungguhnya nilai-nilai transpersonal sudah menjadi bagian dari budaya kita dan pernah mengantar kita pada masa kejayaan. Buku ini tidak sekedar memperkenalkan psikologi transpersonal, tetapi juga memaparkan aplikasinya dalam segala aspek kehidupan kita.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Hal yang paling menantang dari ajaran-ajaran spiritual adalah membumikannya, menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini, Anand Krishna dengan ringan membawa kita ke dalam seni berkontemplasi dan bermeditasi di keramaian lewat pekerjaan yang bernapaskan pelayanan tanpa pamrih kepada sesama.”</p>
<p style="text-align: right;"><strong>YF La Kahija</strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>Peneliti Psikologi Transpersonal, Universitas Dionegoro</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Karya-karya Pak Anand selalu menginspirasi dan menyadarkan kita akan nilai-nilai manusia dan kemanusiaan, yang pada akhirnya memotivasi kita untuk memaknai hidup kita bagi sesama, memberikan yang terbaik untuk kemanusiaan.”</p>
<p align="right"><strong>Dr. Prof. Ir. Nizam,M.Sc.,DIC.,Ph.D.</strong></p>
<p align="right"><em>Sekertaris Dewan Pendidikan Tinggi, Kemendiknas</em></p>
<p align="right"><em>Guru Besr Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada</em></p>
<p align="right">
<p align="right">
<p align="right">
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“ Ketika kerja menjadi rutinitas yang dianggap beban, atau ketika hanya materi yang menjadi tujuan bekerja, Anand Krishan mengajak kita untuk ingat kembali pada konsep ”kerja adalah Yajna” (bekerja keras dan bekerja cerdas dengan tulus ikhlas guna mencapai tujuan hidup: keseimbangan dan kebahagiaan yang dilandasi kebenaran). Buku yang sungguh mencerahkan!”</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Desak Nyoman Suarti</strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>President Director Suarti Group Pendiri Yayasan Luh Luwih (Pembedayaan Wanita dan kebudayaan), Yayasan IDEP (Lingkungan Hidup dan Kemanusiaan), &amp; Yayasan Forum Peduli Budaya Bali</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>” Karma </em></strong><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat"><strong><em>Yoga</em></strong></a><strong><em> Bagi orang Modern, Etos Kerja Transpersonal untuk Zaman Baru”.</em></strong> Ditulis oleh Anand Krishna. Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama. (Oktober 2011)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/karma-yoga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spiritual Astrology</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/spiritual-astrology</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/spiritual-astrology#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2011 05:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Astrology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1574</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : SPIRITUAL ASTROLOGY Memanfaatkan Pengaruh Konstelasi Perbintangan terhadap Kehidupan di Bumi untuk Pengembangan Potensi-Diri The Ancient Art of Self Empowerment by Bhakti Seva (The Blissful Prophet) Terjemahan bebas, Re-editing, dan Catatan oleh Anand Krishna *** Bhakti Seva memperkaya khasanah pengetahuan dunia dengan menjanjikan kebijakan para resi yang bukan menjadi monopoli satu peradaban. Nilai-nilai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>SPIRITUAL ASTROLOGY</strong></h2>
<p style="text-align: center;"><em>Memanfaatkan Pengaruh Konstelasi Perbintangan terhadap Kehidupan di Bumi untuk Pengembangan Potensi-Diri</em></p>
<p align="center"><strong><em>The Ancient Art of Self Empowerment </em></strong></p>
<p align="center"><em>by <a href="http://bukumeditasi.com/kesadaran">Bhakti Seva </a>(The Blissful Prophet)</em></p>
<p align="center">Terjemahan bebas, <strong><em>Re-editing</em></strong>, dan Catatan oleh</p>
<p align="center"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Bhakti Seva memperkaya khasanah pengetahuan dunia dengan menjanjikan kebijakan para resi yang bukan menjadi monopoli satu peradaban. Nilai-nilai luhur kebijakan yang ia paparkan bias ditemukan di Mesir “kuno”, di Cina, di antara penduduk asli benua Amerika, Australia, Afrika, dan di seluruh penjuru dunia. Nilai-nilai luhur kebijaksanaan yang dituangkan dalam buku ini besifat universal-bersifat sanatana-sudah ada sejak dulu dan akan tetap ada hingga akhir zaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Bacalah lebih dahulu bintang Anda, kemudian bintang orang yang Anda kasihi. Pahamilah potensi diri Anda dan potensi mereka, dan renungkan bagaimana Anda dapat membantu diri Anda dan mereka supaya benih potensi itu bertunas, tumbuh menjadi pohon yang berbunga dan berbuah. Lalu bacalah tentang mereka yang menurut Anda selama ini berlawanan dengan Anda. Berusahalah untuk mengapresiasi kelebihan dan kekurangan dan kelemahan mereka. Renungkan juga cara serta langkah konkrit untuk memperbaiki hubungan Anda dengan mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Bhakti Seva meyakinkan kita bahwa kita memiliki kemampuan untuk memperbaiki diri, mengubah diri, bahkan mentransformasi diri secara total. Apa pun rasi  bintang Anda, jika Anda mengikuti petunjuk-petunjuk yang diberikan dalam buku ini, Anda akan dapat memperbaiki jalan menuju kebahagiaan sejati, kesejahteraan yang sesungguhnya, keharmonisan dalam hubungan dengan orang lain, dan kesehatan diri.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2011/10/d9af826461444ba571625641f24927f6.image_.74x120.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-1605" title="Spiritual Astrology" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2011/10/d9af826461444ba571625641f24927f6.image_.74x120.jpg" alt="Spiritual Astrology" width="74" height="120" /></a>Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <a href="http://bukumeditasi.com/kesadaran"><strong>SPIRITUAL ASTROLOGY</strong></a><strong>, </strong><em>Memanfaatkan Pengaruh Konstelasi Perbintangan terhadap Kehidupan di Bumi untuk Pengembangan Potensi-Diri -</em><strong> </strong><strong><em>The Ancient Art of Self Empowerment </em></strong><em>by Bhakti Seva (The Blissful Prophet)</em>. Terjemahan bebas, <strong><em>Re-editing</em></strong>, dan Catatan oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: <strong>PT Gramedia Pustaka Utama </strong>– Desember 2010.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/spiritual-astrology/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisdom of Bali</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/wisdom-of-bali</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/wisdom-of-bali#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 08:24:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom of Bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=965</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: “ The Wisdom of Bali &#8211; The Sacred Science of Creating Heaven on Earth” Ditulis oleh  Anand Krishna *** World class tourism destination Bali is well-known for her natural beauty and exotic culture. But within beautiful Bali hides another type of ‘beauty’: the pearls of wisdom to head and practice. Bali’s indigenous wisdom [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>“ The <a href="http://www.bukumeditasi.com/zen">Wisdom of Bali</a> &#8211; </strong><strong><em>The Sacred Science of Creating Heaven on Earth</em></strong><strong>” </strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">World class tourism destination Bali is well-known for her natural beauty and exotic culture. But within beautiful Bali hides another type of ‘beauty’: the pearls of wisdom to head and practice. Bali’s indigenous wisdom is laden with philosophical and universal values and is also very relevant for addressing the global problems modern people face daily. These pearls of wisdom were born out of a thoroughful civilization that champions the simplicity of mind and respect of nature, integrating these ideas into every aspect of life itself.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“<a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a>’s book comes at the right time, in the right place to help us deeply understand the foundation of Baliness Spirituality, how it sustains daily life, and how it fits within the conext of an Indonesian democracy based on the ideal of Unity in Plurality.”</em></p>
<p align="right"><strong>Margot Anand</strong></p>
<p align="right"><em>Author of many books translated in 16 languages</em> (<em>The latest</em>: The Art of Everyday Ecstasy)</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“By practicing the values contained in this book, we can end all suffering and attain to the supreme bliss. We can eliminate the ill effects of Kali Yuga, or the maddening Iron Age here and now, in this very life.”</em></p>
<p align="right"><strong>Ida Pedanda Gede Made Gunung</strong></p>
<p align="right"><em>Baliness High Priest</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Krishna again invites us on a journey of discovery to those places where only the true enquirer is welcomed – where only the true enquiry is heard. The light he throws on his subject – any subject, is both edifying and harsh. For it is that rare quality of light which is hard fought and hard won – earned through the temperance of vigilance and grace. We should all of us meet the spirit of his world with a measure of real gratitude.”</em></p>
<p align="right"><strong>Sacha Stone</strong></p>
<p align="right"><em>Founder of Humanitand Foundation</em></p>
<p align="right"><em>Director-General of Europe-I.R.E.O(Intergovernmental Renewable Energy Organization)</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Indeed, the lofty spiritual and cultural values presented in this book – the indigenous pearls of Balinese Wisdom – are, in fact, very universal in nature. These values can be practiced by anyone irrespective of the religious, social and other differences.”</em></p>
<p align="right"><strong>Prof.Dr.dr.Luh Ketut Suryani SpKJ</strong></p>
<p align="right"><em>Founder of Suryani Institute for Mental Health</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Till now Balinese wisdom has held a fine between continuity and adaptability, without losing its core. <a href="http://www.aumkar.org">Anand’s </a>is a voice af renewal, but one that clings to what is essential – the unifying power of love arising from and abiding the Unmanifes . Read and reflect . Reflect and act.</em></p>
<p align="right"><strong>Peter Wrycza, Ph.D.</strong></p>
<p align="right"><em>Founder of Nirarta Centre for Living Awareness and the International Academy</em></p>
<p align="right"><em>For Transformational Coaching and Leadership</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1566" title="wisdom of bali" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/wisdom-of-bali.jpg" alt="wisdom of bali" width="85" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:<strong> “The <a href="http://www.bukumeditasi.com/zen">Wisdom of Bali</a> &#8211; <em>The Sacred Science of Creating Heaven on Earth</em> ”</strong>, ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong>PT Gramedia Pustaka Utama </strong> bekerjasama dengan <a href="http://www.anandkrishna.org"><strong>Yayasan Anand Ashram</strong></a> <em>(  Berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa)</em> &#8211; 2010</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/wisdom-of-bali/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>A New Christ</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/a-new-christ</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/a-new-christ#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 04:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[A New Christ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=959</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : A New Christ Buku terbaik dari penulis The Science of Getting Rich Menjadi Sumber Inspirasi The Secret Wallace D.Wattles Terjemahan bebas, Re-editing, dan Catatan oleh Anand Krishna *** “Yesus memberi tanpa mengharapkan imbalan. Ia tidak peduli akan latar belakang kepercayaan sang penerima. Aku yakin bila Ia berada di tengah kita saat ini, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/zen"><strong>A New Christ</strong></a><strong> </strong></h1>
<h4 style="text-align: center;">Buku terbaik dari penulis <span style="color: #ff00ff;"><strong><em>The Science of Getting Rich</em></strong></span> Menjadi Sumber Inspirasi <span style="color: #ff00ff;"><strong><em>The Secret</em></strong></span></h4>
<h3 style="text-align: center;"><strong><em>Wallace D.Wattles</em></strong></h3>
<p align="center">Terjemahan bebas, <strong><em>Re-editing</em></strong>, dan Catatan oleh</p>
<h3 style="text-align: center;"><a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p align="center">“Yesus memberi tanpa mengharapkan imbalan. Ia tidak peduli akan latar belakang kepercayaan sang penerima. Aku yakin bila Ia berada di tengah kita saat ini, Ia akan memberkahi setiap orang yang menjalani ajaran-Nya, dan mencintai sesama mahluk, walau orang itu tidak pernah bertemu, bahkan mendengar nama-Nya.”</p>
<p align="center"><strong>- Mahatma Gandhi -</strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Wallace D.Wattles</strong> adalah menulis <strong><em>The Science of Getting Rich</em></strong> (1910) yang menjadi dasar pemikiran buku laris awal milenium ini, <strong><em>The Secret</em></strong>, karya Rhonda Byrne. Namun karya monumental Wattles yang sesungguhnya bukanlah buku yang bernuansa materialistik itu, namun <a href="http://www.bukumeditasi.com/zen"><strong><em>A New Christ</em></strong></a> (1905), yang bersama penulisnya yang lain, <strong><em>Jesus, The Man and His Works</em></strong>, diterjemahkan, disunting ulang, serta diulas oleh <strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a>.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kedua buku yang disebut terakhir itulah Wattles muncul sebagai sosok seorang visioner, seorang rasul seperti para rasul dalam Alkitab, seorang murid yang hendak mengikuti jejak gurunya. Dan, kedua buku itulah yang menjelaskan <em>Law of Attraction</em> – Hukum Ketertarikan yang sesungguhnya. Lewat tafsirnya mengenai diri dan ajaran Yesus, Wattles tampak meraih kekayaan dan kebahagiaan sejati seperti yang disebut oleh Yesus: hidup dalam “Kerajaan Allah”.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada yang tidak bisa dilakukan atau dicapai oleh manusia jika ia bermanunggal dengan Sang Kuasa dalam Kerajaan Allah di sini, di dalam dirinya. Dia akan seperti anak-anak: ceria, sukacita, polos tapi tidak bodoh, bersahaja tetapi tidak naif, dan tidak terikat pada apa pun. Dalam kemanunggalan itulah muncul kasih Tanpa Syarat, Kebahagiaan Kekal Tertinggi, dan Keceriaan Abadi. Pada tataran itu kita akan mampu mengasihi sesama, mampu berbuat baik bagi semua.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1467" title="A New Christ" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/A-New-Christ.jpg" alt="A New Christ" width="152" height="250" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em> ”<a href="http://www.bukumeditasi.com/zen">A New Christ</a>”</em></strong>. Terjemahan bebas, <strong><em>Re-editing</em></strong>, dan Catatan oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</a> Diterbitkan oleh: <strong>PT. Gramedia Pustaka Utama </strong>- 2010.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/a-new-christ/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shirdi Baba</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/shirdi-baba</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/shirdi-baba#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 04:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Shirdi Baba]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1458</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: SHRI SAI SATCHARITA Kisah Keajaiaban, dan Wejangan Shirdi Sai Baba Saduran dan terjemahan bebas dari Karya Angung Govind Raghunath Dabholkar “Hemadpant” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Nagesh Vashudev Gunaji. oleh  Sai das, hamba Sai *** Kitab ini bukanlah kitab biasa. Kitab ini adalah Kitab Mulia yang berkisah tentang seorang  Sadguru, seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku: </strong></p>
<h1><strong>SHRI SAI SATCHARITA </strong></h1>
<p style="text-align: center;"><strong>Kisah Keajaiaban, dan Wejangan <a href="http://www.bukumeditasi.com/zen">Shirdi Sai Baba</a> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong>Saduran dan terjemahan bebas dari Karya Angung <strong>Govind Raghunath</strong> <strong>Dabholkar</strong> “<strong><em>Hemadpant</em></strong>” yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh <strong>Nagesh Vashudev Gunaji</strong>.</p>
<h3 style="text-align: center;">oleh  <strong>Sai das, hamba Sai</strong></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Kitab ini bukanlah kitab biasa. Kitab ini adalah Kitab Mulia yang berkisah tentang seorang  Sadguru, seorang Guru Sejati, seorang Fakir Sufi yang singgah ke bumi sekitar satu abad yang lalu di satu desa terpencil, Desa Shirdi, di India. Dan para bhakta pun menggelariNya: ”Baginda Shirdi Sai Baba…”</p>
<p style="text-align: justify;">Dari sebuah mesjid kecil di Shirdi, Baginda Sai pun memancarkan sinar KasihNya ke penjuru bumi, tidak hanya pada masa lalu, tetapi juga hingga saat ini. Beliau hadir untuk berbagi Kasih dan Kesadaran Ilahi kepada para bhakta yang percaya kepadaNya – tanpa sekat-sekat agama, suku, bangsa, maupun status social.</p>
<p style="text-align: justify;">Kitab ini ditunjukkan kepada mereka yang tentunya telah pernah mendengar tentang Shirdi Sai Baba, tetapi belum pernah membaca kitab yang penulisnya direstui oleh Beliau sendiri, karena tidak tersedia terjemahan dalam bahasa Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi mereka yang tidak mengenal Shirdi Sai Baba sebelumnya, maka sebaiknya buku ini hanya dibaca oleh mereka yang bisa menerima Mansur al-Hallaj. Bin Arabi, Sarmad, Syech Siti Jenar, Sri Krishna, Buddha, atau Isa sebagai pribadi-pribadi yang telah menyentuh dengan kebenaran, dengan Keilahian yang ada pada hati setiap insan. Karena, bila tidak bisa menerima mereka, maka isi buku ini malah akan membingungkan, dan lebih baik tidak dibaca.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1462" title="Shri Sai Satchatita" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/Shri-Sai-Satchatita1.jpg" alt="Shri Sai Satchatita" width="82" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku: <strong>“SHRI SAI SATCHARITA, Kisah Keajaiaban, dan Wejangan <a href="http://www.bukumeditasi.com/Z">Shirdi Sai Baba</a>”.</strong>oleh : <strong>Sai das, hamba Sai</strong>.  Diterbitkan oleh: Koperasi Global <strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></strong>-Kuta, Bali.(September 2010)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/shirdi-baba/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Learning</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/learning</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/learning#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 04:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Learning]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=957</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: The Ultimate Learning Pembelajaran untuk Berkesadaran oleh Anand Krishna *** Seorang lelaki berusia 70 tahun berangkat seorang diri dari India dengan menggunakan kapal laut menuju Amerika tanpa bekal, tanpa kenalan, demi memenuhi keinginan guru spiritualnya untuk menyebarkan Berita Baik Kesadarn Kasih. Lelaki itu adalah Abhay Charanaravinda Bhaktivedanta Swami Prabhupada ( 1 September 1896-14 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku: </strong></p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>The Ultimate <a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Learning </a></strong></h1>
<h2 style="text-align: center;"><em>Pembelajaran untuk Berkesadaran</em><strong><br />
</strong></h2>
<p style="text-align: center;">
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></h3>
</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang lelaki berusia 70 tahun berangkat seorang diri dari India dengan menggunakan kapal laut menuju Amerika tanpa bekal, tanpa kenalan, demi memenuhi keinginan guru spiritualnya untuk menyebarkan Berita Baik Kesadarn Kasih. Lelaki itu adalah Abhay Charanaravinda Bhaktivedanta Swami Prabhupada ( 1 September 1896-14 November 1977). Kelak dikenal sebagai pendiri International Society for Krishna Conciousness. Darimana dia memperoleh kekuatan untuk melakukan perjalanan itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Ajaran dan kehidupan Chaitaya-lah yang menjadi pendorong  batin Prabhupada. Chaitaya berate “Kesadran”, yaitu Kesadaran akan Kasih Ilahi, Kesadaran akan kasih terhadap sesama mahluk, Kesadaran akan kebersamaan seluruh umat manusia. Sri Chaitaya Mahaprabhu meninggalkan 8 ayat kesadaran, <strong>the Ultimate Learning</strong>-pembelajaran tertinggi &#8211; bagi kita semua. <strong><em>Shiksha Shatakam</em></strong>, kumpulan 8 ayat ini, bias menjadi pemandu bagi setiap panembah, setiap <em>bhakta</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kendati demikian, persis seperti ilmu-ilmu tinggi lainnya, pembelajaran ini pun menuntut kualifikasi awal, yaitu keterbukaan diri kita untuk menemukan jati diri, untuk menemukan sumber kesadaran di dalam diri, untuk menemukan kasih dan cinta sejati. Ayat-ayat pembelajaran ini ditunjukan kepada mereka yang tidak puas dengan identitas semua pemberian dunia dan siap menemukan identitas diri yang sebenarnya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1454" title="Learning" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/0eab1857aaa97f317f275e94bde21a1a.image.73x120.jpg" alt="Learning" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku: “<strong>The Ultimate <a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Learning</a>, </strong>Pembelajaran untuk Berkesadaran ”. Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>. Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama. (September 2010)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/learning/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Neo Spirituality</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/neo-spirituality</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/neo-spirituality#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 03:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Neo Spirituality]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=948</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Neospirituality &#38; Meuroscience Puncak Evolusi Kemanusiaan Ditulis oleh  Anand Krishna dan Dr. Bambang Setiawan “Evolusi Spiritual adalah evolusi dari ketidaksadaran menuju kesadaran. Inilah evolusi yang sedang kita jalani saat ini.” *** Roda evolusi sains dan teknologi terus berputar dan berhasil mengantarkan kita pada era baru saat ini. Namun ketika  perkembangan kecerdasan otak dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Neospirituality</a> &amp; Meuroscience<br />
</strong></h1>
<h2 style="text-align: center;"><em><strong>Puncak Evolusi Kemanusiaan </strong></em></h2>
<h3 style="text-align: center;">Ditulis oleh  <strong><em><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> </em></strong>dan<em> <strong>Dr. Bambang Setiawan</strong></em></h3>
<p style="text-align: center;"><strong><em><span style="color: #33cccc;">“</span><span style="color: #33cccc;"><span style="color: #33cccc;">E</span>volusi Spiritual adalah evolusi dari ketidaksadaran menuju kesadaran. Inilah evolusi yang sedang kita jalani saat ini.”</span></em></strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Roda evolusi sains dan teknologi terus berputar dan berhasil mengantarkan kita pada era baru saat ini. Namun ketika  perkembangan kecerdasan otak dan kemampuan intelektualitas yang mendasari evolusi itu tidak diimbangi dengan perkembangan spiritualitas dalam diri kita, kerusakanlah yang kita dapati, antara lain pencemaran lingkungan, konflik, perang, serta segala sesuatu yang tidak selaras dan tidak harmonis. Dengan otak yang cerdas dan intelek yang laju berkembang, manusia ternyata cenderung menggunakan pengetahuan, sains, dan teknologi untuk kepentingannya, entah untuk dirinya sendiri, keluarganya, kelompoknya, partainya, umatnya, atau golongannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sains dan spiritualitas bukanlah dua ekstrem atau dua kubu yang terpisah. Pertemuan seorang ilmuwan, ahli bedah syaraf Dr.Bambang Setiawan (almarhum) dengan seorang spiritualis, <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna,</strong></a> menunjukkan bahwa sains dan spiritualitas saling melengkapi. Evolusi spiritual semestinya mendapat perhatian kita sebagaimana halnya kita menaruh perhatian pada kecerdasan otak. Jika hal ini terjadi, dengan sendirinya kecerdasan otak dan kecemerlangan daya piker akan menjadi berkah dan menunjang keselarasan alam, kedamaian, serta keharmonisan antarmanusia dan sesame mahluk hidup.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1450" title="Neo Spirituality" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/3e611ff6586682011a18376079637742.image.74x120.jpg" alt="Neo Spirituality" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:<strong> “ <a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Neospirituality</a> &amp; Meuroscience – Puncak Evolusi Kemanusiaan”</strong>, ditulis oleh  <strong><em><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> </em></strong><em>dan<strong> Dr.Bambang Setiawan</strong></em>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama &#8211; (2010)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/neo-spirituality/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Youth</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/youth</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/youth#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 03:47:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Youth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=945</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Youth Challenges and Empowerment Taklukkan Tantangan dan Berdayakan Dirimu Ditulis oleh Anand Krishna *** Program Youth Empowerment bikin aku ngerti kalo kita, pemuda pemudi Indonesia , emang wajib dan kudu hukumnya berkarya buat bangsa. Kalo bukan kita yang muda-muda, siapa lagi? Udah gitu, program ini gak Cuma bikin kita ngerti, tapi juga ngajarin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Youth</a> Challenges and Empowerment </strong></h2>
<h3 style="text-align: center;"><em><strong>Taklukkan Tantangan dan Berdayakan Dirimu</strong></em></h3>
<h4 style="text-align: center;"><strong>Ditulis oleh</strong> <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Program <a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Youth</a> Empowerment</em></strong> bikin aku ngerti kalo kita, pemuda pemudi Indonesia , emang wajib dan kudu hukumnya berkarya buat bangsa. Kalo bukan kita yang muda-muda, siapa lagi?</p>
<p style="text-align: justify;">Udah gitu, program ini gak Cuma bikin kita ngerti, tapi juga ngajarin kita cara berkarya buat bangsa. Program ini bikin kita bersemangat untuk berkarya, disiplin, dan membantu mengembangkan potensi diri. Seru banget kan? Nah, udah saatnya kita pemuda dan pemudi bangkit untuk kejayaan Indonesia!</p>
<p style="text-align: right;">-          <strong>Gilang Nadia Putri</strong>, <em>Mahasiswi</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff0000;">Peringatan bagi Orang Tua</span>:</strong> Jangan biarkan purta-putri Anda membaca buku ini bila Anda mengharapkan kepatuhan buta dari mereka. Jangan biarkan mereka terpengaruh oleh isi buku ini, yang dapat membuat mereka menjadi mandiri seketika, sekarang dan saat ini juga.</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff0000;"><strong>Peringatan bagi kaum muda</strong></span>: Bacalah buku ini bila kau merasa tidak puas dengan apa yang kau dengar dan yang kau lihat di sekitarmu. Bacalah buku ini bila kau tertantang untuk mengubah keadaan dengan terlebih dahulu merubah dirimu. Bacalah buku ini bila kau memiliki keinginan yang membara untuk mengantar bangsamu pada masa depan yang lebih cemerlang daripada masa lalunya. Bacalah buku ini bila kau ingin mandiri, percaya diri, dan mengembangkan potensi diri!</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><em>Penulis dan Penerbit  buku ini tidak bertanggungjawab atas perubahan yang terjadi pada diri pembaca buku ini, yaitu ia lebih mementingkan keluarga besar bangsa dan warga sedunia di atas kepentingan keluarga kecil dan kepentingan kelompok tertentu.</em></span></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1446" title="Youth" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/80b5c9693b81003fa5304a9029f187c5.image.79x120.jpg" alt="Youth" width="79" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>“</em></strong><strong><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/iching">Youth</a> Challenges and Empowerment-  Taklukkan Tantangan dan Berdayakan Dirimu</em></strong><strong><em> “</em></strong>, ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama &#8211; (2010)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/youth/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hanuman</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/hanuman</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/hanuman#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Dec 2010 03:39:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General English]]></category>
		<category><![CDATA[Hanuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1435</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : The Hanuman Factor Life Lessons from the Most Successful Spiritual CEO Ditulis oleh Anand Krishna *** Motivational speakers weaken our soul and kill the spirit it takes to face the challenges of life. We begin to believe in outside factors to motivate us and depend on borrowed knowledge. This book is not [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>The <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">Hanuman</a> Factor </strong></h1>
<h2 style="text-align: center;"><strong><em>Life Lessons from the Most Successful Spiritual CEO</em></strong><strong><em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Ditulis oleh<a href="http://www.aumkar.org"> <strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Motivational speakers weaken our soul and kill the spirit it takes to face the challenges of life. We begin to believe in outside factors to motivate us and depend on borrowed knowledge.</p>
<p style="text-align: justify;">This book is not about such external motivation, but about tapping the source of all wisdom and all strength within you. This source is enough to self-motivate you to undertake any task, no matter how difficult, and how challenging.For, this source drives its strength from the Limitless and the Infinite, the One Divine Force.</p>
<p style="text-align: justify;">This very source is the <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao"><strong>Hanuman</strong></a> Factor within you, within me, within all of us. Tap into it now, be braver and bolder. Be stronger and wiser.  And , above all, be fearless as you face the challenges of life…Yes, NOW!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1440" title="Hanuman" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/606715139b548136e3cb6250ab44580a.image.82x120.jpg" alt="Hanuman" width="82" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipa dari sampul buku: <strong><em>” The <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">hanuma</a> Factor- Life Lessons from the Most Successful Spiritual CEO”</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong>PT. Gramedia Pustaka Utama </strong>- 2010.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/hanuman/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>One Earth</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/one-earth</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/one-earth#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 02:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[One Earth]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=977</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (English): One Earth One Sky One Humankind-Celebration of Unity in Diversity Ditulis oleh  Anand Krishna *** The present book is a valuable addition to the subject of religion. Having been researched and written in a strictly scientific manner . The author has compiled authentic quotations directly from religious books and has left it [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (English):</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">One Earth</a> One Sky One Humankind-</strong><strong><em>Celebration of Unity in Diversity</em></strong><strong> </strong></h2>
<p align="center">Ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">The present book is a valuable addition to the subject of religion. Having been researched and written in a strictly scientific manner . The author has compiled authentic quotations directly from religious books and has left it to the reader himself to understand the crux of religion.</p>
<p align="right"><strong>Maulana Wahiduddin Khan</strong></p>
<p align="right"><em>Founder Centre for Peace &amp; Spirituality, New Delhi (India) </em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">The word Tolerance should be banned from the English dictionary. In this day and age, we cannot teach our Children to just to Tolerate each other. We must strive to Build a Culture of Harmony and Mutual Respect. This compilation is a step toward that. Kudos to Anandji for this effort.</p>
<p align="right"><strong>Bawa P.Jain</strong></p>
<p align="right"><em>Secretary General: World Council of Religious Leaders, New York (USA) </em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">There are diverse views, traditions &amp; terminologies in various religion determinations but certainly there is one converging point and common value i.e. religions speaks of for the good and wellbeing of all mankind, that what the theme of book wants to convey. Like the bee gathering honey from different flowers without harming them, the wise one sees only the good in all religions and accepts the essence of the truth of different teaching.</p>
<p align="right"><strong>Ven.Sanghasena Mahathera</strong></p>
<p align="right"><em>Founder-President: Mahabodhi International Meditation Centre, Leh Ladakh (India)</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">From this book we can learn what is essential for the integrity of religious belief: That we show deep, honest respect towards the faith of others. Their faith might not be my faith. But since I know that the Absolute that I adore in my faith is infinitely greater than my own understanding. I gladly and humbly acknowledge that God’s Spirit embrace those of other faith. <a href="http://www.bukumeditasi.com/karya-lengkap-anand-krishna">Anand Krishna’s book </a>of prayers opens the spiritual experiences of very different religions. The prayers are different, but we easily feel in them the healing touch of what I believe is the saving God.</p>
<p align="right"><strong>Prof.Franz Magnis-Suseno SJ</strong></p>
<p align="right"><em>Chatolic Priest/ Dirctor: Post Graduate Program,</em></p>
<p align="right"><em>Dryarkara School of Philosophy, Jakarta (Indonesia)</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a>’s insightful commentary to the prayers from many religious traditions powerfully exposes the readers to universality of the religious traditions, which are equal path to peace.</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Prof. Geshe Ngawang Samten</strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>Vice Chancellor: Central University of Tibetan Studies, Sarnath (India) </em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1430" title="one earth" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/one-earth.jpg" alt="one earth" width="81" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:<strong> “<a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">One Earth</a> One Sky One Humankind- <em>Celebration of Unity in Diversity</em>”</strong>, ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong>PT Gramedia Pustaka Utama </strong> &#8211; 2009</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/one-earth/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Obama</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/obama</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/obama#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 02:36:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[Obama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku  (Bilingual IND/ENG)  : THE GOSPEL OF OBAMA ACCORDING TO ANAND KRISHNA (Kabar Baik dari Obama menurut Anand Krishna) *** President Obama does not believe that change can happen overnight. He is right. But, if you are willing to &#8220;be the change&#8221; withou waiting for it to happen, then it can happen in an [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku  (Bilingual IND/ENG)  :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong> THE GOSPEL OF <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">OBAMA</a> </strong></h1>
<h3 style="text-align: center;"><strong>ACCORDING TO <a href="http://www.aumkar.org">ANAND KRISHNA</a></strong></h3>
<h3 style="text-align: center;"><em>(Kabar Baik dari Obama menurut <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>)</em></h3>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>President <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">Obama</a> does not believe that change can happen overnight. He is right. But, if you are willing to &#8220;be the change&#8221; withou waiting for it to happen, then it can happen in an instant. You do not have to wait for a single moment.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Presiden <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">Obama</a> tidak percaya bahwa perubahan dapat terjadi dalam semalam. Ya beliau benar. Tetapi jika Anda mau menjadi “perubahan” itu sendiri, tanpa harus menunggunya, maka perubahan itu bias terjadi dalam sekejap. Bisa terjadi disini, dan sekarang juga.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1425" title="Obama" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/a593ca2c93940e355beb081d553714a0.image.82x120.jpg" alt="Obama" width="82" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><strong>THE GOSPEL OF <a href="http://www.bukumeditasi.com/tao">OBAMA</a> </strong>ACCORDING TO <a href="http://www.aumkar.org">ANAND KRISHNA</a> ”. Menurut <a href="http://www.aumkar.org"><em><strong>Anand Krishna</strong></em></a>.Diterbitkan oleh:<strong> Anand Krishna Global Co-Operation Indonesia</strong> -<strong> </strong>(September  2009)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/obama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Michael Jackson</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/michael-jackson</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/michael-jackson#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 02:26:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[Michael Jackson]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=942</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (Bilingual IND/ENG): The Gospel of Michael Jackson Menurut Anand Krishna *** Tidak banyak orang mau mengambil resiko seperti yang diambil Michael. Dia hidup di dunia ini dengan mata terbuka, sementara kita hidup dengan mata ertutup. Michael tidak dapat lagi menutup mata terhadap apa yang terjadi di sekitarnya, sementara kita lebih memilih untuk tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (Bilingual IND/ENG):</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>The Gospel of <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">Michael Jackson</a></strong></h1>
<p style="text-align: center;">Menurut <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak banyak orang mau mengambil resiko seperti yang diambil Michael. Dia hidup di dunia ini dengan mata terbuka, sementara kita hidup dengan mata ertutup. Michael tidak dapat lagi menutup mata terhadap apa yang terjadi di sekitarnya, sementara kita lebih memilih untuk tidak melihat apa yang terjadi di sekitar kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>( There  are not too many people around, willing to take the kind of risk Michael took. Michael is living with his eyes wide open, while we are living with our eyes closed. Michael could no longer shut his eyes to what was happening around him, while we would rather not see what happens aroud us).</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1421" title="M Jackson" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/b83d7320be5498517242b2da6c34e854.image.83x120.jpg" alt="M Jackson" width="83" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><strong>The Gospel of <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">Michael Jackson</a> <em>”</em></strong>, menurut  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong><em>Anand Krishna Global Co-Operation</em></strong> – Bekerja sama dengan <strong><em><a href="http://www.anandkrishna.org">Yayasan Anand Ashram</a> </em></strong><em>(Berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa)</em>. (2009)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/michael-jackson/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perjalanan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/perjalanan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/perjalanan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 02:18:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=974</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku  (Bilingual Bahasa Indonesia/ English) : SI GOBLOK ( The Fool ) Catatan Perjalanan Orang Gila Ditulis oleh  Anand Krishna *** Buku ini merupakan sebuah catatan perjalanan pencarian jiwa tentang kesadaran yang lebih tinggi atas cinta dan kebahagiaan sejati. Bahasanya sungguh sederhana, namun sangat universal dan penuh makna. Pan Mohamad Faiz (Mantan Presiden Asosiasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku  <em>(Bilingual Bahasa Indonesia/ English)</em> :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>SI GOBLOK</strong><strong> ( <em>The Fool</em> )</strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>Catatan <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">Perjalanan</a> Orang Gila</em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini merupakan sebuah catatan perjalanan pencarian jiwa tentang kesadaran yang lebih tinggi atas cinta dan kebahagiaan sejati.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahasanya sungguh sederhana, namun sangat universal dan penuh makna.</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Pan Mohamad Faiz</strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>(Mantan Presiden Asosiasi Mahasiswa Indonesia di India)</em></p>
<p style="text-align: justify;">What a journey, what a thrill! You realy know how to take your reader on the journey along with you. Your book is very challenging. Thak you for giving me the wondeful opportunity to undertake this journey with you.</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Mari Anne Feet</strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>(Professional in Int&#8217;l Tourism Industry)</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1418" title="The Fool" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/26de6bb671a338784f1f0e4119e1d6c1.image.82x120.jpg" alt="The Fool" width="82" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><strong>SI GOBLOK </strong><strong>,<em>Catatan <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">Perjalanan</a> Orang Gila</em></strong><strong> ” </strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh:  <strong>Anand Krishna Global Co-Operation Indonesia</strong> &#8211; <em>(22 August 2009)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/perjalanan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mahamaya</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/mahamaya</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/mahamaya#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Dec 2010 02:10:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General English]]></category>
		<category><![CDATA[Mahamaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=971</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku  (English with Indonesian Translation)  : The Gospel of MAHAMAYA Short Messages of Love from the Mother of Universe (The Gospel of Mahamaya - Pesan-pesan Singkat Penuh Kasih dari Bunda Alam Semesta) Received by/ Diterima oleh Anand Krishna *** The book in your hand is not a mere book. You are holding dynamite ready [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku  (English with Indonesian Translation)  :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>The Gospel of <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">MAHAMAYA </a> </strong></h1>
<h3 style="text-align: left;"><strong>Short Messages of Love from the Mother of Universe</strong></h3>
<h3 style="text-align: center;">(The Gospel of <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">Mahamaya </a>- Pesan-pesan Singkat Penuh Kasih dari Bunda Alam Semesta)</h3>
<h3 style="text-align: center;">Received by/ Diterima oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>The book in your hand is not a mere book. You are holding dynamite ready to explode at any time, triggering the fire within you to the surface. Don&#8217;t read this book if you are not ready for radical changes in our life.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Yet, once you&#8217;ve decided to read it, read it cover-to-cover, every page and every word. The Devine Mother-some call her <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta"><strong>Mahamaya</strong></a>, Mother of Universe, the Shakti, the Pure Energy, the Power behind everything &#8211; speak to us through the messages in this book. Her messages are crystal clear: all of us must empower ourselves to reach the supreme, eternal happiness.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang ada di tangan Anda saat ini bukanlah sebuah buku. Anda sedang memegang sebuah dinamit yang dapat meledak kapan saja dan dapat membawa api di dalam diri Anda menyala ke permukaan. Jika Anda tidak siap bagi perubahan radikal dalam hidup Anda, maka janganlah membaca buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, jika Anda memang sudah memutuskan untuk membaca buku ini, maka bacalah dari awal hingga akhir,  setiap halaman dan setiap kata. Lewat pesan-pesan di dalam buku ini, Bunda &#8211; ada yang menyebut-Nya <strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">Mahamaya</a></strong>, Bunda Alam Semesta, Energi Murni, Kekuatan dibalik segala yang ada &#8211; berbicara kepada kita. Pesan yang hendak disampaikan-Nya jelas sekali: Kita semua harus memberdayakan diri untuk menggapai kebahagiaan yang kekal abadi.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1414" title="Mahamaya" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/561e42844bc5c73bb4092f99f775370a.image.86x120.jpg" alt="Mahamaya" width="86" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:  <strong>“The Gospel of <a href="http://www.bukumeditasi.com/vedaanta">MAHAMAYA</a>” </strong><strong>Short Messages of Love from the Mother of Universe</strong>. Received by/ Diterima oleh <a href="http://www.aumkar.org/"><strong>Anand Krishna</strong></a>. Diterbitkan oleh Anand Krishna Global Co-Operation Indonesia<strong> </strong><em>(10 August 2009)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/mahamaya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bali</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/bali</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/bali#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 03:18:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General English]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=927</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: From Bali to Belohorizonte In Pursuit of the Indigenous Wisdom of Sundaland and South America to Save Our Planet Ditulis oleh Anand Krishna *** “The contemporary ecological problems are created by all of us and we are the being who have to  deal with them. This is an axiom. It is an illusion [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1><strong><em>From <a href="http://www.bukumeditasi.com/agama">Bali</a> to Belohorizonte</em></strong><em> </em></h1>
<p style="text-align: center;"><strong><em>In Pursuit of the Indigenous Wisdom of Sundaland and South America to Save Our Planet</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">“The contemporary ecological problems are created by all of us and we are the being who have to  deal with them. This is an axiom. It is an illusion that science and technology, no matter how powerful, can save the world from ecological disasters”.</p>
<p align="center"><strong><em>Seized by Agreement, Swamped by Understanding</em></strong></p>
<p align="center"><em>Lloyd Fell, David Russell &amp; Alan Stewart (eds)</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">The author of this book believes that we have much to learn from the ancient wisdom of so called indigenous peoples, who are often marginalized by civilized society and religious institutions. He takes you on a journey through time to meet with and learn from the Baduy af Sundaland in the Indonesia archipelago and the natives of South America.</p>
<p style="text-align: justify;">Nature is not something that must be controlled by force and manipulated according to our needs. We must approach nature with love, compassion and understanding. We all are parts and parcels of the same existence. It is only by living in harmony with nature, that we can save the world and ourselves.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">I enjoyed very much your speeches during the Earth Dialogues. Now, that you have put them in a book, it allows me to have a complete understanding of your thoughts and fellings. You are a rare combination of true philosopher, gentleman and spiritual/ environment activist. I congratulate you and agree with you that we must together and jointly respond to the environment and climate issues to save this planet.</p>
<p>It is an honor for me to be part fo your book by writing these few lines.</p>
<p align="center"><strong>Agusto Cesar Soares dos Santos</strong></p>
<p align="center">Engenhiro Agronomo,M.Cs. in Irrigation Engineering</p>
<p align="center"><strong>Coordenador – RURALMINAS, Governo de Minas</strong></p>
<p align="center"><strong>Signatory – Brazil Indonesia Friendship Association</strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1410" title="Bali and Belo" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/10ab189fa8f3950e886e4d1c9b8ee643.image.73x120.jpg" alt="Bali and Belo" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <em> </em><em>”</em><strong><em>From <a href="http://www.bukumeditasi.com/ag">Bali </a>to Belohorizonte </em></strong><em>-</em><em> <strong>In Pursuit of the Indigenous Wisdom of Sundaland and South America to Save Our Planet”</strong></em>. ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong><em>Anand Krishna Global Co-Operation Indonesia</em></strong> &#8211; in collaboration with <strong><em><a href="http://www.anandkrishna.org">Anand Ashram Foundation </a>(Affiliated with United Nations)</em></strong>. (2009)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/bali/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mutiara</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/mutiara</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/mutiara#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 03:02:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Mutiara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=923</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (Buku Saku): 108 Mutiara Kehidupan - The Pocket Anand Krishna 108 Ditulis oleh Anand Krishna *** Saat jenuhmu menggelora… Saat kehidupan terasa hampa Saat segala sesuat tampak mengecewakan Saat tiada keindahan yang bias disapa Saat gelisah mencari arti kehidupan, meraba-raba dalam gelap jiwa… *** Buku kecil ini hadir menawarkan selaksa makanan kehidupan Lahir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (Buku Saku):</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>108 <a href="http://www.bukumeditasi.com/agama">Mutiara</a> Kehidupan</strong><strong><em> -<br />
</em></strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>The Pocket Anand Krishna 108<br />
</em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p><strong><em>Saat jenuhmu menggelora…</em></strong></p>
<p><strong><em>Saat kehidupan terasa hampa</em></strong></p>
<p><strong><em>Saat segala sesuat tampak mengecewakan</em></strong></p>
<p><strong><em>Saat tiada keindahan yang bias disapa</em></strong></p>
<p><strong><em>Saat gelisah mencari arti kehidupan, meraba-raba dalam gelap jiwa…</em></strong></p>
<p align="center">***</p>
<p align="center">Buku kecil ini hadir menawarkan selaksa makanan kehidupan</p>
<p align="center">Lahir dari kedalaman jiwa, keluasan samudera kebijaksanaan</p>
<p align="center">Bukalah hatimu, resapi maknanya</p>
<p align="center">
<p align="center">Hiasi hidupmu dengan <a href="http://www.bukumeditasi.com/agama">mutiara</a> kehidupan</p>
<p align="center">Dan temukan…</p>
<p align="center">Ah, ternyata hidup itu begitu indah…..!</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1406" title="Mutiara Kehidupan" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/721805b9c992d8e3c1d4f6adda23c965.image.80x120.jpg" alt="Mutiara Kehidupan" width="80" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipa dari sampul buku: <strong><em>” The Pocket Anand Krishna- 108 Mutiara Kehidupan </em></strong><em>”</em> , ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong>Koperasi Global Anand Krishna</strong>, Bekerjasama dengan <a href="http://www.anandkrishna.org"><strong>Yayasan Anand Ashram</strong></a> (Berafiliasi dengan PBB) &#8211; 2008.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/mutiara/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tri Hita Karana</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tri-hita-karana</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tri-hita-karana#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2010 02:40:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Hita Karana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=919</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: TRI HITA KARANA Ancient Balinese Wisdom for Neo Humans Ditulis oleh Anand Krishna *** Our religious scholars often explain our relation with God as avertical one. While our relationship with fellow human beings and with nature is said to be a horizontal one. How can we draw such lines? Even more erroneous is [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/agama"><strong><em>TRI HITA KARANA</em></strong></a><em> </em></h1>
<h3 style="text-align: center;"><strong><em>Ancient Balinese Wisdom for Neo Humans</em></strong></h3>
<p style="text-align: center;">Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Our religious scholars often explain our relation with God as avertical one. While our relationship with fellow human beings and with nature is said to be a horizontal one. How can we draw such lines?</p>
<p style="text-align: justify;">Even more erroneous is the notion that there is a hierarchy of relationship; that the relationship with God having pre-eminence over relationship with nature and with the rest of humanity.</p>
<p style="text-align: justify;">This erroneoue perception has disturbed the entire ecosystem and given rise to a whole system of “sinlaundering”. The author of this little but very important and timely book tries to awaken us to the true meaning and practice of<a href="http://www.bukumeditasi.com/agama"> <strong>Tri Hita Karana</strong></a> -  the 3 Principles of Wllbeing – in which the living beings, nature and God are not separated by lines, but meet in a circle.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: center;"><em>It  is not enough that we discuss <a href="http://www.bukumeditasi.com/agama"><strong>Tri Hita Karana</strong></a> as a philosophical concept, we must practice it as a way of life. It should open up our minds and hearts to a better understanding and appreciation of life and nature. This book bears witness to <strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></strong>’s successful attempt toward that cause.</em></p>
<p align="center"><strong>Prof.Dr.I Gde Parimartha, MA </strong>– Head of Doctoral Program in Cultural Studies, Udayana University (Bali)</p>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><em><strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></strong> never cease to amaze us with his ingenuity in transforming homo sapiens into a true human. Through this book, he brings back humans to their roots and unites them with the Higher Sources.</em></p>
<p align="center"><strong>Maya Safira Muhtar</strong> – President of National Integration Movement</p>
<p align="center">***</p>
<p><em>Through this astounding little book, <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> not only presents the traditional Baliness wisdom in a non-traditional manner, but also offers a recipe par excellence on how to live harmonipusly with nature and other fellow living beings in God consciousness. This is must-have for anyone who wants to learn about the age old Baliness concept of harmony and sustainability in a new perspective.</em></p>
<p align="center"><strong>Putu Liza</strong> – Marine Biologist</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1399" title="Tri Hita Karana" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/f7ac32c26b27847840694b5e2604a10c.image.73x120.jpg" alt="Tri Hita Karana" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul <em>” </em><strong><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/agama">TRI HITA KARANA</a> &#8211; </em></strong><strong><em>Ancient Balinese Wisdom for Ne</em></strong><strong><em>o Humans”</em></strong>. ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <strong><em>Anand Krishna Global Co-Operation Indonesia</em></strong> &#8211; in collaboration with <strong><em><a href="http://www.anandkrishna.org">Anand Ashram Foundation</a> (Affiliated with United Nations)</em></strong>. (2008)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tri-hita-karana/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Solutions</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/solutions</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/solutions#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Dec 2010 01:58:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General English]]></category>
		<category><![CDATA[solutions]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=839</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Sufi Solutions to The World’s Problems ditulis oleh Anand Krishna *** There has been so much emphasis on the outer forms of religion and religiousness and religiousity are completely forgotten. This must be corrected, and the Sufi alone can do it. For, they live in the very spirit? This is seeing the [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>Sufi <a href="http://www.bukumeditasi.com/alam">Solutions</a> to The World’s Problems</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh<a href="http://www.aumkar.org"> <strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">There has been so much emphasis on the outer forms of religion and religiousness and religiousity are completely forgotten. This must be corrected, and the Sufi alone can do it. For, they live in the very spirit? This is seeing the Face of God in all directions. This is finding God in all places. This is serving God who envelopes all that is while at the same time abiding in each and every heart.</p>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><span style="color: #ff00ff;"><em>Anand Krishna’s “Sufi <a href="http://www.bukumeditasi.com/alam">Solutions</a>” is a response to the material world of desire and ego. The solutions affered are based on “Mental Peace” which can only be achieved through the alchemy of “Divine Love”. It is through this love alone that we can gain the “Grace of God”.</em></span></p>
<p align="center"><strong>Professor Abdel Fattah Mohsen Badawi, Cairo (Egypt)</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Organizers of the Coference on <strong>SUFI MOVEMENTS IN CONTEMPORARY ISLAM</strong> held in Singapore (August 14-15,2008), commenting upon the presence and presentation of <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> at the coference:</p>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><span style="color: #ff00ff;"><em>Your presence, and that of Maya and Liny (author’s two colleagues accompanying him for the conference), made all the difference. Everyone seems to be happy with outcome.</em></span></p>
<p align="center"><strong>H.E.Ambassador Kesavapany</strong></p>
<p align="center">Dirctor Institute of South East Asian Studies, Singapore</p>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><span style="color: #ff00ff;"><em>We Really enjoyed your participation</em></span></p>
<p align="center"><strong>Dr.Farid Alatas</strong></p>
<p align="center">Associate Prof.and Head,</p>
<p align="center">Dept.of Malay Studies National University of Singapore</p>
<p align="center"><strong>***</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku <strong>”<a href="http://www.bukumeditasi.com/alam">Sufi</a> Solu</strong><img class="alignleft size-full wp-image-1381" title="Sufi Solutions" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/232134e5c7398e26b032fcd0232be466.image.73x120.jpg" alt="Sufi Solutions" width="73" height="120" /><strong>tions to The World’s Problem”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: <em><strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> Global Co-Operation Indonesia</strong></em>. ( 2008 )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/solutions/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Life After</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/life-after</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/life-after#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 03:29:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Life After]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=1369</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Life After Death, Menyingkap Misteri Kehidupan &#38; Kematian ditulis oleh J.P. Vaswani disadur oleh  Anand Krishna *** Tidak ada kematian. Ia persisi seperti matahari, terbenam disini, dan terbit ditempat lain. Demikianlah, kematian hanyalah ilusi. Kematian disusul oleh kelahiran, karena kehidupan tak pernah berakhir. Melalui saduran Anand Krishna, kita kembali menyelami misteri kehidupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1><strong> <a href="http://www.bukumeditasi.com/alam">Life After</a> Death, </strong></h1>
<h2><strong><em>Menyingkap Misteri Kehidupan &amp; Kematian</em></strong><strong></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <strong><em>J.P. Vaswani</em></strong></h3>
<h3 style="text-align: center;">disadur oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak ada kematian. Ia persisi seperti matahari, terbenam disini, dan terbit ditempat lain. Demikianlah, kematian hanyalah ilusi. Kematian disusul oleh kelahiran, karena kehidupan tak pernah berakhir.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui saduran <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna,</em></strong></a> kita kembali menyelami misteri kehidupan dan kematian bersama <strong><em>J.P. Vaswani</em></strong>, lewat buku kecil yang luar biasa ini. Banyak pertanyaan akan Anda ketahui jawabannya, dan banyak tips praktis yang akan membuat Anda mampu menjalani hidup tanpa ketakutan menghadapi misteri besar hidup ini.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1372" title="Life After Death" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/9861fecad5ec8a61950689ce4f1a3b94.image.73x1201.jpg" alt="Life After Death" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku <strong>“<a href="http://www.bukumeditasi.com/alam">Life After </a>Death</strong>, <strong><em>Menyingkap Misteri Kehidupan &amp; Kematian</em></strong>”, ditulis oleh <strong><em><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a>.</em></strong> Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2004)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/life-after/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gandhi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/gandhi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/gandhi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Dec 2010 02:41:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Gandhi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Be The Change ! Mahatma Gandhi’s Top 10 Fundamentals for Changing the World (Menghidupi Kebijaksanaan Mahatma Gandhi) ditulis oleh Anand Krishna *** Terkesan sangat sangar dan berani, kekerasan sesungguhnya adalah wujud dari sikap pengecut dan tak percaya diri. Orang cerdas mengerti paradoks ini: hanya orang yang benar-benar pemberani yang akan memeluk Prinsip [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: justify;"><strong>Be The Change !</strong></h1>
<h4 style="text-align: center;"><strong><em>Mahatma Gandhi’s Top 10 Fundamentals for Changing the World</em></strong></h4>
<h4 style="text-align: center;">(Menghidupi Kebijaksanaan Mahatma Gandhi)</h4>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Terkesan sangat sangar dan berani, <span style="color: #ff00ff;"><strong>kekerasan sesungguhnya adalah wujud dari sikap pengecut dan tak percaya diri</strong></span>. Orang cerdas mengerti paradoks ini: hanya orang yang benar-benar pemberani yang akan memeluk Prinsip Tanpa Kekerasan. Buku ini menampilkan 10 Prinsip Ahimsa Mahatma Gandhi yang akan membuat hidup kita menjadi bermakna.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Prinsip Tanpa Kekerasan adalah etika tertinggi, yang merupakan tujuan seluruh evolusi. Selama kita masih melakukan kekerasan terhadap sesame manusia, kita tidak lebih baik dari binatang buas.</p>
<p align="right"><strong>– Thomas Edison</strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Islam adalah agama yang mengajarkan prinsip Tanpa Kekerasan. Menurut Al Quran, Tuhan tidak menyukai fasad, kekerasan.</p>
<p align="right">-          <strong>Maulana Wahiduddin Khan </strong></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Buku Anand Krishna ini amat membesarkan hati dan bermanfaat sabagai panduan bagi segenap anak bangsa dan umat untuk melakukan transformasi.</p>
<p style="text-align: right;">-          <strong>Dr.H.Hamim Ilyas,M.A.</strong> <em> </em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Asisten Direktur Program Paskasarjana, UIN Sunan Kalijaga Yoyakarta</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Selamat mencermati mutiara dari Sang Mahatma agar menjadi lebih bijak dalam menghadapi segala tantangan yang kita hadapi.</p>
<p align="right">-          <strong>Sudharmadi WS</strong> <em> </em></p>
<p align="right"><em>Dosen, Mantan Deputi Menko Polhukam, dan staf Ahli Mentri</em></p>
<p align="center"><strong>***</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah buku yang indah, gampang dibaca, tetapi mendalam gemanya apabila kita mau membuka hati kita.</p>
<p align="right">-          <strong>Prof.Dr.Franz Magnis Suseno,SJ</strong> <em> </em></p>
<p align="right"><em>Filfuf dan Pastur</em></p>
<p align="center"><strong>***</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1361" title="Be The CHANGE!" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/e83e25765fc1d7c91708ff54b002cb38.image.73x120.jpg" alt="Be The CHANGE!" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku<strong> ”</strong><strong>Be The Change !</strong><strong><em>, Mahatma Gandhi’s Top 10 Fundamentals for Changing the World”</em></strong><strong><em> </em></strong>(Menghidupi Kebijaksanaan Mahatma Ghandi), ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. ( 2008 ) <strong><em> </em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/gandhi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Christ</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/christ</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/christ#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Dec 2010 02:22:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General English]]></category>
		<category><![CDATA[Christ]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=831</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: ” Christ of Kashmiris ” Introduction By: Prof.Haji Fida Mohammad Khan Hassnain Ditulis oleh Anand Krishna Anand Krishna does not dwell on the “pros and cons” regarding the historicity of Jesus, rather on the relevance of Jesus’teachings in modern times. He not only discusses Jesus, Muhammad, Khidir, Jhulelal, the Mahabarata war, the 9/11 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: center;"><em>” </em><strong><em> Christ of Kashmiris</em></strong><em> </em><em>”</em></h2>
<h3 style="text-align: center;"><em>Introduction By:</em><strong> Prof.Haji Fida Mohammad Khan Hassnain</strong></h3>
<h3 style="text-align: center;">Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: justify;">Anand Krishna does not dwell on the “pros and cons” regarding the historicity of Jesus, rather on the relevance of Jesus’teachings in modern times. He not only discusses Jesus, Muhammad, Khidir, Jhulelal, the Mahabarata war, the 9/11 tragedy and the Bali bombing but also the roots of terrorism and offers a solution. He believes that “love is only solution” and this book is and running commentary to that end. In the pages of this “must read” book, he shares his experiences with love. This very important book reveals what no author before him has revealed.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">Thank you for letting me be a part of your vision. You are able to put into practice (reality) what I have wanted or thought about for years.It gives me immense pleasure to help in any way I can.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Carl Olmstead</strong>, <em>Editor</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">Sufi Guru Anand of Indonesia is a man of God destined to play an important role in building a world, which is free from malice, hatred and turmoil.</p>
<p style="text-align: center;">It is a great pleasure for me to have the Darshan of this great saint of the century. His aura depicts a power light and his face brings joy an bliss. I wish him to live long in the service of mankind.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Prof.Haji Fida Mohammad Khan Hassnain</strong>, <em>Sufi Mystic</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Previously Dirctor of Archives, Archaeology, Research and Museums; </em></p>
<p style="text-align: center;"><em>and State Editor, Gazetteers of India, Kashmir</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Warning</strong>: <span style="color: #ff0000;">This book is very subjective. It begins with the acknowledgement of Jesus‘ devinity, Who is known as Saint or Prophet Isa by the Tibetans and the Sufis, and as Sage Yuzu Asaph by the Kashmiris. If you doubt it, then this book may not be for you!</span></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1290" title="Christ of Kashmiris" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/8b07d5178f99588acbc4c14b6fd210bf.image.83x120.jpg" alt="Christ of Kashmiris" width="83" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>”</em></strong><strong><em> Chris of Kashmiris</em></strong><em> ”</em> , ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <a href="http://www.anandkrishna.org"><strong>Anand Krishna Foundation </strong></a>(Affiliated with United Nations) 2008.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/christ/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tarian Jiwa</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tarian-jiwa</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tarian-jiwa#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Dec 2010 02:04:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=797</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (bilingual) : NITRAN, The Dance of the Soul, Tarian Jiwa - Hazrat Inayat Khan disadur dan diulas oleh&#160; Anand Krishna *** Nitran adalah buku terakhir dari trilogy yang dengan luar biasa menampilkan kesadaran rohani penulisnya, Hazrat Inayat Khan. Buku pertama adalah Gayan dan yang kedua adalah Vadan. Selami kebijaksanaan sufi yang tak lekang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (bilingual) :</p>
<h2 style="text-align: left;" data-mce-style="text-align: left;"><strong><em>NITRAN, The Dance of the Soul</em>, <a href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan" data-mce-href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan">Tarian Jiwa </a>- Hazrat Inayat Khan</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;" data-mce-style="text-align: center;">disadur dan diulas oleh&nbsp; <a href="http://www.aumkar.org" data-mce-href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a><br data-mce-bogus="1"/></h3>
<p style="text-align: center;" data-mce-style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;" data-mce-style="text-align: justify;"><strong><em>Nitran</em></strong> adalah buku terakhir dari trilogy yang dengan luar biasa menampilkan kesadaran rohani penulisnya, <strong>Hazrat Inayat Khan</strong>. Buku pertama adalah <strong><em>Gayan </em></strong>dan yang kedua adalah <strong><em>Vadan</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;" data-mce-style="text-align: justify;">Selami kebijaksanaan sufi yang tak lekang oleh waktu ini, dan larutkan diri Anda dalam <a href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan" data-mce-href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan"><strong><em>tarian Jiwa</em></strong></a> ini, maka kehidupan Anda akan menjadi sebuah perayaan.</p>
<p style="text-align: justify;" data-mce-style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1321" title="NITRAN" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/10ab189fa8f3950e886e4d1c9b8ee643.image.73x120aa.jpg" alt="NITRAN" data-mce-src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/10ab189fa8f3950e886e4d1c9b8ee643.image.73x120aa.jpg" height="120" width="72"/>Tulisan di atas&nbsp; adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“ Nitran, The Dance of the Soul, <a href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan" data-mce-href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan">Tarian Jiwa</a> &#8211; Hazrat Inayat Khan”. </strong>Disadur dan diulas oleh <a href="http://www.aumkar.org" data-mce-href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2003)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tarian-jiwa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Simfoni Ilahi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/simfoni-ilahi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/simfoni-ilahi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Dec 2010 02:20:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[Simfoni Ilahi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (bilingual): VADAN, The Divine Symphony, Simfoni Ilahi &#8211; Hazrat Inayat Khan disadur dan diulas oleh  Anand Krishna *** Vadan adalah buku kedua dari trilogi yang dengan luar biasa menampilkan kesadaran rohani penulisnya, Hazrat Inayat Khan. Buku pertama adalah Gayan dan yang ketiga adalah Nitran. Selami kebijaksanaan sufi yang tak lekang oleh waktu dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (bilingual):</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong> <em>VADAN, The Divine Symphony</em>, <a href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan">Simfoni Ilahi</a> &#8211; Hazrat Inayat Khan</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">disadur dan diulas oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Vadan</em></strong> adalah buku kedua dari trilogi yang dengan luar biasa menampilkan kesadaran rohani penulisnya, <strong>Hazrat Inayat Khan</strong>. Buku pertama adalah <strong><em>Gayan</em></strong> dan yang ketiga adalah <strong><em>Nitran</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami kebijaksanaan sufi yang tak lekang oleh waktu dan menjadi dambaan semua pengembara rohani ini, lalu rasakan betapa setiap kejadian dalam hidup Anda adalah sebuah keajaiban besar. Mengalir bersama <a href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan"><strong>Simfoni Ilahi</strong></a> ini, Anda akan menikmati hidup penuh makna bagi diri sendiri dan sesama.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1323" title="VADAN" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/a436772061ed66c33328f2dfe1364f28.image.72x120.jpg" alt="VADAN" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“Vadan, The Divine Symphony, <a href="http://www.bukumeditasi.com/keindahan">Simfoni Ilahi</a> &#8211; Hazrat Inayat Khan”. </strong>Disadur dan diulas oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2003)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/simfoni-ilahi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senandung Jiwa</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/senandung-jiwa</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/senandung-jiwa#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Dec 2010 02:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bilingual (IND/ENG)]]></category>
		<category><![CDATA[Senadung Jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=790</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (bilingual): GAYAN, the Song of The Soul, Senandung Jiwa - Hazrat Inayat Khan disadur dan diulas oleh Anand Krishna *** Gayan, Vadan dan Nitran adalah trilogy yang dengan luar biasa menampilkan kesadaran penulisnya, Hazrat Inayat Khan – kebijaksanaan Sufi yang tak lekang oleh waktu, dan menjadi kerinduan semua pengembara rohani, dari berbagai tradisi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (bilingual):<strong></strong></p>
<h2><strong><em>GAYAN, the Song of The Soul</em>, <a href="http://www.bukumeditasi.com/nyanyian">Senandung Jiwa </a>- Hazrat Inayat Khan</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">disadur dan diulas oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Gayan, Vadan</em></strong> dan<strong><em> Nitran</em></strong> adalah trilogy yang dengan luar biasa menampilkan kesadaran penulisnya, <strong>Hazrat Inayat Khan</strong> – kebijaksanaan Sufi yang tak lekang oleh waktu, dan menjadi kerinduan semua pengembara rohani, dari berbagai tradisi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Gayan</em></strong> berarti : ”nyanyian” dan dengan indah mengacu pada ‘nyanyian sang jiwa”. Selami buku ini, dan biarkan jiwa Anda bersenandung dan menari, lalu rasakan betapa setiap saat dalam hidup ini adalah keajaiban. Hidup Anda menjadi penuh makna karena kontak langsung dengan Sumber Kehidupan di dalam diri.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1325" title="cdda363b68f20eacfba77adef6edcb5c.image.71x120" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/12/cdda363b68f20eacfba77adef6edcb5c.image.71x120.jpg" alt="cdda363b68f20eacfba77adef6edcb5c.image.71x120" width="71" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“Gayan, the Song of The Soul, <a href="http://www.bukumeditasi.com/nyanyian">Senandung Jiwa</a> -Hazrat Inayat Khan”. </strong>Disadur dan diulas oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2002)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/senandung-jiwa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Voice</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/voice</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/voice#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 01:54:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[General English]]></category>
		<category><![CDATA[Voice]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=820</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : VOICE OF INDONESIA Foreword by Prof.Ir.Sujarwadi, M.Eng.,Ph.D. (Rector of Gajah Mada University) ditulis oleh Anand Krishna *** Renowned spiritualist Anand Krishna’s compilation of his perspectives in English articles released as ‘voice of Indonesia’ is a ‘must-read’. Each topic is different; with core maessages about love and spiritual self-empowerment. When you decide to [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><em><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/nyanyian">VOICE </a> OF INDONESIA</strong></em></h1>
<h3 style="text-align: center;">Foreword by Prof.Ir.Sujarwadi, M.Eng.,Ph.D.</h3>
<h3 style="text-align: center;">(<em>Rector of Gajah Mada University</em>)</h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: center;">Renowned spiritualist<a href="http://www.aumkar.org"> Anand Krishna</a>’s compilation of his perspectives in English articles released as ‘<a href="http://www.bukumeditasi.com/nyanyian">voice</a> of Indonesia’ is a ‘must-read’. Each topic is different; with core maessages about love and spiritual self-empowerment.</p>
<p style="text-align: center;">When you decide to purchase your book, make it this one.</p>
<p style="text-align: center;"><strong>-Kerry B.Collison</strong>, <strong><em>International best-selling author</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">When we see all the conflicts around us, we cannot but appreciate Anand’ view that we should understand each other better. Call it tolerance or appreciation, we must, indeed, develop this kind of understanding.</p>
<p style="text-align: center;">-          Abdurrahman Wahid</p>
<p style="text-align: center;"><em>Fourth President of the Republic of Indonesia</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">I perceive this latest book by <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krihna</a> as one of the best writings on Indonesia. The book also reconfirms his commitment to the cause of Bali, and Indonesia.</p>
<p style="text-align: center;">I extend him my good wishes and gratitude.</p>
<p style="text-align: center;">-          Kesuma Kelana,ST.,M.Si.,</p>
<p style="text-align: center;"><em>Vice Governor of Bali</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">There are writers, poets, even motivator-but <a href="http://www.aumkar.org">AnandKrishna</a> is THE INSPIRATOR AND TRANSFORMER. He is the <a href="http://www.bukumeditasi.com/nyanyian">Voice</a> of Indonesia Today!</p>
<p style="text-align: center;">-          Maya Safira Muchtar,</p>
<p style="text-align: center;"><em>Chairperson of National Integration Movement</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">As a physician, I am indebted to <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> for making me aware of other layer of human consciousness – layers which are beyond physic. He, truly is, a Spiritual Doctor.</p>
<p style="text-align: center;">-          Dr.Made Arya Whardana,</p>
<p style="text-align: center;"><em>Physician/Activist Forum of Doctors, Psychologists &amp; Educationists is fo motherland</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> is the psychologiest of the soul.</p>
<p style="text-align: center;">He takes us beyond psychology – into the realm of the spirit.</p>
<p style="text-align: center;">-          Dra.Dewi Yuniarti,</p>
<p style="text-align: center;"><em>Psychologists/ Therapist/Activist Institute of Holistic Education</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1292" title="Voice of Indonesia" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/2fc1aa9385b412be5d7cb318257e4507.image.72x120.jpg" alt="Voice of Indonesia" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“<a href="http://www.bukumeditasi.com/nyanyian">VOICE</a> OF INDONESIA”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: Koperasi Global Anand Krishna. (Badung –Bali, 2007)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/voice/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Abadi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/abadi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/abadi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 02:15:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Otobiografi]]></category>
		<category><![CDATA[Abadi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=779</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Soul Quest Pengembaraan Jiwa, dari Kematian Menuju Keabadian oleh Anand Krishna *** Seorang Master pernah ditanya,”Siapakah anda? Malaikat, utusan Tuhan, atau siapa?” Dengan senyum ia menjawab,”Aku adalah yang terjaga!” Buku ini menceritakan pengalaman sang penulis saat terjaga. Saat menapaki jalan pencerahan, ia mengalami penderitaan dan kegembiraan. Selain itu, penulis juga memberikan banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Soul Quest<br />
</strong></h2>
<h2 style="text-align: left;"><em><strong>Pengembaraan Jiwa, dari Kematian Menuju Ke<a href="http://www.bukumeditasi.com/cinta">abadi</a>an</strong></em></h2>
<h4 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang Master pernah ditanya,”Siapakah anda? Malaikat, utusan Tuhan, atau siapa?” Dengan senyum ia menjawab,”Aku adalah yang terjaga!” Buku ini menceritakan pengalaman sang penulis saat terjaga. Saat menapaki jalan pencerahan, ia mengalami penderitaan dan kegembiraan. Selain itu, penulis juga memberikan banyak nasihat yang amat berguna bagi pembaca, termasuk program latihan “Seni Memberdaya Diri” bagi mereka yang ingin sekali meniti jalan ke dalam diri. Sebuah salam persahabatan ditujukan bagi mereka yang sudah mulai sadar . Dan bagi kita yang mungkin masih tertidur lelap, buku ini akan membangunkan kita, bagai sebuah alarm yang berdering keras di telinga.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika bertemu dengan <a href="http://www.aumkar.org">Pak Krishna</a> bebrapa tahun lalu, saya teringat pernah membaca sebuah buku bahwa aka nada seorang pemimpin spiritual yang besar di Indonesia! Saya langsung mengetahui bahwa dialah orangnya.</p>
<p align="right"><strong> – Marilyn Salas</strong></p>
<p align="right"><em>Penyembuh/ Pekerja Sosial (Amerika Serikat)</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Saya senang dengan semangat <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> untuk menggandeng semua orang agar saling menghormati dan saling pengertian. Kita memang harus membangun saling pengertian dengan toleransi maupun apresiasi.</p>
<p align="right"><strong>– Abddurahman Wahid</strong></p>
<p align="right"><em>Presiden Republik Indonesia keempat</em></p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;">Terkadang begitu Ilahi, kadang begitu manusiawi, <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> adalah seorang yang penuh misteri. Begitu juga keberadaannya, kehidupannya.</p>
<p align="right"><strong>– Liny Tjeris</strong></p>
<p align="right"><em>Instruktur Yoga</em></p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1327" title="Soul Quest" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/e61b7b847d2b2b4e44ccac6b408c37e3.image.78x120.jpg" alt="Soul Quest" width="78" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“ Soul Quest ”, </strong><strong>Pengembaraan Jiwa, dari Kematian Menuju Ke<a href="http://www.bukumeditasi.com/cinta">abadi</a>an. </strong>Ditulis oleh:  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2004)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/abadi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>sama</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sama</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sama#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Nov 2010 01:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Pendek/Guyon]]></category>
		<category><![CDATA[Sama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=775</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (guyon) : Sama – Sama Gila, mULAH nasrUdDIN ditulis oleh Anand Krishna *** Kitab kebijaksanaan orang-orang gila untuk bertahan hidup di zaman gila,  di tengah-tengah orang gila. Jadi…ya sudah jelaslah bahwa barangkali buku ini memang bukan untuk Anda. Lagian, ngapain juga ikutan gila, kayak segerombolan orang yang tergila-gila baca buku Anand Gila… Udahlah, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (guyon) :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong> <a href="http://www.bukumeditasi.com/kebahagiaan">Sama</a> – <a href="http://www.bukumeditasi.com/kebahagiaan">Sama</a> Gila, mULAH nasrUdDIN </strong><em> </em></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Kitab kebijaksanaan orang-orang gila untuk bertahan hidup di zaman gila,  di tengah-tengah orang gila.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi…ya sudah jelaslah bahwa barangkali buku ini memang bukan untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Lagian, ngapain juga ikutan gila, kayak segerombolan orang yang tergila-gila baca buku Anand Gila…</p>
<p style="text-align: justify;">Udahlah, gak ada tempat lagi di rumah sakit gila…</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-1329" title="sama-sama-gila" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/sama-sama-gila-182x300.jpg" alt="sama-sama-gila" width="182" height="300" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:<strong><em> </em></strong><strong>“ <a href="http://www.bukumeditasi.com/kebahagiaan">Sama</a> – <a href="http://www.bukumeditasi.com/kebahagiaan">Sama</a> Gila, mULAH nasrUdDIN<em> </em>”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama. (2005)<strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anggur Pencerahan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/anggur-pencerahan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/anggur-pencerahan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Nov 2010 01:27:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Pendek/Guyon]]></category>
		<category><![CDATA[Anggur Pencerahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=772</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Asam Manis - Secawan Anggur Pencerahan Seusai Meditasi Malam (Kumpulan Kisah – Kisah Meditatif ) ditulis oleh Anand Krishna *** Kumpulan cerita dalam buku ini merupakan satu rangkaian dengan buku karya Anand Krishna sebelumny: Panas Dingin. Penyampaian gaya cerita secara jenaka, memikat, serta penuh kejutan, penyesuaian gaya bahasa sesuai konteks cerita akan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :<strong></strong></p>
<h2><strong>Asam Manis </strong><strong>- Secawan <a href="http://www.bukumeditasi.com/kebahagiaan">Anggur Pencerahan</a> Seusai Meditasi Malam</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">(Kumpulan Kisah – Kisah Meditatif )</h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Kumpulan cerita dalam buku ini merupakan satu rangkaian dengan buku karya <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> sebelumny: <strong><em>Panas Dingin</em></strong>. Penyampaian gaya cerita secara jenaka, memikat, serta penuh kejutan, penyesuaian gaya bahasa sesuai konteks cerita akan dijumpai dalam buku ini. Cerita sangat koprehensif mengungkapkan aneka persoalan kehidupan dengan koposisi masa silam dan aktual. Dunia rasional dan irasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Cerita-cerita <strong><em>“Asam Manis”</em></strong> ini kumpulan dari berbagai karya <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> yang sudah terbit dan dari semua ceramah-ceramahnya yang masih akan dibukukannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidaklah berlebihan jika dikatakan <strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></strong> mampu menyampaikan pesan cerita secara sederhana namun tidak menghilangkan kekayaan makna yang terkandung di dalamnya. Buku ini menarik untuk dibaca, untuk merasakan sensasi yang mencerahkan dalam 90 judul crita ini. Bersahabatlah dengan buku ini, dengan para bijak yang akan Anda jumpai di dalamnya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1564" title="asam manis" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/1.jpg" alt="asam manis" width="98" height="160" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“Asam Manis, Secawan <a href="http://www.bukumeditasi.com/kebahagiaan">Anggur Pencerahan</a> Seusai Meditasi Malam </strong>(Kumpulan Kisah – Kisah Meditatif ). ditulis oleh: <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a> Diterbitkan oleh: PT.Toko Gunung Agung Tbk (Jakarta-2002)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/anggur-pencerahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yogi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/yogi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/yogi#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Nov 2010 00:23:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Yogi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=984</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Meniti Kehidupan Bersama Para Yogi, Fakir dan Mistik Otobiografi Paramhansa Yogananda Dikisahkan kembali oleh Anand Krishna *** Paramhansa Yogananda adalah salah seorang yogi India pertama yang pergi dan menetap di Barat, guna menyebarkan ajaran-ajaran rahasia yoga. Dari Barat ilmu itu menyebar ke pelosok dunia. Kalau buku ini memaparkan kisah nyata mengenai banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Meniti Kehidupan Bersama Para </strong><a href="http://www.bukumeditasi/gita"><strong>Yogi</strong></a><strong>, Fakir dan Mistik<br />
</strong></h2>
<h2 style="text-align: center;"><strong> <em>Otobiografi Paramhansa Yogananda </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Dikisahkan kembali oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Paramhansa Yogananda adalah salah seorang <a href="http://www.bukumeditasi/gita">yogi</a> India pertama yang pergi dan menetap di Barat, guna menyebarkan ajaran-ajaran rahasia yoga. Dari Barat ilmu itu menyebar ke pelosok dunia. Kalau buku ini memaparkan kisah nyata mengenai banyak orang suci dari berbagai tradisi, itu dimaksudkan untuk membuka mata kesadaran dan hati kita terhadap kedahsyatan sebentuk yoga yang mereka praktekan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kriya Yoga yang ia ajarkan mempercepat evolusi kesadaran kita. Tidak hanya sekedar evolusi – mungkin lebih tepat dikatakan mutasi, mengingat betapa dahsyat pengaruh Kriya terhadap peluasan kesadaran, yang tak pelak juga mempengaruhi tubuh kita. Dan untuk membuktikan kebenaran ajarannya, selagi masih hidup ia mengatakan bahwa setelah mati, tubuhnya tidak akan membusuk sekurang-kurangnya selama 20 hari, tanpa balsam, tanpa ramuan pengawet apa pun. Dan benar, tim dokter yang terus menyelidiki jasadnya sama sekali tidak menemukan gejala pembusukan, atau degradasi sel, sampai jasad itu dikremasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, tidak heran bahwa karya ini menjadi klasik, dan sudah terjual jutaan eksemplar di seluruh dunia, serta telah diterjemahkan ke dalam tak kurang dari du puluh bahasa.</p>
<p align="center">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Pembaca dari berbagai tradisi keagamaan mengakui buku ini Sebagai mahakarya spiritual klasik. Begitu mengikuti pesan-pesan di dalamnya, kita memulai sebuah petualangan besar dalam hidup ini.</em></p>
<p align="right"><strong>Kris Haahs, Ph.D.</strong></p>
<p align="right"><em>Insinyur teknik elektro dan guru yoga</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="alignleft size-full wp-image-1332" title="Meniti Kehidupan" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/b469d9baae7356c94a5793a1952723c4.image.71x120.jpg" alt="Meniti Kehidupan" width="71" height="120" />Bersama Para </strong><a href="http://www.bukumeditasi/gita"><strong>Yogi</strong></a><strong>, Fakir dan Mistik ”, Otobiografi Paramhansa Yogananda. </strong>Dikisahkan kembali oleh:  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2002)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/yogi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maranatha</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/maranatha</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/maranatha#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 02:29:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Maranatha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=690</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Maranatha, Bersama Anthony De Mello Mabuk Anggur Kehadiran Tuhan ditulis oleh  Anand Krishna Oleh sebuah lembaga yang kurang lebih berfungsi sebagai penjaga gawang ajaran dan iman Kristiani di Vatikan, pandangan-pandangan Anthony de Mello dianggap sebagai menyimpang dari dogma Kristiani. Gereja Indonesia belum mengambil sikap tegas terhadapnya, sementara kebanyakan orang Kristiani yang membaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Maranatha, Bersama Anthony De Mello Mabuk </strong><a href="http://www.bukumeditasi/gita"><strong>Anggur Kehadiran</strong></a><strong> Tuhan<br />
</strong></h2>
<p align="center">ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Oleh sebuah lembaga yang kurang lebih berfungsi sebagai penjaga gawang ajaran dan iman Kristiani di Vatikan, pandangan-pandangan Anthony de Mello dianggap sebagai menyimpang dari dogma Kristiani. Gereja Indonesia belum mengambil sikap tegas terhadapnya, sementara kebanyakan orang Kristiani yang membaca buku-bukunya justru merasa senang dan bersyukur karena menemukan sumur rohani dengan air jernih yang menyegarkan dahaga mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, begitulah, umat secara naluriah lebih mempercayai mistikus yang pernah menyelam dan mengalami sendiri, ketimbang menaruh kepercayaannya pada teolog yang hanya bisa berteori.</p>
<p style="text-align: justify;">Alamilah, betapa ajaran yang dianggap menyimpang itu membuat hati Anda lembut dan lapang. Anda akan mengalami “Ah!” ketika Anda sendiri karenannya berjumpa dengan Allah.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1552" title="meditasi:maranatha" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/56793e3a3d2d66b5376a072158bdd651.image.98x160.jpg" alt="meditasi:maranatha" width="98" height="160" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“Maranatha, Bersama Anthony De Mello Mabuk </strong><a href="http://www.bukumeditasi/gita"><strong>Anggur Kehadiran</strong></a><strong> Tuhan ” </strong>, ditulis oleh: <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a> Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2000)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/maranatha/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gibran</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/gibran</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/gibran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Nov 2010 03:03:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Gibran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Bersama Kahlil Gibran, Menyelami A B C Kehidupan ditulis oleh  Anand Krishna *** Ketika kutulis di pintu rumahku: “Sebelum masuk, tinggalkan semua tradisimu di luar!” Tak seorang pun mengetuk pintu, apalagi mengunjungiku! *** “Rumah Kahlil Gibran” memang tidak biasa. Di dalamnya Anda akan menemukan Alkitab, Injil, Al-Qur’an, Veda, Dhamapada, Zend-Avesta, Tao The Ching [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bersama Kahlil </strong><a href="http://www.bukumeditasi/gita"><strong>Gibran</strong></a><strong>, Menyelami A B C Kehidupan </strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><em>Ketika kutulis di pintu rumahku:</em></p>
<h4 style="text-align: center;"><span style="color: #339966;"><em>“Sebelum masuk, tinggalkan semua tradisimu di luar!”</em></span></h4>
<h4 style="text-align: center;"><span style="color: #339966;"><em>Tak seorang pun mengetuk pintu, apalagi mengunjungiku!</em></span></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Rumah Kahlil <a href="http://www.bukumeditasi/gita">Gibran</a>” memang tidak biasa. Di dalamnya Anda akan menemukan Alkitab, Injil, Al-Qur’an, Veda, Dhamapada, Zend-Avesta, Tao The Ching dan kitab suci dari berbagai tradisi ditaruh sama tinggi. Salib Yesus tergantung di sebelah kaligrafi Muhammad. Bersama Zarathustra dan Buddha, para nabi, para avatar dan para sufi menyalami Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu membuat gerah banyak orang di antara kita. Mereka berontak: Haruskah kita melepaskan sekian tradisi yang selama ini kita junjung tinggi, hanya untuk menemui seorang penulis gila dan dalam sepi? Apakah ia punya pengganti yang lebih berarti ?”</p>
<p style="text-align: justify;">Kahlil <a href="http://www.bukumeditasi/gita">Gibran</a> tidak menawarkan harapan akan “Zaman Baru” Ia mengajak Anda untuk menjadi “Manusia Baru”. Ia ibarat sebuah ombak dalam lautan kehidupan. Ombak yang beriak sesaat, tapi dalam sesaat itu tersimpan rahasia kehidupan. Dalam kesementaraannya tersembunyi misteri keabadian.</p>
<p style="text-align: justify;">Hanya seorang pemberani yang mengetuk pintu rumahnya, lalu masuk dan menyalami misteri itu.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1554" title="Meditasi:Gibran" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/1532452.jpg" alt="Meditasi:Gibran" width="98" height="160" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku <strong>“Bersama Kahlil </strong><a href="http://www.bukumeditasi/gita"><strong>Gibran</strong></a><strong>, Menyelami A B C Kehidupan  ” </strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/gibran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Damai</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/damai</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/damai#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2010 09:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Damai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=681</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Bersama J.P. Vaswani, Menggapai Hidup Damai &#38; Ceria ditulis oleh Anand Krishna *** Kebahagiaan, kedamaian, harmoni dengan sesama dan manisnya suka cita rohani, sebenarnya adalah kodrat dasar manusia. Semuanya itu merupakan kekayaan yang dimiliki oleh setiap manusia sejak awal mula. Ironisnya, banyak diantara kita yang justru mencarinya di luar diri kita, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku <strong>:</strong></p>
<h2><strong>Bersama J.P. Vaswani, Menggapai Hidup </strong><a href="http://www.bukumeditasi/success"><strong>Damai</strong></a><strong> &amp; Ceria<br />
</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh<strong><em> <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></em></strong></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Kebahagiaan, ke<a href="http://www.bukumeditasi/success">damai</a>an, harmoni dengan sesama dan manisnya suka cita rohani, sebenarnya adalah kodrat dasar manusia. Semuanya itu merupakan kekayaan yang dimiliki oleh setiap manusia sejak awal mula. Ironisnya, banyak diantara kita yang justru mencarinya di luar diri kita, dan dalam pencarian itu kita mengembangkan keserakahan, kebencian, iri hati, demdam, kegelisahan dan berbagai wujud ketakutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui buku kecil ini <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> berusaha menghadirkan <strong>J.P. Vaswani</strong>, untuk mengajak kita kembali ke kodrat dasar kita, menggapi kembali kodrat kemanusiaan kita yang mulai luntur atau malah sudah hilang. Anda akan berkenalan dengan mukjizat pemaafan, terapi keceriaan… dan lihatlah, betapa hidup Anda berubah!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1336" title="Hidup Damai &amp; Ceria" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/7225c6bf3c08baca8ace8e51f9e06704.image.74x1202.jpg" alt="Hidup Damai &amp; Ceria" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“ Bersama J.P. Vaswani, Menggapai Hidup </strong><a href="http://www.bukumeditasi/success"><strong>Damai</strong></a><strong> &amp; Ceria ”</strong>, ditulis oleh: <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a> Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (1999)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/damai/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merdeka</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/merdaka</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/merdaka#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 04:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tokoh Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Merdeka]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=676</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Bersama Bung Karno, menggapai Jiwa Merdeka ditulis oleh Anand Krishna *** Sekali lagi, kepada seluruh ummat-manusia, kepada pemimpin-pemimpin disemua Negara, kepada pemikir-pemikir semua bangsa, saja andjurkan think and rethink dan merenungkan: adakah sistim-sistim falsafah atau teori-teori politik using jang tuan-tuan pakai itu membawa manusia lebih dekat kepada kebahagiaan dan kesedjahteraan dan keamanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bersama Bung Karno, menggapai Jiwa </strong><a href="http://www.bukumeditasi/success"><strong>Merdeka</strong></a></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh<strong><em> <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></em></strong></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sekali lagi, kepada seluruh ummat-manusia, kepada pemimpin-pemimpin disemua Negara, kepada pemikir-pemikir semua bangsa, saja andjurkan think and rethink dan merenungkan: adakah sistim-sistim falsafah atau teori-teori politik using jang tuan-tuan pakai itu membawa manusia lebih dekat kepada kebahagiaan dan kesedjahteraan dan keamanan – ataukah membawa manusia lebih dekat kepada  ketidak bahagiaan, ketidak sedjahteraan, ketidak amanan, ketidak selamatan? Djikalau benar analisa saja bahwa dunia-manusia sekarang ini hidup dalam suasana takut jang terus-menerus, … maka datanglah saatnja sekarang ini kita mengadakan introspeksi (melihat kedalam) setjara sungguh-sungguh. Waktu belum terlambat, sebab walaupun hantu-maut sudah mendekam ditepi langit, belumlah Api membakar dan mengamuk alam semesta. </em></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong>Bung Karno</strong><em></em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Dibawah Bendera Revolusi,</em> Jilid2, cet. 1964, hlm. 341</p>
<p style="text-align: justify;">Sekian puluh tahun berlalu sudah, tetapi keadaan kita sebagaimana digambarkan oleh Sukarno masih sama. Keliaran dan ketidak-warasan kita masih sama. Kita seolah-olah duduk di atas bom-waktu yang bias meledak kapan saja – dan sekarang pun sudah meledak. Masih adakah jalan keluar dari kekacauan ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Dapatkan bimbingan praktis melalui Latihan-Latihan yang melengkapi paparan dalam buku ini. Dan Lakukan “Kembara ke dalam diri” untuk menggapai jiwa <a href="http://www.bukumeditasi/success">merdeka</a> – yang oleh Bung Karno disebut jiwa yang berani terjun ke dalam lautan bergelora, untuk menyelam mencari mutiara.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1338" title="Jiwa Merdeka" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/3443e83c55030629b063a5d335e7a7c4.image.73x120.jpg" alt="Jiwa Merdeka" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“Bersama Bung Karno, menggapai Jiwa </strong><a href="http://www.bukumeditasi/success"><strong>Merdeka</strong></a><strong> ”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/merdaka/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sandi Sutasoma</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sandi-sutasoma</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sandi-sutasoma#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 03:01:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Sandi Sutasoma]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=673</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Sandi Sutasoma, Menemukan Kepingan Jiwa Mpu Tantular ditulis oleh Anand Krishna *** “Kelak para penguasa dari seluruh Kepulauaan Nusantara akan mendatangimu. Dalam dirimu, Sutasoma, masa lalu, masa depan dan masa mendatang menyatu. Engkaulah tujuan setiap pejalan.” &#8211; (Purushaada Shaanta,LIII:3 &#38;4) AWAS! Ini bukan sekedar buku. Yang sedang anda pegang ini adalah yantra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/success"><strong>Sandi Sutasoma</strong></a><strong>, Menemukan Kepingan Jiwa Mpu Tantular</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kelak para penguasa dari seluruh Kepulauaan Nusantara akan mendatangimu. Dalam dirimu, Sutasoma, masa lalu, masa depan dan masa mendatang menyatu. Engkaulah tujuan setiap pejalan.” &#8211; </em>(<em>Purushaada Shaanta,LIII:3 &amp;4</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">AWAS! Ini bukan sekedar buku. Yang sedang anda pegang ini adalah yantra atau mantra, sebuah alat untuk membangkitkan kembali Roh Mpu Tantular, yang sedang menyindir Mahapatih Gajah Mada, lewat kisah Sutasoma. Setelah membaca buku ini, Anda amat beresiko kerasukan kepingan jiwa Sang Mpu yang akan mengubah Anda untuk selamanya, sebagaimana Sang Mpu sudah merasuki Bung Karno, Hatta, Dewantoro, para tokoh besar dan mengubah mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi, astaga! Anda sudah…</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1342" title="Sandi Sutasoma" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/e7f569273cbc1d3d6533f4e3035e2563.image.73x120.jpg" alt="Sandi Sutasoma" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/success"><strong>Sandi Sutasoma</strong></a><strong>, Menemukan Kepingan Jiwa Mpu Tantular”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sandi-sutasoma/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Niti sastra</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/niti-sastra</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/niti-sastra#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Niti Sastra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=669</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : NITI SASTRA, Kebijaksanaan Klasik Bagi Manusia Indonesia Baru (Ancient Wisdom for Modern Leaders) ditulis oleh Anand Krishna *** Niti  Sastra ditulis pada zaman Majapahit, kira-kira lima abad yang lalu. ”Niti” atau “pedoman prilaku” adalah sebuah shastra, senjata ampuh, alat yang baik dan berguna untuk menghadapi hidup ini. Persembahan Niti Sastra ini merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">NITI SASTRA</a></em>, </strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Kebijaksanaan Klasik Bagi Manusia Indonesia Baru</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;"><strong><em>(Ancient Wisdom for Modern Leaders)</em></strong></h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book"><strong><em>Niti  Sastra</em></strong></a> ditulis pada zaman Majapahit, kira-kira lima abad yang lalu. <em>”Niti”</em> atau “pedoman prilaku” adalah sebuah <em>shastra</em>, senjata ampuh, alat yang baik dan berguna untuk menghadapi hidup ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Persembahan <a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">Niti Sastra</a> ini merupakan upaya kecil untuk mengingatkan kita akan keberhasilan para leluhur kita dalam hal berpikir, mengelola negara, dan menejemahkan nilai-nilai luhur dalam keseharian hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">“<em>Karya sastra klasik akan terus hidup dan dihidupkan kembali melalui penerjemahan, penulisan kembali, atau melalui alusi-alusi. Upaya itu memang perlu, karena ternyata bahwa nilai-nilai lama tidak seluruhnya usang. Ada banyak mutiara yang masih relevan bagi zaman kita, dan saya melihat hal itu dalam buku yang diupayakan oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> ini.” </em></p>
<p style="text-align: right;"><em> <strong>-Sri Sultan Hamengku Buwono X</strong></em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1340" title="Niti Sastra" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/7e4616fd3155668ae14d95676c7d69ef.image.74x120.jpg" alt="Niti Sastra" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“<a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">Niti Sastra</a>”, Kebijaksanaan Klasik Bagi Manusia Indonesia Baru <em>(Ancient Wisdom for Modern Leaders)</em> ”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama. (2008)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/niti-sastra/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waras</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/waras</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/waras#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:46:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Waras]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=664</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Tetap Warasdi Jaman Edan , Visi Ronggowarsito Bagi Orang Modern ditulis oleh Anand Krishna *** Jaman gonjang-ganjing &#8212; ketika dunia kita dilanda krisis kesadaran – adalah jaman serba repot. Yang tak tahu malu dan serakah, yang keji dan mati rasa, rupanya justru “menjadi penguasa dunia”, hidup mewah dan terhormat. Sementara yang mau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Tetap </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book"><strong>Waras</strong></a><strong>di Jaman Edan , Visi Ronggowarsito Bagi Orang Modern<br />
</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center"><em>***</em><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jaman gonjang-ganjing &#8212; ketika dunia kita dilanda krisis kesadaran – adalah jaman serba repot. Yang tak tahu malu dan serakah, yang keji dan mati rasa, rupanya justru “menjadi penguasa dunia”, hidup mewah dan terhormat. Sementara yang mau “lurus” justru menjadi tertawaan dan tersia-sia.</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh repot! Tidak ikutan main gila, kita tak kebagian apa-apa; ikut gila, nurani terus mencerca.</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh lebih repot lagi, karena kata Sang Pujangga, betapa pun nikmatnya hidup mereka yang ikut-ikutan edan, masih lebih beruntung mereka yang tetap <a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">waras</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini merupakan upaya penyelaman, dimana letak keberuntungan orang yang bisa mempertahankan ke<a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">waras</a>an, dan bagaimana mencapai hal itu.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1548" title="Meditasi:Tetap Waras di Jaman Edan" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/5c8b79cae3952eadc2eedac5d.image.96x160.jpg" alt="Meditasi:Tetap Waras di Jaman Edan" width="96" height="160" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul <strong>“Tetap </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book"><strong>Waras</strong></a><strong> di Jaman Edan , Visi Ronggowarsito Bagi Orang Modern ” </strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama. (1998)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/waras/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wedhatama</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/wedhatama</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/wedhatama#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:44:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Wedhatama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=657</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Wedhatama ( Karya Sri Paduka Mangkunegoro IV) Bagi Orang Modern ditulis oleh  Anand Krishna *** Sri Mangkunegoro IV adalah seorang Master Kehidupan yang mewariskan karya yang tak lekang oleh waktu. Bagai pisau operasi yang tajam, kata-kata Sang Master itu kadang memang terasa manyakitkan bagi kita yang picik, yang tolol, yang fanatik, yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">Wedhatama</a> </strong><em>( Karya Sri Paduka Mangkunegoro IV) </em><strong>Bagi Orang Modern<br />
</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><em>Anand Krishna</em></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Sri Mangkunegoro IV adalah seorang Master Kehidupan yang mewariskan karya yang tak lekang oleh waktu. Bagai pisau operasi yang tajam, kata-kata Sang Master itu kadang memang terasa manyakitkan bagi kita yang picik, yang tolol, yang fanatik, yang mengandalkan hal-hal yang serba luaran – pendek kata, yang belum mengalami pencerahan. Tetapi, proses operasi itu memang perlu. Pisau tajam itu memang harus menyayat kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila dibaca atau dilagukan dengan hati yang terbuka, karya itu akan menuntun kita dalam penyelaman misteri kehidupan ini, untuk menemukan mutiara-mutiara pencerahan di dalamnya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1550" title="Meditsi:wedhatama" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/4wedhatama.jpg" alt="Meditsi:wedhatama" width="100" height="168" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:<strong> “ <a href="http://www.bukumeditasi.com/work-book">Wedhatama</a> </strong><em>( Karya Sri Paduka Mangkunegoro IV) </em><strong>Bagi Orang Modern ”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>. Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (1999)<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/wedhatama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jayabaya</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/jayabaya</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/jayabaya#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:41:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Jayabaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=653</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Jangka Jayabaya, Saatnya Bertindak Tanpa Rasa Takut dan Meraih Kejayaan ditulis oleh Anand Krishna *** Di tengah Kalabendu, zaman morat-marit tak menentu, banyak orang memimpikan datangnya Kalamukti, zaman penuh kemuliaan dan ketentraman sejati. Orang memimpikan Sosok Utama yang akan memimpin perubahan dan mengawali transisi: Herumukti. Konon tokoh ini bersenjatakan trisula – tombak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Jangka </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Jayabaya</strong></a><strong>, </strong><em>Saatnya Bertindak Tanpa Rasa Takut dan Meraih Kejayaan</em></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah <strong><em>Kalabendu</em></strong>, zaman morat-marit tak menentu, banyak orang memimpikan datangnya <strong><em>Kalamukti</em></strong>, zaman penuh kemuliaan dan ketentraman sejati. Orang memimpikan Sosok Utama yang akan memimpin perubahan dan mengawali transisi: <strong><em>Herumukti</em></strong>. Konon tokoh ini bersenjatakan trisula – tombak tajam bermata tiga: kebenaran, keadilan, dan kejujuran.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> mengambil jalur yang jarang ditempuh oleh penafsir <strong><em>Jangka </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong><em>Jayabaya</em></strong></a>. Alih-alih menantikan seorang tokoh hebat yang akan memimpin kita, dia melihat <a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Jayabaya</strong></a> bicara mengenai kerinduan akan penemuan jati diri setiap manusia Indonesia.  <strong><em>Jangka </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong><em>Jayabaya</em></strong> </a>adalah ajakan untuk mentransformasi diri, mengalahkan ketakutan. Lebih dari sekedar ramalan, naskah kuno ini memaparkan tuntunan waktu supaya kita hidup dalam kekinian, dengan penuh semangat, dan berkaya tanpa rasa takut. Karena itu, tak perlu menantikan <strong><em>Herumukti</em></strong>, sebab dia itu adalah Anda! Sambut kelahirannya dalam diri Anda!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1346" title="Jangka Jayabaya" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/39206ec7cf0e1276200d17948606d9c0.image.70x120.jpg" alt="Jangka Jayabaya" width="70" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“Jangka </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Jayabaya</strong></a><strong>, <em>Saatnya Bertindak Tanpa Rasa Takut dan Meraih Kejayaan</em> ”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/jayabaya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pemimpin</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/pemimpin</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/pemimpin#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:38:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemimpin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=643</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Otak Para Pemimpin Kita &#38; Caru-Marutnya Keadaan Bangsa ditulis oleh Anand Krishna bersama dr.Bambang Setiawan (Ahli bedah &#38; Bedah Syaraf) &#38;  Didik Nini Thowok (Seniman) (Persoalan Kebangsaan yang Kita Hadapi dan Solusinya, Sebuah Dialog yang Mencerahkan) *** Kekacauan yang terjadi dengan bangsa ini, sesungguhnya dapat dilacak dari otak manusia… Di luar “Otak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Otak Para </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Pemimpin</strong></a><strong> Kita &amp; Caru-Marutnya Keadaan Bangsa </strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p align="center"><em>bersama</em></p>
<p align="center"><em> dr.Bambang Setiawan (Ahli bedah &amp; Bedah Syaraf) &amp;  Didik Nini Thowok (Seniman)</em></p>
<h3 style="text-align: center;">(Persoalan Kebangsaan yang Kita Hadapi dan Solusinya, Sebuah Dialog yang Mencerahkan)</h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Kekacauan yang terjadi dengan bangsa ini, sesungguhnya dapat dilacak dari otak manusia…</p>
<p style="text-align: justify;">Di luar “Otak Kiri” yang analitik dan “Otak Kanan” yang apresiatif, kita sering lupa bagian lain yang sangat penting, <strong><em>yaitu Lymbic</em></strong> – pusat insting hewani yang menjadi “penguasa” kedua otak tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama belum “membersihkan” <strong><em>Lymbic</em></strong>, selama itu pula kita menjadi hamba kehewanian dalam diri kita. Para <a href="http://www.bukumeditasi.com/steps">pemimpin</a> yang rakus harta, tahta dan wanita, kendati pintar dan terlihat santun, sesungguhnya masih seorang “budak <strong><em>Lymbic</em></strong>”.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi jangan berkecil hati. Manusia Indonesia bisa mencapai kesadaran lebih tinggi, berevolusi menjadi bangsa yang jaya. Nah, ikuti dialog yang mencerahkan ini.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1348" title="Otak Para Pemimoin" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/e4c47691e3268d816f10efa8ff593d49.image.77x120.jpg" alt="Otak Para Pemimoin" width="77" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>“Otak Para </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Pemimpin</strong></a><strong> Kita &amp; Caru-Marutnya Keadaan Bangsa  ”</strong><strong> </strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <a href="http://www.oneearthmedia.net">PT.One Earth Media</a>. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/pemimpin/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Think</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/think</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/think#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:36:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Think]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=638</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (kumpulan Esai): Think on These Things, Hal-Hal yang Mesti Dipikirkan Seorang Anak Bangsa ditulis oleh Anand Krishna Kata Pengantar oleh: Prof.Ahmad Syafii Maarif,Ph.D.,(Guru Besar Emeritus Universitas Negri Yogyakarta) *** Spiritualitas tak ada hubungannya dengan soal sosial dan politik. Nanti dulu. Jangan buru-buru tarik kesimpulan seperti itu sebelum Anda membaca buku ini. Anand Krishna, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (<em>kumpulan Esai</em>):</p>
<h2 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Think</strong></a><strong> on These Things, Hal-Hal yang Mesti Dipikirkan Seorang Anak Bangsa</strong></h2>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p style="text-align: justify;">Kata Pengantar oleh: Prof.Ahmad Syafii Maarif,Ph.D.,(<em>Guru Besar Emeritus Universitas Negri Yogyakarta</em>)</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Spiritualitas tak ada hubungannya dengan soal sosial dan politik. Nanti dulu. Jangan buru-buru tarik kesimpulan seperti itu sebelum Anda membaca buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></strong>, tokoh spiritual lintas agama, justru bersikap kritis terhadap berbagai persoalan sosial dan politik melalui tulisan-tulisannya di dalam buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></strong></em> menantang para pembaca yang berani berpikir kritis – dengan tetap mengedepankan Kasih dan Kesadaran – untuk merenungkan berbagai persoalan sosial dan politik yang tengah melanda bangsa Indonesia dan dunia saat ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini hanya ditujukan kepada para pembaca yang berani berpikir kritis. Karena Anda telah berani memegang buku ini, maka Anda adalah manusia yang berani berpikir kritis. Dan, buku ini layak menjadi milik Anda.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a>,</strong> seorang pencari dan pengembara yang tidak pernah merasa lelah. Kecintaannya kepada Indonesia hamper tanpa batas…Saya menyambut baik kehadirannya disamping karya-karya terdahulu dengan tema yang berbeda, tetapi muaranya tunggal: “Jangan biarkan hati nuranimu matisuri!”</em></p>
<p align="right"><strong><em>Prof.Ahmad Syafii Maarif,Ph.D.</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-1559" title="meditasi|ThinkOnTheseThings" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/4ThinkOnTheseThings-183x300.jpg" alt="meditasi|ThinkOnTheseThings" width="183" height="300" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/steps"><strong>Think</strong></a><strong> on These Things, Hal-Hal yang Mesti Dipikirkan Seorang Anak Bangsa ”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: Koperasi Global Anand Krishna. (Bali &#8211; 2008)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/think/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tsunami</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tsunami</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tsunami#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Nov 2010 02:34:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Tsunami]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=629</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Membaca Ayat-Ayat Allah dari Tragedi Tsunami ditulis oleh  Ulil Abshar – Abdualla, dr. Sarbini Abdul Murad, Maya Safira Muchtar dan Anand Krishna. *** Tragedi besar selalu menyisakan kesempatan bagi umat manusia untuk merenung dan memperbaiki kekeliuran maupun ketidaksadarannya. Jumlah korban yang mencapai ratusan ribu jiwa akibat gempa bumi dan badai tsunami di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Membaca Ayat-Ayat Allah dari Tragedi </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/management"><strong>Tsunami</strong></a></h2>
<p align="center">ditulis oleh  Ulil Abshar – Abdualla, dr. Sarbini Abdul Murad, Maya Safira Muchtar dan <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tragedi besar selalu menyisakan kesempatan bagi umat manusia untuk merenung dan memperbaiki kekeliuran maupun ketidaksadarannya. Jumlah korban yang mencapai ratusan ribu jiwa akibat gempa bumi dan badai <a href="http://www.bukumeditasi.com/mangement">tsunami</a> di Aceh pada 26 Desember 2004, semestinya sudah cukup menjadi alasan bagi masyarakat Indonesia untuk mencari makna dan pelajaran di balik bencana besar ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya tak semua orang merasa perlu belajar dan berubah. Dengan menyebut bahwa tragedi tsunami adalah “cobaan” atau “azab Tuhan” misalnya, maka tak ada lagi ruang tersisa bagi manusia untuk memperbaiki kesalahannya – karena semuanya adalah urusan Tuhan dan di luar kemampuan manusia untuk memahaminya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Membaca Ayat-Ayat Allah dari Tragedi </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/management"><em>Tsunami</em></a><em> </em>adalah upaya dari sejumlah orang yang merasa perlu mencari tahu dimanakah kesalahan kita, secara individu maupun kolektif, yang turut memberikan kontribusi bagi apa yang terjadi di Aceh. Menurut buku ini konsepsi kita yang keliru tentang Tuhan serta budaya kekerasan yang kita biarkan terus terjadi, sama-sama merupakan “sumbangan kita” bagi tragedi Aceh .</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menarik, buku ini juga menyinggung penemuan ilmu pengetahuan modern tentang hubungan alam, khususnya air, terhadap kesadaran manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Menampilkan sejumlah tokoh muda visioner serta spiritualis universal, buku ini adalah “pengetuk pintu” batin bagi mereka yang mendambakan kebangkitan Indonesia menuju masa depan yang lebih damai, sadar dan beradab.</p>
<p style="text-align: justify;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“</em><a href="http://www.bukumeditasi.com/management"><em>Tsunami</em></a><em> adalah sebuah ayat dari Tuhan. Dan saya percaya peringatan ini bagi kita semua, bukan bagi orang Aceh saja. Orang Aceh dipilih oleh Tuhan tapi peringatan ini bagi kita semua. Jangan sampai kita kehilangan maknanya.” </em></p>
<p style="text-align: right;"><a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1351" title="TSUNAMI" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/a1cbdea63ae12990415291338dd598ee.image.77x120.jpg" alt="TSUNAMI" width="77" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku:<strong> “Membaca Ayat-Ayat Allah dari Tragedi </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/management"><strong>Tsunami</strong></a><strong>”</strong>, ditulis oleh  Ulil Abshar – Abdualla, dr. Sarbini Abdul Murad, Maya Safira Muchtar dan <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.    Editor oleh Ahmad Yulden Edwin, Wandy N Tuturoong .  Diterbitkan oleh: <a href="http://www.oneearthmedia.net">PT.One Earth Media</a>. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tsunami/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/surat-cinta</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/surat-cinta#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 14:57:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Surat Cinta bagi Anak Bangsa ditulis oleh Anand Krishna *** “Kau adalah Pewaris Budaya Nusantara. Budaya Nusantara yang melahirkan Pancasila. Jadilah Pendekar Budaya Nusantara. Jadilah Pemelihara dan Pelestarinya…Negara ini, Bangsa ini pasti terbebaskan dari penjajah budaya asing. Kau sendiri akan membebaskannya. *** Keras, tegas, dan lugas. Jelas ini bukan surat cinta yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/management"><strong>Surat Cinta</strong></a><strong> bagi Anak Bangsa</strong></h1>
<h3 style="text-align: center;"><strong>ditulis oleh</strong><strong><em> <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></em></strong></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Kau adalah Pewaris Budaya Nusantara. Budaya Nusantara yang melahirkan Pancasila. Jadilah Pendekar Budaya Nusantara. Jadilah Pemelihara dan Pelestarinya…Negara ini, Bangsa ini pasti terbebaskan dari penjajah budaya asing. Kau sendiri akan membebaskannya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Keras, tegas, dan lugas. Jelas ini bukan <a href="http://www.bukumeditasi.com/management">surat cinta</a> yang biasa.</p>
<p style="text-align: justify;">Hari itu, tanggal 25 Februari 2006, seusai mendengarkan “pesan-pesan Cinta” dari Anand Krishna, ratusan masyarakat Buleleng, Bali berbondong-bondong menandatangani komitmen untuk mempertahankan Pancasila dan UUD’45.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah langkah terpuji, yang patut dihargai. Kendati beragam masalah mereka hadapi-pun diskriminasi-tapi cinta bagi Ibu Pertiwi tetap tak ternodai. Indonesia Satu, itu yang mereka ingini…</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah bukti bahwa kebangkitan bangsa dapat tumbuh dari mana pun, Bali, Papua, Sulawesi – dari mana pun! Sebab, sesungguhnya kekuatan untuk bangkit itu sudah berada di dalam dirimu, wahai Putra-Putri Ibu Pertiwi! Kalian adalah orang-orang terpilih!</p>
<p style="text-align: justify;">Ditujukan kepada mereka yang cinta Indonesia dan bangga akan “Keindonesiaannya”. Kepada mereka yang menerima Pancasila sebagai saripati budaya, jati-diri bangsa, dan landasan satu-satunya untuk bernegara dan berbangsa.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila Anda tidak memenuhi kriteria tersebut, maka janganlah membeli dan membaca buku ini. Bila Anda tetap melakukan hal itu, penerbit dan penulis tidak bertanggung jawab atas reaksi Anda, dan tidak dapat dituntut, karena peringatan yang diberikan sudah cukup jelas.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1556" title="Meditasi|Surat Cinta" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/121.jpg" alt="Meditasi|Surat Cinta" width="100" height="155" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/management"><strong>Surat Cinta</strong></a><strong> bagi Anak Bangsa”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.One Earth Media. (2006)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/surat-cinta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Baru</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/indonesia-baru</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/indonesia-baru#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 14:53:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku (buku saku): Indonesia Baru ditulis oleh Anand Krishna *** Dari tempatku ini – di mana aku berada – aku dapat melihat Indonesia yang akan datang, Indonesia Baru! Aku dapat melihat setiap bangunan jiwa, setiap struktur ruh yang ada di dalamnya. Barangkali aku tidak akan ”memasuki” Indonesia Baru ini bersamamu. Aku tidak khawatir, aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku (buku saku):</p>
<h1><strong> <a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra">Indonesia Baru</a></strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Dari tempatku ini – di mana aku berada – aku dapat melihat Indonesia yang akan datang, <a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra">Indonesia Baru</a>!</p>
<p style="text-align: justify;">Aku dapat melihat setiap bangunan jiwa, setiap struktur ruh yang ada di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali aku tidak akan ”memasuki” <a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra">Indonesia Baru</a> ini bersamamu. Aku tidak khawatir, aku tidak gelisah, aku tidak menyesalinya – karena aku telah “melihatnya!”</p>
<p style="text-align: justify;">Kuwariskan “penglihatanku” ini kepadamu, untukmu…  (<a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra">Indonesia Baru</a>, <em>halaman 1</em>)</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari buku: <strong>“ </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra"><strong>Indonesia Baru</strong></a><strong>”. </strong>Ditulis oleh: <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: <a href="http://www.oneearthmedia.net">PT.One Earth Media</a>. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/indonesia-baru/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Jaya</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/indonesia-jaya</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/indonesia-jaya#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 14:44:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia Jaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : INDONESIA JAYA Pengantar : Dr.Asvi Warman Adam, ditulis oleh Anand Krishna. *** Belajarlah dari sejarah. Bukan untuk hidup di masa lalu, tapi untuk memetik hikmah dari pelajaran-pelajaran sejarah – kemudian membiarkannya berlalu. History repeats itself. Bila kita tidak belajar, kita harus mengulangi “pelajaran yang sama” dari awal. Demikianlah hukum alam. Buku ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra"><strong>INDONESIA JAYA</strong></a></h2>
<h3 style="text-align: center;">Pengantar : Dr.Asvi Warman Adam,</h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.</h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: center;">Belajarlah dari sejarah. Bukan untuk hidup di masa lalu, tapi untuk memetik hikmah dari pelajaran-pelajaran sejarah – kemudian membiarkannya berlalu.</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>History repeats itself</em></strong>. Bila kita tidak belajar, kita harus mengulangi “pelajaran yang sama” dari awal. Demikianlah hukum alam.</p>
<p style="text-align: center;">Buku ini adalah upaya untuk merangkai kembali keping-keping sejarah Nusantara, yang tercecer, terselip, sempat hilang – dan yang sengaja “dihilangkan”.</p>
<p style="text-align: center;">Hasilnya…sungguh mencengangkan. Kepingan-kepingan itu berbicara jelas tentang “asal-usul” kita, tentang pondasi dari karakter dasar kita yang berperadaban tinggi.</p>
<p style="text-align: center;">Pondasi inilah budaya kita, Budaya asal kita. Jadikan modal besar ini untuk bangkit menjadi bangsa yang besar. Jayalah Indonesia!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>“Kita boleh beragama Islam; boleh Kristen, Katolik, Buddhis, Hindu; boleh bergabung dengan mereka yang menjunjung tinggi ajaran Kung Fu Tze… asal tidak lupa bahwa sebelum adanya agama-agama, ajaran-ajaran dan kepercayaan-kepercayaan itu kita sudah berbudaya, beradab</em>!”</p>
<p style="text-align: right;"><a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>“</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra"><strong>INDONESIA JAYA</strong></a><strong>”</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>. Pengantar oleh Dr.Asvi Warman Adam.  Diterbitkan oleh: PT.One Earth Media. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/indonesia-jaya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibu Pertiwi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/ibu-pertiwi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/ibu-pertiwi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 04:37:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebangsaan]]></category>
		<category><![CDATA[Ibu Pertiwi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Bagimu Ibu Pertiwi &#8211; Realisasi Nilai-Nilai Luhur Bhagavad Gita Demi Kebangkitan Jiwa Indonesia Ditulis oleh Anand Krishna *** Di medan perang Kurushetra, ketika Arjuna bimbang dan mencari pembenaran bagi sikap pengecutnya. Krishna memarahinya. Membakar kembali semangatnya. Setelah lima ribu tahun perang Bharatayuda, situasi serupa kini dihadapi oleh anak-anak bangsa: Membiarkan kebodohan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bagimu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra"><strong>Ibu Pertiwi</strong></a><strong> &#8211; <em>Realisasi Nilai-Nilai Luhur Bhagavad Gita Demi Kebangkitan Jiwa Indonesia</em> </strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Di medan perang Kurushetra, ketika Arjuna bimbang dan mencari pembenaran bagi sikap pengecutnya. Krishna memarahinya. Membakar kembali semangatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah lima ribu tahun perang Bharatayuda, situasi serupa kini dihadapi oleh anak-anak bangsa: Membiarkan kebodohan dan kepicikan menyeret kita tenggelam dalam ketaksadaran, atau mengambil peran dalam sejarah, untuk bangkit dan berbhakti bagi <a href="http://www.bukumeditasi/tantra">ibu Pertiwi</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Saatnya, mendengarkan kembali Sabda Sri Krishna… <strong>(diterbitkan juga dalam CD Audio dan VCD)</strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">“Pada hakekatnya, tidak ada yang berbeda di antara kita, apalagi kalau kita pahami dengan sebaik-baiknya semua ajaran dan buku yang ditulis oleh Bapak <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a>. Kalau kita membaca dan memahaminya dengan baik, kemudian menerapkannya dalam kehidupan kita, saya yakin semua kekerasan, semua pertentangan akan lenyap, akan digantikan dengan cinta kasih dan kedamaian di antara kita semua.”</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Irjen Pol.Dr.Made Mangku Pastika</strong>,</p>
<p style="text-align: right;"><em>Kepala Kepolisian Daerah Bali</em></p>
<p style="text-align: justify;">“Saya membayangkan, buku ini kelak akan menjadi semacam pegangan wajib bagi siapapun yang memiliki visi yang sama untuk membangkitkan Indonesia. Indonesia jaya yang akan berperan sangat aktif membangun sebuah dunia baru.<em><a href="http://www.bukumeditasi.com/one-earth"> One Earth One Sky One Humankind</a></em>. Kita pasti menuju kesana. Namun, semuanya harus dimulai dari diri sendiri dan dari rumah kita sendiri”</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Maya Safira Muchtar</strong>,</p>
<p style="text-align: right;"><em>Ketua Harian  <strong>Gerakan Integrasi nasional</strong>.</em></p>
<p style="text-align: justify;">­­­­­­­­­­­­­­­­­­­­</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1344" title="Ibu Pertiwi" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/a34ea75c594f7f9c454f35a4aeb4d537.image.70x120zz.jpg" alt="Ibu Pertiwi" width="83" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>“Bagimu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/tantra"><strong>Ibu Pertiwi</strong></a><strong>, <em>Realisasi Nilai-Nilai Luhur Bhagavad Gita Demi Kebangkitan Jiwa Indonesia</em>”</strong><strong> </strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.One Earth Media. (2005)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/ibu-pertiwi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reformasi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/reformasi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/reformasi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 04:36:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=602</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Reformasi &#8211; Gugatan Seorang “Ibu” Ditulis oleh Anand Krishna *** Banyak orang menggunakan istilah “reformasi” untuk dalih yang membenarkan tidakan yang  semau gue. Tidak mengherankan bila muncul anggapan bahwa reformasi telah mengalami inflasi, bahkan hiper inflasi. Berbeda dengan para tokoh atau pelaku politik maupun para pakar politik, Anand Krishna, seorang tokoh spiritual [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">Reformasi</a> &#8211; <em>Gugatan Seorang “Ibu”</em> </strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><em>Anand Krishna</em></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak orang menggunakan istilah “<a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">reformasi</a>” untuk dalih yang membenarkan tidakan yang  <em>semau gue</em>. Tidak mengherankan bila muncul anggapan bahwa <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">reformasi</a> telah mengalami inflasi, bahkan hiper inflasi. Berbeda dengan para tokoh atau pelaku politik maupun para pakar politik, Anand Krishna, seorang tokoh spiritual melihat perubahan Zaman yang dijuluki <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">reformasi</a> secara lebih sederhana dalam kacamata seorang ibu.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">Reformasi</a> berarti “pendaurulang” dalam diri setiap manusia Indonesia, putra-putri Ibu Pertiwi. Caranya dengan kembali menyadari “jati diri”. Menemukan jati diri merupakan jalan menuju <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">reformasi</a> yang sejati. Menemukan jati diri berarti menemukan benang merah yang menghubungkan orang dengan alam semesta, termasuk dengan semesta.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1354" title="REFORMASI" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/d42a6f9885c920b90f92e0d00f5e3e93.image.74x1201.jpg" alt="REFORMASI" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>“ <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">Reformasi</a>: Gugatan Seorang “Ibu” ”</strong><strong> </strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.Grasindo, (Gramendia Widiasarana Indonesia), PT Gramedia Widiasarana Indonesia. (1998)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/reformasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>hidup</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/hidup</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/hidup#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Nov 2010 03:21:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=586</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual : SHALALA, Merayakan Kehidupan ditulis oleh Anand Krishna *** Betapa nikmat dan mencerahkan memasuki misteri Shambala. Keagungan sesaat itu cukup menjadi bekal dalam pergulan hidup sehari-hari, sehingga seluruh tetek bengek keseharian dapat dijalani dengan penuh makna, penghayatan,  dan dengan perspektif baru. Shambala karena itu berubah menjadi Shangrila. Shangrila terus berjalan, dan bersama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Judul Novel Spiritual :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>SHALALA, Merayakan Ke<a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">hidup</a>an<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Betapa nikmat dan mencerahkan memasuki misteri <strong>Shambala</strong>. Keagungan sesaat itu cukup menjadi bekal dalam pergulan <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">hidup</a> sehari-hari, sehingga seluruh tetek bengek keseharian dapat dijalani dengan penuh makna, penghayatan,  dan dengan perspektif baru. Shambala karena itu berubah menjadi <strong>Shangrila</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Shangrila terus berjalan, dan bersama dengan bergulirnya waktu, bila kita <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">hidup</a> dengan kesadaran kasih, pergaulan kesaharian kita akan menjadikan kita seorang Maitreya – sahabat alam semesta. Dengan kesadaran itu, kita terbebaskan dari Maya, <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">hidup</a> dalam kekinian, dan setiap kejadian akan merupakan mukjizat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian, Shambala menjadi Shangrila, dan kemudian mewujud dalam <strong>Shalala</strong>. <a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">Hidup</a> menjadi sebuah perayaan besar, penuh keceriaan dan kedalaman.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1300" title="SHALALA" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/913ed70b3cd74a0e63f59538d49da627.image.71x120.jpg" alt="SHALALA" width="71" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>“</strong><strong> Shalala, Merayakan Ke<a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga">hidup</a>an <em>”</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/hidup/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sorga</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sorga</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sorga#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 02:49:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Sorga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=422</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual : SHANGRILA, Mencecap Sorga di Dunia ditulis oleh Anand Krishna *** Betapa indah dan mengagumkan berkanjang dalam misteri Shambala. Betapa nikmat berkubang dalam misteri agung yang melingkupi fakta hidup dan mati. Tetapi kita hidup di bumi, dalam realitas lumpur rutinitas keseharian. Dan kalau realitas sehari-hari itu kita harapkan penuh makna, dimensi misteri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>SHANGRILA, Mencecap </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga"><strong>Sorga</strong></a><strong> di Dunia<em> </em></strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Betapa indah dan mengagumkan berkanjang dalam misteri <strong>Shambala</strong>. Betapa nikmat berkubang dalam misteri agung yang melingkupi fakta hidup dan mati. Tetapi kita hidup di bumi, dalam realitas lumpur rutinitas keseharian. Dan kalau realitas sehari-hari itu kita harapkan penuh makna, dimensi misteri Shambala itu mesti mendapat wujud nyatanya. Dimensi misteri mesti mewarnai penghayatan atas realitas hidup hari demi hari. Shambala mesti menjadi <strong>Shangrila</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami fiksi ini, dan temukan betapa misteri di dalamnya merupakan undangan terbuka bagi Anda juga untuk mengalaminya. Dan lihatlah, setelah mencicipi ketinggiannya, Anda akan menghayati hidup ini secara segar dan baru.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1524" title="SHANGRILA" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/6a55caca1027d7a8fc29f51b29fa824f.image.70x120.jpg" alt="SHANGRILA" width="70" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong> SHANGRILA, Mencecap</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/yoga"><strong>Sorga</strong></a><strong> di Dunia</strong><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh<a href="http://www.aumkar.org"> <strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sorga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fajar</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/fajar</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/fajar#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 02:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Fajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual : SHAMBALA, Fajar Pencerahan di Lembah Kesadaran ditulis oleh Anand Krishna *** Betapa sakit hati kita dan gelap dunia ini, ketika penderitaan menimpa, ketika bangunan nilai dan impian kita runtuh, porak poranda. Anehnya, para bijak mengatakan bahwa saat itu justru merupakan saat penuh rahmat; situasi kritis yang bila kita selami kedalamannya, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>SHAMBALA, </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Fajar</strong></a><strong> Pencerahan di Lembah Kesadaran<em> </em></strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Betapa sakit hati kita dan gelap dunia ini, ketika penderitaan menimpa, ketika bangunan nilai dan impian kita runtuh, porak poranda. Anehnya, para bijak mengatakan bahwa saat itu justru merupakan saat penuh rahmat; situasi kritis yang bila kita selami kedalamannya, dan berhasil kita lewati, akan membuat kita mengerti perkara-perkara hakiki.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekecewaan kita dengan amat jelas menunjukkan bahwa ada sesuatu yang harus kita benahi sehubungan dengan fondasi hidup kita. Penderitaan dengan jelas menyingkapkan bahwa ada yang melenceng dalam persepsi kita terhadap hakikat hidup ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Sadar akan kenyataan ini, sedikit demi sedikit, kita akan dituntun oleh berbagai &#8220;kebetulan&#8221;, yang setahap demi setahap membewa kita ke Pencerahan Purna. Orang yang awas, dan membuka diri terhadap &#8220;kebetulan&#8221; itu akan tercengang menyaksikan Tuntunan Ilahi dalam berbagai peristiwa tak terduga.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1522" title="Shambala" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/499f4d98f3a94ce4386946b055f0078a.image.72x120.jpg" alt="Shambala" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong> SHAMBALA, </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Fajar</strong></a><strong> Pencerahan di Lembah Kesadaran</strong><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/fajar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berahi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/berahi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/berahi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 02:32:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Berahi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=418</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual: ISHQ MOHABBAT, Dari Nafsu Berahi Menuju Cinta Hakiki ditulis oleh Anand Krishna *** Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, Sasui Punhu, sebuah kisah cinta dari lembah sungai Shindu; tepatnya di sekitar Punjab yang sekarang terbagi menjadi dua, sebagian di Pakistan, sebagian di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>ISHQ MOHABBAT, Dari Nafsu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Berahi</strong></a><strong> Menuju Cinta Hakiki<em> </em></strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, <strong><em>Sasui Punhu</em></strong>, sebuah kisah cinta dari lembah sungai Shindu; tepatnya di sekitar Punjab yang sekarang terbagi menjadi dua, sebagian di Pakistan, sebagian di India.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sasui Punhu</em></strong> adalah penggambaran kembara rohani melelui sebuah kisah cinta insane. Dari beberapa versi, dipilih versi sufi yang salah satunya kini diulas kembali oleh Anand Krishna untuk Anda.</p>
<p>Buku ini adalah bagian dari trilogi:</p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Ishq Allah</em></strong></p>
<p><strong><em>2. </em></strong> <strong><em>Ishq Ibaadat</em></strong></p>
<p><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Ishq Mohabbat</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Dengan buku ini, selami cinta yang melucuti kita dari segala kata.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1305" title="ISHQ MOHABBAT" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2010/11/6758095d9d1002b2cc4e293ef77890d7.image.73x120.jpg" alt="ISHQ MOHABBAT" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ MOHABBAT, Dari Nafsu <a href="http://www.bukumeditasi.com/happy">Berahi</a> Menjadi Cinta Hakiki <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/berahi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ibadah</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/ibadah</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/ibadah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 09:10:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual : ISHQ IBAADAT, Bila Cinta Berubah Menjadi Ibadah ditulis oleh Anand Krishna *** Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, Suhni Mehar, sebuah petualangan cinta yang berasal dari lembah sekitar sungai Shindu; tepatnya  sekitar wilayah Punjab yang sekarang terbagi menjadi dua, sebagian di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>ISHQ IBAADAT, </strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bila Cinta Berubah Menjadi </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ibadah</strong></a></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, <strong><em>Suhni Mehar</em></strong>, sebuah petualangan cinta yang berasal dari lembah sekitar sungai Shindu; tepatnya  sekitar wilayah Punjab yang sekarang terbagi menjadi dua, sebagian di Pakistan, sebagian di India.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak yang sudah muak dengan praktik agama yang justru memecah-belah manusia dengan semangat saling benci. Dalam kisah ini digambarkan cinta yang berubah menjadi pengabdian, sebagai suatu cermin cinta kepada Allah yang adalah esensi ibadah.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu versi dari kisah itu kini diulas kembali oleh Anand Krishna untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah bagian dari trilogi:</p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Ishq Allah</em></strong></p>
<p><strong><em>2. </em></strong> <strong><em>Ishq Ibaadat</em></strong></p>
<p><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Ishq Mohabbat</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1296" title="ISHQ IBAADAT" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/08/c89473dc1000d92496d111c846d99cbc.image.74x120.jpg" alt="ISHQ IBAADAT" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ IBAADAT, Bila Cinta Berubah Menjadi </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ibadah</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/ibadah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ilahi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/ilahi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/ilahi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 09:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Ilahi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual : ISHQ ALLAH, Terlapauinya Batas Kewarasan Duniawi dan Lahirnya Cinta Ilahi ditulis oleh Anand Krishna *** Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, para pembaca, petualang cinta, dari khasanah legenda rakyat Sindh, yang memberi terang rohani kepada masyarakat itu sejak abad kelima belas. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>ISHQ ALLAH, </strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Terlapauinya Batas Kewarasan Duniawi dan Lahirnya Cinta </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ilahi</strong></a><strong><em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, para pembaca, petualang cinta, dari khasanah legenda rakyat Sindh, yang memberi terang rohani kepada masyarakat itu sejak abad kelima belas. Judulnya <strong><em>Mumal Rano</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak versi dari kisah ini. Ada versi kisah cinta remaja, ada versi roman gaya Romeo &amp; Juliet; ada pula versi sufi. Salah satu dari versi sufi itulah yang kini diulas kembali oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah bagian dari trilogi:</p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Ishq Allah</em></strong></p>
<p><strong><em>2. </em></strong> <strong><em>Ishq Ibaadat</em></strong></p>
<p><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Ishq Mohabbat</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1298" title="ISHQ ALLAH" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/08/ab774cd4188155faef9e1834a82965bd.image.71x120.jpg" alt="ISHQ ALLAH" width="71" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ ALLAH, Terlapauinya Batas Kewarasan Duniawi dan Lahirnya Cinta </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ilahi</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/ilahi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejati</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sejati</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sejati#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 03:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : MASNAWI &#8211; 5, Bersama Jalaluddin Rumi Menemukan Kebenaran Sejati ditulis oleh Anand Krishna *** Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya. Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong>MASNAWI &#8211; 5, </strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bersama Jalaluddin Rumi Menemukan Kebenaran </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Sejati</strong></a><strong><em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <strong><em>Masnaw</em></strong>i, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>, yang pernah mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Menemukan Kebenaran </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong><em>Sejati</em></strong></a> adalah ajakan bagi semua orang untuk mrlampaui segala macam peraturan, untuk menyelam dan menemukan cinta serta kebenaran sejati. Direngkuh oleh Sang Maha Cinta dan Maha Benar, kita akan lahir kembali sebagai insane pecinta dan pejuang kebenaran.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;</strong><strong>MASNAWI &#8211; 5, Bersama Jalaluddin Rumi Menemukan Kebenaran </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Sejati</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sejati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasih</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kasih</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kasih#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 02:56:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : &#8220;MASNAWI &#8211; 4, Bersama Jalaluddin Rumi Mabuk Kasih Allah ditulis oleh Anand Krishna *** Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya. Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: justify;"><strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 4, </strong></h1>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>Bersama Jalaluddin Rumi Mabuk </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kasih</strong></a><strong> Allah<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar Anand Krishna, yang pernah lama mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Mabuk </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong><em>Kasih</em></strong></a><strong><em> Allah</em></strong> adalah ajakan bagi semua orang untuk mencecap manisnya kehadiran Allah yang merengkuh dan membimbing kita. Dipeluk oleh Sang Maha <a href="http://www.bukumeditasi.com/fear">Kasih</a>, dan mabuk olehNya, kita akanlahir kembali sebagai insan pecinta yang akan menebarkan <a href="http://www.bukumeditasi.com/fear">kasih</a> bagi dunia.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 4, Bersama Jalaluddin Rumi Mabuk </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kasih</strong></a><strong> Allah<em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kasih/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebijaksanaan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kebijaksanaan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kebijaksanaan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 02:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijaksanaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : MASNAWI &#8211; 3, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Kebijaksanaan ditulis oleh Anand Krishna *** Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya. Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: justify;"><strong>MASNAWI &#8211; 3, </strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kebijaksanaan</strong></a><strong><em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sufisme</em></strong> merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <em>Masnawi</em>, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>, yang pernah mendengar pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Menggapai </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong><em>kebijaksanaan</em></strong></a> adalah ajakan bagi semua orang untuk menyelami berbagai perspektif baru yang akan memperluas cakrawala pandang, sehingga kita dapat menjalani hidup ini dengan lebih mendalam dan bermakna.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;</strong><strong>MASNAWI &#8211; 3, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kebijaksanaan</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kebijaksanaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerbang Kebenaran</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/gerbang-kebenaran</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/gerbang-kebenaran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbang Kebenaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : MASNAWI &#8211; 2, Bersama Jalaluddin Rumi Memasuki Pintu Gerbang Kebenaran ditulis oleh Anand Krishna *** Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya. Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1><strong>MASNAWI &#8211; 2, </strong></h1>
<h2><strong>Bersama Jalaluddin Rumi Memasuki Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>Gerbang Kebenaran</strong></a></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sufisme</em></strong> merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <strong><em>Masnawi</em></strong>, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>, yang pernah lama mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Memeasuki Pintu </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong><em>Gerbang Kebenaran</em></strong></a> adalah ajakan bagi semua orang untuk mereguk kedalaman spiritualitas; dan lihatlah, Anda sendiri akan lahir kembali dalam Kebenaran itu, sebagai manusia baru. Memasuki gerbang itu dan biarkan diri Anda mabuk oleh Kehadiran-Nya!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 2, Bersama Jalaluddin Rumi Memasuki Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>Gerbang Kebenaran</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/gerbang-kebenaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masnawi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/masnawi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/masnawi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : MASNAWI &#8211; 1, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Langit Biru Tak Berbingkai ditulis oleh Anand Krishna *** Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya. Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>MASNAWI</strong></a><strong> &#8211; 1, </strong></h1>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Langit Biru Tak Berbingkai<em> </em></strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sufisme </em></strong>merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong><em>Masnawi</em></strong></a>, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar dan penjelasan Anand Krishna, yang pernah lama mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu dalam bahasa aslinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara terpisah, dapatkan juga <strong>VCD MediSA</strong>, Meditasi Sufi Ananda, gubahan asli cara meditasi ala Rumi.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagai kerontangnya bumi karena kemarau panjang, dunia ini sedang dahaga rohani yang merindukan lebih dari sekadar formalism keagamaan. Lewat karyanya, Rumi membawakan sekendi air segar untuk memuaskan Anda.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>MASNAWI</strong></a><strong> &#8211; 1, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Langit Biru Tak Berbingkai <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/masnawi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alam Meditasi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/alam-meditasi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/alam-meditasi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Alam Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : FIQR Memesuki Alam Meditasi Lewat Gerbang Sufi ditulis oleh Anand Krishna *** Di tengah aksi kekerasan yang terjadi di berbagai bagian dunia, pesan dan intisari ajaran sufi menjadi semakin relevan. Kekerasan bukanlah solusi. Kasih adalah satu-satunya solusi. Lewat buku ini, Anand Krishna tidak hanya mengajak Anda untuk berenang dalam kolam kasih, tetapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :<strong> </strong></p>
<h2><strong>FIQR Memesuki </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>Alam Meditasi</strong></a><strong> Lewat Gerbang Sufi<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna </em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah aksi kekerasan yang terjadi di berbagai bagian dunia, pesan dan intisari ajaran sufi menjadi semakin relevan. Kekerasan bukanlah solusi. Kasih adalah satu-satunya solusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat buku ini, Anand Krishna tidak hanya mengajak Anda untuk berenang dalam kolam kasih, tetapi juga mengajak Anda untuk memasuki pencerahan para sufi melalui proses <strong><em>Takhali</em></strong> atau pembersihan diri, <strong><em>Tahilli</em></strong> atau pembenahan diri, dan <strong><em>Tajalli </em></strong>atau pencerahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Penulis buku ini menjelaskan tahap-tahap tersebut dan memberikan latihan untuk setiap tahap. Lewat 52 kisah untuk 52 minggu dan renungan-renungan dari Maestro Sufi Hazrat Inayat Khan, <strong><em>Tajalli</em></strong> menjadi sebuah pengalaman dari hari ke hari, sepanjang hidup.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;FIQR Memesuki </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>Alam Meditasi</strong></a><strong> Lewat Gerbang Sufi  <em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/alam-meditasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Islam</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/islam</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/islam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Islam Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya ditulis oleh: Anand Krishna bersama Achmad Chodjim dan Moulana Wahiduddin Khan pengantar oleh Dr.Komaruddin Hidayat *** Bagi para sufi, para mistik, para yogi dan para pengembara rohani, agama tak lebih dari sekadar jalan menuju tujuan akhir, yaitu Allah, Tuhan, Buddha, Bapak di Sorga, Ahura Mazda, Satnaam, Sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>Islam</strong></a><strong> Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh:</h3>
<h3 style="text-align: center;"><strong><em><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> </em></strong>bersama<strong><em> Achmad Chodjim </em></strong>dan<strong><em> Moulana Wahiduddin Khan </em></strong></h3>
<p style="text-align: center;">pengantar oleh<strong><em> Dr.Komaruddin Hidayat</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi para sufi, para mistik, para yogi dan para pengembara rohani, agama tak lebih dari sekadar jalan menuju tujuan akhir, yaitu Allah, Tuhan, Buddha, Bapak di Sorga, Ahura Mazda, Satnaam, Sampai di tujuan, mereka bisa saling berpelukan. &#8220;Luar biasa ya? Kita lewat jalan berbeda-beda, tapi bertemu di sini!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Yang mempermasalahkan jalan dan mengatakan bahwa jalannya paling baik dan paling benar sesungguhnya patut dikasihani. Mereka belum sampai pada tujuan. Mereka masih dalam perjalanan!</p>
<p style="text-align: justify;">Islam Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya, adalah sebuah dialog dan <em>sharring</em> pergulatan hidup batin para penulisnya. Karena itu, untuk bisa menyelam dan ikut mereguk kekayaannya, kita memerlukan lebih dari sekadar pendekatan fiqih dan teologi yang sudah mapan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini  produk perjalanan hidup dan pengalaman batin serta penalarn kritis sang penulis, sehingga isi buku ini sulit kalau diukur dengan ukuran-ukuran esoteris. Makanya buku ini sedikit banyak akan menimbulkan kontroversi. Namun semua itu akan memperkaya wawasan kita kalau kita mau membuka diri untuk berempati dan memberikan apresiasi secara wajar atas pergulatan dan pengembaraan hidup penulisnya dalam rangka mencari makna kehidupan yang lebih otentik.</em></p>
<p align="right"><strong>Dr. Komaruddin Hidayat</strong></p>
<p align="right"><em>Direktur Pembinaan Perguruan Tinggi Islam, Departemen Agama RI.</em></p>
<p align="right"><em>Direktur Yayasan Wakaf Paramadina</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1503" title="islam esotris" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/islam-esotris.jpg" alt="islam esotris" width="71" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage">Islam</a> Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya</strong><strong><em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> </em></strong>bersama<strong><em> Achmad Chodjim </em></strong>dan<strong><em> Moulana Wahiduddin Khan, </em></strong>pengantar oleh<strong><em> Dr.Komaruddin Hidayat</em></strong>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/islam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/manusia</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/manusia#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:05:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Pandangan Sufi -3: Memanusiakan manusia, Surat-Surat Terakhir Al-Qur&#8217;an Bagi orang Modern Sebuah Apresiasi Spiritual ditulis oleh Anand Krishna *** Tiga Surah Al-Qur&#8217;an yang diulas dalam buku ini sangat indah. Tersentuh oleh pesan surah-surah ini, Anda akan mengalami transformasi diri yang luar biasa, karena inti pesan itu merupakan kunci rahasia untuk memanusiakan manusia. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;">Pandangan Sufi -3: <strong> </strong></h1>
<h2 style="text-align: center;"><strong>Memanusiakan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>manusia</strong></a><strong>, Surat-Surat Terakhir Al-Qur&#8217;an Bagi orang Modern<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Sebuah Apresiasi Spiritual</h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tiga Surah Al-Qur&#8217;an yang diulas dalam buku ini sangat indah. Tersentuh oleh pesan surah-surah ini, Anda akan mengalami transformasi diri yang luar biasa, karena inti pesan itu merupakan kunci rahasia untuk memanusiakan <a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage">manusia</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, langkah pertama adalah membuka hati. Mengembangkan rasa dalam diri, kemudian memperlunak jiwa, membuatnya menjadi lebih halus, lebih tulus. Itulah pesan Al-Ikhlash.</p>
<p style="text-align: justify;">Hati yang tulus, jiwa yang bersih, menjadi sadar dan memperoleh pencerahan. Itulah pesan Al-Falaq. Dan melelui Al_Nas, transformasi diri itu mencapai kesempurnaannya: Insan Kamil-<a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage">manusia</a> sempurna. Ini pulalah pesan Islam!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong>&#8220;Memanusiakan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>manusia</strong></a><strong>, Surat-Surat Terakhir Al-Qur&#8217;an Bagi orang Modern<em>&#8221; &#8211; </em></strong>Sebuah Apresiasi Spiritual ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/manusia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/hati</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/hati#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 03:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Pandangan Sufi-2: Membuka Pintu Hati, Surat Al-Fatiha Bagi Orang Modern Sebuah Apresiasi Spiritual ditulis oleh Anand Krishna *** Surah Al-Fatihah sarat dengan simpul universal, sehingga tidak heran apabila penganut agama manapun &#8220;dekat&#8221; dengannya. Penulis buku kecil ini patut dihargai karena dapat mengungkap setetes air segar dari samudra Al-Fatihah. Drs.H.Nasaruddin Umar,M.A. Direktur ICNIS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;">Pandangan Sufi-2:</h1>
<h2 style="text-align: center;"><strong>Membuka Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong>Hati</strong></a><strong>, Surat Al-Fatiha Bagi Orang Modern<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">Sebuah Apresiasi Spiritual</h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;"><strong><em>***<br />
</em></strong>
</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Surah Al-Fatihah sarat dengan simpul universal, sehingga tidak heran apabila penganut agama manapun &#8220;dekat&#8221; dengannya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Penulis buku kecil ini patut dihargai karena dapat mengungkap setetes air segar dari samudra Al-Fatihah.</em></p>
<p align="right"><strong>Drs.H.Nasaruddin Umar,M.A.</strong></p>
<p align="right">Direktur ICNIS &amp; Pembantu Rektor IV, IAIN</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Hadits Al-Bukhari, Nabi Muhamad menyebut Surah Al-Fatihah sebagai Surah yang terbesar dalam Al-Qur&#8217;an. Surah ini juga disebut <em>Ummulkitaab</em> atau <em>Ummul-Qur&#8217;an</em> yang berarti Induk Kitab, Pokok Kitab atau intisari Al-Qur&#8217;an. Surah itu adalah &#8220;Pembuka&#8221; bukan hanya Pembuka Al-Qur&#8217;an, melainkan juga pintu <a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra">hati</a>, gerbang batin, jendela jiwa kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Baca dan salami tujuh ayat Al-Fatihah dan biarlah diri Anda diserapi olehnya dan dibawa masuk ke dalam tujuh lapis kesadaran, sampai Anda menggapai kesadaran Murni yang mengantar Anda ke Pencerahan, Penemuan Jati Diri. Mengenal Zat Yang Maha Suci dan Maha Murni, serta membuat Anda sepenuhnya seimbang sebagai Insan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini juga dilengkapi dengan <strong>Latihan-Latihan Sufi</strong> yang amat masyhur, untuk mencapai &#8220;Kesadaran Murni&#8221;</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>”</em></strong><strong>Membuka Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong>Hati</strong></a><strong>, Surat Al-Fatiha Bagi Orang Modern<em> ”</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/hati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jiwa</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/jiwa</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/jiwa#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Kembara Bersama Mereka yang Berjiwa Sufi ditulis oleh Anand Krishna *** &#8220;Melihat berbagai gejala konflik akhir-akhir ini, benar sekali kata Pak Anand, kita perlu &#8216;menciptakan rasa saling mengenal&#8217;. Apakah itu toleransi atau apresiasi, yang penting intinya adalah &#8216;saling mengenal&#8217;.&#8221; Abdurrahman Wahid &#8220;The Sufi massage is a reminder to humanity, not to any [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong><em>Kembara Bersama Mereka </em></strong></h1>
<h1 style="text-align: left;"><strong><em>yang Ber</em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong><em>jiwa</em></strong></a><strong><em> Sufi</em></strong></h1>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Melihat berbagai gejala konflik akhir-akhir ini, benar sekali kata Pak Anand, kita perlu &#8216;menciptakan rasa saling mengenal&#8217;. Apakah itu toleransi atau apresiasi, yang penting intinya adalah &#8216;saling mengenal&#8217;.&#8221;</p>
<p align="right"><strong><em>Abdurrahman Wahid</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;The Sufi massage is a reminder to humanity, not to any one nation but to all; not to one but to every creed. It is a reminder of the truth taught by all the great teachers of humanity: that God, truth, religion are one, and that duality is only a delusion of human nature. The Sufi massage, therefore, is not for a particular race, nation, or church. It is a call to unite in wisdom.&#8221;</em></p>
<p align="right"><strong>Hazrat Inayat Khan </strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya kenal sufi-sufi yang mendapat kesufiannya dengan upaya sendiri, maupun yang mendapatkan karomah dari Allah&#8230;Nah, kekayaan seperti itu tidak dapat diabaikan begitu saja. Kebanyakan orang tidak punya apresiasi untuk memahami fenomena yang sangat kaya itu. Demokrasi pun dimaknai secara dangkal. Untuk menyelami demokrasi, saya kira Tasawuf itu yang bias jadi kapal selamnya.&#8221;</p>
<p align="right"><strong><em>Emha Ainun Nadjib</em></strong></p>
<p><em>&#8220;God is One, The Path is One.</em></p>
<p><em>Accept The Path of Truth, Reject all other ways.&#8221;</em></p>
<p align="right"><strong><em>Baba Nanak</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ada elemen kesadaran yang terlupakan. Sekarang ini kita mengalami sejenis ilusi. Hilangnya atau semakin tipisnya kesadaran itu, membuat kita beralih ke hal-hal luaran. Patut disayangkan bahwa orientasi material terjadi pula di kalangan rohaniwan dan kaum intelektual.&#8221;</p>
<p align="right"><strong><em>Mohamad Sobary</em></strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Kembara Bersama Mereka yang Ber</em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong><em>jiwa</em></strong></a><strong><em> Sufi &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/jiwa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seimbang</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/seimbang</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/seimbang#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Seimbang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Hidup Sehat dan Seimbang Cara Sufi ditulis oleh Anand Krishna *** Sumbangan tradisi Sufi terhadap peradaban dunia sungguh luar biasa. Itu terjadi tidak hanya dalam bidang etika dan moral-religius, tetapi juga dalam bidang-bidang spesifik seperti pemeliharaan kesehatan. Dalam buku tipis ini, Anand Krishna mempersembahkan untuk Anda pandangan atau &#8220;resep-resep&#8221; Hazrat Inayat Khan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>Hidup Sehat dan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Seimbang</em></strong></a><strong><em> Cara Sufi </em></strong><em></em></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Sumbangan tradisi Sufi terhadap peradaban dunia sungguh luar biasa. Itu terjadi tidak hanya dalam bidang etika dan moral-religius, tetapi juga dalam bidang-bidang spesifik seperti pemeliharaan kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam buku tipis ini, <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> mempersembahkan untuk Anda pandangan atau &#8220;resep-resep&#8221; <strong>Hazrat Inayat Khan</strong>, seorang tokoh besar dalam tradisi Sufi, yang akan membuat Anda menikmati hidup yang sehat-<a href="http://www.bukumeditasi.com/sex">seimbang</a>, baik secara fisik, mental maupun spiritual.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda yang biasa mendekati masalah kesehatan hanya dengan kacamata Barat akan tercengang dan tertantang oleh pendekatan dalam buku ini. Nikmati hidup sehat tanpa tergantung obat!</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Praktek meditasi, latihan dan gaya hidup tertentu yang diajarkan oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> membuat konsumsi oxyigen otak menjadi minim, kekacauan pikiran reda dan akhirnya menjadi hening. Setelah itu terjadi sesuatu yang hanya dapat dirasakan, dan tak dapat dijelaskan. Otak yang sudah terbiasa demikian tenang dengan sendirinya berpengaruh positif dan konstruktif terhadap jiwa raga kita. Demikian kita menjadi sehat dalam arti kata sebenarnya. Hidup kita menjadi </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><em>seimbang</em></a><em>. Buku ini luar biasa dalam </em></p>
<p style="text-align: center;"><em>***<br />
</em>
</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Hidup Sehat dan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Seimbang</em></strong></a><strong><em> Cara Sufi</em></strong><em><strong>&#8220;</strong></em><strong><em><strong>,</strong></em></strong><em>ditulis</em><strong><em> </em></strong>oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/seimbang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sufi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sufi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sufi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:51:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Menyelami Samudra Kebijaksanaan Sufi ditulis oleh Anand Krishna *** Di tengah kemelut ketidakpuasan, hasutan, kerusuhan, penghancuran, kejahatan, kita semakin takut: mulai dari rasa takut kehilangan pekerjaan sampai takut mati. Di sisi lain, tangan kita mungkin bersih dari tindak perusakan atau pembunuhan, tetapi toh ada kebringasan dan kebencian di dalam hati yang kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Menyelami Samudra Kebijaksanaan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong>Sufi</strong></a><strong><em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah kemelut ketidakpuasan, hasutan, kerusuhan, penghancuran, kejahatan, kita semakin takut: mulai dari rasa takut kehilangan pekerjaan sampai takut mati. Di sisi lain, tangan kita mungkin bersih dari tindak perusakan atau pembunuhan, tetapi toh ada kebringasan dan kebencian di dalam hati yang kita tutup-tutupi dengan &#8220;topeng&#8221; kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Hentikan semua ketidakwarasan ini! Mari kita beralih ke kegilaan yang lain: Gila Cinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami Misteri Keberadaan ini bersama para <a href="http://www.bukumeditasi.com/sex">Sufi</a> dan temukan kilau esensi cinta dalam diri sendiri agar kita dapat mengasihi Sesama tanpa pilih kasih, tanpa pamrih. Mereka yang mengenal cinta, gila cinta, akan menyelam berulang kali, tak takut mengorbankan diri demi kasih Allah, senantiasa siap memaafkan, tak lagi memelihara keangkuhan, dan tak terikat oleh kemilau materi yang fana. Pujangga dan <a href="http://www.bukumeditasi.com/sex">sufi</a> besar Shah Abdul Latif mengajak kita untuk selalu memandang segalanya dengan kacamata cinta karena:</p>
<p align="center"><strong><em>Semesta ini rumah-Nya,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Dengan sekian banyak pintu dan jendela&#8230;</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Ke mana pun kumenoleh,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Yang terlihat hanyalah Dia&#8230;</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hanya mereka yang gila cinta yang dapat menempuh jalan menuju pencerahan dan menyatu dengan-Nya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1530" title="cakrawala sufi-1" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/c1e8ef2b3ec29c2ad7647b1bf009fa07.image.73x120.jpg" alt="cakrawala sufi-1" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Menyelami Samudra Kebijaksanaan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Sufi</em></strong></a><strong><em> &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sufi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebenaran</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kebenaran</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kebenaran#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Kebenaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : HAQQ MOUJUD &#8211; Menghadirkan Kebenaran Sufi dalam Hidup Sehari-hari ditulis oleh Anand Krishna *** Bukan hanya di bidang kerohanian, bidang-bidang lain pun Sindh telah membuktikan keunggulannya. Para pejuang dan ilmuwan dari Sindh sering berkunjung ke Timur Tengah atas undangan penguasa setempat. Karena itu, ilmu astronomi, kimia dan lain-lain memang masuk ke Yunani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>HAQQ MOUJUD &#8211; Menghadirkan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Kebenaran</em></strong></a><strong><em> Sufi dalam Hidup Sehari-hari </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya di bidang kerohanian, bidang-bidang lain pun Sindh telah membuktikan keunggulannya. Para pejuang dan ilmuwan dari Sindh sering berkunjung ke Timur Tengah atas undangan penguasa setempat. Karena itu, ilmu astronomi, kimia dan lain-lain memang masuk ke Yunani dan Eropa lewat Arab, tetapi berasal dari Sindh.</p>
<p style="text-align: justify;">Ungkapan <strong><em>Know thyself</em></strong> atau &#8220;kenalilah dirimu&#8221; yang menjadi tema sentral pelajaran di kuil utama Delphi, Yunani, berasal dari kitab-kitab yang disucikan oleh bangsa Sindhi sejak ribuan tahun sebelum Masehi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat buku ini Anda akan berjumpa dengan seorang Sindhu-Putra yang menggaungkan kembali kebijaksanaan lama itu. Selami coretan tangan <strong>Baba Tolaram</strong>, maka Anda akan bertemu dengan &#8220;Sang Sufi&#8221; di dalam diri Anda, dan alamilah betapa hidup Anda menjadi sebuah perayaan syukur sepanjang umur.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1356" title="Haqq Moujud" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/6a933af9f5702a9ea87d5774893ea964.image.73x120.jpg" alt="Haqq Moujud" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Haqq Moujud,  Menghadirkan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Kebenaran</em></strong></a><strong><em> Sufi dalam Hidup Sehari-hari &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kebenaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kabir</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kabir</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kabir#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Jalan Sutra Cinta  &#8211; POEMS OF KABIR Dikumpulkan dan Diterjemahkan oleh RABINDRANATH TAGORE Saduran dan ulasan dalam bahasa Indonesia oleh Anand Krishna *** Kabir (1440-1518) adalah mistik India penggagas angan-angan persatuan umat manusia. Kabir bukan sekedar nama. Ia adalah sebuah revolusi yang berhasil mengantar banyak sekali orang ke alam pencerahan dan mengubah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>Jalan Sutra Cinta  &#8211; POEMS OF </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong><em>KABIR</em></strong></a><strong><em> </em></strong></h2>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Dikumpulkan dan Diterjemahkan oleh RABINDRANATH TAGORE </strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>Saduran dan ulasan dalam bahasa Indonesia </strong></em></p>
<p style="text-align: center;"><em><strong>oleh </strong><a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a></em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Kabir</strong></a><strong> </strong>(1440-1518) adalah mistik India penggagas angan-angan persatuan umat manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Kabir</strong></a> bukan sekedar nama. Ia adalah sebuah revolusi yang berhasil mengantar banyak sekali orang ke alam pencerahan dan mengubah pola piker siapa pun yang mau membuka diri.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Kabir</strong></a> adalah pelintas batas. Karena itu, bagi orang yang berpikir dogmatis sempit, <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> sangat berbahaya! Janganlah sekali-kali mengundang <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> masuk ke dalam rumah Anda, apalagi ke dalam hati Anda, bila Anda belum siap untuk sebuah revolusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku di tangan Anda ini menjad lebih berbahaya karena yang mengantar <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> bukanlah orang biasa. Puisi-puisi <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> dalam buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh pujangga besar <strong>Rabindranath Tagore</strong>, dan <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> menyadurnya untuk Anda!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1294" title="Jalur Sutra Cinta" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/d37a0346c57cbe6482b8fd54af995b31.image.74x120.jpg" alt="Jalur Sutra Cinta" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Jalan Sutra Cinta &#8220;-POEMS OF </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong><em>KABIR</em></strong></a><strong><em>, Dikumpulkan dan Diterjemahkan oleh RABINDRANATH TAGORE </em></strong><em> </em>, Saaduran dan ulasan dalam bahasa Indonesia<strong><em> </em></strong>oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kabir/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maria</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/maria</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/maria#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Mawar Mistik &#8211; Ulasan Injil Maria Magdalena ditulis oleh Anand Krishna *** Buku ini berisi ulasan terhadap Injil Maria Magdalena, &#8220;Pesan&#8221; Isa, Sang Masiha, kepada Maria Magdalena, yang pernah dicatat oleh para pengikut setia, tetapi kemudian hilang selama berabad-abad, sampai ditemukan kembali pada tahun 1896 di Cairo, Mesir. Sebagai naskah yang termasuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Mawar Mistik &#8211; </strong>Ulasan Injil <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Maria</a> Magdalena</h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini berisi ulasan terhadap Injil Maria Magdalena, &#8220;Pesan&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/isa"><strong>Isa, Sang Masiha</strong></a>, kepada <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Maria</strong></a><strong> <a href="http://www.bukumeditasi.com/mahamaya">Magdalena</a></strong>, yang pernah dicatat oleh para pengikut setia, tetapi kemudian hilang selama berabad-abad, sampai ditemukan kembali pada tahun 1896 di Cairo, Mesir.</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai naskah yang termasuk <em>Injil Apokrif</em>, Berita Baik menurut <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Maria</strong></a><strong> Magdalena</strong> ini tentu berbeda sekali dengan versi ajaran resmi. Kendati demikian, dan tanpa harus mempertentangkannya dengan ajaran resmi itu, kita bisa belajar banyak darinya, guna memperluas dan memperdalam religiositas kita, karena bahkan <strong>Uskup Agung Genoa, Jacobus de Voragine</strong>, menyebut <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Maria</strong></a><strong> <a href="http://www.bukumeditasi.com/mahamaya">Magdalena</a></strong> sebagai <strong>Illuminata </strong>sekaligus <strong>Illuminatrix</strong>, yaitu Pribadi yang sudah cerah sekaligus mencerahkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="color: red;">Kendati demikian, barangkali Anda perlu berkonsultasi dengan pembimbing rohani Anda, untuk memastikan apakah Anda perlu membaca buku ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1303" title="Mawar Mistik" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/b624beef5ac631963f2d6887416f4d3e.image.71x1201.jpg" alt="Mawar Mistik" width="71" height="120" />Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <span> </span><strong><em>” </em></strong><strong><em><span>Mawar Mistik – </span></em></strong><em><span>Ulasan Injil </span></em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em><span>Maria</span></em></a><em><span> <a href="http://www.bukumeditasi.com/mahamaya">Magdalena</a><strong> </strong></span><strong>”</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2007)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/maria/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yesus</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/yesus</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/yesus#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Sabda Pencerahan &#8211; Ulasan Khotbah Yesus Di atas Bukit Bagi Orang Modern ditulis oleh Anand Krishna *** Menghidupi paradoks! Itulah para budha, avatar, kristus dan pengembara rohani yang telah mencapai pencerahan. Karena itu, tak heran kalau kata-kata mereka penuh paradoks. Khotbah Yesus di Bukit adalah Cermin Puncak Kesadaran yang bisa dicapai oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>Sabda Pencerahan &#8211; </em></strong><em>Ulasan Khotbah </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em>Yesus</em></a><em> Di atas Bukit Bagi Orang Modern </em></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Menghidupi paradoks! Itulah para budha, avatar, kristus dan pengembara rohani yang telah mencapai pencerahan. Karena itu, tak heran kalau kata-kata mereka penuh paradoks.</p>
<p style="text-align: justify;">Khotbah <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Yesus</a> di Bukit adalah Cermin Puncak Kesadaran yang bisa dicapai oleh manusia dalam kelananya menjelajahi kehidupan ini: Tiada khawatir akan sesuatu pun, dan tiada tertipu oleh segala sesuatu yang serba semu, karena kesadarannya tajam memandang kesejatian dalam paradoks-paradoks kehidupan. Dan karena itu, sabda-Nya pun penuh kuasa, bahkan ketika Dia merobek tradisi dan pandangan lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengarkan sabda pencerahan di Atas Bukit, maka relung-relung gelap hati kita akan dipenuhi dengan Cahaya-Nya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1358" title="Sabde Pencerahan" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/5158f87ae3018afc8c45bb29cf60235b.image.72x120.jpg" alt="Sabde Pencerahan" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em> Sabda Pencerahan &#8211; </em></strong><em>Ulasan Khotbah </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em>Yesus</em></a><em> Di atas Bukit Bagi Orang Modern<strong> </strong><strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/yesus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Isa</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/isa</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/isa#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Isa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Isa, Hidup dan Ajaran Sang Masiha ditulis oleh Anand Krishna *** Dari Injil yang resmi diakui Gereja, kita mengenal Yesus atau Isa dari kelahirannya sampai umur sekitar dua belas tahun, lalu disusul sebuah periode gelap sampai umur tiga puluh tahun, saat tampil di depan umum hingga penyalibannya. Kalau ajarannya yang disampaikan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Isa</em></strong></a><strong><em>, Hidup dan Ajaran <a href="http://www.bukumeditasi.com/a-new-christ">Sang Masiha</a></em></strong><em> </em></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Dari Injil yang resmi diakui Gereja, kita mengenal <a href="http://www.bukumeditasi.com/a-new-christ">Yesus</a> atau <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> dari kelahirannya sampai umur sekitar dua belas tahun, lalu disusul sebuah periode gelap sampai umur tiga puluh tahun, saat tampil di depan umum hingga penyalibannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau ajarannya yang disampaikan dalam waktu amat singkat itu ternyata begitu mempengaruhi dunia, orang yang kritis tentu akan bertanya-tanya: selama delapan belas tahun itu <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> ada di mana, dan berbuat apa?! Oh, betapa kayanya ternyata periode gelap itu!</p>
<p style="text-align: justify;">Pikiran mitis mencari-cari mukjizat dari<a href="http://www.bukumeditasi.com/a-new-christ"> Yesus</a>, tetapi tanpa itu pun <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> tetap besar, dan untuk orang yang sudah &#8220;tidak kekanak-kanakan &#8220;, Injil Thomas justru akan menerangi pemahamannya. Akan jelas pula bahwa Yesus bukan hanya milik orang Kristen. <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> adalah milik dunia! Kasihan, orang yang menutup mata terhadapnya! Kasihan, mereka yang hanya menerima penggalan hidupnya!</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah membaca buku ini, mungkin sebagian iman Anda terhadap <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> akan tertantang, tetapi Anda tidak perlu takut kehilangan, karena yang akan hilang hanya sebuah kelebihan yang memang tidak penting! Dan cakrawala baru membentang di depan Anda! Betapa indahnya!!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1507" title="isa_sangmahisa" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/isa_sangmahisa.jpg" alt="isa_sangmahisa" width="100" height="172" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Isa</em></strong></a><strong><em>, Hidup dan Ajaran <a href="http://www.bukumeditasi.com/a-new-christ">Sang Masiha</a> &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/isa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kidung</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kidung</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kidung#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:36:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Kidung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Kidung Agung &#8211; Melagukan Cinta Bersama Raja Salomo ditulis oleh Anand Krishna *** Dalam masa pendidikan mereka, banyak pastur, biarawan dan biarawati membaca kidung ini secara sembunyi-sembunyi, barangkali karena persepsi mereka mengenai pornografi. Sesungguhnya kidung ciptaan Raja Salomo ini sungguh agung, karena lewat pergulatannya bersama Si Jelita dan Syulam kita dapat meraih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Kidung</em></strong></a><strong><em> Agung &#8211; </em></strong><em>Melagukan Cinta Bersama Raja Salomo </em></h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam masa pendidikan mereka, banyak pastur, biarawan dan biarawati membaca <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">kidung</a> ini secara sembunyi-sembunyi, barangkali karena persepsi mereka mengenai pornografi. Sesungguhnya <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">kidung</a> ciptaan Raja Salomo ini sungguh agung, karena lewat pergulatannya bersama Si Jelita dan Syulam kita dapat meraih keagungan kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><em>Kidung</em></a><em> Agung adalah sebuah karya yang amat mendalam, multi-level dan multi-dimensi yang memerlukan perasaan untuk memahaminya. Karena itu, terbuka banyak kemungkinan interpretasi makna. Makna yang oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Pak Anand</strong></a> digali darinya adalah sebuah kunci yang mampu membuka sudut-sudut hati manusia. Bagus sekali bahwa renungan ini dipublikasikan.</em></p>
<p align="right"><strong>Prof.Dr.Franz Magnis-Suseno,SJ</strong></p>
<p align="right"><em>Pastur, Biarawan, Filsuf, Guru Besar Filsafat</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1309" title="Kidung Agung" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/529a7dfe2714af25508a35005908c7bc.image.72x120.jpg" alt="Kidung Agung" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Kidung</em></strong></a><strong><em> Agung &#8211; </em></strong><em>Melagukan Cinta Bersama Raja Salomo<strong> </strong><strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama. (2007)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kidung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pencerahan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/pencerahan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/pencerahan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:32:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebikasanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Telaga Pencerahan di tengah Gurun Kehidupan &#8211; Apresiasi Spiritual Terhadap Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an ditulis oleh Anand Krishna *** Seseorang yang menyadari dirinya sebagai Insan Tuhan akan larut bersyair bersama Rumi, seorang Sufi yang amat terkenal: Tanpa anggur: insan Tuhan mabuk Tanpa daging, insan Tuhan kenyang Insan Tuhan, raja dalam jubah darwish [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>Telaga </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Pencerahan</em></strong></a><strong><em> di tengah Gurun Kehidupan &#8211; </em></strong><em>Apresiasi Spiritual Terhadap Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an </em></h2>
<h4 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Seseorang yang menyadari dirinya sebagai Insan Tuhan akan larut bersyair bersama Rumi, seorang Sufi yang amat terkenal:</p>
<p align="center"><em>Tanpa anggur: insan Tuhan mabuk</em></p>
<p align="center"><em>Tanpa daging, insan Tuhan kenyang</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, raja dalam jubah darwish</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, kekayaan tertutup debu</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, samudra tak bertepi</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, hujan mutiara tanpa berawan</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan punya seratus bulan dan langit</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan punya seratus mentari</em></p>
<p align="center"><em>Melalui kebenaran Ilahi, insan Tuhan tahu</em></p>
<p align="center"><em>Tanpa buku, insan Tuhan alim</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan tersembunyi, Syamsuddin!</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan: Cari dan temukan dia,hati!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Taurat , <a href="http://www.bukumeditasi.com/a-new-christ">Injil</a>, dan Al-Qur&#8217;an merupakan Jari-Jari Allah yang menunjukkan jalan kepada kita semua. Bahkan beberapa butir mutiara di dalamnya akan cukup untuk membekali Anda dalam upaya meniti jalan ke dalam diri, guna menemukan dalam diri Anda sendiri Insan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Reguklah Air Bening Telaga Pencerahan yang akan menghilangkan dahaga Anda dalam kembara hidup ini!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1536" title="telaga pencerahan" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/telaga.jpg" alt="telaga pencerahan" width="70" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Telaga </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Pencerahan</em></strong></a><strong><em> di tengah Gurun Kehidupan &#8211; </em></strong><em>Apresiasi Spiritual Terhadap Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an<strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.<strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/pencerahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zen</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/zen</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/zen#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Zen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : Zen Bagi Orang Modern ditulis oleh Anand Krishna *** &#8230;Pengotakan dunia berdasarkan ideolog, paham, kepercayaan, kebangsaan dan perbedaan-perbedaan lain, telah menjauhkan manusia dari manusia. Keluarga besar umat manusia berada di ambang perpecahan. Satu-satunya jalan keluar adalah &#8220;meditasi&#8220;. Kita telah mencoba begitu banyak cara. Ternayata tak satu pun dapat membantu. Kita semakin terpecah-belah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong>Zen</strong></a><strong> Bagi Orang Modern </strong></h1>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;Pengotakan dunia berdasarkan ideolog, paham, kepercayaan, kebangsaan dan perbedaan-perbedaan lain, telah menjauhkan manusia dari manusia. Keluarga besar umat manusia berada di ambang perpecahan. Satu-satunya jalan keluar adalah &#8220;<strong>meditasi</strong>&#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita telah mencoba begitu banyak cara. Ternayata tak satu pun dapat membantu. Kita semakin terpecah-belah. Semakin banyak &#8220;isme-isme&#8221; yang muncul, manusia semakin terpisah dari manusia. Dialog dan diskusi tidak pernah membantu dan tidak akan pernah. Yang berdialog itu siapa? Para pakar, para cendikiawan, para profesor dan doktor, para penyandang gelar-gelar besar. Menggunakan gelar di depan dan di belakang nama, sudah membuktikan bahwa mereka memisahkan diri dari sebagian besar masyarakat. Mereka justru menciptakan dan membina bentuk-bentuk baru eksklusivisme [...]</p>
<p align="center"><strong><em>Tidak dapat disampaikan lewat buku</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Tidak dapat dijelaskan lewat kata-kata</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Hanya dapat ditunjukkan</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Hanya dapat dialami</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Itulah </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Zen</em></strong></a><strong><em>.</em></strong></p>
<p align="center">(Terjemahan bebas kata-kata <strong><em>Boddhidharma, seorang Master yang mempopulerkan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Zen</em></strong></a><em>.</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">Bagai telunjuk yang menunjuk bulan, buku ini tidak berpretensi lebih dari itu. Ada sepuluh gambar klasik yang biasa dipakai untuk meditasi <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>. Komentar terhadapnya hanyalah kata-kata gagap yang dalam keterbatasannya mau menggambarkan tahap-tahap <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>. Kata-kata itu sendiri harus diatasi, harus ditinggalkan, untuk membiarkan Anda sendiri melakukan perjalanan menggapai bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu Anda mulai mencecap manisnya <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>, buku ini tinggal tak lebih dari sekedar sepah. Dan sepah memang harus dibuang! Begitu Anda mulai mabok anggur <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>, buku ini harus segera Anda campakkan!!</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1513" title="Zen" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/9fd3a68fc6e9b5525ff634b75aba5bde.image.73x120.jpg" alt="Zen" width="73" height="120" />Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan dari buku dan sampul buku yang berjudul: <strong><em>” </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em><span>Zen</span></em></strong></a><strong><em><span> Bagi Orang Modern<span style="color: black;"> </span></span>”</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/zen/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I ching</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/iching</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/iching#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[I Ching]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku : I Ching Bagi Orang Mordern ditulis oleh Anand Krishna *** &#8230; I Ching bukan sebuah buku. &#8220;I Ching&#8221; berarti &#8220;sebuah lagu&#8221;, &#8220;sebuah nyanyian&#8221;. Dan sebuah lagu, tidak dapat dinyanykan oleh mereka yang bersuara datar, sumbang. Sebuah lagu juga tidak dapat dinyanikan dengan satu nada. Harus ada perubahan. Dari satu nada ke nada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h1><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong>I Ching</strong></a></em><strong><em> </em>Bagi Orang Mordern </strong></h1>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong> </a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong>I Chin</strong></a><a href="http://buku-meditasi.com/leadership"><strong>g</strong></a> bukan sebuah buku. &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>&#8221; berarti &#8220;sebuah lagu&#8221;, &#8220;sebuah nyanyian&#8221;. Dan sebuah lagu, tidak dapat dinyanykan oleh mereka yang bersuara datar, sumbang. Sebuah lagu juga tidak dapat dinyanikan dengan satu nada. Harus ada perubahan. Dari satu nada ke nada yang lain. Untuk menyanyikan lagu yang indah ini, memang dibutuhkan sedikit keahlian.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika suara Anda datar, sumbang, jika Anda tidak menguasai nada-nada yang berbeda, belum saatnya Anda  menyelami &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>&#8220;. Anda akan memperkosa jiwanya. Bayangkan sebuah lagu yang indah dinyanyikan oleh seseorang yang tidak memiliki suara! &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>&#8221; sering diperkosa. Sering dinyanyikan oleh mereka yang bersuara datar, sumbang, yang tidak berjiwa seni, sehingga keindahannya pun hialng[...]</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a> adalah &#8220;sebuah  nyanyian&#8221;. Berasal dari Cina lagu yang indah ini jauh lebih tua dari Lao Tze dan Kung Fu Tze. Lagu Kehidupan ini terdiri dari 64 karakter Cina. Setiap nada berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari satu lagu yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Enampuluh empat karakter ini bagaikan 64 sisi permata. Setiap sisi sungguh khas, indah dan unik! Kendati demikian, masih tetap merupakan bagian tak terpisahkan dari permata yang sama. Karena itu, setiap karakter memeiliki 64 makna! Dan tak heran, kalau ada sekian banyak versi <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>. Lain Versi, lain pula interpretasinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam buku ini Anda akan menemukan &#8220;versi Tao&#8221;, versi yang disebut-sebut sangat &#8220;Klasik&#8221;. Karena hanya memaparkan 64 karakter, ditambah seppatah dua patah kata unuk setiap karakter, guna memicu pengembangan kreativitas dan reseptivitas anda, agar menemukan sendiri makna yang tersembunyi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami lagu ini, dan harmoninya akan mewarnai hidup Anda.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1515" title="i ching" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/i-ching.jpg" alt="i ching" width="74" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari buku dan sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>I Ching</em></strong></a><strong><em> Bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/iching/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tao</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tao</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tao#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Tao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Tao Teh Ching Bagi Orang Modern oleh Anand Krishna *** &#8230; Kurang lebih 2500 tahun yang lalu, Lao Tze membicarakan hal-hal yang masih sangat relevan bagi zaman kita sekarang. Korupsi, kolusi dan kemunafikan, membuatnya muak. Ia sudah tidak tahan lagi. Ia mengasingkan diri ke suatu tempat yang terpencil. Ia tidak mendirikan suatu sekte. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em> </em></strong><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong>Tao</strong></a></em><strong><em> Teh Ching</em> Bagi Orang Modern </strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong> </a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Kurang lebih 2500 tahun yang lalu, <strong>Lao Tze</strong> membicarakan hal-hal yang masih sangat relevan bagi zaman kita sekarang. Korupsi, kolusi dan kemunafikan, membuatnya muak. Ia sudah tidak tahan lagi. Ia mengasingkan diri ke suatu tempat yang terpencil.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia tidak mendirikan suatu sekte. Ia tidak meletakkan dasar bagi suatu kepercayaan baru. Ia sadar sepenuhnya bahwa lembaga-lembaga semacam itu pada suatu hari akan kehilangan esensinya dan yang tertinggal hanya kerangkanya saja. Ia bicara tentang kesadaran. Kesadaran yang harus diperoleh sendiri, lewat penemuan jati diri, lewat pencerahan. Kesadaran yang tidak tergantung pada anjuran atau pun pengalaman orang lain. Kesadaran yang harus menjadi pengalaman pribadi setiap individu [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar Sabda Pencerahan sungguh membahagiakan. Baru mendengar saja, kita merasa terbawa ke suatu ketinggian atau kedalaman yang tak terhingga. Baru mendengar saja, misteri hidup ini terkuak tabir demi tabir, dan kita terdorong untuk menyelami paradoks-paradoksnya. Baru mendengar saja, kita merasa disemangati untuk menggapai kualitas tak terperikan, yang bahkan tak berani kita memimpikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui Anand Krishna, Lao Tze kini menghampiri anda untuk menyampaikan bingkisan istimewanya. Anda akan segera menikmati isinya: <strong>Mutiara-Mutiara Pencerahan</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini juga dilengkapi dengan <strong><em>Latihan-Latihan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Tao</em></strong></a><strong><em> Yin</em></strong>: 6 latihan untuk mencicipi Madu Sorgawi, melihat Cahaya Sorgawi, menikmati Musik Sorgawi, dalam proses mana Anda akan diresapi dengan kedamaian dan memancarkannya ke sekitar Anda: dan 9 Latihan Lanjutan untuk Meningkatkan Kesadaran, dimana Anda akan larut dalam Tarian Sorgawi.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa pun agama dan keyakinan Anda, <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Tao</a> Teh Ching dan Latihan Tao Yin akan sangat memperkaya diri dan kehidupan Anda.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1517" title="tao" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/06/tao.jpg" alt="tao" width="69" height="120" />Tulisan di atas adalah kutipan dari buku dan sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Tao</em></strong></a><strong><em> Teh Ching Bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, ditulis oleh<a href="http://www.aumkar.org"> <strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>. Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tao/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vedaanta</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/vedaanta</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/vedaanta#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:17:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Vedaanta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: VEDAANTA &#8211; Harapan bagi Masa Depan oleh Anand Krishna *** Vedaanta adalah intisari Veda, dan Veda berarti Pengetahuan. Bukan sembarang pengetahuan, dan juga bukan milik satu kelompok atau agama tertentu. Veda adalah Pengetahuan yang bersifat Sanaatana &#8211; langgeng, Abadi, Kekal, Tidak Pernah Tidak Ada &#8211; Selalu Ada, atau lebih tepat lagi jika disebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: justify;"><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>VEDAANTA</strong></a></em><strong><em> &#8211; </em></strong><strong>Harapan</strong><strong> bagi Masa Depan<em> </em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh  <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>Vedaanta</strong></a> adalah intisari <strong>Veda</strong>, dan Veda berarti Pengetahuan. Bukan sembarang pengetahuan, dan juga bukan milik satu kelompok atau agama tertentu. Veda adalah Pengetahuan yang bersifat <strong>Sanaatana</strong> &#8211; langgeng, Abadi, Kekal, Tidak Pernah Tidak Ada &#8211; Selalu Ada, atau lebih tepat lagi jika disebut &#8220;kebijakan&#8221; yang telah Menjadi Pedoman bagi Prilaku Manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Layaknya saripati, Vedaanta sungguh dahsyat. Dia akan mengantar Anda untuk Mengembangkan Kemanusiaan dalam diri Anda, untuk mencapai Kesempurnaan Diri Manusia &#8211; Moksha, Nirvana, Surga, Kerajaan Allah &#8211; banyak istilah, banyak sebutan, namun yang dimaksud adalah satu dan sama&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>, lahir di Solo tahun 1956, adalah penulis yang sangat produktif. Lebih dari 110 judul buku yang telah diterbitkannya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sebagai pendiri <strong><a href="http://www.anandkrishna.org">Anand Ashram</a></strong> (Pusat Kesehatan Holistik dan Meditasi, yang berafiliasi dengan PBB), dan penggagas beberapa gerakan popular, antara lain Forum Kebangkitan Jiwa dan Gerakan Integrasi Nasional, Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kebangsaan dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul:<strong> &#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">VEDAANTA</a> Harapan bagi Masa Depan &#8220;</strong> &#8211; , ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>.  Diterbitkan oleh: Pustaka Bali Post.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/vedaanta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agama</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/agama</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/agama#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Panca Aksara &#8211; Membangkitkan Keagamaan dalam Diri Manusia oleh Anand Krishna *** Setiap orang mendambakan Kebahagiaan Sejati. Kenikmatan Indera semula dianggap sudah cukup membahagiakan. Namun manusia masih saja mendambakan sesuatu, mencari sesuatu yang &#8220;lebih&#8221;. Buku ini memberikan jawaban apa yang sesungguhnya dicari oleh semua mahluk di dunia ini. Penulis buku ini, Anand Krishna, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>Panca Aksara</em></strong><strong> &#8211; Membangkitkan Ke</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>agama</strong></a><strong>an dalam Diri Manusia</strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong> </a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Setiap orang mendambakan Kebahagiaan Sejati. Kenikmatan Indera semula dianggap sudah cukup membahagiakan. Namun manusia masih saja mendambakan sesuatu, mencari sesuatu yang &#8220;lebih&#8221;. </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini memberikan jawaban apa yang sesungguhnya dicari oleh semua mahluk di dunia ini. Penulis buku ini, <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>, lahir di Solo, Jawa Tengah, 1956. Pemegang gelar MBA dari Pascific Southern University, AS ini pada mulanya adalah seorang pengusaha. Namun pada akhirnya ia lebih memilih hidup damai dengan meditasi.</em></p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;. Persembahan yang tidak berarti ini, persembahan yang hina nan dina ini &#8211; sesungguhnya merupakan persembahan lama. Antara tahun 1992-1995, kurang lebih 9.000 eksemplar buku kecil ini pernah terbit dengan judul &#8220;<strong><em>Aum Namah Shivaya</em></strong>&#8220;. Berkat bantuan beberapa sahabat [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Setalah tahun 1995, edisi tersebut sudah sulit ditemukan. Persediaan di tempat kami pun tinggal beberapa saja untuk keperluan dokumentasi. Banyak yang bertanya tentang edisi baru. Permintaan untuk buku ini datang dari orang Timor, Papua, Bugis, Kalimantatn dan tentunya dari Jawa, Sumatra dan Bali. Saya baru sadar bahwa buku tersebut pernah menjadi sangat populer.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, saya terdorong, terinspirasi untuk menulis ulang buku ini,dengan beberapa catatan tambahan sesuai dengan perkembangan kesadaranku. Judulnya sengaja diubah untuk mencerminkan keuniversalan pesan di dalam buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga setiap orang, setiap manusia Indonesia yang menghargai budaya leluhurnya, menjadi sedikit lebih bangga setelah membaca isi buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Shiva bukanlah &#8220;Dewa Perusak&#8221; sebagaimana ditulis dalam buku-buku teks yang sungguh sangat tidak cerdas dan tidak dapat diharapkan untuk mencerdaskan anak-cucu kita. Shiva adalah salah satu sebutan bagi Hyang Maha Kuasa, sebagaimana Allah, God atau Tuhan, adalah sebuta-sebutan lain bagi-Nya. [...]</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku dan smpul buku yang berjudul: <em>&#8221; <strong>Panca Aksara</strong> <strong>- Membangkit</strong><strong>kan Ke</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>agama</strong></a><strong>an dalam Diri Manusia</strong></em><em>&#8221; </em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a>.  Diterbitkan oleh: Pustaka Bali Post.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/agama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alam</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/alam</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/alam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 08:15:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Rahasia Alam &#8211; Alam Rahasia, Seni Hidup Harmonis Alami oleh Anand Krishna *** Atmopanishad adalah tuntunan untuk perjalanan ke dalam diri sendiri. Dalam proses itu, Anda tidak hanya akan &#8220;tahu diri&#8221; tetapi juga mengenal Rahasia Alam. Dan selanjutnya pengenalan itu akan membawa Anda memasuki Alam Rahasia. Dilengkapi dengan renungan dan latihan, buku ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1><strong>Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> &#8211; Alam Rahasia,<em><br />
</em></strong></h1>
<h2><em>Seni Hidup Harmonis Alami</em></h2>
<h4 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong> </a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Atmopanishad </em>adalah tuntunan untuk perjalanan ke dalam diri sendiri. Dalam proses itu, Anda tidak hanya akan &#8220;tahu diri&#8221; tetapi juga mengenal Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a>. Dan selanjutnya pengenalan itu akan membawa Anda memasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dilengkapi dengan renungan dan latihan, buku ini dapat Anda jadikan panduan untuk memasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia itu. Di samping itu, latihan-latihan itu juga akan menciptakan bermacam keseimbangan di dalam diri Anda: yang akan berdampak amat positif terhadap kesehatan jiwa raga Anda.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1492" title="alam rahasia" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/610e3d8ff6761c476d05a6202935deed.image.72x120.jpg" alt="alam rahasia" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah , kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8220;</em></strong><em> </em><strong><em>Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> &#8211; <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia, </em></strong><em>Seni Hidup Harmonis <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a>i</em>,  ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/alam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keindahan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/keindahan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/keindahan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 03:50:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Keindahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Ah!, Mereguk Keindahan Tak Terkatakan, Pragyaa-Paaramitaa Hridaya Sutra Bagi Orang Modern oleh Anand Krishna *** Di tahap awal pencerahannya. Siddhartha Gautama memahami ciri hakiki kehidupan ini sebagai penderitaan, dan beliau menemukan sebab-sebabnya, serta cara pemecahannya. Tetapi, dalam pencerahan purnanya, beliau bicara lain lagi. Puncak kesadarannya itu tercermin dalam wejangan pendek,  Pragyaa Paaramitaa Hridaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong>Ah!</strong>, <strong>Mereguk <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Keindahan</a> Tak Terkatakan<em>, </em></strong><em>Pragyaa-Paaramitaa Hridaya Sutra </em>Bagi Orang Modern</h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong> </a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Di tahap awal pencerahannya. Siddhartha Gautama memahami ciri hakiki kehidupan ini sebagai penderitaan, dan beliau menemukan sebab-sebabnya, serta cara pemecahannya. Tetapi, dalam pencerahan purnanya, beliau bicara lain lagi. Puncak kesadarannya itu tercermin dalam wejangan pendek,  <em>Pragyaa Paaramitaa Hridaya Sutra</em>, yang merupakan inti sari ajaran Sang Buddha.</p>
<p style="text-align: justify;">Sutra ini sungguh dahsyat. Menyelami kedalamannya, tiba-tiba anda akan menjadi seorang Selebriti Sejati &#8211; seseorang yang mampu merayakan kehidupan setiap saat dan dalam keadaan apa pun juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayang sekali, buku ini bukan untuk para pemula yang masih terperangkap dalam dualitas baik-buruk, benar-salah, ilahi-duniawi, maupun yang dengan mata buta dan tanpa tanda tanya menerima doktrin-doktrin (termasuk doktrin agama) yang dicekokkan kepadanya. Pendek kata, buku ini hanya akan bermanfaat bagi para petualang rohani &#8211; para pengembara berjiwa besar yang mungkin hanya bebrapa gelintir dalam setiap kelompok agama!</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari buku <strong>&#8221; Ah!, Mereguk <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Keindahan</a> Tak Terkatakan</strong>, <strong><em>Pragyaa-Paaramitaa Hridaya Sutra </em>Bagi Orang Modern</strong><strong>&#8220;</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/keindahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyanyian</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/nyanyian</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/nyanyian#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Nyanyian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Bhaja Govindam, Nyanyian Kebijaksanaan Sang Mahaguru Shankara oleh Anand Krishna *** Menyusul ulasan tentang Atma Boddha yang mendapat sambutan antusias dari para penyelam rohani, hadir di hadapan anda ulasan tentang karya Mahaguru Shankara yang unik ini, Bhaja Govindam. Berbeda dengan Atma Boddha yang diperuntukkan bagi para &#8220;murid umum&#8221;, karya ini dimaksudkan untuk para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1 style="text-align: left;"><strong><em>Bhaja Govindam</em></strong>,</h1>
<h2 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Nyanyian</a> Kebijaksanaan Sang Mahaguru Shankara</h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Menyusul ulasan tentang <strong><em>Atma Boddha</em></strong> yang mendapat sambutan antusias dari para penyelam rohani, hadir di hadapan anda ulasan tentang karya <strong>Mahaguru Shankara</strong> yang unik ini, <strong><em>Bhaja Govindam</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda dengan <strong><em>Atma Boddha</em></strong> yang diperuntukkan bagi para &#8220;murid umum&#8221;, karya ini dimaksudkan untuk para murid yang sudah ber-<em>murad</em>, berkeinginan tunggal, yaitu &#8220;menginginkan keinginan Sang Kebenaran&#8221;. Dengan kata lain, karya ini bagi mereka yang bertekad untuk &#8220;melenyapkan segala keinginan dalam Kehendak Ilahi&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami karya ini dan menyanyilah bersama Sang Mahaguru Shankara, maka hidup ini akan benar-benar menjadi perayaan, dan Anda akan menjadi selebriti sejati.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Hubungan antara guru dan siswa, murshid dan murid, <em>master </em>dan <em>disciple</em>, mungkin merupakan hubungan yang paling mesra. Tidak heran bila hubungan antara Jalaluddin Rumi dan Shams, hubungan antara Yesus dan Maria Magdalena, hubungan antara Krishna dan Radha, sering disalahpahami, disalahartikan, disalahtafsirkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mesranya hubungan antara murshid dan murid tidak bisa tidak melahirkan energi yang mencerahkan. Kesiapan diri seorang murid dan kedekatannya dengan sang murshid menyebabkan terjadinya &#8220;pencerahan&#8221;. Dan, pencerahan seperti itu tidak semata-mata mencerahkan si murid; sang murshid pun sedikit lebih tercerahkan olehnya. Bila matahari pencerahan terbit, baik murid maupun murshid memperoleh sinarnya. <em>Enlightenment, my dear ones, is an ongoing proc</em>ess. Pencerahan terjadi terus-menerus. Pencerahan tidak pernah berhenti.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Bhaja Govindam</em></strong> lahir dari hubungan mesra seperti itu. Lahir dari hubungan Guru Shankaracharya dengan para muridnya. Sebelum ini kita pernah mengulas karya lain dari Sang Mahaguru, dalam buku yang sudah terbit lebih dulu, yaitu <strong><em>Atma Bodha</em></strong>. Saya merasa perlu mengulas satu lagi karya Shankaracharya, karena karyanya yang satu ini lain dari yang lain. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; <strong><em>Bhaja Govindam</em></strong> berbeda. Buku ini tidak ditulis. Sang Murshid tidak menulisnya. Beliau menyanyikannya bersama para murid. Sungguh luar biasa. Saya tidak pernah menemukan teks lain seperti ini. Ya, <strong><em>Bhaja Govindam </em></strong>adalah &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">nyanyian</a> bersama&#8221; Sang Guru bersama para muridnya. Mahaguru Shankara sedang berduet dengan para siswanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bait pertama lagu ini dinyanyikan oleh Shankara. Beberapa bait berikutnya oleh para murid, lalu diakhiri oleh Sang Guru lagi. <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Nyanyian</a> Shankara yang satu ini diperuntukkan bagi para murid, yaitu mereka yang ber-&#8221;<em>murad</em>&#8220;, berkeinginan tunggal. Dan, keinginan tunggal seorang murid adalah menginginkan &#8220;Keinginan Keberadaan&#8221;: Melenyapkan segala keinginan dalam Kehendak Ilahi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Bhaja Govindam</em></strong> merupakan &#8220;<em>injunctions</em>&#8221; Sang Guru bagi para murid [...]</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1311" title="Bhaja Govindam" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/e3d79b1461bc6ceac1b5f497089d984f.image.69x120.jpg" alt="Bhaja Govindam" width="69" height="120" />Tulisan di atas  adalah , kutipan-kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em> Bhaja Govindam</em></strong>, <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi"><em>Nyanyian</em></a><em> Kebijaksanaan Sang Mahaguru Shankara<strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/nyanyian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/cinta</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/cinta#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Narada Bhakti Sutra, Menggapai Cinta Tak Bersyarat dan Tak Terbatas oleh Anand Krishna *** . . . Berhentilah &#8220;mengalir&#8221; ke luar&#8230; Take a U-Turn, berbeloklah kembali ke dalam diri. Apa yang engkau cari itu, tidak ada di luar diri. Ketika George Horrison dari kelompok The Beatles menyadari hal itu, dia melepas segala ketergantungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Narada Bhakti Sutra,</strong> Menggapai <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Tak Bersyarat dan Tak Terbatas</h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">. . . Berhentilah &#8220;mengalir&#8221; ke luar&#8230; Take a U-Turn, berbeloklah kembali ke dalam diri. Apa yang engkau cari itu, tidak ada di luar diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika George Horrison dari kelompok The Beatles menyadari hal itu, dia melepas segala ketergantungan pada hal-hal di luar diri. Dan menyaatakan dengan gambling, <em>&#8220;All you need is Love.<strong>Hari Bol!</strong>&#8220;</em> Apa yang engkau butuhkan hanyalah kasih. Ucapkan Nama Dia Yang Adalah Wujud <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Kasih!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sekarang&#8221;, kata Narada&#8230;&#8221;Sekarang, temukan Pusat Kasih itu di dalam dirimu!&#8221; <strong><em>Narada Bhakti Sutra</em></strong> tidak dimaksudkan bagi mereka yang masih asyik mencari <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> di luar diri. Ia dimaksudkan bagi mereka yang ingin mencari Pusat Kasih, Sentra <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> di dalam dirinya [...]</p>
<p style="text-align: justify;">. . . Termabukkan oleh anggur kasih yang berasal dari dalam diri &#8211; demikian keadaan seorang Kekasih, seorang pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila anda termabukkan oleh sesuatu di luar diri, anda adalah seorang pemabuk. Bila anda termabukkan oleh sesuatu di dalam diri, anda adalah seorang pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya para pemabuk tidak bisa memahami keadaan para pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a>, kemudian malah menghujat mereka, &#8220;Eh, kamu belum apa-apa. Kamu belum cukup mabuk. Mana gelasmu? Mana botolmu? Mana anggurmu? Siapa Tuhanmu? Nggak mungkin, ah&#8230; Kau ateis. Kau tidak beragama.</p>
<p style="text-align: justify;">Kau belum apa-apa. Siapa yang ingin kau bohongi? Sembahyang saja tidak teratur. Kapan ke tempat ibadah? Saya tidak pernah melihatmu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Para pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> Allah termabukkan oleh <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> yang berasal dari dalam diri mereka sendiri. Para kekasih Tuhan termabukkan oleh Tuhan yang &#8220;berada&#8221; di dalam diri mereka sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita masih membutuhkan hal-hal luaran. Masih membutuhkan sarana-sarana dari luar diri. Masih membutuhkan &#8230;dan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal penting untuk direnungkan: Termabukkan oleh hal-hal luaran saja, manusia menjadi pemberani. Apalagi termabukkan oleh sesuatu di dalam diri! [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia wayang, <strong>Narada </strong>dikenal sebagai Dewa. <strong>Brahma-Rishi</strong> ini sebenarnya adalah tokoh historis. Sepeninggalan ibunya secara tiba-tiba, pemuda ini mulai mengembara, untuk menguasai segala cabang pengetahuan. Dengan penguasaan pengetahuan yang ada pada zamannya, hati pemuda ini sama sekali tak terpuaskan, sampai akhirnya dia bertemu dengan <strong>Sanatkumara</strong>, seorang pujangga dari kalpa yang sudah berlalu. Olehnya Narada diingatkan bahwa hanya ada satu yang akan memuaskan hatinya&#8230; yaitu, &#8220;Yang Hanya Satu Ada-Nya&#8230;Kasih, <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Tak Bersyarat dan Tak Berbatas.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, mulailah Narada menyelami <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a>, dan <strong><em>Bhakti Sutra </em></strong>adalah mahakarya hasil penyelamannya.</p>
<p>Dengar komentar <strong>Anand Krishna</strong>, kini karya klasik ini terbuka bagi kita. Bagaikan cermin, kita bisa menatapnya untuk menemukan diri, dan Dia Yang Bersemayam Di Dalam Diri: <strong>Narayana</strong>.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1538" title="Narada Bhakti Sutra" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/195a1392b0cb890832318bd3.image.73x120.jpg" alt="Narada Bhakti Sutra" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku yang brjudul: <strong><em>”</em></strong><strong><em> Narada Bhakti Sutra,</em></strong> <em>Menggapai </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Cinta</em></a><em> Tak Bersyarat dan Tak Terbatas<strong> ”</strong></em>, ditulis oleh<a href="http://www.aumkar.org"> <strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh  PT  Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/cinta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebahagiaan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kebahagiaan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kebahagiaan#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebahagiaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: ATMA BODHA, Menggapai Kebenaran Sejati ,Kesadaran Murni dan Kebahagiaan Kekal oleh Anand Krishna *** Sejak kelahirannya sudah tampak tanda-tanda istimewa. Konon, ia mulai belajar di Gurukula ketika berumur 3 tahun, dan hanya membutuhkan empat tahun untuk menguasai semua cabang ilmu yang diajarkan di sana. Dialah Shankara, yang pada usia 7 tahun sudah menjadi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>ATMA BODHA</em></strong>, <em>Menggapai Kebenaran Sejati ,Kesadaran Murni dan </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Kebahagiaan</em></a><em> Kekal</em></h2>
<h4 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong> </a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak kelahirannya sudah tampak tanda-tanda istimewa. Konon, ia mulai belajar di Gurukula ketika berumur 3 tahun, dan hanya membutuhkan empat tahun untuk menguasai semua cabang ilmu yang diajarkan di sana. Dialah <strong>Shankara</strong>, yang pada usia 7 tahun sudah menjadi seorang <em>pandit</em>, seorang sarjana.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan hidupnya tidak hanya mengantar dia sampai di situ. Ia bahkan menjadi seorang meditator, yang karena kharisma dan wawasannya mendapat julukan <strong><em>Jagadguru Shankaraachaarya</em></strong> atau Guru Sejagad yang mengajar dari pengalaman. Karena kedalamannya, bahkan dia disebut sebagai <strong><em>Sadguru</em></strong>, Guru Sejati, yang akan melakukan reformasi adat, peraturan, hukum dan penghayatan agama di India.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Atma Bodha</em></strong> adalah buah karya peninggalannya yang terus memberi inspirasi kepada orang yang berani menyelami diri, orang-orang yang berani mempertanyakan dogma-dogma, orang-orang yang siap untuk dikikis kepicikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk yang belum siap, berhati-hatilah dan diskusikanlah dengan guru-guru Anda, karena Anda akan berubah bila merenungkan dengan serius ayat-ayat dalam buku ini!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Seribu tahun berlalu sudah, sejak <strong><em>Bhaaratvarsha</em></strong>, India dikunjungi oleh seorang <strong><em>Mahaatmaa</em></strong>. Kunjungan terakhir oleh Siddhartha, Sang Buddha, telah mengubah pola hidup dan cara berpikir wangsa <strong><em>Bhaarat</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedatanga Shankara seribu tahun kemudian memang sudah ditunggu-tunggu. Anak cucu <strong><em>Bhaarat </em></strong>selalu membuka diri terhadap perubahan. Peraturan mereka, adat mereka, bahkan apa yang disebut &#8220;hukum agama&#8221; pun tidak baku. Semua terbuka bagi pembaharuan, bagi penyesuaian, bahkan perombakan total sesuai dengan tuntutan jaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat Shankara lahir, ajaran Sang Buddha sudah mulai banyak diselewengkan. Banyak pula yang meninggalkan rumah tangga dan melarikan diri dari tanggung jawab, dengan menggunakan dalil agama: &#8220;Bukankah Sang Buddha sendiri melakukan hal itu? Di pun meninggalkan istana, istri dan anak yang baru lahir. Salahkah kami bila mengikuti jejaknya?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lain Siddharta, lain mereka. Shiddarta mencari Kebenaran. Mereka mencari pembenara. Kelahiran Shankara justru untuk meruntuhkan pembenaran-pembenaran dan kemunafikan seperti itu, tapi oleh banyak pihak yang tidak memahaminya. Dia dicap sebagai musuh Buddha [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1313" title="Atma Bodha" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/56ab9fb591051409f6c85ce29221e6ec.image.72x120.jpg" alt="Atma Bodha" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Atma Bodha</em></strong>, <em>Menggapai Kebenaran Sejati ,Kesadaran Murni dan </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Kebahagiaan</em></a><em> Kekal<strong> </strong><strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kebahagiaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gita</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/gita</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/gita#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Gita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Bhagawad Gita bagi Orang Modern oleh Anand Krishna .  .  . Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari smpul buku berjudul: &#8220;Bhagawad Gita bagi Orang Modern&#8221;, ditulis oleh Anand Krishna.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong><em></em></strong></p>
<h2><strong>Bhagawad <a href="http://buku-meditasi.com/kematian">Gita</a> bagi Orang Modern<em><br />
</em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p>.  .  .</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1532" title="Bhagawad Gita" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/73a9717a698f6aabdfb13616eac8f922.image.77x120qq.jpg" alt="Bhagawad Gita" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari smpul buku berjudul: <strong><em>&#8220;Bhagawad <a href="http://buku-meditasi.com/kematian">Gita</a> bagi Orang Modern&#8221;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/gita/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Success</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/success</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/success#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 03:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Total  Success &#8211; Meraih Keberhasilan Sejati oleh Anand Krishna *** Buku ini menguak rahasia Keberhasilan Sejati. Keberhasilan Luar Dalam, dari para tokoh awal yang dirujuk sebagai Pemegang Kunci Rahasia Keberhasilan: Napoleon Hill, Dale Carnegie dan Shankara. Belajar dari mereka yang berkilau di bawah sorot matahari dan cemerlang dalam kegelapan, raihlah Keberhasilan Sejati Anda. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>Total  <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Success</a> &#8211; Meraih Keberhasilan Sejati</em></strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini menguak rahasia Keberhasilan Sejati. Keberhasilan Luar Dalam, dari para tokoh awal yang dirujuk sebagai Pemegang Kunci Rahasia Keberhasilan:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Napoleon Hill</strong>, <strong>Dale Carnegie</strong> dan <strong>Shankara</strong>. Belajar dari mereka yang berkilau di bawah sorot matahari dan cemerlang dalam kegelapan, raihlah Keberhasilan Sejati Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><em>Saya tidak mengukur keberhasilan seseorang dari ketinggian yang telah dia daki, tetapi dari kemampuannya untuk bangkit kembali setiap kali ia jatuh dan menyentuh dasar.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>George S. Patton</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Manusia mirip dengan kaca patri pada daun jendela.</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Dia selalu berkilau karena sinar matahari.</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Namun, saat gelap, keindahannya hanya muncul bila ada cahaya dari dalam.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Elizabeth Kubler Ross</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>***<br />
</em></strong>
</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1510" title="success" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/6cb12381b0d9e29bda04cee1e228d44f.image.73x120.jpg" alt="success" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah , kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em> Total  <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Success</a> &#8211; Meraih Keberhasilan Sejati </em></strong><strong><em> &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama. (2008)</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/success/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Work book</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/work-book</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/work-book#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 03:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Work book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Life Workbook &#8211; Melangkah dalam Pencerahan, Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya oleh Anand Krishna *** [...] Untuk Anda yang belum sempat membaca ulasan terhadap karya Mahaguru Shankara itu, saya ringkaskan lima topik yang dibahas di sana, yaitu: 1.       Kenalilah Dirimu 2.       Jagalah Pergaulanmu 3.       Pertahankanlah Kesadaranmu 4.       Tekun dan Bersemangatlah Selalu 5.       [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>Life </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><strong><em>Workbook</em></strong></a><strong><em> &#8211; </em></strong><em>Melangkah dalam Pencerahan,<strong> </strong>Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya </em></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">[...] Untuk Anda yang belum sempat membaca ulasan terhadap karya Mahaguru Shankara itu, saya ringkaskan lima topik yang dibahas di sana, yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;">1.       Kenalilah Dirimu</p>
<p style="text-align: justify;">2.       Jagalah Pergaulanmu</p>
<p style="text-align: justify;">3.       Pertahankanlah Kesadaranmu</p>
<p style="text-align: justify;">4.       Tekun dan Bersemangatlah Selalu</p>
<p style="text-align: justify;">5.       Berkaryalah Sesuai dengan Kesadaranmu</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah semacam <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><em>work book</em></a> atau Panduan Praktis untuk mempraktikkan kelima langkah tersebut. Dalam buku terdahulu, kita membaca tentang <strong>40 kebiasaan orang-orang yang Tercerahkan</strong>, sedangkan dalam panduan ini kita akan membaca tentang <strong>14 kebiasaan</strong>, atau lebih tepatnya kelemahan, kesalahan yang dapat menghalangi, memustahilkan atau meniadakan pencerahan.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Buku panduan ini dimaksudkan untuk lebih membumikan <strong>5 Langkah Menuju Kesadaran</strong> yang disarikan dari karya <strong>Mahaguru Shankara </strong>(baca  : <strong><em>&#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/steps">5 Steps to Awareness</a> &#8211; </em></strong><em>40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan<strong> &#8220;</strong></em>, Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;<strong>Saadhanaa Panchakam</strong>&#8220;. Saduran dan Ulasan dalam Bahasa Indonesia  oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a> <em>.</em> Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama)</p>
<p style="text-align: justify;">, karena jalan menuju pencerahan tidak mulus dan tidak mudah. Ada banyak rintangan yang menghadang.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini dimaksudkan untuk membantu kita mengatasi rintangan yang ada, yaitu 14 kelemahan yang menjadi kendala dalam perjalanan kita menuju puncak ketinggian:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Naastikyam</strong>, tidak percaya diri</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Anritam</strong>, bohong, tidak jujur</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Krodham</strong>, amarah</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pramaadam</strong>, abai, tidak peduli</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dirghasutam</strong>, kebiasaan menunda</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Adarshanam Gyaanavataam</strong>, sembarangan bergaul</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aalasya</strong>, sikap malas</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pancha Vratitam</strong>, terbawa nafsu</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ek Chintanataa-marthaanaam</strong>, kurang pertimbangan</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Anartha-Gyeshcha Mantranaam</strong>, minta nasihat dari mereka yang tidak kompeten</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Nishchitaanaam Anaarambham</strong>, tidak menindaklanjuti perencanaan yang sudah dibuat</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mantrasyaa-pari-rakshanam</strong>, tidak bisa menyimpan rahasia</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mangaladi Aprayogam</strong>, tidak mengindahkan praktik terbaik</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Pratyut-thaanam Cha Sarvatah</strong>, menciptakan konflik, mencari gara-gara Disertai dengan tuntunan praktik <em>life management</em>, kita akan lebih mudah mengendalikan pikiran dan emosi kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">***</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1498" title="life work book" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/a093581f26924bb2073876153672caf8.image.79x120.jpg" alt="life work book" width="79" height="120" />Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan-kutipan dari sampul buku <strong><em>“Life </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><strong><em>Workbook</em></strong></a><strong><em> &#8211; Melangkah dalam Pencerahan, </em></strong><em>Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya<strong>”</strong></em><strong>,</strong> ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/work-book/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Steps</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/steps</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/steps#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 10:33:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Steps]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 5 Steps to Awareness &#8211; 40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;Saadhanaa Panchakam&#8220; Saduran &#38; Ulasan dalam Bahasa Indonesiaoleh Anand Krishna *** Saadhanaa Panchakam adalah karya klasik yang banyak dirujuk oleh penyelam kedalaman, penimba makna, dan pencari kebenaran. Karya terakhir Mahaguru Shankara ini memaparkan Lima Langkah Menuju Pencerahan dan Empat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong><em>5 <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan">Steps</a> to Awareness &#8211; </em></strong><em>40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan<strong><br />
</strong></em></h2>
<h2 style="text-align: center;">Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;<strong>Saadhanaa Panchakam</strong>&#8220;</h2>
<h4 style="text-align: center;">Saduran &amp; Ulasan dalam Bahasa Indonesiaoleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Saadhanaa Panchakam</em></strong><em> adalah karya klasik yang banyak dirujuk oleh penyelam kedalaman, penimba makna, dan pencari kebenaran. Karya terakhir Mahaguru Shankara ini memaparkan Lima Langkah Menuju Pencerahan dan Empat Puluh Kebiasaan Orang yang Tercerahkan. Selami karya ini dan songsong pencerahan Anda!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Segala pengetahuan yang kami peroleh lewat guru kami, Shivasoma, berasal dari Guru Besar Bhagavan Shankara yang selalu dikerumuni oleh para pencari kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Indravarman, Raja Sriwijaya</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dari prasasti abad ke tujuh atau delapan masehi</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ditemukan di Kambodia</em></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam usianya yang masih sangat muda, hanya 32 tahun, pemuda ajaib ini telah menyelesaikan tugasnya. Para pemikir lain barangkali baru memulai karir mereka di usia itu. Dalam diri Shankara, Kejeniusan Bangsa Hindia Bangkit kembali!</p>
<p style="text-align: right;"><strong>Margaret Nobel</strong></p>
<p style="text-align: right;"><em>Bangsawan Inggris,</em></p>
<p style="text-align: right;"><em>Penulis dan Murid Swami Vivekananda</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku berjudul<img class="alignleft size-full wp-image-1501" title="steps" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/4ce336494c6155fe1f2d276d5fe2cba9.image.77x120.jpg" alt="steps" width="77" height="120" /> <strong><em>&#8221; 5 <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan">Steps</a> to Awareness- </em></strong><em>40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan<strong> &#8220;</strong></em>, Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;<strong>Saadhanaa Panchakam</strong>&#8220;. Saduran dan Ulasan dalam Bahasa Indonesia  oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/steps/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Management</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/management</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/management#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 03:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: The Gita of Management- Panduan bagi Eksekutif Muda Berwawasan Modern ditulis oleh Anand Krishna *** Zaman telah berubah. Para eksekutuf bisnis kini meninggalkan ajaran seni berperang Sun Tzu Dan beralih mengikuti petunjuk Bhagavad Gita yang penuh kedamaian. ( Business Week Edisi Indonesia/ 15-22 November 2006) &#8230; Adalah kecelakaan bagi umat manusia, bagi manusia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;">The Gita of <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan">Management</a>- Panduan bagi Eksekutif Muda Berwawasan Modern</h2>
<h3 style="text-align: center;"><em>ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a><br />
</em></h3>
<p align="center">***</p>
<p align="center"><em>Zaman telah berubah.</em></p>
<p align="center"><em>Para eksekutuf bisnis kini meninggalkan ajaran seni berperang Sun Tzu</em></p>
<p align="center"><em>Dan beralih mengikuti petunjuk Bhagavad Gita yang penuh kedamaian.</em></p>
<p align="center">( Business Week Edisi Indonesia/ 15-22 November 2006)</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Adalah kecelakaan bagi umat manusia, bagi manusia modern, bagi Orang Indonesia yang belakangan ini lebih menggemari kebijakan Sun Tzu dalam hal bermanajemen, daripada mencari referensi dari khazanah budaya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Sri Krishna dan Bhagavad Gita berasal dari budaya kita sendiri, dari Budaya Nusantara yang menjadi bagian dari Peradaban Sindhu. Peradaban ini oleh sejarawan Arab disebut Hindu, oleh barat disebut Indo, Indies, Hindia, Indo dan sebaginya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tidak sedang berbicara tentang apa yang sekarang disebut &#8220;Agama Hindu&#8221;. Kita sedang berbicara tentang budaya Indo, tentang nilai-nilai luhur yang terdapat dalam kearifan local kita sendiri. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Sun Tzu mewakili manusia primordial, dimana hukum yang berlaku adalah <em>fight or flight</em>, melawan untuk keluar sebagai pemenang, atau melarikan diri dari medan laga. Berbasiskan konsep dasar itu ia menyusun Seni Perang, untuk memberi kita kemenangan, dan orang modern dengan antusias menerapkannya dalam bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Sun Tsu adalah sebuah kemerosotan dari kebijaksanaan klasik, dan kita perlu naik kembali ke ketinggian itu: Kebijaksanaan Sri Krishna. Untuk itu, buku ini akan memandu pendakian Anda.</p>
<p style="text-align: center;"><em> Zaman telah berubah. Para eksekutif bisnis kini meninggalkan ajaran seni perang Sun Tzu&#8230;Era ketika Gordon Gekko, tokoh dalam film <strong>Wall Street</strong>, dengan bangga mengutip Sun Tzu telah pudar. <strong>Bhagavad Gita </strong>menggeser posisi <strong>The Art of War</strong> sebagai referensi manajemen.</em></p>
<ul style="text-align: center;">
<li>- <em>Business Week Indonesia</em></li>
</ul>
<p style="text-align: center;">Sun Tzu masih berkuasa di Cina. Lahir lebih dari 500 tahun sebelum Era Masehi, berarti kira-kira 2500 tahun yang lalu, ia masih hidup, masih kuat, masih Berjaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaannya, seberapa bergunanya ajarannya bagi kita? Apakah berguna atau justru membahayakan kehidupan kita? Siapakah sesungguhnya Sun Tzu itu?</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1540" title="Gita of Management" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/4ea75c594f7f9c454f35a4aeb4d537.image.70x120.jpg" alt="Gita of Management" width="70" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; The Gita of </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><strong><em>Management</em></strong></a><strong><em>- </em></strong><em>Panduan bagi Eksekutif Muda Berwawasan Modern<strong> &#8220;</strong></em>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/management/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tantra</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tantra</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tantra#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yoga]]></category>
		<category><![CDATA[Tantra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: TANTRA YOGA oleh Anand Krishna *** Dengan latihan yang dilengkapi dengan ilustrasi, Anda akan memasuki Tantra, dari sudut yang mungkin selama ini belum pernah Anda dengar. Melalui Tantra Yoga ini, Anand Krishna akan membimbing Anda untuk mengakses &#8220;inner-net&#8221; &#8211; jaringan di dalam diri, yang akan membuat Anda bebas, dan terus berekspansi. Istilah &#8220;tantra&#8221; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong><em> </em></strong></p>
<h1 style="text-align: left;"><strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">TANTRA</a> YOGA<em><br />
</em></strong></h1>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dengan latihan yang dilengkapi dengan ilustrasi, Anda akan memasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Tantra</a>, dari sudut yang mungkin selama ini belum pernah Anda dengar. Melalui <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Tantra</a> Yoga ini, Anand Krishna akan membimbing Anda untuk mengakses &#8220;inner-net&#8221; &#8211; jaringan di dalam diri, yang akan membuat Anda bebas, dan terus berekspansi.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Istilah &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">tantra</a>&#8221; adalah istilah ajaib. Sungguh ajaib dan kaya dengan makna. Saya kira di dalam bahasa mana pun tidak ada istilah seperti &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">tantra</a>&#8221; &#8211; satu kata dengan sekian banyak makna.  Ada yang menerjemahkannya sebagai &#8220;tanoti&#8221; &#8211; <em>one that expands</em>, sesuatu yang berekspansi, berkembang terus, meluas terus, bertambah terus. Kemudian ada juga yang menerjemahkannya sebagai sesuatu yang bisa membebaskan &#8211; &#8220;trayate&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Terjemahan lain adalah &#8220;metode&#8221;, cara. Sekian banyak makna, dan ini baru beberapa saja. Satu kata ini bisa digunakan dalam sekian banyak konteks. Dan setiap kali, maknanya bisa berubah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Tantra</a> juga berarti &#8220;web&#8221;, sarang atau jaringan. Kaitannya bukan dengan &#8220;<em>inter</em>&#8221; tetapi dengan &#8220;<em>Inner</em>&#8220;. <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Tantra</a> mengakses &#8220;<em>Inner-Net</em>&#8220;. Jaringan di dalam diri [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Kita akan memasuki <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">tantra</a> dari satu sudut. Kita tidak bisa memasukinya dari semua sudut. Mau tak mau harus dari satu sudut. Nanti kalau sudah berada di dalam, kita akan bertemu dengan sekian banyak orang yang memasukinya dari sudut lain. Dari sudut berbeda. Kita akan peluk-pelukan bersama mereka. No problem. Seseorang bisa memasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">tantra</a> dari sudut mana saja. Tidak menjadi masalah. Tetapi sebagai &#8220;kelompok&#8221;, kita harus bersinergi. Kita harus sinkron. Dan kita harus memeasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">tantra</a> dari  satu sudut yang sama. Lewat pintu masuk yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Are you ready</em>? Siapkah kalian?</p>
<p style="text-align: justify;">Bila ya, mari kita memasukinya&#8230; Kita masuk dari sudut [...]</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1520" title="TANTARA Yoga" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/3db3aae2c9ec2c4596060c38fd21ad.image.71x120.jpg" alt="TANTARA Yoga" width="71" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Tantra</a> Yoga&#8221;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tantra/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yoga</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/yoga</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/yoga#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Kundalini Yoga dalam Hidup Sehari-hari oleh Anand Krishna *** &#8230; Sakit, tetapi tidak merasa sakit. Kenapa demikian? Karena kita hidup di tengah lingkungan masyarakat yang sakit pula. Saya sakit, Anda sakit, dia sakit &#8211; kita semua sakit. Dan kita pikir, penyakit itu merupakan bagian dari kehidupan kita. Kita sudah menerima penyakit itu sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;">Kundalini <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Yoga</a> dalam Hidup Sehari-hari</h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Sakit, tetapi tidak merasa sakit. Kenapa demikian? Karena kita hidup di tengah lingkungan masyarakat yang sakit pula. Saya sakit, Anda sakit, dia sakit &#8211; kita semua sakit. Dan kita pikir, penyakit itu merupakan bagian dari kehidupan kita. Kita sudah menerima penyakit itu sebagai kodrat kita. Aneh!</p>
<p style="text-align: justify;">Harus ada yang menyadarkan kita. Siapa pula yang dapat menyadarkan kita? Ia yang menyadarkan kita harus seseorang yang sudah sadar. Jangan mengharapkan bantuan dan teguran dari mereka yang belum sadar.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang teguran dari mereka yang sudah sadar akan terasa tajam. Tetapi hanya merekalah yang bisa membangunkan kita dari tidur. Lewat halaman-halaman berikut ini, saya berupaya untuk membangkitkan kembali jiwa Patanjali, seorang pujangga besar dari masa silam. Pembangkian kembali Patanjali ini sudah merupakan tuntutan jaman. Biarkan dia membangunkan Anda! Dengarkan suara dia!</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini kita telah menyalah-pahami seluruh konsep <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Yoga</a>. Latihan-latihan jungkir-balik dengan seenaknya dinamakan <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Yoga</a>, lantas dikait-kaitkan dengan kecantikan, kebugaran tubuh, seksualitas dan lain sebagainya. Itu bukan <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Yoga</a>. Sesaat lagi, kita akan mendengarkan Patanjali, Sang Maestro yang menjelaskan apa <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Yoga</a> itu sebenarnya.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Patanjali menamakan proses pembangkitan Kundalini ini <strong><em>Shadana</em></strong> &#8211; latihan spiritual yang harus dijalankan sendiri. Orang lain tidak dapat melakukannya untuk Anda. Anda harus melatih diri sendiri. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Proses terjadi peningkatan kesadaran disebut &#8220;Pembangkitan Kundalini&#8221;, yang dengan sendirinya akan memberikan kebugaran pada tubuh, ketenangan pada pikiran dan ketenteraman pada jiwa. Dalam proses itu, potensi manusiawi Anda berlipat ganda dan Anda akan menjadi semakin kreatif serta waskita.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sebagaimana gerak roda pada jam tangan menggerakkan roda-roda lainnya, proses kebangkitan kundalini ini melewati beberapa tahap secara berkesinambungan. Yang paling penting adalah upaya pertama untuk meningkatkan kesadaran kita. Setelah itu, mekanisme Alam akan bekerja dengan sendirinya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Latihan-latihan dalam buku ini merupakan pelumas untuk mencairkan karat emosi terpendam maupun pikiran liar yang merintangi kita untuk mencapai tingkat kesadaran setinggi-tingginya. Latihan-latihan itu dikembangkan dari tradisi </em><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat"><em>Yoga</em></a><em> yang akan menuntun Anda memesuki 7 etape pengembangan cakra dengan ilustrasi <strong>Vyayam</strong>: 8 latihan pemanasan, <strong>Pranayama</strong>: 6 Latihan pernapasan, dan <strong>Asana</strong>: 19 Postur <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Yoga</a>.</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1307" title="Kundalini Yoga" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/01a19a330d5bf6535b178a0cb700abbb.image.72x120.jpg" alt="Kundalini Yoga" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari smpul buku berjudul: <strong><em>&#8221; Kundalini </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat"><strong><em>Yoga</em></strong></a><strong><em> dalam Hidup Sehari-hari &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/yoga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/happy</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/happy#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:47:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Happy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Be Happy &#8211; Jadilah Bahagia dan Berkah bagi Dunia ditulis oleh Anand Krishna *** Dalam bagian pertama buku ini, kita akan berusaha untuk menemukan definisi kebahagiaan yang cocok bagi kita. Saya sengaja tidak memberikan kesimpulan yang baku. Buku ini adalah sebuah workbook &#8211; buku kerja. Kita harus bekerja untuk menemukan sendiri definisi dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;">Be <a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat">Happy</a> &#8211; Jadilah Bahagia dan Berkah bagi Dunia</h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam bagian pertama buku ini, kita akan berusaha untuk menemukan definisi kebahagiaan yang cocok bagi kita. Saya sengaja tidak memberikan kesimpulan yang baku. Buku ini adalah sebuah <a href="http://www.bukumeditasi.com/workbook"><strong><em>workbook</em></strong></a> &#8211; buku kerja. Kita harus bekerja untuk menemukan sendiri definisi dan kesimpulan yang cocok bagi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagaian besar dari artikel-artikel dalam bagian pertama buku ini telah muncul di Koran daerah, seperti <em>Jawa Pos</em>, <em>Radar Bali </em>(Bali), <em>Kedaulatan Rakyar</em> (Yogyakarta), dan <em>Suara Merdeka</em> (Semarang), namun karena keterbatasan ruang hampir semua artikel mesti melewati proses <em>editing</em>, baik oleh penulis mau pun oleh editor. Dalam buku ini, saya memberikan <em>the uncut ver</em>sion, versi utuh sebelum diedit, karena keterbatasan ruang serta keterbatasan lain yang ada di Koran-koran itu bisa diatasi di sini. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;,apakah kenikmatan indra dan kenyamanan jasmani itu tidak penting? Penting juga! Kita hanya perlu menyadari bahwa semuanya itu &#8220;tidak dapat&#8221; membahagiakan. Silakan memanjakan diri dengan segala macam sarana yang dapat membuat tubuh nyaman dan memberi kenikmatan pada indra. Tidak ada yang salah dengan semuanya itu, asal kita ingat bahwa srana-sarana itu tidak kekal, tidak abadi sehingga tidak dapat membahagiakan manusia untuk selamanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila hal ini tidak kita sadari, kita bisa terjebak untuk mencari kebahagiaan dari benda-benda dan sarana-sarana di luar diri. Kita menyalahartikan kenikmatan indra dan kenyamanan tubuh sebagai kebahagiaan. Kemudian, ketika [...]</p>
<p align="center"><strong><em>Bahagia dan derita adalah pilihan bebas kita. Pilihlah bahagia,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em> dan singkirkan penghalangnya, maka hidup Anda akan menjadi sebuah perayaan,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>dan diri Anda pun akan menjadi Berkah bagi dunia.</em></strong></p>
<p align="center">Bila kamu ingin orang lain bahagia, prakteikan belarasa.</p>
<p align="center">Bila kamu ingin bahagia, praktikkan belarasa.</p>
<p align="center"><strong>Dalai Lama</strong></p>
<p align="center">Kebahagiaan adalah milik orang yang merasa diri kecukupan.</p>
<p align="center"><strong>Aristoteles</strong></p>
<p align="center">Kebahagiaan akan memelukmu bila karya dan katamu menguntungkan dirimu dan orang lain.</p>
<p align="center"><strong>Buddha</strong></p>
<p align="center">Kebijakan adalah bagian terpenting dalam kebahagiaan.</p>
<p align="center"><strong>Spohocles</strong></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1315" title="Be Happy !" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/848f682e67a344b7bc3a68315661d24c.image.73x120.jpg" alt="Be Happy !" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; Be </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sehat"><strong><em>Happy</em></strong></a><strong><em>, Jadilah Bahagia dan Berkah bagi Dunia</em>&#8220;</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT  Gramedia Pustaka Utama.<strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/happy/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fear</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/fear</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/fear#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:42:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Fear]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Fear Management &#8211; Mengelola Ketakutan, Memacu Evolusi Diri ditulis oleh Anand Krishna *** Selama ini rasa takut kita terima sebagai sesuatu yang mutlak, tak terhindarkan. Psikologi modern bahkan menegaskan rasa takut sebagai sumber energy untuk fight or flight, melawan atau melarikan diri. Ketika kita menghadapi bahaya, rasa takut secara spontan mendorong kita untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">Fear</a> Management &#8211; Mengelola Ketakutan, Memacu Evolusi Diri</h2>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Selama ini rasa takut kita terima sebagai sesuatu yang mutlak, tak terhindarkan. Psikologi modern bahkan menegaskan rasa takut sebagai sumber energy untuk<strong> fight or flight</strong>, melawan atau melarikan diri. Ketika kita menghadapi bahaya, rasa takut secara spontan mendorong kita untuk melawan atau melarikan diri.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Rasa takut atau </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong><em>FEAR</em></strong></a><strong><em> </em></strong><em>sebenarnya adalah <strong>False Emotion Appearing Real </strong>- Emosi palsu yang Terkesan Nyata. Senagai mahluk yang lebih mulia daripada binatang, kita dapat mengelola rasa takut kita untuk mencapai puncak evolusi diri kita.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Seorang bijak menerjemahkan ketakutan atau dalam bahasa Inggris, <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong><em>FEAR</em></strong></a> sebagai singkatan dari <strong>F</strong>alse <strong>E</strong>motion <strong>A</strong>ppearing <strong>R</strong>eal &#8211; Emosi Palsu yang Terkesan Nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Persis seperti &#8220;gelombang&#8221; laut. Apakah gelombang itu dapat dipisahkan dari laut? Apakah gelombang itu memiliki eksistensi di luar laut? Tidak. Sesungguhnya gelombang itu hanyalah sebuah sebutan. Gelombang itu tidak terpisah dari laut. Gelombang itu adalah laut. Sesungguhnya gelombang itu tidak ada; yang ada hanya laut. Kendati demikian, kita memperoleh kesan seolah gelombang itu ada. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Marilah main-main dengan istilah <em>management</em>. Ada arti yang tersirat di situ&#8230;<strong><em>man</em></strong>-<strong><em>age</em></strong>-<strong><em>ment</em></strong>&#8230; Man berarti &#8220;manusia&#8221;. <em>Age</em> berarti &#8220;usia&#8221;, dan ment mengindikasikan adanya &#8220;proses&#8221;. <em>Management</em> berarti <strong>Proses Peng-&#8221;usia&#8221;-an </strong>atau <strong>Pendewasaan Manusia</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika age diartikan sebagai &#8220;zaman&#8221;, <em>management</em> juga dapat diartikan sebagai <strong>Proses Penyelarasan Manusia dengan Zaman</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses ini, dan sesungguhnya setiap proses, membutuhkan keahlian. Ya, keahlian untuk menjalankan proses dengan sebaik mungkin, supaya hasilnya sesuai dengan tujuan proses &#8211; itulah <em>Management</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal ini, tujuan proses yang akan kita jalani adalah: <strong>pendewasaan diri</strong>, <strong>dan penyelarasan dengan zaman</strong>, dengan <strong>alam</strong>, dengan <strong>semesta</strong>. Pendewasaan inilah yang kemudian membebaskan kita dari emosi yang palsu, yang biasa disebut &#8220;rasa takut&#8221;. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka yang malas mengharapkan zaman berubah. Mereka yang rajin mengubah diri dan menyebabkan terjadinya perubahn pada zaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dunia kita terbagi dalam dua kelompok besar ini. Pertama, kelompok yang malas dan mengharapkan perubahan. Kedua, kelompok yang rajin dan menyebabkan terjadinya perubahan. Celakanya, kelompok pertama selalu mayoritas. Dominasi mereka tidak pernah surut. Jumlah para pemalas selalu lebih banyak. Banyaknya jumlah pemalas itu telah mempengaruhi seluruh budaya kita, peradaban kita, agama dan kepercayaan kita. Lebih banyak diantara kita yang &#8220;berharap&#8221; daripada yang bekerja untuk mewujudkan harapan itu [...]<em></em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1545" title="fear" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/fear.jpg" alt="fear" width="72" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong><em>Fear</em></strong></a><strong><em> Management &#8211; Mengelola Ketakutan, Memacu Evolusi Diri</em> &#8220;</strong>, ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/fear/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/air</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/air#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:34:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Mengungkap Misteri Air ditulis oleh Anand Krishna bersama Teman-teman *** Sudah begitu banyak penemuan ilmiah dalam bidang sains yang dilakukan sejumlah orang, yang mengantar manusia pada peradaban modern selama dua abad terakhir ini. Berbagi bentuk teknologi yang menyertai kita sekarang &#8211; mulai dari komputer, telpon genggam, internet, hingga pesawat terbang super canggih &#8211; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1 style="text-align: left;">Mengungkap Misteri <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">Air</a></h1>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> bersama Teman-teman</h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah begitu banyak penemuan ilmiah dalam bidang sains yang dilakukan sejumlah orang, yang mengantar manusia pada peradaban modern selama dua abad terakhir ini. Berbagi bentuk teknologi yang menyertai kita sekarang &#8211; mulai dari komputer, telpon genggam, internet, hingga pesawat terbang super canggih &#8211; adalah pengejawantahan dari penemuan-penemuan ilmiah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua itu berpotensi membantu manusia untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua. Sayang sekali, kenyataannya tidak demikian yang terjadi. Banyak teknologi yang hanya dapat diakses oleh kaum yang berada &#8211; untuk membantu mereka mengejar &#8220;kenyamanan diri pribadi&#8221;. Tak jarang pula, teknologi menjadi ajang manusia untuk memuaskan nafsu kepemilikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dunia tidak menjadi lebih baik. Karena kesadaran manusia modern berbanding terbalik dengan sains dan teknologi yang mereka temukan dan ciptakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditengah keterasingan moderenisasi itu, ternyata masih terdapat sejumlah orang yang sadar. Yang menghendaki sebuah dunia yang lebih baik untuk semua.</p>
<p style="text-align: justify;">Dr. Masaru Emoto adalah salah satu diantaranya. Lewat bukunya <em>Messages from Water</em> ia memberikan &#8220;kabar baik&#8221; pada dunia, tentang temuannya yang luar biasa. Lewat sebuah rangkaian percobaan yang panjang, ia menemukan bahwa molekul-molekul dalam <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a> dapat dipengaruhi oleh pikiran, perkataan dan perasaan manusia.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Ada rasa kagum sekaligus keharuan, menyaksikan gambar-gambar Kristal <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a> yang indah-sebagai respon terhadap pikiran dan perasaan positif yang disampaikan pada air. Pengalaman yang mencerahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Merasa bahwa pesan-pesan universal di balik penemuan itu sangat relevan bagi keadaan carut- marut yang sedang terjadi di negeri sendiri, kami memutuskan untuk menggelar diskusi terbuka dengan topik &#8220;Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">Air</a> untuk Kemanusiaan Baru&#8221; -  yang hasilnya disajikan dalam buku ini. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Di balik itu semua, yang sebetulnya bekerja adalah sifat <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a> yang mencair itu. Segala sesuatu yang cair, liquid, mempunyai sifat yang meluas. Handphone yang kita gunakan pun menggunakan prinsip yang sama. Teknologi seluler itu liquid. Dia fluid, meluas. Dan cair tidak harus dalam bentuk <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pikiran yang cair juga akan meluas. Segala sesuatu yang cair, yang tidak padat, akan bergetar secara lebih cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Belum lama berselang kita mengadakan diskusi tentang kamasutra. Di sini pun kita mendapatkan kesimpulan yang sama. Bahwa segala sesuatu yang cair akan [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ini bukan klenik. Tapi, sekarang kita benar-benar tahu mengapa seorang dukun bias menyembuhkan pasien hanya dengan &#8220;segelas air putih&#8221;. Mengapa selalu ada &#8220;</em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em> suci&#8221; dalam hamper setiap tradisi agama.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dr. Masaru Emoto, bersama tim penelitinya, menemukan fakta tak terbantahkan: Bahwa </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em> ternyata dapat merespon pikiran dan perasaan manusia!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>Air</em></a><em> membalas keindahan &#8220;cinta&#8221; dan &#8220;syukur&#8221; yang kita sampaikan, dengan cara yang menakjubkan. Tapi, </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em> yang sama dapat pula memantulkan &#8220;kebencian&#8221; dan &#8220;kekerasan&#8221; yang kita lakukan.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Saatnya belajar dari kebijaksanaan </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em>. Namun&#8230;hindari buku ini, jika Anda belum siap mengubah cara pandang tentang kehidupan secara revolusioner.</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1496" title="misteri air" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/images.jpeg" alt="misteri air" width="56" height="88" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul &#8220;<strong> Mengungkap Misteri </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong>Air</strong></a><strong> </strong>&#8220;, ditulis oleh <strong><em><a href="http://www.aumkar.org">Anand Krishna</a> </em></strong>bersama<strong><em> Teman-teman</em></strong>.  Diterbitkan oleh:<a href="http://www.on"> <strong>PT. One Earth Media</strong></a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/air/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marriage</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/marriage</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/marriage#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:24:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Marriage]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 7 Steps Toward a Happy Marriage-Saptapadi  Tujuh Langkah Menuju Keluarga Bahagia ditulis oleh Anand Krishna *** &#8230; Wilayah luas dari Pegunungan Himalaya hingga Kepulauan Nusantara secara kolektif disebut Wilayah Peradaban Shintu di Cina, Syin atau Shin dan kemudian Hind atau Hindu oleh sejarawan Arab, kemudian Indies, Indishe, Indo, India, oleh bangsa-bangsa Eropa. Kepulauan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong></strong></p>
<h2 style="text-align: left;"><strong></strong><strong>7 Steps Toward a Happy </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong>Marriage</strong></a>-Saptapadi  Tujuh Langkah Menuju Keluarga Bahagia<strong> </strong></h2>
<p style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Wilayah luas dari Pegunungan Himalaya hingga Kepulauan Nusantara secara kolektif disebut Wilayah Peradaban Shintu di Cina, Syin atau Shin dan kemudian Hind atau Hindu oleh sejarawan Arab, kemudian Indies, Indishe, Indo, India, oleh bangsa-bangsa Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepulauan Nusantara yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Dvipantara -  Kepulauan di antara Dua Benua, Benua Asia dan Australia &#8211; berada dalam wilayah peradaban yang sama. Peradaban yang sudah maju dan mencapai ketinggian tak terhingga ketika Eropa dan Amerika belum dikenal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi para saudagar dari mancanegara, kepulauan Nusantara adalah <strong><em>Svarnadwipa</em></strong> &#8211; Kepulauan Emas. Svarnabhumi &#8211; Bumi Emas. Ketika leluhur Kubilai Khan baru belajar membakar daging sebelum dimakan, kita sudah mengenal cara masak dengan menggunakan rempah-rempah yang ada di kepulauan kita. &#8220;Pergilah hingga Lembah Syin untuk menuntut ilmu,&#8221; demikian bunyi sebuah pepatah popular di kawasan Timur Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepulauan Nusantara memiliki warisan budaya yang kelak akan mempengaruhi para pemikir Yunani seperti Plato, Socrates dan Aristoteles. &#8220;Kenalilah Dirimu!&#8221; &#8211; Inti dan induk filsafat ini bersasal dari wilayah peradaban kita. Para teolog di Timur Tengah di kemudian hari akan mengekspornya ke benua Eropa.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Dari warisan budaya yang kaya ini kita memperoleh &#8220;landasan yang kuat&#8221; bagi perkawinan. Landasan yang kukuh. Landasan berdasarkan saling percaya, saling hormat, dan diatas segalanya, kasih! Tidak ada unsure tindas-menindas; tidak ada dasar subordinansi. Suami dan istri berdiri di atas landasan yang sama, <em>platform </em>yang sama. Sama tinggi, sama rendah. Tidak ada yang lebih penting. Keduanya sama-sama penting.</p>
<p style="text-align: justify;">Dasar-dasar perkawinan ini sungguh sangat ilmiah. Tidak sembarang dibuat, tetapi berdasarkan &#8220;kesadaran manusia&#8221; seutuhnya, sepenuhnya. Ada tujuh lapisan kesadaran yang biasa disebut [...]</p>
<p align="center"><em>Sepasang suami istri yang bertahan dalam perkawinannya,</em></p>
<p align="center"><em>dan hidup bersama dari hari ke hari adalah sebuah mukjizat&#8230;</em></p>
<p align="center"><strong><em>Bill Cosby</em></strong></p>
<p align="center"><em>Sejak awal-mula dunia ini, perkawinan tetap menjadi sebuah misteri.</em></p>
<p align="center"><em>Mereka yang belum kawin ingin kawin; mereka yang sudah kawin ingin mengakhirinya.</em></p>
<p align="center"><strong><em>Ralph Waldon Emerson</em></strong></p>
<p align="center"><em>Seorang perempuan mengawini seorang pria dengan penuh harapan bahwa pada suatu ketika pria pilihannya akan berubah. Seorang pria mengawini seorang perempuan dan berharap ia tak pernah berubah.</em></p>
<p align="center"><em>Karena itu, keduanya kecewa.</em></p>
<p align="center"><strong><em>Albert Einstein</em></strong></p>
<p><strong><em>Saptapadi </em></strong>adalah tujuh langkah bagi mereka yang hendak menjadikan perkawinan tempat berpijak untuk memasuki Pertemuan Agung.</p>
<p><strong><em>Saptapadi</em></strong> adalah tujuh langkah bagi mereka yang tak ingin perkawinan hanya menjadi pertemuan antara dua badan di atas satu ranjang.</p>
<p><strong><em>Saptapadi</em></strong> adalah tujuh langkah bagi mereka yang ingin perkawinan menjadi sarana untuk tumbuh dan berkembang bersama menjadi manusia sempurna.</p>
<p><strong><em>Saptapadi</em></strong> adalah warisan bagi kita yang mendambakan kesucian sebuah perkawinan&#8230;kebahagiaan yang sejati.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1485" title="marriage" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/11171859a3ae29a920237a93b20bdcb1.image.75x120.jpg" alt="marriage" width="75" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: &#8220;<strong>7 Steps toward a happy </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong>marriage</strong></a>-Saptapadi tujuh langkah menuju keluarga bahagia&#8221;  oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/marriage/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamasutra</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kamasutra</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kamasutra#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kamasutra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Sexual Quotient &#8211; Melampaui Kamasutra Memasuki Tantra oleh Anand Krishna *** Buku ini, Sexual Quotient, Melampaui Kamasutra Memasuki Tantra, diterbitkan dalam rangka memperkaya perspektif kita dalam melihat seks. Selama ini, umumnya kita memandang seks dengan dua macam cara pandang belaka: Menjauh atau menikmati sepuas-puasnya. Pada titik ekstrim, kedua cara pandang ini menghasilkan dua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong>Sexual Quotient &#8211; Melampaui <a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan">Kamasutra</a> Memasuki Tantra</strong><strong> </strong></h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini, Sexual Quotient, Melampaui <a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan">Kamasutra</a> Memasuki Tantra, diterbitkan dalam rangka memperkaya perspektif kita dalam melihat seks.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini, umumnya kita memandang seks dengan dua macam cara pandang belaka: Menjauh atau menikmati sepuas-puasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada titik ekstrim, kedua cara pandang ini menghasilkan dua kelompok masyarakat yang berbeda dan bahkan saling bertolak belakang. Inilah yang dapat kita lihat dari prilaku kelompok masyarakat yang sangat terpengaruh oleh doktrin yang tertutup di satu sisi, serta masyarakat yang hanya mengejar kesenangan duniawi (baca: hedonism) di sisi lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiada cukup banyak kajian secara jernih terhadap topik ini, akhirnya membuat kita semua hanya menerima begitu saja perspektif umum yang berlaku dalam masyarakat kita. Padahal, tanpa kita sadari, warisan budaya yang kita miliki dalam wilayah peradaban Hindia ( yang membentang dari Pakistan modern hingga ke ujung Timur Kepulauan Nusantara) sebenarnya pernah menyediakan harta berharga berupa nilai-nilai filosofi yang tinggi untuk menempatkan seks dalam konteks evolusi kemanusiaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah upaya untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai filosofi yang tinggi di balik seks. Dalam buku ini, seks tidak ditempatkan sebagai tujuan utama, tetapi [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan">Kamasutra</a> dalam pengertian secara generik, bukanlah milik sebuah Negara yang kita sebut India, tetapi milik keseluruhan dari <strong>wilayah peradaban</strong> yang oleh para pedagang dari Timur Tengah zaman dahulu, disebut Hindustan. Wilayah luas yang mencakup Gandhaar (sekarang Qandahar dan merupakan bagian dari Afganistan) hingga perbatasan Astraalaya (sekarang Australia) betul-betul merupakan wilayah Peradaban, dan bukan sebuah Negara atau Imperium. Negara-negara yang ada dalam wilayah peradaban ini bebas, merdeka, termasuk kepulauan Nusantara.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, tidak heran pula bila di Jawa dan Bali kita masih bisa menemukan lotar-lontar kuno yang bicara tentang Kama. Secara [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Selama ini banyak di antara kita menganggap seks sebagai sesuatu yang tabu dan &#8220;kotor&#8221; &#8211; wajar saja. Kita memang jarang membahasnya secara terbuka. Akibatnya, seks cuma dianggap sebagai cara untuk melampiaskan nafsu belaka.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Padahal, budaya Nusantara di masa lampau menempatkan seks sebagai anak tangga pertama menuju cinta kasih &#8211; lewat <a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan">Kamasutra</a>. Lebih dari itu&#8230;lewat Tantra, nafsu seks diolah untuk meningkatkan kesadaran. Demi evolusi spiritual.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Seks dapat menjadi jalan mencapai Kesadaran Supra.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini mengajak kita untuk menjadi &#8220;beradab&#8221; lewat seks. Dan sesungguhnya, bila sudah mampu mengendalikan dan mengolah nafsu seks, barulah kita bisa beradab sebagai bangsa&#8230;</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1487" title="kamasutra" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/a56157e4c33547329634cf9b0b933a77.image.81x120.jpg" alt="kamasutra" width="81" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul &#8220;<strong>Sexual Quotient &#8211; Melampaui <a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan">Kamasutra</a> Memasuki Tantra</strong>&#8220;<strong> </strong>. Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <a href="http://www.oneearthmedia.net">PT. One Earth Media</a>.<strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kamasutra/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seks</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/seks</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/seks#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 04:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Jalan Kesempurnaan Melalui Kamasutra -  Kenikmatan Seks, Kesejukan Cinta &#38; Kesadaran Kasih oleh Anand Krishna *** Ada yang sibuk bergulat dengan Nafsu Birahi. Ada yang menempatkan cinta di atas segalanya. Ada pula yang meninggalkan dua-duanya dan berbicara tentang manisnya Kasih Allah. Yang mengenal seks, tidak mengenal cinta. Yang menyelami cinta, belum menemukan Kasih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Jalan Kesempurnaan Melalui</strong> <strong>Kamasutra -  Kenikmatan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan"><strong>Seks</strong></a>, <strong>Kesejukan Cinta &amp; Kesadaran Kasih</strong><strong> </strong></h2>
<h4 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h4>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang sibuk bergulat dengan Nafsu Birahi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang menempatkan cinta di atas segalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada pula yang meninggalkan dua-duanya dan berbicara tentang manisnya Kasih Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang mengenal <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks</a>, tidak mengenal cinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menyelami cinta, belum menemukan Kasih dan yang telah menemukan Kasih, tidak berurusan dengan <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> dan Cinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Segala sesuatu yang dapat memberikan kenyamanan sudah tersedia, namun manusia tetap juga menderita.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa harus demikian?</p>
<p style="text-align: justify;">Manusia tidak hidup seutuhnya &#8211; kehidupannya terbagi-bagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Peraturan-peraturan baku, ideology-ideologi using, kepercayaan-kepercayaan yang sudah tidak relevan membuat hidupnya menjadi neraka.</p>
<p style="text-align: justify;">Sorga tinggal khayalan belaka &#8211; siapa yang dapat menjaminnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Ia bingung apa yang harus dilakukannya? Oleh beberapa kalangan, pembicaraan tentang <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> saja sudah dianggap tabu. Bahkan ada lapisan-lapisan masyarakat yang ikut menentukan perilaku seksual.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa sebenarnya <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks</a> itu? Kebutuhan biologis belaka? Hanya pelampiasan Nafsu Birahi? Atau anugrah Allah, tentang mana pengetahuan kita masih sangat-sangat minim?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> adalah anak tangga pertama yang dapat mengantar Anda ke Alam Kasih Illahi yang kekal dan Abadi. Sambil menaiki tangga kehidupan ini, kita juga akan menemukan Cinta. Namun jangan lupa, perjalanan awal harus dimulai dari anak tangga pertama &#8211; dan itu adalah <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a>!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Ada kesan umum yang salah kaprah bahwa seakan-akan <strong>Kamasutra</strong> adalah literature pornografi, dan hanya itu. Kesan itu lebih kuat lagi karena film atau buku-buku &#8220;murahan&#8221; dalam tema yang sama yang memanipulasi postur-postur senggama.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini lain. <a href="http://www.aumkar.org"><strong>Anand Krishna</strong></a> menampilkannya dalam keutuhannya sebagai jalan menuju kesempurnaan manusia: melalui <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks,</a> menuju cinta, sampai pada kasih, bahkan Anda dapat melanjutkannya sampai pada Kesadaran Kosmos. <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> adalah tahapan atau etape pertama yang amat penting, dan karena itu tidak perlu dihindari atau ditolak. Penolakan terhadapnya hanya akan menghasilkan kerugian besar, kalau bukan membuat kita terobsesi olehnya, dan menjadi mandeg dalam petualangan kita mencari kesejatian diri.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Edisi perluasan ini dilengkapi dengan latihan &#8220;<strong>Medi</strong>tasi <strong>K</strong>undalini <strong>A</strong>nanda&#8221; (MediKA) untuk mengembangkan kenikmatan <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks</a>, kesejukan cinta dan kesadaran kasih, yang secara terpisah tersedia juga dalam bentuk VCD.</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: &#8221; <strong>Jalan Kesempurnaan Melalui</strong> <strong>Kamasutra </strong>-  Kenikmatan <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks,</a> Kesejukan Cinta &amp; Kesadaran Kasih&#8221;<strong> </strong>. Diulas kembali oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/seks/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awareness</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/awareness</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/awareness#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 23:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Awareness]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Neo Psychic Awareness ditulis oleh Anand Krishna *** Buku ini adalah tentang psychic awareness atau kesadaran psikis. Kita sering mengaitkkan kata &#8220;psikis&#8221; dengan sesuatu yang berbau-bau mistis, gaib, indra keenam, dan sebagainya, padahal psikis adalah salah satu lapisan seperti lapisan-lapisan lainnya, lapisan fisik, emosiaonal, intelektual, dan lain sebagainya. Barangkali kita jarang berada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h1><strong>Neo Psychic </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan"><strong>Awareness</strong></a> <strong> </strong></h1>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah tentang <em>psychic awareness</em> atau kesadaran psikis. Kita sering mengaitkkan kata &#8220;psikis&#8221; dengan sesuatu yang berbau-bau mistis, gaib, indra keenam, dan sebagainya, padahal psikis adalah salah satu lapisan seperti lapisan-lapisan lainnya, lapisan fisik, emosiaonal, intelektual, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali kita jarang berada di lapisan yang satu ini. Ya &#8220;jarang&#8221;, bukan &#8220;tidak pernah&#8221;. Malah sering kali kita berada di lapisan ini &#8220;tanpa sengaja&#8221;, tanpa kesadaran!</p>
<p style="text-align: justify;">Pemahaman kita tentang psikis adalah &#8220;sebuah lapisan kesadaran yang barangkali masih menunggu perkembangan&#8221;. Jadi, ini merupakan potensi diri yang belum terungkap; kemampuan yang belum dioptimalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan lapisan psikis membuat kita menjadi lebih &#8220;intuitif&#8221;. Tetapi, &#8220;intuitif&#8221; bukanlah indra keenam, ketujuh, atau entah keberapa. Kita memahami intuisi sebagai hasil dari &#8220;optimalisasi&#8221; semua indra; perluasan dari indra-indra yang berjumlah lima itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ambil saja penglihatan sebagai contoh. Bila indra penglihatan Anda lebih baik dari penglihatan saya, bila mata Anda lebih sehat daripada mata saya, Anda dapat melihat lebih jelas daripada saya. Barangkali saya membutuhkan kaca mata untuk melihat sejelas Anda.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">[...] &#8220;Koreksi terhadap indera&#8221; dilakukan oleh para ahli medis dengan menggunakan alat bantu, obat-obatan dan lain sebagainya. Seperti halnya dengan &#8220;mata&#8221;&#8230; bila kurang sehat, diberi obat, dianjurkan pemakaian kacamata, bila perlu dibedah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Perkembangan kesadaran psikis&#8221; dilakukan oleh &#8220;diri&#8221; sendiri. Bantuan dari luar dibutuhkan sekedar untuk &#8220;mengingatkan diri&#8221; bahwa &#8220;kita mampu mengembangkan diri&#8221;. Karena itu, untuk &#8220;sementara waktu&#8221; kita boleh mengartikan &#8220;perkembangan kesadaran psikis&#8221; sebagai &#8220;perkembangan diri&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, kita harus mengubah <em>mindset</em> kita: Aku bukanlah panca indra, aku bukanlah badan ini. &#8220;Diri&#8221;-ku bersemayam di dalam badan ini dan menggunakan panca indera untuk keperluannya. [...]</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ilmu medis memiliki standar tertentu untuk kemampuan persepsi kita. Mata mengandaikan gelombang tertentu. Telinga memiliki skala, sehingga hanya gelombang dengan frekwensi tertentu yang bisa didengar olehnya. Hal yang sama berlaku untuk peraba, penciuman, dan perasa.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Manusia memiliki kemampuan luar biasa, yang dalam diri kebanyakan orang masih terpendam sebagai sebuah potensi. Yang dimaksud adalah psychic awareness atau kesadaran psikis. Lapaisan kesadaran ini sering dikaitkan dengan sesuatu yang berbau mistis, gaib, dan sering disamakan dengan indra keenam.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini memaparkan bahwa kita bisa mengembangkan kesadaran psikis tertentu, dan Anand Krishna memberikan banyak latihan untuk itu. Dengan latihan tersebut akan terjadi perluasan kemampuan indrawi kita, kita akan menjadi lebih intuitif, lebih peka, dan dapat menggeser keterbatasan persepsi indrawi kita yang biasa.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dengan kemampuan yang baru itu, Anand Krishna juga mengajak kita untuk membangun Indonesia Baru, mulai dengan dan diri kita sendiri.</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1319" title="Awareness" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/de32d3b83468f46b7b96df92ea602b33.image.79x120.jpg" alt="Awareness" width="79" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: &#8220;<strong>Neo Psychic Awareness</strong> &#8220;. Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.  (2006)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/awareness/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Feng Shui</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/feng-shui</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/feng-shui#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 02:11:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Feng Shui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Neo Vastu Feng Shui Awareness Rahasia Ilmu Kuno Bagi Manusia Modern ditulis oleh Anand Krishna *** [...] Apa sih Feng Shui itu? Feng Shui adalah Ilmu untuk Hidup Selaras, Hidup Harmonis dengan Alam. Itulah definisi Feng Shui. Itulah makna sebenarnya. Barangkali ada yang bertanya, kenapa? Kenapa kita harus hidup selaras dengan alam? Apa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h1><strong>Neo Vastu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis"><strong>Feng Shui</strong></a><strong> Awareness</strong> <strong> </strong></h1>
<h3 style="text-align: center;">Rahasia Ilmu Kuno Bagi Manusia Modern</h3>
<h3 style="text-align: center;">ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">[...] Apa <em>sih</em> <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> itu?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> adalah <strong>Ilmu untuk Hidup Selaras, Hidup Harmonis dengan Alam</strong>. Itulah definisi <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a>. Itulah makna sebenarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali ada yang bertanya, kenapa? Kenapa kita harus hidup selaras dengan alam? Apa perlu?</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, perlu.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena, hidup tidak selaras dengan alam memboroskan sangat banyak energi. Manusia seolah terkuras seluruh energinya, ia menjadi gelisah, gusar tanpa ia mengetahui sebabnya. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">[...] Neo <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> lahir dari pertemuan antara Otak Barat dan Hati Timur, Sains Barat dan Kebijaksanaan Timur. Sehingga para pakar <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> tradisional barangkali menganggapnya aneh. Sesuatu yang baru memang selalu terasa aneh. Atau, mungkin, kata &#8220;aneh&#8221; itu sendiri tidak tepat&#8230; apa yang terjadi ketika di rumah kita lahir seorang bayi. Si pendatang baru ini &#8220;aneh&#8221;, &#8220;lucu&#8221; atau apa?</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali sang pendatang baru sangat welcome bagi ibu yang melahirkannya. Tetapi, bagi kakak kandungnya sendiri yang baru berusia 4 &#8211; 5 tahun, barangkali si pendatang malah menimbulkan kecemburuan. Ia merasa tidak diperhatikan, atau kurang diperhatikan oleh ayah dan ibunya. Padahal, itu tidak perlu terjadi. Neo <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> merupakan perkembangan dari <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a>. Ia tidak bertentangan dengan versi tradisional, hanya saja ia mengakomodir perkembangan-perkembangan baru dalam &#8220;diri manusia&#8221;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, Perkembangan-perkembangan baru dalam &#8220;diri manusia&#8221;. Manusia modern sudah jauh berbeda dar manusia 4000-an tahun yang lalu ketika <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> menjelma sebagai ilmu di Chung Kuo, <em>The Middle Earth</em>, Bagian Tengah Dunia -  Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebijaksanaan Tao menerima perubahan sebagai hukum alam yang tak pernah berubah. Perubahan itu abadi adanya. Barangkali, hanyalah perubahan yang tak pernah berubah. Sungguh aneh bila para pakar <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> modern tidak mau menerima perubahan dan bertahan pada pendekatan 4000-an tahun yang lalu dengan dalih otentitas dan otoritas.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Banyak yang menyalahpahami <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a>. Sebagian menganggap takhayul belaka. Sebagian lagi percaya mentah-mentah, tanpa tahu maknanya. Agar bisa kaya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a>, sesungguhnya ilmu kuno untuk hidup selaras dengan alam. Ia memanfaatkan energi sekitar kita agar terjadi peningkatan kualitas hidup.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Berangkat dari tradisi yang terbuka pada evolusi, lahirlah Neo Vastu <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a>&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Menempatkan kesadaran manusia, sebagai  &#8221;titik pusat&#8221; , ilmu ini memberikan kita pandangan lebih utuh untuk &#8220;memanfaatkan&#8221;, dan bukan &#8220;dimanfaatkan&#8221; materi.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Inilah rahasia ilmu kuno yang sangat relevan dengan kebutuhan dan tantangan kita, manusia modern. Penjelasannya mudah dipahami. Praktis, sekaligus visioner.</em></p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1542" title="feng shui" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/04/feng-shui.jpg" alt="feng shui" width="98" height="152" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari sampul buku:  &#8220;<strong>Neo Vastu <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Feng Shui</a> Awareness</strong> &#8221; &#8211; Rahasia Ilmu Kuno Bagi Manusia Modern. Ditulis oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh: <a href="http://www.oneearthmedia.net">PT. One Earth Media</a>. (Agustus &#8211; 2005)</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/feng-shui/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

