<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buku Meditasi</title>
	<atom:link href="http://bukumeditasi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bukumeditasi.com</link>
	<description>Buku Spiritual dan Buku Meditasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2009 09:10:50 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ibadah</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/ibadah</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/ibadah#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 09:10:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=416</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual :
&#8220;ISHQ IBAADAT, Bila Cinta Berubah Menjadi Ibadah&#8221; ,
ditulis oleh Anand Krishna
Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, Suhni Mehar, sebuah petualangan cinta yang berasal dari lembah sekitar sungai Shindu; tepatnya  sekitar wilayah Punjab yang sekarang terbagi menjadi dua, sebagian di Pakistan, sebagian di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual :</p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ IBAADAT, Bila Cinta Berubah Menjadi </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ibadah</strong></a><strong><em>&#8221; </em></strong>,</h2>
<h2 style="text-align: center;">ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, <strong><em>Suhni Mehar</em></strong>, sebuah petualangan cinta yang berasal dari lembah sekitar sungai Shindu; tepatnya  sekitar wilayah Punjab yang sekarang terbagi menjadi dua, sebagian di Pakistan, sebagian di India.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak yang sudah muak dengan praktik agama yang justru memecah-belah manusia dengan semangat saling benci. Dalam kisah ini digambarkan cinta yang berubah menjadi pengabdian, sebagai suatu cermin cinta kepada Allah yang adalah esensi ibadah.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu versi dari kisah itu kini diulas kembali oleh Anand Krishna untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah bagian dari trilogi:</p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Ishq Allah</em></strong></p>
<p><strong><em>2. </em></strong> <strong><em>Ishq Ibaadat</em></strong></p>
<p><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Ishq Mohabbat</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ IBAADAT, Bila Cinta Berubah Menjadi </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ibadah</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/ibadah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ilahi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/ilahi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/ilahi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Aug 2009 09:00:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Novel Spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[Ilahi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=414</guid>
		<description><![CDATA[Judul Novel Spiritual :
&#8220;ISHQ ALLAH, Terlapauinya Batas Kewarasan Duniawi dan Lahirnya Cinta Ilahi&#8221; ,
ditulis oleh Anand Krishna.
Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, para pembaca, petualang cinta, dari khasanah legenda rakyat Sindh, yang memberi terang rohani kepada masyarakat itu sejak abad kelima belas. Judulnya Mumal Rano.
Ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Novel Spiritual :</p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ ALLAH, Terlapauinya Batas Kewarasan Duniawi dan Lahirnya Cinta </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ilahi</strong></a><strong><em>&#8221; </em></strong>,</h2>
<h2 style="text-align: center;">ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Legenda adalah wahana yang luar biasa untuk memasuki wilayah rohani. Dan kali ini disajikan bagi Anda, para pembaca, petualang cinta, dari khasanah legenda rakyat Sindh, yang memberi terang rohani kepada masyarakat itu sejak abad kelima belas. Judulnya <strong><em>Mumal Rano</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada banyak versi dari kisah ini. Ada versi kisah cinta remaja, ada versi roman gaya Romeo &amp; Juliet; ada pula versi sufi. Salah satu dari versi sufi itulah yang kini diulas kembali oleh <strong>Anand Krishna</strong> untuk Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah bagian dari trilogi:</p>
<p><strong><em>1. </em></strong><strong><em>Ishq Allah</em></strong></p>
<p><strong><em>2. </em></strong> <strong><em>Ishq Ibaadat</em></strong></p>
<p><strong><em>3. </em></strong><strong><em>Ishq Mohabbat</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul Novel Spiritual: <strong>&#8220;</strong><strong>ISHQ ALLAH, Terlapauinya Batas Kewarasan Duniawi dan Lahirnya Cinta </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/happy"><strong>Ilahi</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/ilahi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejati</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sejati</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sejati#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 03:00:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Sejati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8220;MASNAWI &#8211; 5, Bersama Jalaluddin Rumi Menemukan Kebenaran Sejati&#8221; , ditulis oleh Anand Krishna.
Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.
Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang mashyur Itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8220;</strong><strong>MASNAWI &#8211; 5, Bersama Jalaluddin Rumi Menemukan Kebenaran </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Sejati</strong></a><strong><em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <strong><em>Masnaw</em></strong>i, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar <strong>Anand Krishna</strong>, yang pernah mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Menemukan Kebenaran </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong><em>Sejati</em></strong></a> adalah ajakan bagi semua orang untuk mrlampaui segala macam peraturan, untuk menyelam dan menemukan cinta serta kebenaran sejati. Direngkuh oleh Sang Maha Cinta dan Maha Benar, kita akan lahir kembali sebagai insane pecinta dan pejuang kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;</strong><strong>MASNAWI &#8211; 5, Bersama Jalaluddin Rumi Menemukan Kebenaran </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Sejati</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sejati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kasih</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kasih</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kasih#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 02:56:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=409</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8220;MASNAWI &#8211; 4, Bersama Jalaluddin Rumi Mabuk Kasih Allah&#8221; , ditulis oleh Anand Krishna.
Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.
Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang mashyur Itu, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 4, Bersama Jalaluddin Rumi Mabuk </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kasih</strong></a><strong> Allah<em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar Anand Krishna, yang pernah lama mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Mabuk </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong><em>Kasih</em></strong></a><strong><em> Allah</em></strong> adalah ajakan bagi semua orang untuk mencecap manisnya kehadiran Allah yang merengkuh dan membimbing kita. Dipeluk oleh Sang Maha <a href="http://www.bukumeditasi.com/fear">Kasih</a>, dan mabuk olehNya, kita akan lahir kembali sebagai insan pecinta yang akan menebarkan <a href="http://www.bukumeditasi.com/fear">kasih</a> bagi dunia.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 4, Bersama Jalaluddin Rumi Mabuk </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kasih</strong></a><strong> Allah<em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kasih/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebijaksanaan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kebijaksanaan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kebijaksanaan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Jun 2009 02:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Kebijaksanaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=407</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8220;MASNAWI &#8211; 3, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Kebijaksanaan&#8221; , ditulis oleh Anand Krishna.
Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.
Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang mashyur Itu, sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8220;</strong><strong>MASNAWI &#8211; 3, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kebijaksanaan</strong></a><strong><em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sufisme</em></strong> merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <em>Masnawi</em>, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar <strong><em>Anand Krishna</em></strong>, yang pernah mendengar pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Menggapai </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong><em>kebijaksanaan</em></strong></a> adalah ajakan bagi semua orang untuk menyelami berbagai perspektif baru yang akan memperluas cakrawala pandang, sehingga kita dapat menjalani hidup ini dengan lebih mendalam dan bermakna.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;</strong><strong>MASNAWI &#8211; 3, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/fear"><strong>Kebijaksanaan</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kebijaksanaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gerbang Kebenaran</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/gerbang-kebenaran</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/gerbang-kebenaran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:47:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>
		<category><![CDATA[Gerbang Kebenaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=404</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8220;MASNAWI &#8211; 2, Bersama Jalaluddin Rumi Memasuki Pintu Gerbang Kebenaran&#8220;- , ditulis oleh Anand Krishna.
Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.
Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang mashyur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 2, Bersama Jalaluddin Rumi Memasuki Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>Gerbang Kebenaran</strong></a><strong><em>&#8220;- </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sufisme</em></strong> merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <strong><em>Masnawi</em></strong>, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar-komentar Anand Krishna, yang pernah lama mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Memeasuki Pintu </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong><em>Gerbang Kebenaran</em></strong></a> adalah ajakan bagi semua orang untuk mereguk kedalaman spiritualitas; dan lihatlah, Anda sendiri akan lahir kembali dalam Kebenaran itu, sebagai manusia baru. Memasuki gerbang itu dan biarkan diri Anda mabuk oleh Kehadiran-Nya!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;MASNAWI &#8211; 2, Bersama Jalaluddin Rumi Memasuki Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>Gerbang Kebenaran</strong></a><strong> <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/gerbang-kebenaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Masnawi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/masnawi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/masnawi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:41:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Masnawi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=401</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8220;MASNAWI &#8211; 1, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Langit Biru Tak Berbingkai&#8221; , ditulis oleh Anand Krishna.
Sufisme merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.
Tak pelak, Jalaluddin Rumi adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan Masnawi, karyanya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8220;</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>MASNAWI</strong></a><strong> &#8211; 1, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Langit Biru Tak Berbingkai<em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Sufisme </em></strong>merupakan warisan tradisi Islam yang memperindah dunia ini. Kedalaman dan keluasannya Selalu mengundang para pengembara rohani dari berbagai latar belakang, untuk menyelam di dalamnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak pelak, <strong>Jalaluddin Rumi</strong> adalah tonggak besar dalam tradisi itu; dan <a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong><em>Masnawi</em></strong></a>, karyanya yang mashyur Itu, sudah banyak didengar di negeri ini. Kini, melalui seri ini, Anda berkesempatan untuk menyelami kedalaman spiritualitas Sang Maestro, berikut komentar dan penjelasan Anand Krishna, yang pernah lama mendalami pergulatan Sang Jiwa Mulia itu dalam bahasa aslinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara terpisah, dapatkan juga <strong>VCD MediSA</strong>, Meditasi Sufi Ananda, gubahan asli cara meditasi ala Rumi.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagai kerontangnya bumi karena kemarau panjang, dunia ini sedang dahaga rohani yang merindukan lebih dari sekadar formalism keagamaan. Lewat karyanya, Rumi membawakan sekendi air segar untuk memuaskan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>MASNAWI</strong></a><strong> &#8211; 1, Bersama Jalaluddin Rumi Menggapai Langit Biru Tak Berbingkai <em>&#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/masnawi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syariat</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/syariat</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/syariat#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:11:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Syariat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=399</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Dari Syariat Menuju Mohabbat&#8220;- Sebuah Dialog bersama Syahrudin SE,Ir.Harry Suryanto, Drs.Anung Inggito, Ir.Yayan Sunarya, dan Anand Krishna 
Ketika syariat dipahami sebagai peraturan yang sudah baku, maka ia pun terhenti fungsinya sebagai &#8220;jalan&#8221; &#8211; jalan untuk mencapai keadaan tertinggi yang dapat dicapai seorang anak manusia.
Syariat semestinya mengantar kita pada Mohabbat, pada Kasih yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8221; Dari </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/air"><strong>Syariat</strong></a><strong> Menuju Mohabbat<em>&#8220;- </em></strong>Sebuah Dialog bersama<strong> </strong>Syahrudin SE,Ir.Harry Suryanto, Drs.Anung Inggito, Ir.Yayan Sunarya, dan <em>Anand Krishna<strong> </strong></em></h2>
<p style="text-align: justify;">Ketika <a href="http://www.bukumeditasi.com/air">syariat</a> dipahami sebagai peraturan yang sudah baku, maka ia pun terhenti fungsinya sebagai &#8220;jalan&#8221; &#8211; jalan untuk mencapai keadaan tertinggi yang dapat dicapai seorang anak manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/air">Syariat</a> semestinya mengantar kita pada Mohabbat, pada Kasih yang tercermin dalam pikiran, perkataan dan tindakan. Dalam keseharian kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku kecil ini, merupakan rekaman atas perenungan sejumlah orang untuk memberikan makna baru pada penerapan <a href="http://www.bukumeditasi.com/air">syariat</a>. Mereka ber ijtihad dan menemukan maknanya yang universal.</p>
<p style="text-align: justify;">Neo <a href="http://www.bukumeditasi.com/air">syariat</a>, dapat lahir dari semangat seperti ini. <a href="http://www.bukumeditasi.com/air">Syariat</a> yang luwes dan akan membangkitkan Indonesia menjadi &#8220;bumi kebanggaan Para Nabi&#8221;. Bumi yang damai untuk semua agama dan kepercayaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah diskusi yang berbuah manis,  dan mencerahkan.</p>
<p>Dengan menjadikan <a href="http://www.bukumeditasi.com/air">syariat</a> sebagai &#8220;jalan&#8221; untuk menuju &#8220;Mohabbat&#8221;, kita tidak akan mempersoalkan “jalan-jalan berbeda” yang ditempuh oleh para pejalan lain – karena kita semua sedang menuju sebuah tujuan yang sama. Memaksakan <a href="http://www.bukumeditasi.com/air">syariat</a> akan menciptakan masyarakat yang “terkotak-kotak”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: right;" align="right"><strong>H.Muhammad Djum’at Abrory Djabar,SH</strong></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;">Tulisan di atas adalah kutipan dari sampul buku:<span style="color: black;"> <strong>”<span style="color: #ff9900;">Dari</span> <span style="color: #ff9900;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/air">Syariat</a></span> <span style="color: #ff9900;">Menuju Mohabbat</span></strong></span><strong><em>”- </em></strong>Sebuah Dialog bersama<strong> </strong>Syahrudin SE,Ir.Harry Suryanto, Drs.Anung Inggito, Ir.Yayan Sunarya, dan<span style="color: black;"> </span> <em>Anand Krishna</em>.<strong><span style="color: black;"> </span></strong>Diterbitkan oleh: PT.One Earth Media.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/syariat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alam Meditasi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/alam-meditasi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/alam-meditasi#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Alam Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=396</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; FIQR Memesuki Alam Meditasi Lewat Gerbang Sufi&#8221; , ditulis oleh Anand Krishna 
Di tengah aksi kekerasan yang terjadi di berbagai bagian dunia, pesan dan intisari ajaran sufi menjadi semakin relevan. Kekerasan bukanlah solusi. Kasih adalah satu-satunya solusi.
Lewat buku ini, Anand Krishna tidak hanya mengajak Anda untuk berenang dalam kolam kasih, tetapi juga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8221; FIQR Memesuki </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>Alam Meditasi</strong></a><strong> Lewat Gerbang Sufi<em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong></h2>
<p style="text-align: justify;">Di tengah aksi kekerasan yang terjadi di berbagai bagian dunia, pesan dan intisari ajaran sufi menjadi semakin relevan. Kekerasan bukanlah solusi. Kasih adalah satu-satunya solusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat buku ini, Anand Krishna tidak hanya mengajak Anda untuk berenang dalam kolam kasih, tetapi juga mengajak Anda untuk memasuki pencerahan para sufi melalui proses <strong><em>Takhali</em></strong> atau pembersihan diri, <strong><em>Tahilli</em></strong> atau pembenahan diri, dan <strong><em>Tajalli </em></strong>atau pencerahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Penulis buku ini menjelaskan tahap-tahap tersebut dan memberikan latihan untuk setiap tahap. Lewat 52 kisah untuk 52 minggu dan renungan-renungan dari Maestro Sufi Hazrat Inayat Khan, <strong><em>Tajalli</em></strong> menjadi sebuah pengalaman dari hari ke hari, sepanjang hidup.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;FIQR Memesuki </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>Alam Meditasi</strong></a><strong> Lewat Gerbang Sufi  <em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand</em></strong>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/alam-meditasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Islam</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/islam</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/islam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Islam Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya&#8221; , ditulis oleh Anand Krishna bersama Achmad Chodjim dan Moulana Wahiduddin Khan, pengantar oleh Dr.Komaruddin Hidayat.
Bagi para sufi, para mistik, para yogi dan para pengembara rohani, agama tak lebih dari sekadar jalan menuju tujuan akhir, yaitu Allah, Tuhan, Buddha, Bapak di Sorga, Ahura Mazda, Satnaam, Sampai di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong>&#8221; </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>Islam</strong></a><strong> Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya<em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong>bersama<strong><em> Achmad Chodjim </em></strong>dan<strong><em> Moulana Wahiduddin Khan, </em></strong>pengantar oleh<strong><em> Dr.Komaruddin Hidayat</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Bagi para sufi, para mistik, para yogi dan para pengembara rohani, agama tak lebih dari sekadar jalan menuju tujuan akhir, yaitu Allah, Tuhan, Buddha, Bapak di Sorga, Ahura Mazda, Satnaam, Sampai di tujuan, mereka bisa saling berpelukan. &#8220;Luar biasa ya? Kita lewat jalan berbeda-beda, tapi bertemu di sini!&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Yang mempermasalahkan jalan dan mengatakan bahwa jalannya paling baik dan paling benar sesungguhnya patut dikasihani. Mereka belum sampai pada tujuan. Mereka masih dalam perjalanan!</p>
<p style="text-align: justify;">Islam Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya, adalah sebuah dialog dan <em>sharring</em> pergulatan hidup batin para penulisnya. Karena itu, untuk bisa menyelam dan ikut mereguk kekayaannya, kita memerlukan lebih dari sekadar pendekatan fiqih dan teologi yang sudah mapan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini  produk perjalanan hidup dan pengalaman batin serta penalarn kritis sang penulis, sehingga isi buku ini sulit kalau diukur dengan ukuran-ukuran esoteris. Makanya buku ini sedikit banyak akan menimbulkan kontroversi. Namun semua itu akan memperkaya wawasan kita kalau kita mau membuka diri untuk berempati dan memberikan apresiasi secara wajar atas pergulatan dan pengembaraan hidup penulisnya dalam rangka mencari makna kehidupan yang lebih otentik.</em></p>
<p align="right"><strong>Dr. Komaruddin Hidayat</strong></p>
<p align="right">Direktur Pembinaan Perguruan Tinggi Islam, Departemen Agama RI.</p>
<p align="right">Direktur Yayasan Wakaf Paramadina</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage">Islam</a> Esoteris, Kemuliaan dan Keindahannya</strong><strong><em>&#8221; </em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong>bersama<strong><em> Achmad Chodjim </em></strong>dan<strong><em> Moulana Wahiduddin Khan, </em></strong>pengantar oleh<strong><em> Dr.Komaruddin Hidayat</em></strong>.<strong> </strong>Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/islam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manusia</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/manusia</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/manusia#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 04:05:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Manusia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
Pandangan Sufi -3: &#8220;Memanusiakan manusia, Surat-Surat Terakhir Al-Qur&#8217;an Bagi orang Modern&#8221; &#8211; Sebuah Apresiasi Spiritual, ditulis oleh Anand Krishna.
Tiga Surah Al-Qur&#8217;an yang diulas dalam buku ini sangat indah. Tersentuh oleh pesan surah-surah ini, Anda akan mengalami transformasi diri yang luar biasa, karena inti pesan itu merupakan kunci rahasia untuk memanusiakan manusia.
Untuk itu, langkah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2>Pandangan Sufi -3: <strong>&#8220;Memanusiakan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>manusia</strong></a><strong>, Surat-Surat Terakhir Al-Qur&#8217;an Bagi orang Modern<em>&#8221; &#8211; </em></strong>Sebuah Apresiasi Spiritual, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Tiga Surah Al-Qur&#8217;an yang diulas dalam buku ini sangat indah. Tersentuh oleh pesan surah-surah ini, Anda akan mengalami transformasi diri yang luar biasa, karena inti pesan itu merupakan kunci rahasia untuk memanusiakan <a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage">manusia</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, langkah pertama adalah membuka hati. Mengembangkan rasa dalam diri, kemudian memperlunak jiwa, membuatnya menjadi lebih halus, lebih tulus. Itulah pesan Al-Ikhlash.</p>
<p style="text-align: justify;">Hati yang tulus, jiwa yang bersih, menjadi sadar dan memperoleh pencerahan. Itulah pesan Al-Falaq. Dan melelui Al_Nas, transformasi diri itu mencapai kesempurnaannya: Insan Kamil-<a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage">manusia</a> sempurna. Ini pulalah pesan Islam!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong>&#8220;Memanusiakan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/marriage"><strong>manusia</strong></a><strong>, Surat-Surat Terakhir Al-Qur&#8217;an Bagi orang Modern<em>&#8221; &#8211; </em></strong>Sebuah Apresiasi Spiritual ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/manusia/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hati</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/hati</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/hati#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 03:58:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
Pandangan Sufi-2: &#8220;Membuka Pintu Hati, Surat Al-Fatiha Bagi Orang Modern&#8220;- Sebuah Apresiasi Spiritual, ditulis oleh Anand Krishna.
Surah Al-Fatihah sarat dengan simpul universal, sehingga tidak heran apabila penganut agama manapun &#8220;dekat&#8221; dengannya.
Penulis buku kecil ini patut dihargai karena dapat mengungkap setetes air segar dari samudra Al-Fatihah.
Drs.H.Nasaruddin Umar,M.A.
Direktur ICNIS &#38; Pembantu Rektor IV, IAIN
Menurut Hadits [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2>Pandangan Sufi-2: <strong>&#8220;Membuka Pintu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong>Hati</strong></a><strong>, Surat Al-Fatiha Bagi Orang Modern<em>&#8220;- </em></strong>Sebuah Apresiasi Spiritual, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Surah Al-Fatihah sarat dengan simpul universal, sehingga tidak heran apabila penganut agama manapun &#8220;dekat&#8221; dengannya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Penulis buku kecil ini patut dihargai karena dapat mengungkap setetes air segar dari samudra Al-Fatihah.</em></p>
<p align="right"><strong>Drs.H.Nasaruddin Umar,M.A.</strong></p>
<p align="right">Direktur ICNIS &amp; Pembantu Rektor IV, IAIN</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Hadits Al-Bukhari, Nabi Muhamad menyebut Surah Al-Fatihah sebagai Surah yang terbesar dalam Al-Qur&#8217;an. Surah ini juga disebut <em>Ummulkitaab</em> atau <em>Ummul-Qur&#8217;an</em> yang berarti Induk Kitab, Pokok Kitab atau intisari Al-Qur&#8217;an. Surah itu adalah &#8220;Pembuka&#8221; bukan hanya Pembuka Al-Qur&#8217;an, melainkan juga pintu <a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra">hati</a>, gerbang batin, jendela jiwa kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Baca dan salami tujuh ayat Al-Fatihah dan biarlah diri Anda diserapi olehnya dan dibawa masuk ke dalam tujuh lapis kesadaran, sampai Anda menggapai kesadaran Murni yang mengantar Anda ke Pencerahan, Penemuan Jati Diri. Mengenal Zat Yang Maha Suci dan Maha Murni, serta membuat Anda sepenuhnya seimbang sebagai Insan Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini juga dilengkapi dengan <strong>Latihan-Latihan Sufi</strong> yang amat masyhur, untuk mencapai &#8220;Kesadaran Mu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/hati/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jiwa</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/jiwa</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/jiwa#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:53:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Jiwa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Kembara Bersama Mereka yang Berjiwa Sufi  &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
&#8220;Melihat berbagai gejala konflik akhir-akhir ini, benar sekali kata Pak Anand, kita perlu &#8216;menciptakan rasa saling mengenal&#8217;. Apakah itu toleransi atau apresiasi, yang penting intinya adalah &#8217;saling mengenal&#8217;.&#8221;
Abdurrahman Wahid
&#8220;The Sufi massage is a reminder to humanity, not to any one nation [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Kembara Bersama Mereka yang Ber</em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong><em>jiwa</em></strong></a><strong><em> Sufi </em></strong><em> <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Melihat berbagai gejala konflik akhir-akhir ini, benar sekali kata Pak Anand, kita perlu &#8216;menciptakan rasa saling mengenal&#8217;. Apakah itu toleransi atau apresiasi, yang penting intinya adalah &#8217;saling mengenal&#8217;.&#8221;</p>
<p align="right"><strong><em>Abdurrahman Wahid</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;The Sufi massage is a reminder to humanity, not to any one nation but to all; not to one but to every creed. It is a reminder of the truth taught by all the great teachers of humanity: that God, truth, religion are one, and that duality is only a delusion of human nature. The Sufi massage, therefore, is not for a particular race, nation, or church. It is a call to unite in wisdom.&#8221;</em></p>
<p align="right"><strong>Hazrat Inayat Khan </strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya kenal sufi-sufi yang mendapat kesufiannya dengan upaya sendiri, maupun yang mendapatkan karomah dari Allah&#8230;Nah, kekayaan seperti itu tidak dapat diabaikan begitu saja. Kebanyakan orang tidak punya apresiasi untuk memahami fenomena yang sangat kaya itu. Demokrasi pun dimaknai secara dangkal. Untuk menyelami demokrasi, saya kira Tasawuf itu yang bias jadi kapal selamnya.&#8221;</p>
<p align="right"><strong><em>Emha Ainun Nadjib</em></strong></p>
<p><em>&#8220;God is One, The Path is One.</em></p>
<p><em>Accept The Path of Truth, Reject all other ways.&#8221;</em></p>
<p align="right"><strong><em>Baba Nanak</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ada elemen kesadaran yang terlupakan. Sekarang ini kita mengalami sejenis ilusi. Hilangnya atau semakin tipisnya kesadaran itu, membuat kita beralih ke hal-hal luaran. Patut disayangkan bahwa orientasi material terjadi pula di kalangan rohaniwan dan kaum intelektual.&#8221;</p>
<p align="right"><strong><em>Mohamad Sobary</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Kembara Bersama Mereka yang Ber</em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kamasutra"><strong><em>jiwa</em></strong></a><strong><em> Sufi &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/jiwa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seimbang</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/seimbang</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/seimbang#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:52:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Seimbang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Hidup Sehat dan Seimbang Cara Sufi  &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Sumbangan tradisi Sufi terhadap peradaban dunia sungguh luar biasa. Itu terjadi tidak hanya dalam bidang etika dan moral-religius, tetapi juga dalam bidang-bidang spesifik seperti pemeliharaan kesehatan.
Dalam buku tipis ini, Anand Krishna mempersembahkan untuk Anda pandangan atau &#8220;resep-resep&#8221; Hazrat Inayat Khan, seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Hidup Sehat dan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Seimbang</em></strong></a><strong><em> Cara Sufi </em></strong><em> <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Sumbangan tradisi Sufi terhadap peradaban dunia sungguh luar biasa. Itu terjadi tidak hanya dalam bidang etika dan moral-religius, tetapi juga dalam bidang-bidang spesifik seperti pemeliharaan kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam buku tipis ini, <strong>Anand Krishna</strong> mempersembahkan untuk Anda pandangan atau &#8220;resep-resep&#8221; <strong>Hazrat Inayat Khan</strong>, seorang tokoh besar dalam tradisi Sufi, yang akan membuat Anda menikmati hidup yang sehat-<a href="http://www.bukumeditasi.com/sex">seimbang</a>, baik secara fisik, mental maupun spiritual.</p>
<p style="text-align: justify;">Anda yang biasa mendekati masalah kesehatan hanya dengan kacamata Barat akan tercengang dan tertantang oleh pendekatan dalam buku ini. Nikmati hidup sehat tanpa tergantung obat!</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Praktek meditasi, latihan dan gaya hidup tertentu yang diajarkan oleh Anand Krishna membuat konsumsi oxyigen otak menjadi minim, kekacauan pikiran reda dan akhirnya menjadi hening. Setelah itu terjadi sesuatu yang hanya dapat dirasakan, dan tak dapat dijelaskan. Otak yang sudah terbiasa demikian tenang dengan sendirinya berpengaruh positif dan konstruktif terhadap jiwa raga kita. Demikian kita menjadi sehat dalam arti kata sebenarnya. Hidup kita menjadi </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><em>seimbang</em></a><em>. Buku ini luar biasa dalam </em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/seimbang/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sufi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sufi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sufi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:51:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Sufi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Menyelami Samudra Kebijaksanaan Sufi  &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Di tengah kemelut ketidakpuasan, hasutan, kerusuhan, penghancuran, kejahatan, kita semakin takut: mulai dari rasa takut kehilangan pekerjaan sampai takut mati. Di sisi lain, tangan kita mungkin bersih dari tindak perusakan atau pembunuhan, tetapi toh ada kebringasan dan kebencian di dalam hati yang kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Menyelami Samudra Kebijaksanaan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Sufi</em></strong></a><strong><em> </em></strong><em> <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Di tengah kemelut ketidakpuasan, hasutan, kerusuhan, penghancuran, kejahatan, kita semakin takut: mulai dari rasa takut kehilangan pekerjaan sampai takut mati. Di sisi lain, tangan kita mungkin bersih dari tindak perusakan atau pembunuhan, tetapi toh ada kebringasan dan kebencian di dalam hati yang kita tutup-tutupi dengan &#8220;topeng&#8221; kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Hentikan semua ketidakwarasan ini! Mari kita beralih ke kegilaan yang lain: Gila Cinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami Misteri Keberadaan ini bersama para <a href="http://www.bukumeditasi.com/sex">Sufi</a> dan temukan kilau esensi cinta dalam diri sendiri agar kita dapat mengasihi Sesama tanpa pilih kasih, tanpa pamrih. Mereka yang mengenal cinta, gila cinta, akan menyelam berulang kali, tak takut mengorbankan diri demi kasih Allah, senantiasa siap memaafkan, tak lagi memelihara keangkuhan, dan tak terikat oleh kemilau materi yang fana. Pujangga dan <a href="http://www.bukumeditasi.com/sex">sufi</a> besar Shah Abdul Latif mengajak kita untuk selalu memandang segalanya dengan kacamata cinta karena:</p>
<p align="center"><strong><em>Semesta ini rumah-Nya,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Dengan sekian banyak pintu dan jendela&#8230;</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Ke mana pun kumenoleh,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Yang terlihat hanyalah Dia&#8230;</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hanya mereka yang gila cinta yang dapat menempuh jalan menuju pencerahan dan menyatu dengan-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Menyelami Samudra Kebijaksanaan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Sufi</em></strong></a><strong><em> &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sufi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebenaran</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kebenaran</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kebenaran#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:50:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Kebenaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Haqq Moujud,  Menghadirkan Kebenaran Sufi dalam Hidup Sehari-hari  &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Bukan hanya di bidang kerohanian, bidang-bidang lain pun Sindh telah membuktikan keunggulannya. Para pejuang dan ilmuwan dari Sindh sering berkunjung ke Timur Tengah atas undangan penguasa setempat. Karena itu, ilmu astronomi, kimia dan lain-lain memang masuk ke Yunani dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Haqq Moujud,  Menghadirkan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Kebenaran</em></strong></a><strong><em> Sufi dalam Hidup Sehari-hari </em></strong><em> <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Bukan hanya di bidang kerohanian, bidang-bidang lain pun Sindh telah membuktikan keunggulannya. Para pejuang dan ilmuwan dari Sindh sering berkunjung ke Timur Tengah atas undangan penguasa setempat. Karena itu, ilmu astronomi, kimia dan lain-lain memang masuk ke Yunani dan Eropa lewat Arab, tetapi berasal dari Sindh.</p>
<p style="text-align: justify;">Ungkapan <strong><em>Know thyself</em></strong> atau &#8220;kenalilah dirimu&#8221; yang menjadi tema sentral pelajaran di kuil utama Delphi, Yunani, berasal dari kitab-kitab yang disucikan oleh bangsa Sindhi sejak ribuan tahun sebelum Masehi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat buku ini Anda akan berjumpa dengan seorang Sindhu-Putra yang menggaungkan kembali kebijaksanaan lama itu. Selami coretan tangan <strong>Baba Tolaram</strong>, maka Anda akan bertemu dengan &#8220;Sang Sufi&#8221; di dalam diri Anda, dan alamilah betapa hidup Anda menjadi sebuah perayaan syukur sepanjang umur.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Haqq Moujud,  Menghadirkan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/sex"><strong><em>Kebenaran</em></strong></a><strong><em> Sufi dalam Hidup Sehari-hari &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kebenaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>kabir</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kabir</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kabir#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2009 01:50:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sufi Universal]]></category>
		<category><![CDATA[Kabir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=366</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Jalan Sutra Cinta &#8221; &#8211; POEMS OF KABIR, Dikumpulkan dan Diterjemahkan oleh RABINDRANATH TAGORE  , Saduran dan ulasan dalam bahasa Indonesia  oleh Anand Krishna.
Kabir (1440-1518) adalah mistik India penggagas angan-angan persatuan umat manusia.
Kabir bukan sekedar nama. Ia adalah sebuah revolusi yang berhasil mengantar banyak sekali orang ke alam pencerahan dan mengubah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Jalan Sutra Cinta &#8221; &#8211; POEMS OF </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong><em>KABIR</em></strong></a><strong><em>, Dikumpulkan dan Diterjemahkan oleh RABINDRANATH TAGORE </em></strong><em> </em>, Saduran dan ulasan dalam bahasa Indonesia  oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Kabir</strong></a><strong> </strong>(1440-1518) adalah mistik India penggagas angan-angan persatuan umat manusia.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Kabir</strong></a> bukan sekedar nama. Ia adalah sebuah revolusi yang berhasil mengantar banyak sekali orang ke alam pencerahan dan mengubah pola piker siapa pun yang mau membuka diri.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Kabir</strong></a> adalah pelintas batas. Karena itu, bagi orang yang berpikir dogmatis sempit, <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> sangat berbahaya! Janganlah sekali-kali mengundang <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> masuk ke dalam rumah Anda, apalagi ke dalam hati Anda, bila Anda belum siap untuk sebuah revolusi.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku di tangan Anda ini menjad lebih berbahaya karena yang mengantar <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> bukanlah orang biasa. Puisi-puisi <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Kabir</a> dalam buku ini diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh pujangga besar <strong>Rabindranath Tagore</strong>, dan <strong>Anand Krishna</strong> menyadurnya untuk Anda!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Jalan Sutra Cinta &#8220;-POEMS OF </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong><em>KABIR</em></strong></a><strong><em>, Dikumpulkan dan Diterjemahkan oleh RABINDRANATH TAGORE </em></strong><em> </em>, Saaduran dan ulasan dalam bahasa Indonesia<strong><em> </em></strong>oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kabir/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Maria</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/maria</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/maria#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi]]></category>
		<category><![CDATA[Maria]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Mawar Mistik &#8211; Ulasan Injil Maria Magdalena &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Buku ini berisi ulasan terhadap Injil Maria Magdalena, &#8220;Pesan&#8221; Isa, Sang Masiha, kepada Maria Magdalena, yang pernah dicatat oleh para pengikut setia, tetapi kemudian hilang selama berabad-abad, sampai ditemukan kembali pada tahun 1896 di Cairo, Mesir.

Sebagai naskah yang termasuk Injil Apokrif, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Mawar Mistik &#8211; </em></strong><em>Ulasan Injil </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em>Maria</em></a><em> Magdalena <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Buku ini berisi ulasan terhadap Injil Maria Magdalena, &#8220;Pesan&#8221; <strong>Isa, Sang Masiha</strong>, kepada <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Maria</strong></a><strong> Magdalena</strong>, yang pernah dicatat oleh para pengikut setia, tetapi kemudian hilang selama berabad-abad, sampai ditemukan kembali pada tahun 1896 di Cairo, Mesir.</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai naskah yang termasuk <em>Injil Apokrif</em>, Berita Baik menurut <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Maria</strong></a><strong> Magdalena</strong> ini tentu berbeda sekali dengan versi ajaran resmi. Kendati demikian, dan tanpa harus mempertentangkannya dengan ajaran resmi itu, kita bisa belajar banyak darinya, guna memperluas dan memperdalam religiositas kita, karena bahkan <strong>Uskup Agung Genoa, Jacobus de Voragine</strong>, menyebut <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><strong>Maria</strong></a><strong> Magdalena</strong> sebagai <strong>Illuminata </strong>sekaligus <strong>Illuminatrix</strong>, yaitu Pribadi yang sudah cerah sekaligus mencerahkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span style="color: red;">Kendati demikian, barangkali Anda perlu berkonsultasi dengan pembimbing rohani Anda, untuk memastikan apakah Anda perlu membaca buku ini.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <span> </span><strong><em>” </em></strong><strong><em><span>Mawar Mistik – </span></em></strong><em><span>Ulasan Injil </span></em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em><span>Maria</span></em></a><em><span> Magdalena<strong> </strong></span><strong>”</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/maria/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yesus</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/yesus</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/yesus#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:46:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Yesus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Sabda Pencerahan &#8211; Ulasan Khotbah Yesus Di atas Bukit Bagi Orang Modern &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Menghidupi paradoks! Itulah para budha, avatar, kristus dan pengembara rohani yang telah mencapai pencerahan. Karena itu, tak heran kalau kata-kata mereka penuh paradoks.
Khotbah Yesus di Bukit adalah Cermin Puncak Kesadaran yang bisa dicapai oleh manusia dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Sabda Pencerahan &#8211; </em></strong><em>Ulasan Khotbah </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em>Yesus</em></a><em> Di atas Bukit Bagi Orang Modern <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Menghidupi paradoks! Itulah para budha, avatar, kristus dan pengembara rohani yang telah mencapai pencerahan. Karena itu, tak heran kalau kata-kata mereka penuh paradoks.</p>
<p style="text-align: justify;">Khotbah <a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness">Yesus</a> di Bukit adalah Cermin Puncak Kesadaran yang bisa dicapai oleh manusia dalam kelananya menjelajahi kehidupan ini: Tiada khawatir akan sesuatu pun, dan tiada tertipu oleh segala sesuatu yang serba semu, karena kesadarannya tajam memandang kesejatian dalam paradoks-paradoks kehidupan. Dan karena itu, sabda-Nya pun penuh kuasa, bahkan ketika Dia merobek tradisi dan pandangan lama.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengarkan sabda pencerahan di Atas Bukit, maka relung-relung gelap hati kita akan dipenuhi dengan Cahaya-Nya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em> Sabda Pencerahan &#8211; </em></strong><em>Ulasan Khotbah </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/awareness"><em>Yesus</em></a><em> Di atas Bukit Bagi Orang Modern<strong> </strong><strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/yesus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Isa</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/isa</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/isa#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:40:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Isa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=356</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Isa, Hidup dan Ajaran Sang Masiha &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Dari Injil yang resmi diakui Gereja, kita mengenal Yesus atau Isa dari kelahirannya sampai umur sekitar dua belas tahun, lalu disusul sebuah periode gelap sampai umur tiga puluh tahun, saat tampil di depan umum hingga penyalibannya.
Kalau ajarannya yang disampaikan dalam waktu amat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Isa</em></strong></a><strong><em>, Hidup dan Ajaran Sang Masiha</em></strong><em> <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Dari Injil yang resmi diakui Gereja, kita mengenal Yesus atau <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> dari kelahirannya sampai umur sekitar dua belas tahun, lalu disusul sebuah periode gelap sampai umur tiga puluh tahun, saat tampil di depan umum hingga penyalibannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau ajarannya yang disampaikan dalam waktu amat singkat itu ternyata begitu mempengaruhi dunia, orang yang kritis tentu akan bertanya-tanya: selama delapan belas tahun itu <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> ada di mana, dan berbuat apa?! Oh, betapa kayanya ternyata periode gelap itu!</p>
<p style="text-align: justify;">Pikiran mitis mencari-cari mukjizat dari Yesus, tetapi tanpa itu pun <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> tetap besar, dan untuk orang yang sudah &#8220;tidak kekanak-kanakan &#8220;, Injil Thomas justru akan menerangi pemahamannya. Akan jelas pula bahwa Yesus bukan hanya milik orang Kristen. <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> adalah milik dunia! Kasihan, orang yang menutup mata terhadapnya! Kasihan, mereka yang hanya menerima penggalan hidupnya!</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah membaca buku ini, mungkin sebagian iman Anda terhadap <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">Isa</a> akan tertantang, tetapi Anda tidak perlu takut kehilangan, karena yang akan hilang hanya sebuah kelebihan yang memang tidak penting! Dan cakrawala baru membentang di depan Anda! Betapa indahnya!!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Isa</em></strong></a><strong><em>, Hidup dan Ajaran Sang Masiha &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/isa/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kidung</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kidung</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kidung#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:36:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Kidung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Kidung Agung &#8211; Melagukan Cinta Bersama Raja Salomo &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Dalam masa pendidikan mereka, banyak pastur, biarawan dan biarawati membaca kidung ini secara sembunyi-sembunyi, barangkali karena persepsi mereka mengenai pornografi. Sesungguhnya kidung ciptaan Raja Salomo ini sungguh agung, karena lewat pergulatannya bersama Si Jelita dan Syulam kita dapat meraih keagungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Kidung</em></strong></a><strong><em> Agung &#8211; </em></strong><em>Melagukan Cinta Bersama Raja Salomo <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Dalam masa pendidikan mereka, banyak pastur, biarawan dan biarawati membaca <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">kidung</a> ini secara sembunyi-sembunyi, barangkali karena persepsi mereka mengenai pornografi. Sesungguhnya <a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui">kidung</a> ciptaan Raja Salomo ini sungguh agung, karena lewat pergulatannya bersama Si Jelita dan Syulam kita dapat meraih keagungan kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><em>Kidung</em></a><em> Agung adalah sebuah karya yang amat mendalam, multi-level dan multi-dimensi yang memerlukan perasaan untuk memahaminya. Karena itu, terbuka banyak kemungkinan interpretasi makna. Makna yang oleh Pak Anand digali darinya adalah sebuah kunci yang mampu membuka sudut-sudut hati manusia. Bagus sekali bahwa renungan ini dipublikasikan.</em></p>
<p align="right"><strong>Prof.Dr.Franz Magnis-Suseno,SJ</strong></p>
<p align="right"><em>Pastur, Biarawan, Filsuf, Guru Besar Filsafat</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Kidung</em></strong></a><strong><em> Agung &#8211; </em></strong><em>Melagukan Cinta Bersama Raja Salomo<strong> </strong><strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kidung/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pencerahan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/pencerahan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/pencerahan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:32:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan TimTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=348</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Telaga Pencerahan di tengah Gurun Kehidupan &#8211; Apresiasi Spiritual Terhadap Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
Seseorang yang menyadari dirinya sebagai Insan Tuhan akan larut bersyair bersama Rumi, seorang Sufi yang amat terkenal:
Tanpa anggur: insan Tuhan mabuk
Tanpa daging, insan Tuhan kenyang
Insan Tuhan, raja dalam jubah darwish
Insan Tuhan, kekayaan tertutup debu
Insan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Telaga </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Pencerahan</em></strong></a><strong><em> di tengah Gurun Kehidupan &#8211; </em></strong><em>Apresiasi Spiritual Terhadap Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an <strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Seseorang yang menyadari dirinya sebagai Insan Tuhan akan larut bersyair bersama Rumi, seorang Sufi yang amat terkenal:</p>
<p align="center"><em>Tanpa anggur: insan Tuhan mabuk</em></p>
<p align="center"><em>Tanpa daging, insan Tuhan kenyang</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, raja dalam jubah darwish</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, kekayaan tertutup debu</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, samudra tak bertepi</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan, hujan mutiara tanpa berawan</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan punya seratus bulan dan langit</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan punya seratus mentari</em></p>
<p align="center"><em>Melalui kebenaran Ilahi, insan Tuhan tahu</em></p>
<p align="center"><em>Tanpa buku, insan Tuhan alim</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan tersembunyi, Syamsuddin!</em></p>
<p align="center"><em>Insan Tuhan: Cari dan temukan dia,hati!</em></p>
<p>Taurat , Injil, dan Al-Qur&#8217;an merupakan Jari-Jari Allah yang menunjukkan jalan kepada kita semua. Bahkan beberapa butir mutiara di dalamnya akan cukup untuk membekali Anda dalam upaya meniti jalan ke dalam diri, guna menemukan dalam diri Anda sendiri Insan Tuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Reguklah Air Bening Telaga Pencerahan yang akan menghilangkan dahaga Anda dalam kembara hidup ini!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Telaga </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/feng-shui"><strong><em>Pencerahan</em></strong></a><strong><em> di tengah Gurun Kehidupan &#8211; </em></strong><em>Apresiasi Spiritual Terhadap Taurat, Injil dan Al-Qur&#8217;an<strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.<strong><em></em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/pencerahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Zen</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/zen</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/zen#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:28:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Zen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; Zen Bagi Orang Modern &#8220;, ditulis oleh Anand Krishna.
&#8230;Pengotakan dunia berdasarkan ideolog, paham, kepercayaan, kebangsaan dan perbedaan-perbedaan lain, telah menjauhkan manusia dari manusia. Keluarga besar umat manusia berada di ambang perpecahan. Satu-satunya jalan keluar adalah &#8220;meditasi&#8220;.
Kita telah mencoba begitu banyak cara. Ternayata tak satu pun dapat membantu. Kita semakin terpecah-belah. Semakin banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Zen</em></strong></a><strong><em> Bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">&#8230;Pengotakan dunia berdasarkan ideolog, paham, kepercayaan, kebangsaan dan perbedaan-perbedaan lain, telah menjauhkan manusia dari manusia. Keluarga besar umat manusia berada di ambang perpecahan. Satu-satunya jalan keluar adalah &#8220;<strong>meditasi</strong>&#8220;.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita telah mencoba begitu banyak cara. Ternayata tak satu pun dapat membantu. Kita semakin terpecah-belah. Semakin banyak &#8220;isme-isme&#8221; yang muncul, manusia semakin terpisah dari manusia. Dialog dan diskusi tidak pernah membantu dan tidak akan pernah. Yang berdialog itu siapa? Para pakar, para cendikiawan, para profesor dan doktor, para penyandang gelar-gelar besar. Menggunakan gelar di depan dan di belakang nama, sudah membuktikan bahwa mereka memisahkan diri dari sebagian besar masyarakat. Mereka justru menciptakan dan membina bentuk-bentuk baru eksklusivisme [...]</p>
<p align="center"><strong><em>Tidak dapat disampaikan lewat buku</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Tidak dapat dijelaskan lewat kata-kata</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Hanya dapat ditunjukkan</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Hanya dapat dialami</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>Itulah </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Zen</em></strong></a><strong><em>.</em></strong></p>
<p align="center">(Terjemahan bebas kata-kata <strong><em>Boddhidharma, seorang Master yang mempopulerkan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Zen</em></strong></a><em>.</em>)</p>
<p style="text-align: justify;">Bagai telunjuk yang menunjuk bulan, buku ini tidak berpretensi lebih dari itu. Ada sepuluh gambar klasik yang biasa dipakai untuk meditasi <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>. Komentar terhadapnya hanyalah kata-kata gagap yang dalam keterbatasannya mau menggambarkan tahap-tahap <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>. Kata-kata itu sendiri harus diatasi, harus ditinggalkan, untuk membiarkan Anda sendiri melakukan perjalanan menggapai bulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Begitu Anda mulai mencecap manisnya <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>, buku ini tinggal tak lebih dari sekedar sepah. Dan sepah memang harus dibuang! Begitu Anda mulai mabok anggur <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Zen</a>, buku ini harus segera Anda campakkan!!</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <o :shapedefaults v:ext="edit" spidmax="1026" /> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <o :shapelayout v:ext="edit"> <o :idmap v:ext="edit" data="1" /> </o></xml>< ![endif]-->Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan dari buku dan sampul buku yang berjudul: <strong><em>” </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em><span>Zen</span></em></strong></a><strong><em><span> Bagi Orang Modern<span style="color: black;"> </span></span>”</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;"><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/zen/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>I ching</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/iching</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/iching#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2009 02:15:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[I Ching]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku :
&#8221; I Ching Bagi Orang Mordern &#8220;, oleh Anand Krishna .
&#8230; I Ching bukan sebuah buku. &#8220;I Ching&#8221; berarti &#8220;sebuah lagu&#8221;, &#8220;sebuah nyanyian&#8221;. Dan sebuah lagu, tidak dapat dinyanykan oleh mereka yang bersuara datar, sumbang. Sebuah lagu juga tidak dapat dinyanikan dengan satu nada. Harus ada perubahan. Dari satu nada ke nada yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku :</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>I Ching</em></strong></a><strong><em> Bagi Orang Mordern &#8220;</em></strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">&#8230; <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong>I Chin</strong></a><a href="http://buku-meditasi.com/leadership"><strong>g</strong></a> bukan sebuah buku. &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>&#8221; berarti &#8220;sebuah lagu&#8221;, &#8220;sebuah nyanyian&#8221;. Dan sebuah lagu, tidak dapat dinyanykan oleh mereka yang bersuara datar, sumbang. Sebuah lagu juga tidak dapat dinyanikan dengan satu nada. Harus ada perubahan. Dari satu nada ke nada yang lain. Untuk menyanyikan lagu yang indah ini, memang dibutuhkan sedikit keahlian.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika suara Anda datar, sumbang, jika Anda tidak menguasai nada-nada yang berbeda, belum saatnya Anda  menyelami &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>&#8220;. Anda akan memperkosa jiwanya. Bayangkan sebuah lagu yang indah dinyanyikan oleh seseorang yang tidak memiliki suara! &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>&#8221; sering diperkosa. Sering dinyanyikan oleh mereka yang bersuara datar, sumbang, yang tidak berjiwa seni, sehingga keindahannya pun hialng[...]</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a> adalah &#8220;sebuah  nyanyian&#8221;. Berasal dari Cina lagu yang indah ini jauh lebih tua dari Lao Tze dan Kung Fu Tze. Lagu Kehidupan ini terdiri dari 64 karakter Cina. Setiap nada berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari satu lagu yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">Enampuluh empat karakter ini bagaikan 64 sisi permata. Setiap sisi sungguh khas, indah dan unik! Kendati demikian, masih tetap merupakan bagian tak terpisahkan dari permata yang sama. Karena itu, setiap karakter memeiliki 64 makna! Dan tak heran, kalau ada sekian banyak versi <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">I Ching</a>. Lain Versi, lain pula interpretasinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam buku ini Anda akan menemukan &#8220;versi Tao&#8221;, versi yang disebut-sebut sangat &#8220;Klasik&#8221;. Karena hanya memaparkan 64 karakter, ditambah seppatah dua patah kata unuk setiap karakter, guna memicu pengembangan kreativitas dan reseptivitas anda, agar menemukan sendiri makna yang tersembunyi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami lagu ini, dan harmoninya akan mewarnai hidup Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari buku dan sampul buku berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>I Ching</em></strong></a><strong><em> Bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/iching/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tao</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tao</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tao#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan AsiaTeng]]></category>
		<category><![CDATA[Tao]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Tao Teh Ching  Bagi Orang Modern &#8220;, oleh Anand Krishna .
&#8230; Kurang lebih 2500 tahun yang lalu, Lao Tze membicarakan hal-hal yang masih sangat relevan bagi zaman kita sekarang. Korupsi, kolusi dan kemunafikan, membuatnya muak. Ia sudah tidak tahan lagi. Ia mengasingkan diri ke suatu tempat yang terpencil.
Ia tidak mendirikan suatu sekte. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Tao</em></strong></a><strong><em> Teh Ching  Bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Kurang lebih 2500 tahun yang lalu, <strong>Lao Tze</strong> membicarakan hal-hal yang masih sangat relevan bagi zaman kita sekarang. Korupsi, kolusi dan kemunafikan, membuatnya muak. Ia sudah tidak tahan lagi. Ia mengasingkan diri ke suatu tempat yang terpencil.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia tidak mendirikan suatu sekte. Ia tidak meletakkan dasar bagi suatu kepercayaan baru. Ia sadar sepenuhnya bahwa lembaga-lembaga semacam itu pada suatu hari akan kehilangan esensinya dan yang tertinggal hanya kerangkanya saja. Ia bicara tentang kesadaran. Kesadaran yang harus diperoleh sendiri, lewat penemuan jati diri, lewat pencerahan. Kesadaran yang tidak tergantung pada anjuran atau pun pengalaman orang lain. Kesadaran yang harus menjadi pengalaman pribadi setiap individu [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Mendengar Sabda Pencerahan sungguh membahagiakan. Baru mendengar saja, kita merasa terbawa ke suatu ketinggian atau kedalaman yang tak terhingga. Baru mendengar saja, misteri hidup ini terkuak tabir demi tabir, dan kita terdorong untuk menyelami paradoks-paradoksnya. Baru mendengar saja, kita merasa disemangati untuk menggapai kualitas tak terperikan, yang bahkan tak berani kita memimpikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui Anand Krishna, Lao Tze kini menghampiri anda untuk menyampaikan bingkisan istimewanya. Anda akan segera menikmati isinya: <strong>Mutiara-Mutiara Pencerahan</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini juga dilengkapi dengan <strong><em>Latihan-Latihan </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Tao</em></strong></a><strong><em> Yin</em></strong>: 6 latihan untuk mencicipi Madu Sorgawi, melihat Cahaya Sorgawi, menikmati Musik Sorgawi, dalam proses mana Anda akan diresapi dengan kedamaian dan memancarkannya ke sekitar Anda: dan 9 Latihan Lanjutan untuk Meningkatkan Kesadaran, dimana Anda akan larut dalam Tarian Sorgawi.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa pun agama dan keyakinan Anda, <a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership">Tao</a> Teh Ching dan Latihan Tao Yin akan sangat memperkaya diri dan kehidupan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan dari buku dan sampul buku yang berjudul: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/leadership"><strong><em>Tao</em></strong></a><strong><em> Teh Ching Bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tao/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Vedaanta</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/vedaanta</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/vedaanta#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:17:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Vedaanta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; VEDAANTA &#8211; Harapan bagi Masa Depan &#8220;, oleh  Anand Krishna .
Vedaanta adalah intisari Veda, dan Veda berarti Pengetahuan. Bukan sembarang pengetahuan, dan juga bukan milik satu kelompok atau agama tertentu. Veda adalah Pengetahuan yang bersifat Sanaatana &#8211; langgeng, Abadi, Kekal, Tidak Pernah Tidak Ada &#8211; Selalu Ada, atau lebih tepat lagi jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong><em>VEDAANTA</em></strong></a><strong><em> &#8211; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong><em>Harapan</em></strong></a><strong><em> bagi Masa Depan &#8220;</em></strong>, oleh  <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>Vedaanta</strong></a> adalah intisari <strong>Veda</strong>, dan Veda berarti Pengetahuan. Bukan sembarang pengetahuan, dan juga bukan milik satu kelompok atau agama tertentu. Veda adalah Pengetahuan yang bersifat <strong>Sanaatana</strong> &#8211; langgeng, Abadi, Kekal, Tidak Pernah Tidak Ada &#8211; Selalu Ada, atau lebih tepat lagi jika disebut &#8220;kebijakan&#8221; yang telah Menjadi Pedoman bagi Prilaku Manusia.</p>
<p style="text-align: justify;">Layaknya saripati, Vedaanta sungguh dahsyat. Dia akan mengantar Anda untuk Mengembangkan Kemanusiaan dalam diri Anda, untuk mencapai Kesempurnaan Diri Manusia &#8211; Moksha, Nirvana, Surga, Kerajaan Allah &#8211; banyak istilah, banyak sebutan, namun yang dimaksud adalah satu dan sama&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Anand Krishna, lahir di Solo tahun 1956, adalah penulis yang sangat produktif. Lebih dari 110 judul buku yang telah diterbitkannya dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Sebagai pendiri Anand Ashram (Pusat Kesehatan Holistik dan Meditasi, yang berafiliasi dengan PBB), dan penggagas beberapa gerakan popular, antara lain Forum Kebangkitan Jiwa dan Gerakan Integrasi Nasional, Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kebangsaan dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>Tulisan di atas  adalah kutipan dari sampul buku yang berjudul: </strong><strong>&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">VEDAANTA</a></strong><strong> &#8211; <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Harapan</a></strong><strong> bagi Masa Depan &#8220;, ditulis oleh </strong><strong>Anand Krishna.  Diterbitkan oleh: Pustaka Bali Post.</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/vedaanta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agama</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/agama</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/agama#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 07:15:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Panca Aksara &#8211; Membangkitkan Keagamaan dalam Diri Manusia&#8220;, oleh Anand Krishna .
Setiap orang mendambakan Kebahagiaan Sejati. Kenikmatan Indera semula dianggap sudah cukup membahagiakan. Namun manusia masih saja mendambakan sesuatu, mencari sesuatu yang &#8220;lebih&#8221;. 
Buku ini memberikan jawaban apa yang sesungguhnya dicari oleh semua mahluk di dunia ini. Penulis buku ini, Anand Krishna, lahir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Panca Aksara</em></strong><strong> &#8211; Membangkitkan Ke</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>agama</strong></a><strong>an dalam Diri Manusia<em>&#8220;</em></strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Setiap orang mendambakan Kebahagiaan Sejati. Kenikmatan Indera semula dianggap sudah cukup membahagiakan. Namun manusia masih saja mendambakan sesuatu, mencari sesuatu yang &#8220;lebih&#8221;. </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini memberikan jawaban apa yang sesungguhnya dicari oleh semua mahluk di dunia ini. Penulis buku ini, <strong>Anand Krishna</strong>, lahir di Solo, Jawa Tengah, 1956. Pemegang gelar MBA dari Pascific Southern University, AS ini pada mulanya adalah seorang pengusaha. Namun pada akhirnya ia lebih memilih hidup damai dengan meditasi.</em></p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;. Persembahan yang tidak berarti ini, persembahan yang hina nan dina ini &#8211; sesungguhnya merupakan persembahan lama. Antara tahun 1992-1995, kurang lebih 9.000 eksemplar buku kecil ini pernah terbit dengan judul &#8220;<strong><em>Aum Namah Shivaya</em></strong>&#8220;. Berkat bantuan beberapa sahabat [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Setalah tahun 1995, edisi tersebut sudah sulit ditemukan. Persediaan di tempat kami pun tinggal beberapa saja untuk keperluan dokumentasi. Banyak yang bertanya tentang edisi baru. Permintaan untuk buku ini datang dari orang Timor, Papua, Bugis, Kalimantatn dan tentunya dari Jawa, Sumatra dan Bali. Saya baru sadar bahwa buku tersebut pernah menjadi sangat populer.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, saya terdorong, terinspirasi untuk menulis ulang buku ini,dengan beberapa catatan tambahan sesuai dengan perkembangan kesadaranku. Judulnya sengaja diubah untuk mencerminkan keuniversalan pesan di dalam buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga setiap orang, setiap manusia Indonesia yang menghargai budaya leluhurnya, menjadi sedikit lebih bangga setelah membaca isi buku ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Shiva bukanlah &#8220;Dewa Perusak&#8221; sebagaimana ditulis dalam buku-buku teks yang sungguh sangat tidak cerdas dan tidak dapat diharapkan untuk mencerdaskan anak-cucu kita. Shiva adalah salah satu sebutan bagi Hyang Maha Kuasa, sebagaimana Allah, God atau Tuhan, adalah sebuta-sebutan lain bagi-Nya. [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku dan smpul buku yang berjudul: </em><em>&#8221; <strong>Panca Aksara</strong> <strong>- Membangkit</strong><strong>kan Ke</strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/stress"><strong>agama</strong></a><strong>an dalam Diri Manusia</strong></em><em>&#8221; , ditulis oleh <strong>Anand Krishna</strong>.  Diterbitkan oleh: Pustaka Bali Post.</em></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/agama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alam</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/alam</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/alam#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 May 2009 08:15:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Alam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Rahasia Alam &#8211; Alam Rahasia, Seni Hidup Harmonis Alami, oleh Anand Krishna .
Atmopanishad adalah tuntunan untuk perjalanan ke dalam diri sendiri. Dalam proses itu, anda tidak hanya akan &#8220;tahu diri&#8221; tetapi juga mengenal Rahasia Alam. Dan selanjutnya pengenalan itu akan membawa anda memasuki Alam Rahasia.
Dilengkapi dengan renungan dan latihan, buku ini dapat anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><em>&#8221; </em><strong><em>Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> &#8211; <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia, </em></strong><em>Seni Hidup Harmonis <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a>i</em>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Atmopanishad </em>adalah tuntunan untuk perjalanan ke dalam diri sendiri. Dalam proses itu, anda tidak hanya akan &#8220;tahu diri&#8221; tetapi juga mengenal Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a>. Dan selanjutnya pengenalan itu akan membawa anda memasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia.</p>
<p style="text-align: justify;">Dilengkapi dengan renungan dan latihan, buku ini dapat anda jadikan panduan untuk memasuki <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia itu. Di samping itu, latihan-latihan itu juga akan menciptakan bermacam keseimbangan di dalam diri anda: yang akan berdampak amat positif terhadap kesehatan jiwa raga anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah , kutipan dari sampul buku berjudul: <strong><em>&#8220;</em></strong><em> </em><strong><em>Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> &#8211; <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a> Rahasia, </em></strong><em>Seni Hidup Harmonis <a href="http://www.bukumeditasi.com/stress">Alam</a>i</em>,  ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/alam/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keindahan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/keindahan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/keindahan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 03:50:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Keindahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Ah!, Mereguk Keindahan Tak Terkatakan, Pragyaa-Paaramitaa Hridaya Sutra Bagi Orang Modern &#8220;, oleh Anand Krishna .
Di tahap awal pencerahannya. Siddhartha Gautama memahami ciri hakiki kehidupan ini sebagai penderitaan, dan beliau menemukan sebab-sebabnya, serta cara pemecahannya. Tetapi, dalam pencerahan purnanya, beliau bicara lain lagi. Puncak kesadarannya itu tercermin dalam wejangan pendek,  Pragyaa Paaramitaa Hridaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><em>&#8221; </em><strong><em>Ah!</em></strong>, <strong><em>Mereguk <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Keindahan</a> Tak Terkatakan, </em></strong><em>Pragyaa-Paaramitaa Hridaya Sutra Bagi Orang Modern</em> <em>&#8220;</em>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">Di tahap awal pencerahannya. Siddhartha Gautama memahami ciri hakiki kehidupan ini sebagai penderitaan, dan beliau menemukan sebab-sebabnya, serta cara pemecahannya. Tetapi, dalam pencerahan purnanya, beliau bicara lain lagi. Puncak kesadarannya itu tercermin dalam wejangan pendek,  <em>Pragyaa Paaramitaa Hridaya Sutra</em>, yang merupakan inti sari ajaran Sang Buddha.</p>
<p style="text-align: justify;">Sutra ini sungguh dahsyat. Menyelami kedalamannya, tiba-tiba anda akan menjadi seorang Selebriti Sejati &#8211; seseorang yang mampu merayakan kehidupan setiap saat dan dalam keadaan apa pun juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayang sekali, buku ini bukan untuk para pemula yang masih terperangkap dalam dualitas baik-buruk, benar-salah, ilahi-duniawi, maupun yang dengan mata buta dan tanpa tanda tanya menerima doktrin-doktrin (termasuk doktrin agama) yang dicekokkan kepadanya. Pendek kata, buku ini hanya akan bermanfaat bagi para petualang rohani &#8211; para pengembara berjiwa besar yang mungkin hanya bebrapa gelintir dalam setiap kelompok agama!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah , kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8221; Ah!, Mereguk <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Keindahan</a> Tak Terkatakan</em></strong>, Pragyaa<em>-Paaramitaa Hridaya Sutra Bagi Orang Modern<strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/keindahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nyanyian</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/nyanyian</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/nyanyian#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:57:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Nyanyian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=244</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Bhaja Govindam, Nyanyian Kebijaksanaan Sang Mahaguru Shankara&#8221;, oleh Anand Krishna .
Menyusul ulasan tentang Atma Boddha yang mendapat sambutan antusias dari para penyelam rohani, hadir di hadapan anda ulasan tentang karya Mahaguru Shankara yang unik ini, Bhaja Govindam.
Berbeda dengan Atma Boddha yang diperuntukkan bagi para &#8220;murid umum&#8221;, karya ini dimaksudkan untuk para murid yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><em>&#8221; </em><strong><em>Bhaja Govindam</em></strong>, <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi"><em>Nyanyian</em></a><em> Kebijaksanaan Sang Mahaguru Shankara&#8221;</em>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">Menyusul ulasan tentang <strong><em>Atma Boddha</em></strong> yang mendapat sambutan antusias dari para penyelam rohani, hadir di hadapan anda ulasan tentang karya <strong>Mahaguru Shankara</strong> yang unik ini, <strong><em>Bhaja Govindam</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Berbeda dengan <strong><em>Atma Boddha</em></strong> yang diperuntukkan bagi para &#8220;murid umum&#8221;, karya ini dimaksudkan untuk para murid yang sudah ber-<em>murad</em>, berkeinginan tunggal, yaitu &#8220;menginginkan keinginan Sang Kebenaran&#8221;. Dengan kata lain, karya ini bagi mereka yang bertekad untuk &#8220;melenyapkan segala keinginan dalam Kehendak Ilahi&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Selami karya ini dan menyanyilah bersama Sang Mahaguru Shankara, maka hidup ini akan benar-benar menjadi perayaan, dan Anda akan menjadi selebriti sejati.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Hubungan antara guru dan siswa, murshid dan murid, <em>master </em>dan <em>disciple</em>, mungkin merupakan hubungan yang paling mesra. Tidak heran bila hubungan antara Jalaluddin Rumi dan Shams, hubungan antara Yesus dan Maria Magdalena, hubungan antara Krishna dan Radha, sering disalahpahami, disalahartikan, disalahtafsirkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mesranya hubungan antara murshid dan murid tidak bisa tidak melahirkan energi yang mencerahkan. Kesiapan diri seorang murid dan kedekatannya dengan sang murshid menyebabkan terjadinya &#8220;pencerahan&#8221;. Dan, pencerahan seperti itu tidak semata-mata mencerahkan si murid; sang murshid pun sedikit lebih tercerahkan olehnya. Bila matahari pencerahan terbit, baik murid maupun murshid memperoleh sinarnya. <em>Enlightenment, my dear ones, is an ongoing proc</em>ess. Pencerahan terjadi terus-menerus. Pencerahan tidak pernah berhenti.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Bhaja Govindam</em></strong> lahir dari hubungan mesra seperti itu. Lahir dari hubungan Guru Shankaracharya dengan para muridnya. Sebelum ini kita pernah mengulas karya lain dari Sang Mahaguru, dalam buku yang sudah terbit lebih dulu, yaitu <strong><em>Atma Bodha</em></strong>. Saya merasa perlu mengulas satu lagi karya Shankaracharya, karena karyanya yang satu ini lain dari yang lain. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; <strong><em>Bhaja Govindam</em></strong> berbeda. Buku ini tidak ditulis. Sang Murshid tidak menulisnya. Beliau menyanyikannya bersama para murid. Sungguh luar biasa. Saya tidak pernah menemukan teks lain seperti ini. Ya, <strong><em>Bhaja Govindam </em></strong>adalah &#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">nyanyian</a> bersama&#8221; Sang Guru bersama para muridnya. Mahaguru Shankara sedang berduet dengan para siswanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bait pertama lagu ini dinyanyikan oleh Shankara. Beberapa bait berikutnya oleh para murid, lalu diakhiri oleh Sang Guru lagi. <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi">Nyanyian</a> Shankara yang satu ini diperuntukkan bagi para murid, yaitu mereka yang ber-&#8221;<em>murad</em>&#8220;, berkeinginan tunggal. Dan, keinginan tunggal seorang murid adalah menginginkan &#8220;Keinginan Keberadaan&#8221;: Melenyapkan segala keinginan dalam Kehendak Ilahi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Bhaja Govindam</em></strong> merupakan &#8220;<em>injunctions</em>&#8221; Sang Guru bagi para murid [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah , kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em> Bhaja Govindam</em></strong>, <a href="http://www.bukumeditasi.com/reinkarnasi"><em>Nyanyian</em></a><em> Kebijaksanaan Sang Mahaguru Shankara<strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/nyanyian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cinta</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/cinta</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/cinta#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Narada Bhakti Sutra, Menggapai Cinta Tak Bersyarat dan Tak Terbatas&#8220;, oleh Anand Krishna .
. . . Berhentilah &#8220;mengalir&#8221; ke luar&#8230; Take a U-Turn, berbeloklah kembali ke dalam diri. Apa yang engkau cari itu, tidak ada di luar diri.
Ketika George Horrison dari kelompok The Beatles menyadari hal itu, dia melepas segala ketergantungan pada hal-hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><em>&#8221; </em><strong><em>Narada Bhakti Sutra,</em></strong> <em>Menggapai </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Cinta</em></a><em> Tak Bersyarat dan Tak Terbatas<strong>&#8220;</strong></em>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">. . . Berhentilah &#8220;mengalir&#8221; ke luar&#8230; Take a U-Turn, berbeloklah kembali ke dalam diri. Apa yang engkau cari itu, tidak ada di luar diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika George Horrison dari kelompok The Beatles menyadari hal itu, dia melepas segala ketergantungan pada hal-hal di luar diri. Dan menyaatakan dengan gambling, <em>&#8220;All you need is Love.<strong>Hari Bol!</strong>&#8220;</em> Apa yang engkau butuhkan hanyalah kasih. Ucapkan Nama Dia Yang Adalah Wujud <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Kasih!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sekarang&#8221;, kata Narada&#8230;&#8221;Sekarang, temukan Pusat Kasih itu di dalam dirimu!&#8221; <strong><em>Narada Bhakti Sutra</em></strong> tidak dimaksudkan bagi mereka yang masih asyik mencari <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> di luar diri. Ia dimaksudkan bagi mereka yang ingin mencari Pusat Kasih, Sentra <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> di dalam dirinya [...]</p>
<p style="text-align: justify;">. . . Termabukkan oleh anggur kasih yang berasal dari dalam diri &#8211; demikian keadaan seorang Kekasih, seorang pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila anda termabukkan oleh sesuatu di luar diri, anda adalah seorang pemabuk. Bila anda termabukkan oleh sesuatu di dalam diri, anda adalah seorang pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya para pemabuk tidak bisa memahami keadaan para pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a>, kemudian malah menghujat mereka, &#8220;Eh, kamu belum apa-apa. Kamu belum cukup mabuk. Mana gelasmu? Mana botolmu? Mana anggurmu? Siapa Tuhanmu? Nggak mungkin, ah&#8230; Kau ateis. Kau tidak beragama.</p>
<p style="text-align: justify;">Kau belum apa-apa. Siapa yang ingin kau bohongi? Sembahyang saja tidak teratur. Kapan ke tempat ibadah? Saya tidak pernah melihatmu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Para pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> Allah termabukkan oleh <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> yang berasal dari dalam diri mereka sendiri. Para kekasih Tuhan termabukkan oleh Tuhan yang &#8220;berada&#8221; di dalam diri mereka sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita masih membutuhkan hal-hal luaran. Masih membutuhkan sarana-sarana dari luar diri. Masih membutuhkan &#8230;dan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal penting untuk direnungkan: Termabukkan oleh hal-hal luaran saja, manusia menjadi pemberani. Apalagi termabukkan oleh sesuatu di dalam diri! [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia wayang, <strong>Narada </strong>dikenal sebagai Dewa. <strong>Brahma-Rishi</strong> ini sebenarnya adalah tokoh historis. Sepeninggalan ibunya secara tiba-tiba, pemuda ini mulai mengembara, untuk menguasai segala cabang pengetahuan. Dengan penguasaan pengetahuan yang ada pada zamannya, hati pemuda ini sama sekali tak terpuaskan, sampai akhirnya dia bertemu dengan <strong>Sanatkumara</strong>, seorang pujangga dari kalpa yang sudah berlalu. Olehnya Narada diingatkan bahwa hanya ada satu yang akan memuaskan hatinya&#8230; yaitu, &#8220;Yang Hanya Satu Ada-Nya&#8230;Kasih, <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Tak Bersyarat dan Tak Berbatas.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, mulailah Narada menyelami <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a>, dan <strong><em>Bhakti Sutra </em></strong>adalah mahakarya hasil penyelamannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengar komentar <strong>Anand Krishna</strong>, kini karya klasik ini terbuka bagi kita. Bagaikan cermin, kita bisa menatapnya untuk menemukan diri, dan Dia Yang Bersemayam Di Dalam Diri: <strong>Narayana</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em> Narada Bhakti Sutra,</em></strong> <em>Menggapai </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Cinta</em></a><em> Tak Bersyarat dan Tak Terbatas<strong> &#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/cinta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kebahagiaan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kebahagiaan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kebahagiaan#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:56:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Kebahagiaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Atma Bodha, Menggapai Kebenaran Sejati ,Kesadaran Murni dan Kebahagiaan Kekal&#8221;,
oleh Anand Krishna .
Sejak kelahirannya sudah tampak tanda-tanda istimewa. Konon, ia mulai belajar di Gurukula ketika berumur 3 tahun, dan hanya membutuhkan empat tahun untuk menguasai semua cabang ilmu yang diajarkan di sana. Dialah Shankara, yang pada usia 7 tahun sudah menjadi seorang pandit, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><em>&#8221; </em><strong><em>Atma Bodha</em></strong>, <em>Menggapai Kebenaran Sejati ,Kesadaran Murni dan </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Kebahagiaan</em></a><em> Kekal&#8221;</em>,</h2>
<h2>oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">Sejak kelahirannya sudah tampak tanda-tanda istimewa. Konon, ia mulai belajar di Gurukula ketika berumur 3 tahun, dan hanya membutuhkan empat tahun untuk menguasai semua cabang ilmu yang diajarkan di sana. Dialah <strong>Shankara</strong>, yang pada usia 7 tahun sudah menjadi seorang <em>pandit</em>, seorang sarjana.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan hidupnya tidak hanya mengantar dia sampai di situ. Ia bahkan menjadi seorang meditator, yang karena kharisma dan wawasannya mendapat julukan <strong><em>Jagadguru Shankaraachaarya</em></strong> atau Guru Sejagad yang mengajar dari pengalaman. Karena kedalamannya, bahkan dia disebut sebagai <strong><em>Sadguru</em></strong>, Guru Sejati, yang akan melakukan reformasi adat, peraturan, hukum dan penghayatan agama di India.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Atma Bodha</em></strong> adalah buah karya peninggalannya yang terus memberi inspirasi kepada orang yang berani menyelami diri, orang-orang yang berani mempertanyakan dogma-dogma, orang-orang yang siap untuk dikikis kepicikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk yang belum siap, berhati-hatilah dan diskusikanlah dengan guru-guru Anda, karena Anda akan berubah bila merenungkan dengan serius ayat-ayat dalam buku ini!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Seribu tahun berlalu sudah, sejak <strong><em>Bhaaratvarsha</em></strong>, India dikunjungi oleh seorang <strong><em>Mahaatmaa</em></strong>. Kunjungan terakhir oleh Siddhartha, Sang Buddha, telah mengubah pola hidup dan cara berpikir wangsa <strong><em>Bhaarat</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedatanga Shankara seribu tahun kemudian memang sudah ditunggu-tunggu. Anak cucu <strong><em>Bhaarat </em></strong>selalu membuka diri terhadap perubahan. Peraturan mereka, adat mereka, bahkan apa yang disebut &#8220;hukum agama&#8221; pun tidak baku. Semua terbuka bagi pembaharuan, bagi penyesuaian, bahkan perombakan total sesuai dengan tuntutan jaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat Shankara lahir, ajaran Sang Buddha sudah mulai banyak diselewengkan. Banyak pula yang meninggalkan rumah tangga dan melarikan diri dari tanggung jawab, dengan menggunakan dalil agama: &#8220;Bukankah Sang Buddha sendiri melakukan hal itu? Di pun meninggalkan istana, istri dan anak yang baru lahir. Salahkah kami bila mengikuti jejaknya?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lain Siddharta, lain mereka. Shiddarta mencari Kebenaran. Mereka mencari pembenara. Kelahiran Shankara justru untuk meruntuhkan pembenaran-pembenaran dan kemunafikan seperti itu, tapi oleh banyak pihak yang tidak memahaminya. Dia dicap sebagai musuh Buddha [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em>Atma Bodha</em></strong>, <em>Menggapai Kebenaran Sejati ,Kesadaran Murni dan </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Kebahagiaan</em></a><em> Kekal<strong> </strong><strong>&#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kebahagiaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gita</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/gita</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/gita#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Gita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8220;Bhagawad Gita bagi Orang Modern &#8220;, oleh Anand Krishna .
.  .  .
Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: &#8220;Bhagawad Gita bagi Orang Modern&#8221;, ditulis oleh Anand Krishna.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>&#8220;Bhagawad <a href="http://buku-meditasi.com/kematian">Gita</a> bagi Orang Modern &#8220;</em></strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <strong><em>.</em></strong></h2>
<p>.  .  .</p>
<p>Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8220;Bhagawad <a href="http://buku-meditasi.com/kematian">Gita</a> bagi Orang Modern&#8221;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/gita/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Success</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/success</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/success#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 03:36:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Success]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=263</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Total  Success &#8211; Meraih Keberhasilan Sejati &#8220;, oleh Anand Krishna .
Buku ini menguak rahasia Keberhasilan Sejati. Keberhasilan Luar Dalam, dari para tokoh awal yang dirujuk sebagai Pemegang Kunci Rahasia Keberhasilan:
Napoleon Hill, Dale Carnegie dan Shankara. Belajar dari mereka yang berkilau di bawah sorot matahari dan cemerlang dalam kegelapan, raihlah Keberhasilan Sejati Anda.

Saya tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>&#8221; </em></strong><strong><em>Total  <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Success</a> &#8211; Meraih Keberhasilan Sejati &#8220;</em></strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;">Buku ini menguak rahasia Keberhasilan Sejati. Keberhasilan Luar Dalam, dari para tokoh awal yang dirujuk sebagai Pemegang Kunci Rahasia Keberhasilan:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Napoleon Hill</strong>, <strong>Dale Carnegie</strong> dan <strong>Shankara</strong>. Belajar dari mereka yang berkilau di bawah sorot matahari dan cemerlang dalam kegelapan, raihlah Keberhasilan Sejati Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><em>Saya tidak mengukur keberhasilan seseorang dari ketinggian yang telah dia daki, tetapi dari kemampuannya untuk bangkit kembali setiap kali ia jatuh dan menyentuh dasar.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>George S. Patton</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><em>Manusia mirip dengan kaca patri pada daun jendela.</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Dia selalu berkilau karena sinar matahari.</em></p>
<p style="text-align: center;"><em>Namun, saat gelap, keindahannya hanya muncul bila ada cahaya dari dalam.</em></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Elizabeth Kubler Ross</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah , kutipan dari sampul buku: <strong><em>&#8220;</em></strong><strong><em> Total  <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Success</a> &#8211; Meraih Keberhasilan Sejati </em></strong><strong><em> &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT.Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/success/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Work book</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/work-book</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/work-book#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 03:27:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Work book]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=228</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8220;Life Workbook &#8211; Melangkah dalam Pencerahan, Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya &#8220;,
oleh Anand Krishna .
[...] Untuk Anda yang belum sempat membaca ulasan terhadap karya Mahaguru Shankara itu, saya ringkaskan lima topik yang dibahas di sana, yaitu:
1.       Kenalilah Dirimu
2.       Jagalah Pergaulanmu
3.       Pertahankanlah Kesadaranmu
4.       Tekun dan Bersemangatlah Selalu
5.       Berkaryalah Sesuai dengan Kesadaranmu
Buku ini adalah semacam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>&#8220;Life </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><strong><em>Workbook</em></strong></a><strong><em> &#8211; </em></strong><em>Melangkah dalam Pencerahan,<strong> </strong>Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya <strong>&#8220;</strong></em>,</h2>
<h2>oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <strong><em>.</em></strong></h2>
<p style="text-align: justify;">[...] Untuk Anda yang belum sempat membaca ulasan terhadap karya Mahaguru Shankara itu, saya ringkaskan lima topik yang dibahas di sana, yaitu:</p>
<p style="text-align: justify;">1.       Kenalilah Dirimu</p>
<p style="text-align: justify;">2.       Jagalah Pergaulanmu</p>
<p style="text-align: justify;">3.       Pertahankanlah Kesadaranmu</p>
<p style="text-align: justify;">4.       Tekun dan Bersemangatlah Selalu</p>
<p style="text-align: justify;">5.       Berkaryalah Sesuai dengan Kesadaranmu</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah semacam <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><em>work book</em></a> atau Panduan Praktis untuk mempraktikkan kelima langkah tersebut. Dalam buku terdahulu, kita membaca tentang <strong>40 kebiasaan orang-orang yang Tercerahkan</strong>, sedangkan dalam panduan ini kita akan membaca tentang <strong>14 kebiasaan</strong>, atau lebih tepatnya kelemahan, kesalahan yang dapat menghalangi, memustahilkan atau meniadakan pencerahan.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Buku panduan ini dimaksudkan untuk lebih membumikan <strong>5 Langkah Menuju Kesadaran</strong> yang disarikan dari karya <strong>Mahaguru Shankara </strong>(baca  : <strong><em>&#8220;5 Steps to Awareness &#8211; </em></strong><em>40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan<strong> &#8220;</strong></em>, Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;<strong>Saadhanaa Panchakam</strong>&#8220;. Saduran dan Ulasan dalam Bahasa Indonesia  oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em> Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama)</p>
<p style="text-align: justify;">, karena jalan menuju pencerahan tidak mulus dan tidak mudah. Ada banyak rintangan yang menghadang.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini dimaksudkan untuk membantu kita mengatasi rintangan yang ada, yaitu 14 kelemahan yang menjadi kendala dalam perjalanan kita menuju puncak ketinggian:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Naastikyam</strong>, tidak percaya diri</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Anritam</strong>, bohong, tidak jujur</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Krodham</strong>, amarah</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pramaadam</strong>, abai, tidak peduli</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dirghasutam</strong>, kebiasaan menunda</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Adarshanam Gyaanavataam</strong>, sembarangan bergaul</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Aalasya</strong>, sikap malas</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pancha Vratitam</strong>, terbawa nafsu</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Ek Chintanataa-marthaanaam</strong>, kurang pertimbangan</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Anartha-Gyeshcha Mantranaam</strong>, minta nasihat dari mereka yang tidak kompeten</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Nishchitaanaam Anaarambham</strong>, tidak menindaklanjuti perencanaan yang sudah dibuat</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mantrasyaa-pari-rakshanam</strong>, tidak bisa menyimpan rahasia</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mangaladi Aprayogam</strong>, tidak mengindahkan praktik terbaik</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong>Pratyut-thaanam Cha Sarvatah</strong>, menciptakan konflik, mencari gara-gara Disertai dengan tuntunan praktik <em>life management</em>, kita akan lebih mudah mengendalikan pikiran dan emosi kita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan-kutipan dari buku <strong><em>“Life </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan"><strong><em>Workbook</em></strong></a><strong><em> &#8211; Melangkah dalam Pencerahan, </em></strong><em>Kendala dalam Perjalanan, dan Cara Mengatasinya<strong>”</strong></em><strong>,</strong> ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/work-book/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Steps</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/steps</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/steps#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 10:33:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Steps]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8220;5 Steps to Awareness &#8211; 40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan &#8220;,
Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;Saadhanaa Panchakam&#8220;. Saduran dan Ulasan dalam Bahasa Indonesia  oleh Anand Krishna .
Saadhanaa Panchakam adalah karya klasik yang banyak dirujuk oleh penyelam kedalaman, penimba makna, dan pencari kebenaran. Karya terakhir Mahaguru Shankara ini memaparkan Lima Langkah Menuju Pencerahan dan Empat Puluh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><strong><em>&#8220;5 <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan">Steps</a> to Awareness &#8211; </em></strong><em>40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan<strong> &#8220;</strong></em>,</h2>
<h2>Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;<strong>Saadhanaa Panchakam</strong>&#8220;. Saduran dan Ulasan dalam Bahasa Indonesia  oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>.</em></h2>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Saadhanaa Panchakam</em></strong><em> adalah karya klasik yang banyak dirujuk oleh penyelam kedalaman, penimba makna, dan pencari kebenaran. Karya terakhir Mahaguru Shankara ini memaparkan Lima Langkah Menuju Pencerahan dan Empat Puluh Kebiasaan Orang yang Tercerahkan. Selami karya ini dan songsong pencerahan Anda!</em></p>
<p style="text-align: justify;">Segala pengetahuan yang kami peroleh lewat guru kami, Shivasoma, berasal dari Guru Besar Bhagavan Shankara yang selalu dikerumuni oleh para pencari kebenaran.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Indravarman, Raja Sriwijaya</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dari prasasti abad ke tujuh atau delapan masehi</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ditemukan di Kambodia</em></p>
<p style="text-align: justify;">Dalam usianya yang masih sangat muda, hanya 32 tahun, pemuda ajaib ini telah menyelesaikan tugasnya. Para pemikir lain barangkali baru memulai karir mereka di usia itu. Dalam diri Shankara, Kejeniusan Bangsa Hindia Bangkit kembali!</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Margaret Nobel</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Bangsawan Inggris,</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Penulis dan Murid Swami Vivekananda</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8221; 5 <a href="http://www.bukumeditasi.com/kehidupan">Steps</a> to Awareness- </em></strong><em>40 Kebiasaan Orang yang Tercerahkan<strong> &#8220;</strong></em>, Karya terakhir Mahaguru Shankara &#8220;<strong>Saadhanaa Panchakam</strong>&#8220;. Saduran dan Ulasan dalam Bahasa Indonesia  oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/steps/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Management</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/management</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/management#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 03:24:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Management Holistic]]></category>
		<category><![CDATA[Management]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8220;The Gita of Management- Panduan bagi Eksekutif Muda Berwawasan Modern &#8220;, oleh Anand Krishna .
Zaman telah berubah.
Para eksekutuf bisnis kini meninggalkan ajaran seni berperang Sun Tzu
Dan beralih mengikuti petunjuk Bhagavad Gita yang penuh kedamaian.
( Business Week Edisi Indonesia/ 15-22 November 2006)
&#8230; Adalah kecelakaan bagi umat manusia, bagi manusia modern, bagi Orang Indonesia yang belakangan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2><em>&#8220;The Gita of </em><a href="http://www.buku-meditasi.com/kehidupan"><em>Management</em></a><em>- Panduan bagi Eksekutif Muda Berwawasan Modern &#8220;, oleh Anand Krishna .</em></h2>
<p align="center"><em>Zaman telah berubah.</em></p>
<p align="center"><em>Para eksekutuf bisnis kini meninggalkan ajaran seni berperang Sun Tzu</em></p>
<p align="center"><em>Dan beralih mengikuti petunjuk Bhagavad Gita yang penuh kedamaian.</em></p>
<p align="center">( Business Week Edisi Indonesia/ 15-22 November 2006)</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Adalah kecelakaan bagi umat manusia, bagi manusia modern, bagi Orang Indonesia yang belakangan ini lebih menggemari kebijakan Sun Tzu dalam hal bermanajemen, daripada mencari referensi dari khazanah budaya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Sri Krishna dan Bhagavad Gita berasal dari budaya kita sendiri, dari Budaya Nusantara yang menjadi bagian dari Peradaban Sindhu. Peradaban ini oleh sejarawan Arab disebut Hindu, oleh barat disebut Indo, Indies, Hindia, Indo dan sebaginya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita tidak sedang berbicara tentang apa yang sekarang disebut &#8220;Agama Hindu&#8221;. Kita sedang berbicara tentang budaya Indo, tentang nilai-nilai luhur yang terdapat dalam kearifan local kita sendiri. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Sun Tzu mewakili manusia primordial, dimana hukum yang berlaku adalah <em>fight or flight</em>, melawan untuk keluar sebagai pemenang, atau melarikan diri dari medan laga. Berbasiskan konsep dasar itu ia menyusun Seni Perang, untuk memberi kita kemenangan, dan orang modern dengan antusias menerapkannya dalam bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Sun Tsu adalah sebuah kemerosotan dari kebijaksanaan klasik, dan kita perlu naik kembali ke ketinggian itu: Kebijaksanaan Sri Krishna. Untuk itu, buku ini akan memandu pendakian Anda.</p>
<p style="text-align: center;"><em> Zaman telah berubah. Para eksekutif bisnis kini meninggalkan ajaran seni perang Sun Tzu&#8230;Era ketika Gordon Gekko, tokoh dalam film <strong>Wall Street</strong>, dengan bangga mengutip Sun Tzu telah pudar. <strong>Bhagavad Gita </strong>menggeser posisi <strong>The Art of War</strong> sebagai referensi manajemen.</em></p>
<ul style="text-align: center;">
<li>- <em>Business Week Indonesia</em></li>
</ul>
<p style="text-align: center;">Sun Tzu masih berkuasa di Cina. Lahir lebih dari 500 tahun sebelum Era Masehi, berarti kira-kira 2500 tahun yang lalu, ia masih hidup, masih kuat, masih Berjaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertanyaannya, seberapa bergunanya ajarannya bagi kita? Apakah berguna atau justru membahayakan kehidupan kita? Siapakah sesungguhnya Sun Tzu itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8221; The Gita of </em></strong><a href="http://www.buku-meditasi.com/kehidupan"><strong><em>Management</em></strong></a><strong><em>- </em></strong><em>Panduan bagi Eksekutif Muda Berwawasan Modern<strong> &#8220;</strong></em>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/management/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tantra</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/tantra</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/tantra#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:54:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yoga]]></category>
		<category><![CDATA[Tantra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8220;Tantra Yoga &#8220;,
oleh Anand Krishna .
Dengan latihan yang dilengkapi dengan ilustrasi, Anda akan memasuki Tantra, dari sudut yang mungkin selama ini belum pernah Anda dengar. Melalui Tantra Yoga ini, Anand Krishna akan membimbing Anda untuk mengakses &#8220;inner-net&#8221; &#8211; jaringan di dalam diri, yang akan membuat Anda bebas, dan terus berekspansi.
Istilah &#8220;tantra&#8221; adalah istilah ajaib. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1><strong><em>&#8220;<a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Tantra</a> Yoga &#8220;</em></strong>,</h1>
<h2>oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <strong><em>.</em></strong></h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Dengan latihan yang dilengkapi dengan ilustrasi, Anda akan memasuki <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Tantra</a>, dari sudut yang mungkin selama ini belum pernah Anda dengar. Melalui <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Tantra</a> Yoga ini, Anand Krishna akan membimbing Anda untuk mengakses &#8220;inner-net&#8221; &#8211; jaringan di dalam diri, yang akan membuat Anda bebas, dan terus berekspansi.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Istilah &#8220;<a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">tantra</a>&#8221; adalah istilah ajaib. Sungguh ajaib dan kaya dengan makna. Saya kira di dalam bahasa mana pun tidak ada istilah seperti &#8220;<a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">tantra</a>&#8221; &#8211; satu kata dengan sekian banyak makna.  Ada yang menerjemahkannya sebagai &#8220;tanoti&#8221; &#8211; <em>one that expands</em>, sesuatu yang berekspansi, berkembang terus, meluas terus, bertambah terus. Kemudian ada juga yang menerjemahkannya sebagai sesuatu yang bisa membebaskan &#8211; &#8220;trayate&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Terjemahan lain adalah &#8220;metode&#8221;, cara. Sekian banyak makna, dan ini baru beberapa saja. Satu kata ini bisa digunakan dalam sekian banyak konteks. Dan setiap kali, maknanya bisa berubah.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Tantra</a> juga berarti &#8220;web&#8221;, sarang atau jaringan. Kaitannya bukan dengan &#8220;<em>inter</em>&#8221; tetapi dengan &#8220;<em>Inner</em>&#8220;. <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Tantra</a> mengakses &#8220;<em>Inner-Net</em>&#8220;. Jaringan di dalam diri [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Kita akan memasuki <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">tantra</a> dari satu sudut. Kita tidak bisa memasukinya dari semua sudut. Mau tak mau harus dari satu sudut. Nanti kalau sudah berada di dalam, kita akan bertemu dengan sekian banyak orang yang memasukinya dari sudut lain. Dari sudut berbeda. Kita akan peluk-pelukan bersama mereka. No problem. Seseorang bisa memasuki <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">tantra</a> dari sudut mana saja. Tidak menjadi masalah. Tetapi sebagai &#8220;kelompok&#8221;, kita harus bersinergi. Kita harus sinkron. Dan kita harus memeasuki <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">tantra</a> dari  satu sudut yang sama. Lewat pintu masuk yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Are you ready</em>? Siapkah kalian?</p>
<p style="text-align: justify;">Bila ya, mari kita memasukinya&#8230; Kita masuk dari sudut [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8220;<a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Tantra</a> Yoga&#8221;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/tantra/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yoga</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/yoga</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/yoga#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Yoga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=214</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Kundalini Yoga dalam Hidup Sehari-hari &#8220;, oleh Anand Krishna .
&#8230; Sakit, tetapi tidak merasa sakit. Kenapa demikian? Karena kita hidup di tengah lingkungan masyarakat yang sakit pula. Saya sakit, Anda sakit, dia sakit &#8211; kita semua sakit. Dan kita pikir, penyakit itu merupakan bagian dari kehidupan kita. Kita sudah menerima penyakit itu sebagai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2>&#8221; Kundalini <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Yoga</a> dalam Hidup Sehari-hari &#8220;, oleh Anand Krishna .</h2>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Sakit, tetapi tidak merasa sakit. Kenapa demikian? Karena kita hidup di tengah lingkungan masyarakat yang sakit pula. Saya sakit, Anda sakit, dia sakit &#8211; kita semua sakit. Dan kita pikir, penyakit itu merupakan bagian dari kehidupan kita. Kita sudah menerima penyakit itu sebagai kodrat kita. Aneh!</p>
<p style="text-align: justify;">Harus ada yang menyadarkan kita. Siapa pula yang dapat menyadarkan kita? Ia yang menyadarkan kita harus seseorang yang sudah sadar. Jangan mengharapkan bantuan dan teguran dari mereka yang belum sadar.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang teguran dari mereka yang sudah sadar akan terasa tajam. Tetapi hanya merekalah yang bisa membangunkan kita dari tidur. Lewat halaman-halaman berikut ini, saya berupaya untuk membangkitkan kembali jiwa Patanjali, seorang pujangga besar dari masa silam. Pembangkian kembali Patanjali ini sudah merupakan tuntutan jaman. Biarkan dia membangunkan Anda! Dengarkan suara dia!</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini kita telah menyalah-pahami seluruh konsep <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Yoga</a>. Latihan-latihan jungkir-balik dengan seenaknya dinamakan <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Yoga</a>, lantas dikait-kaitkan dengan kecantikan, kebugaran tubuh, seksualitas dan lain sebagainya. Itu bukan <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Yoga</a>. Sesaat lagi, kita akan mendengarkan Patanjali, Sang Maestro yang menjelaskan apa <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Yoga</a> itu sebenarnya.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Patanjali menamakan proses pembangkitan Kundalini ini <strong><em>Shadana</em></strong> &#8211; latihan spiritual yang harus dijalankan sendiri. Orang lain tidak dapat melakukannya untuk Anda. Anda harus melatih diri sendiri. [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Proses terjadi peningkatan kesadaran disebut &#8220;Pembangkitan Kundalini&#8221;, yang dengan sendirinya akan memberikan kebugaran pada tubuh, ketenangan pada pikiran dan ketenteraman pada jiwa. Dalam proses itu, potensi manusiawi Anda berlipat ganda dan Anda akan menjadi semakin kreatif serta waskita.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sebagaimana gerak roda pada jam tangan menggerakkan roda-roda lainnya, proses kebangkitan kundalini ini melewati beberapa tahap secara berkesinambungan. Yang paling penting adalah upaya pertama untuk meningkatkan kesadaran kita. Setelah itu, mekanisme Alam akan bekerja dengan sendirinya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Latihan-latihan dalam buku ini merupakan pelumas untuk mencairkan karat emosi terpendam maupun pikiran liar yang merintangi kita untuk mencapai tingkat kesadaran setinggi-tingginya. Latihan-latihan itu dikembangkan dari tradisi </em><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat"><em>Yoga</em></a><em> yang akan menuntun Anda memesuki 7 etape pengembangan cakra dengan ilustrasi <strong>Vyayam</strong>: 8 latihan pemanasan, <strong>Pranayama</strong>: 6 Latihan pernapasan, dan <strong>Asana</strong>: 19 Postur <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Yoga</a>.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8221; Kundalini </em></strong><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat"><strong><em>Yoga</em></strong></a><strong><em> dalam Hidup Sehari-hari &#8220;</em></strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/yoga/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/happy</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/happy#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:47:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Happy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Be Happy &#8211; Jadilah Bahagia dan Berkah bagi Dunia &#8220;, oleh Anand Krishna .
Dalam bagian pertama buku ini, kita akan berusaha untuk menemukan definisi kebahagiaan yang cocok bagi kita. Saya sengaja tidak memberikan kesimpulan yang baku. Buku ini adalah sebuah workbook &#8211; buku kerja. Kita harus bekerja untuk menemukan sendiri definisi dan kesimpulan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2>&#8221; Be <a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat">Happy</a> &#8211; Jadilah Bahagia dan Berkah bagi Dunia &#8220;, oleh Anand Krishna .</h2>
<p style="text-align: justify;">Dalam bagian pertama buku ini, kita akan berusaha untuk menemukan definisi kebahagiaan yang cocok bagi kita. Saya sengaja tidak memberikan kesimpulan yang baku. Buku ini adalah sebuah <em>workbook</em> &#8211; buku kerja. Kita harus bekerja untuk menemukan sendiri definisi dan kesimpulan yang cocok bagi kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagaian besar dari artikel-artikel dalam bagian pertama buku ini telah muncul di Koran daerah, seperti <em>Jawa Pos</em>, <em>Radar Bali </em>(Bali), <em>Kedaulatan Rakyar</em> (Yogyakarta), dan <em>Suara Merdeka</em> (Semarang), namun karena keterbatasan ruang hampir semua artikel mesti melewati proses <em>editing</em>, baik oleh penulis mau pun oleh editor. Dalam buku ini, saya memberikan <em>the uncut ver</em>sion, versi utuh sebelum diedit, karena keterbatasan ruang serta keterbatasan lain yang ada di Koran-koran itu bisa diatasi di sini. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230;,apakah kenikmatan indra dan kenyamanan jasmani itu tidak penting? Penting juga! Kita hanya perlu menyadari bahwa semuanya itu &#8220;tidak dapat&#8221; membahagiakan. Silakan memanjakan diri dengan segala macam sarana yang dapat membuat tubuh nyaman dan memberi kenikmatan pada indra. Tidak ada yang salah dengan semuanya itu, asal kita ingat bahwa srana-sarana itu tidak kekal, tidak abadi sehingga tidak dapat membahagiakan manusia untuk selamanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila hal ini tidak kita sadari, kita bisa terjebak untuk mencari kebahagiaan dari benda-benda dan sarana-sarana di luar diri. Kita menyalahartikan kenikmatan indra dan kenyamanan tubuh sebagai kebahagiaan. Kemudian, ketika [...]</p>
<p align="center"><strong><em>Bahagia dan derita adalah pilihan bebas kita. Pilihlah bahagia,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em> dan singkirkan penghalangnya, maka hidup Anda akan menjadi sebuah perayaan,</em></strong></p>
<p align="center"><strong><em>dan diri Anda pun akan menjadi Berkah bagi dunia.</em></strong></p>
<p align="center">
<p align="center">Bila kamu ingin orang lain bahagia, prakteikan belarasa.</p>
<p align="center">Bila kamu ingin bahagia, praktikkan belarasa.</p>
<p align="center"><strong>Dalai Lama</strong></p>
<p align="center">Kebahagiaan adalah milik orang yang merasa diri kecukupan.</p>
<p align="center"><strong>Aristoteles</strong></p>
<p align="center">Kebahagiaan akan memelukmu bila karya dan katamu menguntungkan dirimu dan orang lain.</p>
<p align="center"><strong>Buddha</strong></p>
<p align="center">Kebijakan adalah bagian terpenting dalam kebahagiaan.</p>
<p align="center"><strong>Spohocles</strong></p>
<p>Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8221; Be </em></strong><a href="http://www.buku-meditasi.com/sehat"><strong><em>Happy</em></strong></a><strong><em>, Jadilah Bahagia dan Berkah bagi Dunia</em>&#8220;</strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/happy/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fear</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/fear</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/fear#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:42:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Fear]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Fear Management &#8211; Mengelola Ketakutan, Memacu Evolusi Diri&#8221;, oleh Anand Krishna .
Selama ini rasa takut kita terima sebagai sesuatu yang mutlak, tak terhindarkan. Psikologi modern bahkan menegaskan rasa takut sebagai sumber energy untuk fight or flight, melawan atau melarikan diri. Ketika kita menghadapi bahaya, rasa takut secara spontan mendorong kita untuk melawan atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2>&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">Fear</a> Management &#8211; Mengelola Ketakutan, Memacu Evolusi Diri&#8221;, oleh Anand Krishna .</h2>
<p style="text-align: justify;"><em>Selama ini rasa takut kita terima sebagai sesuatu yang mutlak, tak terhindarkan. Psikologi modern bahkan menegaskan rasa takut sebagai sumber energy untuk fight or flight, melawan atau melarikan diri. Ketika kita menghadapi bahaya, rasa takut secara spontan mendorong kita untuk melawan atau melarikan diri.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Rasa takut atau </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong><em>FEAR</em></strong></a><strong><em> </em></strong><em>sebenarnya adalah False Emotion Appearing Real &#8211; Emosi palsu yang Terkesan Nyata. Senagai mahluk yang lebih mulia daripada binatang, kita dapat mengelola rasa takut kita untuk mencapai puncak evolusi diri kita.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Seorang bijak menerjemahkan ketakutan atau dalam bahasa Inggris, <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong><em>FEAR</em></strong></a> sebagai singkatan dari <strong>F</strong>alse <strong>E</strong>motion <strong>A</strong>ppearing <strong>R</strong>eal &#8211; Emosi Palsu yang Terkesan Nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Persis seperti &#8220;gelombang&#8221; laut. Apakah gelombang itu dapat dipisahkan dari laut? Apakah gelombang itu memiliki eksistensi di luar laut? Tidak. Sesungguhnya gelombang itu hanyalah sebuah sebutan. Gelombang itu tidak terpisah dari laut. Gelombang itu adalah laut. Sesungguhnya gelombang itu tidak ada; yang ada hanya laut. Kendati demikian, kita memperoleh kesan seolah gelombang itu ada. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Marilah main-main dengan istilah <em>management</em>. Ada arti yang tersirat di situ&#8230;<strong><em>man</em></strong>-<strong><em>age</em></strong>-<strong><em>ment</em></strong>&#8230; Man berarti &#8220;manusia&#8221;. <em>Age</em> berarti &#8220;usia&#8221;, dan ment mengindikasikan adanya &#8220;proses&#8221;. <em>Management</em> berarti <strong>Proses Peng-&#8221;usia&#8221;-an </strong>atau <strong>Pendewasaan Manusia</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika age diartikan sebagai &#8220;zaman&#8221;, <em>management</em> juga dapat diartikan sebagai <strong>Proses Penyelarasan Manusia dengan Zaman</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Proses ini, dan sesungguhnya setiap proses, membutuhkan keahlian. Ya, keahlian untuk menjalankan proses dengan sebaik mungkin, supaya hasilnya sesuai dengan tujuan proses &#8211; itulah <em>Management</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal ini, tujuan proses yang akan kita jalani adalah: <strong>pendewasaan diri</strong>, <strong>dan penyelarasan dengan zaman</strong>, dengan <strong>alam</strong>, dengan <strong>semesta</strong>. Pendewasaan inilah yang kemudian membebaskan kita dari emosi yang palsu, yang biasa disebut &#8220;rasa takut&#8221;. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka yang malas mengharapkan zaman berubah. Mereka yang rajin mengubah diri dan menyebabkan terjadinya perubahn pada zaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dunia kita terbagi dalam dua kelompok besar ini. Pertama, kelompok yang malas dan mengharapkan perubahan. Kedua, kelompok yang rajin dan menyebabkan terjadinya perubahan. Celakanya, kelompok pertama selalu mayoritas. Dominasi mereka tidak pernah surut. Jumlah para pemalas selalu lebih banyak. Banyaknya jumlah pemalas itu telah mempengaruhi seluruh budaya kita, peradaban kita, agama dan kepercayaan kita. Lebih banyak diantara kita yang &#8220;berharap&#8221; daripada yang bekerja untuk mewujudkan harapan itu [...]<em></em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku: <strong><em>&#8221; </em></strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong><em>Fear</em></strong></a><strong><em> Management &#8211; Mengelola Ketakutan, Memacu Evolusi Diri</em> &#8220;</strong>, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/fear/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/air</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/air#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:34:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Air]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=204</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Mengungkap Misteri Air &#8220;, oleh Anand Krishna bersama Teman-teman.
Sudah begitu banyak penemuan ilmiah dalam bidang sains yang dilakukan sejumlah orang, yang mengantar manusia pada peradaban modern selama dua abad terakhir ini. Berbagi bentuk teknologi yang menyertai kita sekarang &#8211; mulai dari komputer, telpon genggam, internet, hingga pesawat terbang super canggih &#8211; adalah pengejawantahan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2>&#8221; Mengungkap Misteri <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">Air</a> &#8220;, oleh Anand Krishna bersama Teman-teman.</h2>
<p style="text-align: justify;">Sudah begitu banyak penemuan ilmiah dalam bidang sains yang dilakukan sejumlah orang, yang mengantar manusia pada peradaban modern selama dua abad terakhir ini. Berbagi bentuk teknologi yang menyertai kita sekarang &#8211; mulai dari komputer, telpon genggam, internet, hingga pesawat terbang super canggih &#8211; adalah pengejawantahan dari penemuan-penemuan ilmiah ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Semua itu berpotensi membantu manusia untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi semua. Sayang sekali, kenyataannya tidak demikian yang terjadi. Banyak teknologi yang hanya dapat diakses oleh kaum yang berada &#8211; untuk membantu mereka mengejar &#8220;kenyamanan diri pribadi&#8221;. Tak jarang pula, teknologi menjadi ajang manusia untuk memuaskan nafsu kepemilikannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dunia tidak menjadi lebih baik. Karena kesadaran manusia modern berbanding terbalik dengan sains dan teknologi yang mereka temukan dan ciptakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ditengah keterasingan moderenisasi itu, ternyata masih terdapat sejumlah orang yang sadar. Yang menghendaki sebuah dunia yang lebih baik untuk semua.</p>
<p style="text-align: justify;">Dr. Masaru Emoto adalah salah satu diantaranya. Lewat bukunya <em>Messages from Water</em> ia memberikan &#8220;kabar baik&#8221; pada dunia, tentang temuannya yang luar biasa. Lewat sebuah rangkaian percobaan yang panjang, ia menemukan bahwa molekul-molekul dalam <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a> dapat dipengaruhi oleh pikiran, perkataan dan perasaan manusia.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Ada rasa kagum sekaligus keharuan, menyaksikan gambar-gambar Kristal <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a> yang indah-sebagai respon terhadap pikiran dan perasaan positif yang disampaikan pada air. Pengalaman yang mencerahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Merasa bahwa pesan-pesan universal di balik penemuan itu sangat relevan bagi keadaan carut- marut yang sedang terjadi di negeri sendiri, kami memutuskan untuk menggelar diskusi terbuka dengan topik &#8220;Rahasia <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">Air</a> untuk Kemanusiaan Baru&#8221; -  yang hasilnya disajikan dalam buku ini. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Di balik itu semua, yang sebetulnya bekerja adalah sifat <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a> yang mencair itu. Segala sesuatu yang cair, liquid, mempunyai sifat yang meluas. Handphone yang kita gunakan pun menggunakan prinsip yang sama. Teknologi seluler itu liquid. Dia fluid, meluas. Dan cair tidak harus dalam bentuk <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi">air</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pikiran yang cair juga akan meluas. Segala sesuatu yang cair, yang tidak padat, akan bergetar secara lebih cepat.</p>
<p style="text-align: justify;">Belum lama berselang kita mengadakan diskusi tentang kamasutra. Di sini pun kita mendapatkan kesimpulan yang sama. Bahwa segala sesuatu yang cair akan [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ini bukan klenik. Tapi, sekarang kita benar-benar tahu mengapa seorang dukun bias menyembuhkan pasien hanya dengan &#8220;segelas air putih&#8221;. Mengapa selalu ada &#8220;</em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em> suci&#8221; dalam hamper setiap tradisi agama.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dr. Masaru Emoto, bersama tim penelitinya, menemukan fakta tak terbantahkan: Bahwa </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em> ternyata dapat merespon pikiran dan perasaan manusia!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>Air</em></a><em> membalas keindahan &#8220;cinta&#8221; dan &#8220;syukur&#8221; yang kita sampaikan, dengan cara yang menakjubkan. Tapi, </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em> yang sama dapat pula memantulkan &#8220;kebencian&#8221; dan &#8220;kekerasan&#8221; yang kita lakukan.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Saatnya belajar dari kebijaksanaan </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><em>air</em></a><em>. Namun&#8230;hindari buku ini, jika Anda belum siap mengubah cara pandang tentang kehidupan secara revolusioner.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong> Mengungkap Misteri </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong>Air</strong></a><strong> </strong>&#8220;, ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong>bersama<strong><em> Teman-teman</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. One Earth Media.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/air/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Marriage</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/marriage</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/marriage#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:24:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Marriage]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=201</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: &#8221; 7 Steps toward a happy marriage-Saptapadi  tujuh langkah menuju keluarga bahagia&#8221; , oleh Anand Krishna.
&#8230; Wilayah luas dari Pegunungan Himalaya hingga Kepulauan Nusantara secara kolektif disebut Wilayah Peradaban Shintu di Cina, Syin atau Shin dan kemudian Hind atau Hindu oleh sejarawan Arab, kemudian Indies, Indishe, Indo, India, oleh bangsa-bangsa Eropa.
Kepulauan Nusantara yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong>&#8221; <strong>7 Steps toward a happy </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong>marriage</strong></a>-Saptapadi  tujuh langkah menuju keluarga bahagia&#8221;<strong> </strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8230; Wilayah luas dari Pegunungan Himalaya hingga Kepulauan Nusantara secara kolektif disebut Wilayah Peradaban Shintu di Cina, Syin atau Shin dan kemudian Hind atau Hindu oleh sejarawan Arab, kemudian Indies, Indishe, Indo, India, oleh bangsa-bangsa Eropa.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepulauan Nusantara yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Dvipantara -  Kepulauan di antara Dua Benua, Benua Asia dan Australia &#8211; berada dalam wilayah peradaban yang sama. Peradaban yang sudah maju dan mencapai ketinggian tak terhingga ketika Eropa dan Amerika belum dikenal.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi para saudagar dari mancanegara, kepulauan Nusantara adalah <strong><em>Svarnadwipa</em></strong> &#8211; Kepulauan Emas. Svarnabhumi &#8211; Bumi Emas. Ketika leluhur Kubilai Khan baru belajar membakar daging sebelum dimakan, kita sudah mengenal cara masak dengan menggunakan rempah-rempah yang ada di kepulauan kita. &#8220;Pergilah hingga Lembah Syin untuk menuntut ilmu,&#8221; demikian bunyi sebuah pepatah popular di kawasan Timur Tengah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepulauan Nusantara memiliki warisan budaya yang kelak akan mempengaruhi para pemikir Yunani seperti Plato, Socrates dan Aristoteles. &#8220;Kenalilah Dirimu!&#8221; &#8211; Inti dan induk filsafat ini bersasal dari wilayah peradaban kita. Para teolog di Timur Tengah di kemudian hari akan mengekspornya ke benua Eropa.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">Dari warisan budaya yang kaya ini kita memperoleh &#8220;landasan yang kuat&#8221; bagi perkawinan. Landasan yang kukuh. Landasan berdasarkan saling percaya, saling hormat, dan diatas segalanya, kasih! Tidak ada unsure tindas-menindas; tidak ada dasar subordinansi. Suami dan istri berdiri di atas landasan yang sama, <em>platform </em>yang sama. Sama tinggi, sama rendah. Tidak ada yang lebih penting. Keduanya sama-sama penting.</p>
<p style="text-align: justify;">Dasar-dasar perkawinan ini sungguh sangat ilmiah. Tidak sembarang dibuat, tetapi berdasarkan &#8220;kesadaran manusia&#8221; seutuhnya, sepenuhnya. Ada tujuh lapisan kesadaran yang biasa disebut [...]</p>
<p align="center"><em>Sepasang suami istri yang bertahan dalam perkawinannya,</em></p>
<p align="center"><em>dan hidup bersama dari hari ke hari adalah sebuah mukjizat&#8230;</em></p>
<p align="center"><strong><em>Bill Cosby</em></strong></p>
<p align="center"><em>Sejak awal-mula dunia ini, perkawinan tetap menjadi sebuah misteri.</em></p>
<p align="center"><em>Mereka yang belum kawin ingin kawin; mereka yang sudah kawin ingin mengakhirinya.</em></p>
<p align="center"><strong><em>Ralph Waldon Emerson</em></strong></p>
<p align="center"><em>Seorang perempuan mengawini seorang pria dengan penuh harapan bahwa pada suatu ketika pria pilihannya akan berubah. Seorang pria mengawini seorang perempuan dan berharap ia tak pernah berubah.</em></p>
<p align="center"><em>Karena itu, keduanya kecewa.</em></p>
<p align="center"><strong><em>Albert Einstein</em></strong></p>
<p><strong><em>Saptapadi </em></strong>adalah tujuh langkah bagi mereka yang hendak menjadikan perkawinan tempat berpijak untuk memasuki Pertemuan Agung.</p>
<p><strong><em>Saptapadi</em></strong> adalah tujuh langkah bagi mereka yang tak ingin perkawinan hanya menjadi pertemuan antara dua badan di atas satu ranjang.</p>
<p><strong><em>Saptapadi</em></strong> adalah tujuh langkah bagi mereka yang ingin perkawinan menjadi sarana untuk tumbuh dan berkembang bersama menjadi manusia sempurna.</p>
<p><strong><em>Saptapadi</em></strong> adalah warisan bagi kita yang mendambakan kesucian sebuah perkawinan&#8230;kebahagiaan yang sejati.</p>
<p>Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>7 Steps toward a happy </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis-meditasi"><strong>marriage</strong></a>-Saptapadi tujuh langkah menuju keluarga bahagia&#8221;  oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/marriage/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kamasutra</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kamasutra</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kamasutra#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 07:17:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kamasutra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8220;Sexual Quotient &#8211; Melampaui Kamasutra Memasuki Tantra&#8220; ,
oleh Anand Krishna.
Buku ini, Sexual Quotient, Melampaui Kamasutra Memasuki Tantra, diterbitkan dalam rangka memperkaya perspektif kita dalam melihat seks.
Selama ini, umumnya kta memandang seks dengan dua macam cara pandang belaka: Menjauh atau menikmati sepuas-puasnya.
Pada titik ekstrim, kedua cara pandang ini menghasilkan dua kelompok masyarakat yang berbeda dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1><strong></strong>&#8220;<strong>Sexual Quotient &#8211; Melampaui <a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan">Kamasutra</a> Memasuki Tantra</strong>&#8220;<strong> </strong>,</h1>
<h2>oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Buku ini, Sexual Quotient, Melampaui Kamasutra Memasuki Tantra, diterbitkan dalam rangka memperkaya perspektif kita dalam melihat seks.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ini, umumnya kta memandang seks dengan dua macam cara pandang belaka: Menjauh atau menikmati sepuas-puasnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada titik ekstrim, kedua cara pandang ini menghasilkan dua kelompok masyarakat yang berbeda dan bahkan saling bertolak belakang. Inilah yang dapat kita lihat dari prilaku kelompok masyarakat yang sangat terpengaruh oleh doktrin yang tertutup di satu sisi, serta masyarakat yang hanya mengejar kesenangan duniawi (baca: hedonism) di sisi lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiada cukup banyak kajian secara jernih terhadap topik ini, akhirnya membuat kita semua hanya menerima begitu saja perspektif umum yang berlaku dalam masyarakat kita. Padahal, tanpa kita sadari, warisan budaya yang kita miliki dalam wilayah peradaban Hindia ( yang membentang dari Pakistan modern hingga ke ujung Timur Kepulauan Nusantara) sebenarnya pernah menyediakan harta berharga berupa nilai-nilai filosofi yang tinggi untuk menempatkan seks dalam konteks evolusi kemanusiaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah upaya untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai filosofi yang tinggi di balik seks. Dalam buku ini, seks tidak ditempatkan sebagai tujuan utama, tetapi [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Kamasutra dalam pengertian secara generik, bukanlah milik sebuah Negara yang kita sebut India, tetapi milik keseluruhan dari <strong>wilayah peradaban</strong> yang oleh para pedagang dari Timur Tengah zaman dahulu, disebut Hindustan. Wilayah luas yang mencakup Gandhaar (sekarang Qandahar dan merupakan bagian dari Afganistan) hingga perbatasan Astraalaya (sekarang Australia) betul-betul merupakan wilayah Peradaban, dan bukan sebuah Negara atau Imperium. Negara-negara yang ada dalam wilayah peradaban ini bebas, merdeka, termasuk kepulauan Nusantara.</p>
<p style="text-align: justify;">Maka, tidak heran pula bila di Jawa dan Bali kita masih bisa menemukan lotar-lontar kuno yang bicara tentang Kama. Secara [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Selama ini banyak di antara kita menganggap seks sebagai sesuatu yang tabu dan &#8220;kotor&#8221; &#8211; wajar saja. Kita memang jarang membahasnya secara terbuka. Akibatnya, seks cuma dianggap sebagai cara untuk melampiaskan nafsu belaka.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Padahal, budaya Nusantara di masa lampau menempatkan seks sebagai anak tangga pertama menuju cinta kasih &#8211; lewat Kamasutra. Lebih dari itu&#8230;lewat Tantra, nafsu seks diolah untuk meningkatkan kesadaran. Demi evolusi spiritual.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Seks dapat menjadi jalan mencapai Kesadaran Supra.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini mengajak kita untuk menjadi &#8220;beradab&#8221; lewat seks. Dan sesungguhnya, bila sudah mampu mengendalikan dan mengolah nafsu seks, barulah kita bias beradab sebagai bangsa&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Sexual Quotient &#8211; Melampaui Kamasutra Memasuki Tantra</strong>&#8220;<strong> </strong>. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. One Earth Media.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kamasutra/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seks</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/seks</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/seks#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2009 04:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Seks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8221; Jalan Kesempurnaan Melalui Kamasutra -  Kenikmatan Seks, Kesejukan Cinta &#38; Kesadaran Kasih&#8220; ,
oleh Anand Krishna.
Ada yang sibuk bergulat dengan Nafsu Birahi.
Ada yang menempatkan cinta di atas segalanya.
Ada pula yang meninggalkan dua-duanya dan berbicara tentang manisnya Kasih Allah.
Yang mengenal seks, tidak mengenal cinta.
Yang menyelami cinta, belum menemukan Kasih dan yang telah menemukan Kasih, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h2>&#8221; <strong>Jalan Kesempurnaan Melalui</strong> <strong>Kamasutra -  Kenikmatan </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan"><strong>Seks</strong></a>, <strong>Kesejukan Cinta &amp; Kesadaran Kasih</strong>&#8220;<strong> </strong>,</h2>
<h4>oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h4>
<p style="text-align: justify;">Ada yang sibuk bergulat dengan Nafsu Birahi.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang menempatkan cinta di atas segalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada pula yang meninggalkan dua-duanya dan berbicara tentang manisnya Kasih Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang mengenal <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks</a>, tidak mengenal cinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang menyelami cinta, belum menemukan Kasih dan yang telah menemukan Kasih, tidak berurusan dengan <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> dan Cinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Segala sesuatu yang dapat memberikan kenyamanan sudah tersedia, namun manusia tetap juga menderita.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa harus demikian?</p>
<p style="text-align: justify;">Manusia tidak hidup seutuhnya &#8211; kehidupannya terbagi-bagi.</p>
<p style="text-align: justify;">Peraturan-peraturan baku, ideology-ideologi using, kepercayaan-kepercayaan yang sudah tidak relevan membuat hidupnya menjadi neraka.</p>
<p style="text-align: justify;">Sorga tinggal khayalan belaka &#8211; siapa yang dapat menjaminnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Ia bingung apa yang harus dilakukannya? Oleh beberapa kalangan, pembicaraan tentang <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> saja sudah dianggap tabu. Bahkan ada lapisan-lapisan masyarakat yang ikut menentukan perilaku seksual.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa sebenarnya <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks</a> itu? Kebutuhan biologis belaka? Hanya pelampiasan Nafsu Birahi? Atau anugrah Allah, tentang mana pengetahuan kita masih sangat-sangat minim?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> adalah anak tangga pertama yang dapat mengantar Anda ke Alam Kasih Illahi yang kekal dan Abadi. Sambil menaiki tangga kehidupan ini, kita juga akan menemukan Cinta. Namun jangan lupa, perjalanan awal harus dimulai dari anak tangga pertama &#8211; dan itu adalah <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a>!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Ada kesan umum yang salah kaprah bahwa seakan-akan <strong>Kamasutra</strong> adalah literature pornografi, dan hanya itu. Kesan itu lebih kuat lagi karena film atau buku-buku &#8220;murahan&#8221; dalam tema yang sama yang memanipulasi postur-postur senggama.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini lain. Anand Krishna menampilkannya dalam keutuhannya sebagai jalan menuju kesempurnaan manusia: melalui <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks,</a> menuju cinta, sampai pada kasih, bahkan Anda dapat melanjutkannya sampai pada Kesadaran Kosmos. <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks</a> adalah tahapan atau etape pertama yang amat penting, dan karena itu tidak perlu dihindari atau ditolak. Penolakan terhadapnya hanya akan menghasilkan kerugian besar, kalau bukan membuat kita terobsesi olehnya, dan menjadi mandeg dalam petualangan kita mencari kesejatian diri.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Edisi perluasan ini dilengkapi dengan latihan &#8220;<strong>Medi</strong>tasi <strong>K</strong>undalini <strong>A</strong>nanda&#8221; (MediKA) untuk mengembangkan kenikmatan <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">seks</a>, kesejukan cinta dan kesadaran kasih, yang secara terpisah tersedia juga dalam bentuk VCD.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8221; <strong>Jalan Kesempurnaan Melalui</strong> <strong>Kamasutra </strong>-  Kenikmatan <a href="http://bukumeditasi.com/renungan">Seks,</a> Kesejukan Cinta &amp; Kesadaran Kasih&#8221;<strong> </strong>. Diulas kembali oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/seks/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awareness</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/awareness</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/awareness#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 23:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Awareness]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8221; Neo Psychic Awareness &#8220; , oleh Anand Krishna.
Buku ini adalah tentang psychic awareness atau kesadaran psikis. Kita sering mengaitkkan kata &#8220;psikis&#8221; dengan sesuatu yang berbau-bau mistis, gaib, indra keenam, dan sebagainya, padahal psikis adalah salah satu lapisan seperti lapisan-lapisan lainnya, lapisan fisik, emosiaonal, intelektual, dan lain sebagainya.
Barangkali kita jarang berada di lapisan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h2>&#8221; <strong>Neo Psychic </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/renungan"><strong>Awareness</strong></a> &#8220;<strong> </strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">Buku ini adalah tentang <em>psychic awareness</em> atau kesadaran psikis. Kita sering mengaitkkan kata &#8220;psikis&#8221; dengan sesuatu yang berbau-bau mistis, gaib, indra keenam, dan sebagainya, padahal psikis adalah salah satu lapisan seperti lapisan-lapisan lainnya, lapisan fisik, emosiaonal, intelektual, dan lain sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali kita jarang berada di lapisan yang satu ini. Ya &#8220;jarang&#8221;, bukan &#8220;tidak pernah&#8221;. Malah sering kali kita berada di lapisan ini &#8220;tanpa sengaja&#8221;, tanpa kesadaran!</p>
<p style="text-align: justify;">Pemahaman kita tentang psikis adalah &#8220;sebuah lapisan kesadaran yang barangkali masih menunggu perkembangan&#8221;. Jadi, ini merupakan potensi diri yang belum terungkap; kemampuan yang belum dioptimalkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan lapisan psikis membuat kita menjadi lebih &#8220;intuitif&#8221;. Tetapi, &#8220;intuitif&#8221; bukanlah indra keenam, ketujuh, atau entah keberapa. Kita memahami intuisi sebagai hasil dari &#8220;optimalisasi&#8221; semua indra; perluasan dari indra-indra yang berjumlah lima itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ambil saja penglihatan sebagai contoh. Bila indra penglihatan Anda lebih baik dari penglihatan saya, bila mata Anda lebih sehat daripada mata saya, Anda dapat melihat lebih jelas daripada saya. Barangkali saya membutuhkan kaca mata untuk melihat sejelas Anda.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">[...] &#8220;Koreksi terhadap indera&#8221; dilakukan oleh para ahli medis dengan menggunakan alat bantu, obat-obatan dan lain sebagainya. Seperti halnya dengan &#8220;mata&#8221;&#8230; bila kurang sehat, diberi obat, dianjurkan pemakaian kacamata, bila perlu dibedah.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Perkembangan kesadaran psikis&#8221; dilakukan oleh &#8220;diri&#8221; sendiri. Bantuan dari luar dibutuhkan sekedar untuk &#8220;mengingatkan diri&#8221; bahwa &#8220;kita mampu mengembangkan diri&#8221;. Karena itu, untuk &#8220;sementara waktu&#8221; kita boleh mengartikan &#8220;perkembangan kesadaran psikis&#8221; sebagai &#8220;perkembangan diri&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk itu, kita harus mengubah <em>mindset</em> kita: Aku bukanlah panca indra, aku bukanlah badan ini. &#8220;Diri&#8221;-ku bersemayam di dalam badan ini dan menggunakan panca indera untuk keperluannya. [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Ilmu medis memiliki standar tertentu untuk kemampuan persepsi kita. Mata mengandaikan gelombang tertentu. Telinga memiliki skala, sehingga hanya gelombang dengan frekwensi tertentu yang bisa didengar olehnya. Hal yang sama berlaku untuk peraba, penciuman, dan perasa.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Manusia memiliki kemampuan luar biasa, yang dalam diri kebanyakan orang masih terpendam sebagai sebuah potensi. Yang dimaksud adalah psychic awareness atau kesadaran psikis. Lapaisan kesadaran ini sering dikaitkan dengan sesuatu yang berbau mistis, gaib, dan sering disamakan dengan indra keenam.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Buku ini memaparkan bahwa kita bisa mengembangkan kesadaran psikis tertentu, dan Anand Krishna memberikan banyak latihan untuk itu. Dengan latihan tersebut akan terjadi perluasan kemampuan indrawi kita, kita akan menjadi lebih intuitif, lebih peka, dan dapat menggeser keterbatasan persepsi indrawi kita yang biasa.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dengan kemampuan yang baru itu, Anand Krishna juga mengajak kita untuk membangun Indonesia Baru, mulai dengan dan diri kita sendiri.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Neo Psychic Awareness</strong> &#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/awareness/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Feng Shui</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/feng-shui</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/feng-shui#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 02:11:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Feng Shui]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8221; Neo Vastu Feng Shui Awareness &#8220; , oleh Anand Krishna.
[...] Apa sih Feng Shui itu?
Feng Shui adalah Ilmu untuk Hidup Selaras, Hidup Harmonis dengan Alam. Itulah definisi Feng Shui. Itulah makna sebenarnya.
Barangkali ada yang bertanya, kenapa? Kenapa kita harus hidup selaras dengan alam? Apa perlu?
Ya, perlu.
Karena, hidup tidak selaras dengan alam memboroskan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h2>&#8221; <strong>Neo Vastu </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/medis"><strong>Feng Shui</strong></a><strong> Awareness</strong> &#8220;<strong> </strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">[...] Apa <em>sih</em> Feng Shui itu?</p>
<p style="text-align: justify;">Feng Shui adalah <strong>Ilmu untuk Hidup Selaras, Hidup Harmonis dengan Alam</strong>. Itulah definisi Feng Shui. Itulah makna sebenarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali ada yang bertanya, kenapa? Kenapa kita harus hidup selaras dengan alam? Apa perlu?</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, perlu.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena, hidup tidak selaras dengan alam memboroskan sangat banyak energi. Manusia seolah terkuras seluruh energinya, ia menjadi gelisah, gusar tanpa ia mengetahui sebabnya. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">[...] Neo Feng Shui lahir dari pertemuan antara Otak Barat dan Hati Timur, Sains Barat dan Kebijaksanaan Timur. Sehingga para pakar Feng Shui tradisional barangkali menganggapnya aneh. Sesuatu yang baru memang selalu terasa aneh. Atau, mungkin, kata &#8220;aneh&#8221; itu sendiri tidak tepat&#8230; apa yang terjadi ketika di rumah kita lahir seorang bayi. Si pendatang baru ini &#8220;aneh&#8221;, &#8220;lucu&#8221; atau apa?</p>
<p style="text-align: justify;">Barangkali sang pendatang baru sangat welcome bagi ibu yang melahirkannya. Tetapi, bagi kakak kandungnya sendiri yang baru berusia 4 &#8211; 5 tahun, barangkali si pendatang malah menimbulkan kecemburuan. Ia merasa tidak diperhatikan, atau kurang diperhatikan oleh ayah dan ibunya. Padahal, itu tidak perlu terjadi. Neo Feng Shui merupakan perkembangan dari Feng Shui. Ia tidak bertentangan dengan versi tradisional, hanya saja ia mengakomodir perkembangan-perkembangan baru dalam &#8220;diri manusia&#8221;&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Ya, Perkembangan-perkembangan baru dalam &#8220;diri manusia&#8221;. Manusia modern sudah jauh berbeda dar manusia 4000-an tahun yang lalu ketika Feng Shui menjelma sebagai ilmu di Chung Kuo, <em>The Middle Earth</em>, Bagian Tengah Dunia -  Cina.</p>
<p style="text-align: justify;">Kebijaksanaan Tao menerima perubahan sebagai hukum alam yang tak pernah berubah. Perubahan itu abadi adanya. Barangkali, hanyalah perubahan yang tak pernah berubah. Sungguh aneh bila para pakar Feng Shui modern tidak mau menerima perubahan dan bertahan pada pendekatan 4000-an tahun yang lalu dengan dalih otentitas dan otoritas.[...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Banyak yang menyalahpahami Feng Shui. Sebagian menganggap takhayul belaka. Sebagian lagi percaya mentah-mentah, tanpa tahu maknanya. Agar bisa kaya.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Feng Shui, sesungguhnya ilmu kuno untuk hidup selaras dengan alam. Ia memanfaatkan energi sekitar kita agar terjadi peningkatan kualitas hidup.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Berangkat dari tradisi yang terbuka pada evolusi, lahirlah Neo Vastu Feng Shui&#8230;</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Menempatkan kesadaran manusia, sebagai  &#8221;titik pusat&#8221; , ilmu ini memberikan kita pandangan lebih utuh untuk &#8220;memanfaatkan&#8221;, dan bukan &#8220;dimanfaatkan&#8221; materi.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Inilah rahasia ilmu kuno yang sangat relevan dengan kebutuhan dan tantangan kita, manusia modern. Penjelasannya mudah dipahami. Praktis, sekaligus visioner.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Neo Vastu Feng Shui Awareness</strong> &#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. One Earth Media.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/feng-shui/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Leadership</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/leadership</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/leadership#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 04:51:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=99</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Self Leadership &#8211; Seni Memimpin Diri &#8220;,
oleh Anand Krishna bersama Para Sahabat dan Instruktur.
[...] Bila kita belum bisa memimpin diri, jangan harap dapat menjadi pemimpin dan memimpin orang lain. Sebelum memilih seorang pemimpin, hendaknya kita meneliti dulu kemampuannya untuk memimpin diri. Mampukah ia mengendalikan hawa-nafsu serta syahwatnya? Pengendalian terhadap &#8220;mata&#8221; dan &#8220;penglihatan&#8221; misalnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h1>&#8221; <strong>Self <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Leadership</a> &#8211; Seni Memimpin Diri</strong> &#8220;,</h1>
<h2>oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong><em>bersama <strong>Para Sahabat dan Instruktur.</strong></em></h2>
<p style="text-align: justify;">[...] Bila kita belum bisa memimpin diri, jangan harap dapat menjadi pemimpin dan memimpin orang lain. Sebelum memilih seorang pemimpin, hendaknya kita meneliti dulu kemampuannya untuk memimpin diri. Mampukah ia mengendalikan hawa-nafsu serta syahwatnya? Pengendalian terhadap &#8220;mata&#8221; dan &#8220;penglihatan&#8221; misalnya, mencakup &#8220;pembenahan terhadap cara pandang&#8221;. Bagaimana sang calon pemimpin memandang persoalan yang dihadapi oleh bangsa kita? Sementara kita sudah banyak kecolongan aset-aset yang sangat berharga dan strategis, apakah ia masih sibuk menggodok rancangan undang-undang yang justru mempertajam perbedaan dan dapat menyebabkan disintegrasi bangsa? [...]</p>
<p style="text-align: justify;">[...] : Mastery over self! Pengendalian diri, Kemeapuan untuk mengendalikan diri, inilah hal terutama. Saya harus tahu persis apa yang menjadi kelemahan-kelemahanku. Kemudian, berupaya untuk mengatasinya&#8230;Terakhir, baru turun ke jalan untuk menjadi <strong>pelayan, atau social worker, pengabdi masyarakat.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa hasrat kuat untuk melayani, kita tidak dapat jadi pemimpin. Seorang pemimpin haruslah berjiwa pelayanan. Namun, jiwa pelayan saja juga tidak membantu. Kita haruslah terlebih dahulu membebaskan diri dari segala macam kelemahan. Karena, kelemahan-kelemahaan itu dapat setiap waktu mengubah semangat melayani menjadi semangat dilayani.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah <strong>pengendalikan diri, jiwa untuk melayani</strong> <strong>dan kemampuan untuk mengoreksi diri</strong>, hal ke empat yang tidak kalah penting adalah &#8220;<strong>keahlian</strong>&#8220;, atau <em>skill</em>. Saya lebih suka menyebutnya &#8220;Penguasaan terhadap Seni Kepemimpinan&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada yang memiliki skill sebagai pengajar, ada yang memiliki skill sebagai pelaku, ada pula yang memiliki skill sebagai [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Seorang pemimpin sejati haruslah memulai kepemimpinannya dengan diri sendiri. Sebelum mengolah sesuatu di luar diri, ia harus dapat mengolah dirinya sendiri. Kegagalan para pemimpin kita selama ini semata-mata karena kegagalan mereka memimpin diri, membawa diri, mengolah diri.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Anand Krishna </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Siapa sangka, khazanah budaya asal Indonesia punya segudang pelajaran dan pedoman bagi pemimpin agar mampu mengatasi berbagai masalah&#8230; termasuk krisis multi-bentuk yang saat ini masih melanda negeri tercinta.</p>
<p style="text-align: justify;">Kisah-kisah pewayangan semisal lakon kehidupan Rama dan Sinta, sarat dengan petuah tentang kepemimpinan sejati. Sungguh sayang, simbol-simbol wayang yang penuh makna ini, mulai tersingkirkan&#8230;padahal, bagi penulis buku ini, pemimpin yang tak menghormati budaya sendiri, tak mampu menggapai masa depan yang cerah.</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini merupakan &#8220;ramuan paling pas&#8221; dari filosofi kepemimpinan dari bumi Nusantara&#8230; di antaranya dari Negara Kertagama dan Astha-Brata&#8230;dengan kiat kepemimpinan modern ala Stephen Covey dari Barat. Sangat substantif, namun tetap ringan dan praktis.</p>
<p style="text-align: justify;">Disajikan dalam &#8220;aroma kasih&#8221; khas Anand Krishna, buku ini harus menjadi bacaan wajib bagi setiap orang yang ingin mendalami tentang seni kepemimpinan sejati.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku&#8221; <strong>Self Leadership &#8211; Seni Memimpin Diri</strong> &#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong> <em>bersama<strong> Para sahabat Instruktur</strong></em>.  Diterbitkan oleh: PT. One Earth Media.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/leadership/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Stress</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/stress</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/stress#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 Apr 2009 04:49:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Stress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; Mengajar Tanpa Dihajar Sterss &#8211; Berkarya     Tanpa Beban Stress &#8221; ,oleh Anand Krishna bersama Para Instruktur MTDS.
[...] Dunia ini menawarkan sekian banyak profesi kepada kita. Kita bisa memilih yang mana saja. Tapi. Ada tiga profesi yang saya anggap sangat mulia. Pertama adalah profesi seorang Guru &#8211; pendidik, pengajar. Lembaga, konstitusi guru ini sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2>&#8221; <strong>Mengajar Tanpa Dihajar <a href="http://www.bukumeditasi.com/medis">Sterss</a> &#8211; Berkarya     Tanpa Beban Stress</strong> &#8221; ,oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong><em>bersama<strong> Para Instruktur MTDS</strong></em>.</h2>
<p style="text-align: justify;">[...] Dunia ini menawarkan sekian banyak profesi kepada kita. Kita bisa memilih yang mana saja. Tapi. Ada tiga profesi yang saya anggap sangat mulia. Pertama adalah profesi seorang Guru &#8211; pendidik, pengajar. Lembaga, konstitusi guru ini sangat penting. Dan, yang saya maksud bukanlah lembaga pendidikan atau yayasan pengelola sekolah. Yang  saya maksud adalah lembaga &#8220;guru&#8221; itu sendiri. Guru bisa eksis tanpa bangunan sekolah dan lembaga pengelola. Tanpa guru, bangunan  sekolah semewah apapun, yayasan pengelola seprofesional apapun tidak berarti sama sekali.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekalahan dalam perang dunia kedua memporak-porandakan Jepang. Banyak petinggi Negara yang melakukan <em>hara-kiri</em>, bunuh diri. Mereka malu&#8230; Kekalahan itu sangat memalukan bagi mereka.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemerintah Jepang harus melakukan inventarisasi terhadap aset dan sumber daya yang mereka miliki. Sementara, yang terpikir oleh Kaisar Jepang hanya satu,&#8221;berapa guru yang masih kita miliki?&#8221; Hebat, demikianlah cara berpikir seorang negarawan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekurangan sumber daya manusia hanya bisa dipenuhi oleh para guru. Tanpa guru &#8211; masyarakat dan seluruh tatanan kemasyarakatan akan hancur lebur. [...]</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Sebagai bangsa, mestinya kita tidak hanya sibuk memikirkan nilai rupiah, dan panjang-pendeknya masa jabatan. Persoalan yang paling mendasar adalah bagaimana menata martabat bangsa. Dan untuk itu, pendidikan menjadi sangat strategis.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">-          <strong>Prof.Dr.H.Abdul Malik Fajar, MSc- Mentri Pendidikan Nasional R.I.     -</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Kalau mau melahirkan Manusia Baru, kita harus mulai dari mana? Barangkali ada yang menjawab,&#8217;dari anak.&#8217; Betul, tapi &#8216;anak&#8217; itu ciptaan siapa? Yang membentuk kepribadiannya siapa lagi kalau bukan seorang guru?&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">-          <strong>Anand Krishna      -</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Diperlukan &#8220;Manusia Baru&#8221; untuk membangkitkan kembali martabat bangsa ini. Dan para guru, memiliki peran teramat penting. Tapi, bila guru sudah terbebani oleh seribu satu macam masalah, bagaimana bias memikirkan akhlak dan kesadaran anak didiknya?</p>
<p style="text-align: justify;">Dari kesadaran itulah lahir program Mengajar Tanpa Dihajar Stress (MTDS) yang sekarang ini dijadikan buku. Buku ini, merupakan upaya untuk mengembalikan &#8220;semangat mendidik&#8221;, yang dipersembahkan kepada para pendidik, kepada para guru.</p>
<p><!--[if gte mso 9]><xml> <w :WordDocument> </w><w :View>Normal</w> <w :Zoom>0</w> <w :TrackMoves /> <w :TrackFormatting /> <w :PunctuationKerning /> <w :ValidateAgainstSchemas /> <w :SaveIfXMLInvalid>false</w> <w :IgnoreMixedContent>false</w> <w :AlwaysShowPlaceholderText>false</w> <w :DoNotPromoteQF /> <w :LidThemeOther>EN-US</w> <w :LidThemeAsian>X-NONE</w> <w :LidThemeComplexScript>X-NONE</w> <w :Compatibility> <w :BreakWrappedTables /> <w :SnapToGridInCell /> <w :WrapTextWithPunct /> <w :UseAsianBreakRules /> <w :DontGrowAutofit /> <w :SplitPgBreakAndParaMark /> <w :DontVertAlignCellWithSp /> <w :DontBreakConstrainedForcedTables /> <w :DontVertAlignInTxbx /> <w :Word11KerningPairs /> <w :CachedColBalance /> </w> <m :mathPr> <m :mathFont m:val="Cambria Math" /> <m :brkBin m:val="before" /> <m :brkBinSub m:val=" " /> <m :smallFrac m:val="off" /> <m :dispDef /> <m :lMargin m:val="0" /> <m :rMargin m:val="0" /> <m :defJc m:val="centerGroup" /> <m :wrapIndent m:val="1440" /> <m :intLim m:val="subSup" /> <m :naryLim m:val="undOvr" /> </m> </xml>< ![endif]--><!--[if gte mso 9]><xml> <w :LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"   DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"   LatentStyleCount="267"> <w :LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"    UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography" /> <w :LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading" /> </w> </xml>< ![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Bukan saja menjelaskan penyebab stress dan ketidakbahagiaan, buku ini juga memberikan petunjuk praktis bagi para guru, dan bagi pembaca, untuk mencapai kebahagiaan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Keunikan buku ini adalah, ia lahir mendahului teori. Buku ini didasarkan pada pengalaman Forum Kebangkitan Jiwa (FKJ) dalam memberikan pelatihan pada lebih dari 1.000 orang guru di wilayah Jabotabek, Banten, Yogyakarta dan Pulau Bali.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tulisan di atas<span> </span>adalah kutipan-kutipan dari, buku”<strong> Mengajar Tanpa Dihajar Sterss – Berkarya Tanpa Beban Stress</strong><span> </span>“. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna </em></strong><em>bersama<strong> Para Instruktur MTDS </strong></em>.<span> </span>Diterbitkan oleh: PT. One Earth Media.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/stress/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Reinkarnasi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/reinkarnasi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/reinkarnasi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 04:58:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Reinkarnasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; REINKARNASI &#8211; Hidup Tak Pernah Berakhir &#8221; , oleh Anand Krishna.
Bertanya Pada Diri Sendiri
Pernahkah Anda mengunjungi suatu tempat untuk pertama kalinya, namun mendapatkan kesan seolah-olah pernah berada di tempat itu sebelumnya?
Pernahkah Anda menghadapi suatu situasi untuk pertama kalinya, namun terasa seolah-olah pernah melewati situasi yang sama?
Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2>&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/meditatif"><strong>REINKARNASI</strong></a><strong> &#8211; Hidup Tak Pernah Berakhir</strong> &#8221; , oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p align="center"><strong>Bertanya Pada Diri Sendiri</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda mengunjungi suatu tempat untuk pertama kalinya, namun mendapatkan kesan seolah-olah pernah berada di tempat itu sebelumnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda menghadapi suatu situasi untuk pertama kalinya, namun terasa seolah-olah pernah melewati situasi yang sama?</p>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya, namun langsung merasa begitu dekat dengan dirinya?</p>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda melihat seseorang dan sebelum terjadi komunikasi apa pun, sudah langsung merasa tidak simpatik terhadapnya?</p>
<p style="text-align: justify;">Pernahkah Anda melihat sesuatu dalam mimpi, dan berapa lama kemudian, apa yang terlihat dalam mimpi menjadi kenyataan?</p>
<p style="text-align: justify;">Perhatikan kesenangan-kesenangan Anda, apa yang Anda senangi? Anda lahir di Indonesia, namun mungkin senang masakan Cina, senang baca cerita-cerita silat dari Cina, suka nonton film-film Cina. Di antara para sahabat Anda bahkan kebanyakan warga keturunan Cina. Mengapa demikian? [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat halaman-halaman buku ini, saya ingin berdialog dengan Anda, dan Anda, dan Anda. Saya ingin bicara dengan manusia Indonesia.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama ratusan tahun, Anda mengurung diri dalam kamar Anda yang kecil dan tak berjendela. Entah berapa kali, telah saya panggil nama Anda. Entah sejak kapan saya berusaha untuk membangunkan Anda, untuk membuat Anda sadar akan warna-warna kehidupan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan sekarang Anda telah terjaga. Jangan tertidur lagi. Tinggalkan ranjang Anda. Sejak begitu lama, telah saya tunggui Anda. Ada sesuatu yang ingin saya sampaikan kepada Anda. Siapkah Anda menerima saya, untuk menerima apa yang ingin saya bagi dengan Anda?  [...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Ketika ulat menjadi kepompong, ia meninggalkan badan wadagnya dan lahirlah mahluk baru. Ketika saatnya tiba, badan wadag kepompong itu pecah. Keluar cairan amis, dan lahirlah kupu-kupu. Karena semuanya itu masih dapat kita saksikan dengan mata kasat kita, kita menyebutnya proses metamorphose. Ketika badan wadag kupu-kupu itu hancur, kita menyebut kupu-kupu itu mati .</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah metamorphose dan kematian itu berbeda secara radikal? Lalu bagaimana dengan kematian kita?</p>
<p style="text-align: justify;">Buku ini merupakan pengalaman yang dahsyat dari penulisnya, Anand Krishna. Berangkat dari pengalaman itu, ia akan memandu anda untuk mengalaminya:</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan Astral, Regresi ke masa lalu, Regresi ke masa kecil, Regresi ke kelahiran sebelumnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tinggalkan prasangka anda, dan alamilah sendiri!!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8221; <strong>REINKARNASI &#8211; Hidup Tak Pernah Berakhir</strong> &#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/reinkarnasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kematian</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kematian</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kematian#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 04:54:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kematian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
&#8221; KEMATIAN &#8211; Panduan untuk Menghadapinya dengan Senyuman&#8220;, oleh Anand Krishna.
MENGHADAPI MAUT
Apa yang sedang kau baca ini dapat meningkatkan kesadaranmu. Bacalah sebelum ajalmu tiba. Renungkan maknanya. Dan ingatlah isinya. Apabila kau tidak dapat mengingatnya, mintalah bantuan seseorang untuk membacakannya, ketika maut datang untuk menjemputmu.
Jika kau menghadapi kematian dengan penuh kesadaran, tak perlu lagi ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;">&#8221; <a href="http://www.bukumeditasi.com/meditatif"><strong>KEMATIAN</strong></a><strong> &#8211; Panduan untuk Menghadapinya dengan Senyuman</strong>&#8220;, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p align="center"><strong>MENGHADAPI MAUT</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang sedang kau baca ini dapat meningkatkan kesadaranmu. Bacalah sebelum ajalmu tiba. Renungkan maknanya. Dan ingatlah isinya. Apabila kau tidak dapat mengingatnya, mintalah bantuan seseorang untuk membacakannya, ketika maut datang untuk menjemputmu.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kau menghadapi kematian dengan penuh kesadaran, tak perlu lagi ada yang membacakan buku ini untukmu. Apa pun keyakinanmu, kepercayaanmu, agamamu, tidak menjadi masalah, karena yang diungkapkan dalam buku ini adalah kebenaran tentang kematian &#8211; sesuatu yang terjadi pada setiap orang, apa pun [...]</p>
<p style="text-align: center;"><strong>ANJURAN</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebarluaskan isi buku ini. Bacakan kepada mereka yang sakit, yang sekarat bahkan kepada mereka yang sudah meninggal. Mendengarkan isi buku ini sekali pun sudah cukup. Semasa hidup, walaupun kau tidak menghayatinya, pada saat kematian kau akan mengingatnya kembali, karena daya ingatmu akan berlipat ganda setelah kematian.</p>
<p style="text-align: justify;">Apabila ada yang membacakannya pada saat kematian, hendaknya tidak diiringi dengan suara tangis. Hendaknya, ruangan itu dalam keadaan hening dan bersih.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebelum mulai membaca isi buku ini, ucapkan doa sesuai dengan kepercayaanmu. Lalu, perhatikan [...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Ketidaksadaran akan jati diri menciptakan rasa takut akan kematian. Ia yang menyadari jati dirinya tidak akan takut mati. Ia tahu persis bahwa kematian bagaikan daun pintu. Di baliknya ada kehidupan lain, yang jauh lebih indah.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Kematian mengangkat tirai yang menutupi sekian banyak hal dari penglihatan kita semasa hidup. Kita menjadi lebih sadar akan jatidiri dan kebenaran dunia ini.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Hazrat Inayat Khan</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak sekali diantara kita yang menduga dan menggambarkan kematian sebagai lorong serba gelap dan sendu! Kalau Anda termasuk di dalamnya, setelah membaca buku ini pandangan Anda akan berubah. Anda siap menjadi pelukis kehidupan dan kematian dengan sapuan warna-warna ceria!</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih terkenal dengan <strong><em>The Tibetan Book of the Dead</em></strong>, dalam bahasa aslinya, Tibet, <strong><em>Bardo Thos Grol Chen Mo </em></strong>berarti <strong>Panduan untuk Mencapai Kebebasan Abadi lewat Pemahaman tentang Kematian</strong>. Melalui tangan Anand Krishna, naskah klasik dari abad kedelapan ini disadur sedemikian rupa sehingga menjadi Panduan Siap Pakai. Dan Anda tahu, hanya orang yang paham tentang kematian yang dapat hidup dengan benar!</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku&#8221; <strong>KEMATIAN &#8211; Panduan untuk Menghadapinya dengan Senyuman</strong> &#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kematian/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kehidupan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kehidupan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kehidupan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 04:46:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pengembangan Diri]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8220;KEHIDUPAN &#8211; Panduan untuk Meniti Jalan ke Dalam Diri&#8220; , oleh Anand Krishna.
Bekal Yang Tak Pernah Basi
Begitu agungnya kehidupan ini! Perjalanan kehidupan yang sedang Anda tempuh ini tak pernah berakhir. Anda membutuhkan koper perjalanan yang kuat, awet dan tak aus karena waktu. &#8220;Kasih&#8221; adalah satu-satunya merek yang dapat diandalkan. Jangan memilih sesuatu yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h2 style="text-align: justify;">&#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/meditatif"><strong>KEHIDUPAN</strong></a><strong> &#8211; Panduan untuk Meniti Jalan ke Dalam Diri</strong>&#8220;<strong> </strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p align="center"><strong>Bekal Yang Tak Pernah Basi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Begitu agungnya kehidupan ini! Perjalanan kehidupan yang sedang Anda tempuh ini tak pernah berakhir. Anda membutuhkan koper perjalanan yang kuat, awet dan tak aus karena waktu. &#8220;Kasih&#8221; adalah satu-satunya merek yang dapat diandalkan. Jangan memilih sesuatu yang lebih rendah mutu dan nilainya. Jangan menawar. Berapa pun harganya, belilah! Berapa pun yang Anda harus bayar, tetap masih murah. Kasih akan mewarnai perjalanan hidup Anda dengan kepercayaan diri. Dengan kasih, perjalanan hidup Anda akan lebih nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan kasih, kini Anda dapat menikmati dan merayakan kehidupan Anda sambil menari, menyanyi dan bergembira-ria!</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Sebelum Anda Melanjutkan Membaca Buku Ini</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sambil jalan bersamaku, ingatlah temanku, aku tidak meminta kamu untuk mengikutiku, karena kamu tidak akan bisa melakukannya. Suatu saat aku berjalan begitu cepat, sehingga walau kamu lari untuk mengejarku, kau tak akan mencapaiku. Jangan melakukan itu, mengikuti aku akan membuat hidupmu tidak berharga. Mengikuti aku berarti berakhirnya komunikasi antara aku dan kamu. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">[...] Aku punya sesuatu untuk kusampaikan padamu. Apabila aku katakan &#8220;sesuatu untuk disampaikan&#8221; , aku bermaksud bahwa , pada suatu saat kau pun akan punya sesuatu untuk disampaikan kepadaku. Aku menghormati hubungan dua arah seperti itu; itulah komunikasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Sungguh menyenangkan sekali perjumpaan dengan kamu lewat halaman-halaman buku ini. Kau akan mengenal diriku. Seperti teman-teman lain yang pernah kuajak bicara setelah meditasi bersama; sekarang aku ingin bicara dengan kamu. Petemuan ini indah!</p>
<p style="text-align: justify;">Kau akan mendengar aku dan apabila kau maju selangkah lagi, kau akan memahamiku, bukan sekedar mendengar.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak sekali pertanyaan yang akan [...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bagi para penjelajah rohani &#8211; terlepas dari agama yang ia peluk &#8211; hidup ini menawarkan cakrawala yang merentang tanpa batas, menembus langit tertinggi. Keluasan cakrawala itu menyibakkan misteri yang agung, yang membuat hidup ini menjadi suatu selebrasi, suatu perayaan. Dengan bekal yang tak pernah basi &#8211; yaitu cinta kasih &#8211; pengembaraan itu tak akan pernah membosankan, dan kepenuhan hidupnya menjadi hadiah cuma &#8211; cuma bagi kebahagiaan sesama yang sering terjebak oleh keresahan dan kekhawatiran yang bersumber pada hal-hal yang serba semu.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Buku kecil ini adalah kado besar bagi mereka yang mencari apa arti hidup penuh.</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8221; <strong>KEHIDUPAN &#8211; Panduan untuk Meniti Jalan ke Dalam Diri</strong> &#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kehidupan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sehat</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/sehat</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/sehat#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 04:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8221; Sehat Dalam Sekejap &#8220; , oleh Anand Krishna.
[...] Anda bisa lari dari keadaan, tapi tidak bias lari dari pikiran [...]
Pada awal bulan Maret 1999, The National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH) bekerja sama dengan American Psychological Association mengadakan konfrensi di Baltimore, Amerika Serikat. Yang mereka bicarakan adalah masalah stress ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:<strong> </strong></p>
<h2>&#8221; <strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kesadaran">Sehat</a> Dalam Sekejap</strong> &#8220;<strong> </strong>, oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">[...] Anda bisa lari dari keadaan, tapi tidak bias lari dari pikiran [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Pada awal bulan Maret 1999, <em>The National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH)</em> bekerja sama dengan <em>American Psychological Association</em> mengadakan konfrensi di Baltimore, Amerika Serikat. Yang mereka bicarakan adalah masalah stress ini. Tidak heran, karena hasil riset mereka sebelumnya menunjukkan bahwa 25% pekerja di Amerika Serikat mengalami stress &#8220;parah&#8221; di tempat kerja, sampai membutuhkan bantuan medis dan psikologis.</p>
<p style="text-align: justify;">Ironisnya ilmu medis hanya bias menangani gejala penyakit yang disebabkan oleh stress, depresi dan lain sebagainya. Lalu, sebagaimana dikatakan oleh seorang teman dokter di Ashram, Dr Setiawan: &#8220;obat-obat anti depresi dan anti stres yang biasanya diberikan hanya mengurangi atau menghilangkan gejala-gejala penyakit. Bahkan seorang penderita bias mengalami ketergantungan obat dengan segala akibatnya. Mau sampai kapan?</p>
<p style="text-align: justify;">Ilmu psikologi menawarkan pengetahuan tentang stress, tentang depresi, tetapi solusi yang ditawarkan juga belum pas, karena ilmu psikologi masih bekerja pada tingkat alam bawah sadar. Yang diarah memang sudah betul, karena kekacauan terjadi di situ, tetapi untuk mengatasinya, harus ada lembaga lebih tinggi dari alam bawah sadar. Seperti huru-hara di jalan raya, yang mengatasinya harus aparat keamanan. Para pelaku huru-hara sendiri tidak bias diharapkan untuk mengatasinya. Dalam hal ini, aparat keamanan itu sebuah perumpamaan untuk menunjukkan <strong>kesadaran murni</strong>. Prosesnya dimulai dengan melampaui alam bawah sadar atau <em>subconscious mind</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Psikiatri juga tidak banyak membantu. Lagi-lagi, yang bisa mereka berikan hanyalah obat penenang, ditambah dengan latihan rileksasi &#8211; yang bias mengalihkan kesadaran sang penderita dari penderitaannya. Tetapi ya sekedar itu saja &#8211; pengalihan perhatian untuk sesaat.</p>
<p style="text-align: justify;">Seorang penderita stress atau depresi membutuhkan penanganan yang bersifat &#8220;<em>holistc</em>&#8220;. Istilah holistic ini mempunyai akar pada suku kata &#8220;<em>whole</em>&#8221; &#8211; keseluruhan. Nah, setidaknya ada lima aspek utama kepribadian manusia yang harus ditangani. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Tubuh kita memiliki mekanisme alamiah yang luar biasa, yang kalau tidak kita kacaukan, akan menciptakan sendiri pertahanannya terhadap berbagai gangguan dan penyakit. Tetapi, mekanisme alamiah itu sudah banyak terganggu oleh pola makan, cara pandang, dan pembiasaan secara mental maupun emosional, serta pola hidup kita.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Me</strong>ditasi <strong>Din</strong>amis <strong>A</strong>nanda (<strong>MeDinA</strong>) akan memberdayakan diri anda, untuk meraih kembali kesehatan fisik, mental dan emosional anda. Dengan latihan-latihan praktis yang dipaparkan dengan ilustrasi jelas, anda akan mampu mengatasi gangguan mental seperti amarah dan kesal, duka dan murung, cemas dan gelisah, sampai yang berat-berat seperti, trauma, stress dan depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui meditasi itu, anda juga dapat mengatasi insomnia dan migraine, serta berbagai bentuk ketergantungan dan kecanduan. Dan untuk kesehatan fisik secara keseluruhan, disajikan terapi yang amat murah dan luar biasa manfaatnya maupun efektifitasnya: Terapi Air.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Sehat Dalam Sekejap</strong>&#8220;. Ditulis oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/sehat/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Medis Meditasi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/medis-meditasi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/medis-meditasi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 02:39:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Medis Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
 &#8220;MedEri &#8211; Medis Meditasi&#8220;,
oleh Anand Krishna bersama Teman-Teman
[...] The Latin root of the word meditation is similar to the root for medical or medicate and implies the sense of &#8220;attending to&#8221; or &#8220;paying attention to&#8221; something.
In meditation, you pay attention to your own deepest, innermost levels-dimensiaon of yourself which are seldom known.
The English [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku:</strong></p>
<h1><strong> &#8220;MedEri &#8211; </strong><a href="http://www.bukumeditasi.com/kesadaran"><strong>Medis Meditasi</strong></a><strong>&#8220;</strong>,</h1>
<h2>oleh Anand Krishna bersama Teman-Teman</h2>
<p style="text-align: justify;">[...] <em>The Latin root of the word meditation is similar to the root for medical or medicate and implies the sense of &#8220;attending to&#8221; or &#8220;paying attention to&#8221; something</em>.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>In meditation, you pay attention to your own deepest, innermost levels-dimensiaon of yourself which are seldom known.</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>The English word meditation is based on the Latin root </em><strong>&#8220;med&#8221;</strong><em> which is, &#8220;to measure.&#8221; The present meaning of the word is &#8220;to reflect,&#8221; &#8220;to ponder&#8221; </em>(i.e.to weigh or measure), and &#8220;to give close attention.&#8221; <em>The Latin root of the word meditation, mederi</em>, means &#8220;to heal. &#8220;<em>The word meditation comes from the same Latin root as the word medicine, <strong>MedEri</strong></em>, meaning &#8220;to remedy&#8221;.<em></em></p>
<p style="text-align: justify;">Inilah hasilnya bila kita membuka Leksikon atau kamus tentang <em>Origin of Words</em>, asal-usul terbentuknya satu kata. Medication atau Medis  dan Meditation atau Meditasi berasal dari satu suku kata yang sama dalam bahasa Latin:</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Akar kata bagi Meitasi dalam bahasa Latin mirip dengan akar kata bagi Medis, maksudnya &#8216;menjaga&#8217;,'merawat&#8217; atau &#8216;memperhatikan&#8217; sesuatu.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dalam Meditasi, kita memperhatikan lapisan-lapisan kesadaran atau dimensi-dimensi terdalam dalam diri kita sendiri, yang biasanya luput dari perhatian.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Meditation dalam bahasa Inggris berasal dari suku kata &#8216;med&#8217; dalam bahasa Latin, yang mana berart&#8217;mengukur&#8217;. Dalam keseharian kita sekarang, kata ini juga dapat diterjemahkan sebagai &#8216;menilai&#8217;, &#8216;menghayati&#8217;, &#8216;meniti&#8217; atau &#8216;memperhatikan secara mendalam&#8217;.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Akar kata bagi &#8216;meditasi&#8217; dalam bahasa Latin yakni &#8216;mederi&#8217;, berarti &#8216;menyembuhkan&#8217;. (Kesimpulannya) kata &#8216;meditasi&#8217; dan &#8216;medis&#8217; dalam bahasa Latin berasal dari suku kata yang sama &#8211; MedEri, berarti menyembuhkan&#8217;.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Bila disimpulkan lebih lanjut, [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Di tahun-tahun mendatang, bukan Cuma obat-obatan yang akan diimport. Dokter-dokter asing pun akan &#8220;dipasarkan&#8221; di sini.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketidaktahuan tentang diri sendiri adalah sebab utama makin mahalnya kesehatan. Padahal, penelitian-penelitian ilmiah mutakhir menunjukkan bahwa penyebab kita sakit &#8211; sekaligus penyembuhnya &#8211; tak lain adalah kita sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Inilah cara pandang ilmu kesehatan holistic yang sudah berusia ribuan tahun. Dokter hanyalah seorang &#8216;fasilitator&#8221;, obat-obatan Cuma pelengkap. Yang terpenting, kita sndiri harus berperan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita semua berhak atas kesehatan yang murah. Sekaranglah saatnya. Yang diperlukan Cuma perubahan persepsi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>MedEri &#8211; Medis Meditasi</strong>&#8220;. Ditulis oleh Anand Krishna bersama Teman-Teman. Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/medis-meditasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Renungan</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/renungan</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/renungan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 02:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
 &#8220;Renungan Harian &#8211; Penunjang  Meditasi&#8220; ,
oleh Anand Krishna.
[... ] Kita pikir, sudah ke dokter &#8211; ya sudah cukup. Padahal, diperiksa oleh dokter hanyalah langkah awal. Yang penting adalah obat yang diberikan.
Kita rajin mendatangi masjid, pura, gereja, vihara, atau kuil. Kita pikir, itu sudah cukup. Padahal belum apa-apa. Mendatangi tempat-tempat ibadah, ibarat mendatangi seorang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Judul Buku:</p>
<h1 style="text-align: justify;"><strong> </strong>&#8220;<a href="http://www.bukumeditasi.com/kesadaran"><strong>Renungan</strong></a><strong> Harian &#8211; Penunjang  Meditasi</strong>&#8220;<strong> </strong>,</h1>
<h2 style="text-align: justify;">oleh <strong><em>Anand Krishna</em></strong>.</h2>
<p style="text-align: justify;">[... ] Kita pikir, sudah ke dokter &#8211; ya sudah cukup. Padahal, diperiksa oleh dokter hanyalah langkah awal. Yang penting adalah obat yang diberikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita rajin mendatangi masjid, pura, gereja, vihara, atau kuil. Kita pikir, itu sudah cukup. Padahal belum apa-apa. Mendatangi tempat-tempat ibadah, ibarat mendatangi seorang dokter.</p>
<p style="text-align: justify;">Yang penting, justru langkah berikutnya. Langkah yang tidak pernah kita ambil. Kita berhenti di tempat-tempat ibadah. Kita berhenti pada permukaan agama. Kita lupa menyelami esensi agama. Lalu kita mengeluh,&#8221;Aduh, aku kok belum sehat-sehat?&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu kita cari dokter yang lain. Kita ke tempat ibadah yang lain. Kita ganti agama. Semuanya sia-sia. Jika anda tidak mematuhi anjuran dokter, jika anda tidak minum obat yang ia berikan, kunjungan anda ke dokter mana pun tidak ada gunanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat renungan harian ini, saya mengajak anda untuk menyelami ajaran para nabi, para mesias, para guru. Kata-kata mereka dapat dijadikan sarana meditasi. Renungkan maknanya. Selami artinya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di atas segalanya, lewat <em>Renungan Harian</em> ini <strong>saya ingin mengajak anda untuk menyelami, masuk dan menjalani Millennium Baru dengan Semangat Baru</strong>. Semangat lama yang cenderung mengkotak-kotakkan manusia berdasarkan agama dan kepercayaan terbukti hanya menghasilkan peperangan, permusuhan, pertikaian, pertengkaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Sudah waktunya, kita menemukan nilai-nilai baru yang dapat mempersatukan umat manusia. Dan untuk itu, kita membutuhkan pemahaman baru, pengertian baru tentang agama apa saja yang kita anut. Kita perlu mendefinisikan kembali ajaran-ajaran agama kita. Dan, yang paling penting, kita perlu menyadari adanya &#8211; dan lebih-lebih mengapresiasi, menghargai, dan membiarkan diri diubah oleh &#8211; Kebenaran dalam setiap agama, dalam setiap kepercayaan, dalam setiap ajaran luhur.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya ingin mengajak anda untuk melakukan ziarah spiritual, bukan sekedar ziarah intelektual. Salami Siddhartha dan Isa dengan rasa hormat yang sama ketika anda menyalami Muhammad. Salami para bijak dari Timur Tengah dan Cina, dengan kehangatan yang sama ketika anda menyalami para bijak dari India. Mengapa? Karena pada dasarnya mereka mengatakan hal yang sama. Bahasa mereka berbeda, tetapi inti pesan mereka sama.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Renungan Harian</em> ini bukan sekedar buku, tetapi merupakan sarana untuk meditasi. Tidak perlu menelan lebih dari satu &#8220;pil renungan&#8221; setiap hari. Persis seperti resep dokter &#8211; 1x sehari, selama 365 hari. Dan, Insya Allah, anda akan memperoleh kesehatan jasmani dan rohani! [...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tanpa refleksi, hidup menjadi tak berarti. Tanpa renungan, hidup menjadi dangkal, bobot sirna, dan kita terperangkap dalam pengejaran tanpa arah. Kesetanan memburu sesuatu, tetapi tidak mencapai apa pun. Ribut mendaki anak tangga, hanya untuk menyadari bahwa tangga itu bersandar di tebing yang salah. Tragis!</p>
<p style="text-align: justify;">Renungan Harian adalah sarana meditasi yang akan membuat hidup anda penuh makna dan isi. Khasanah rohani dari berbagai tradisi yang disajikan dalam buku ini akan mengisi hidup anda dengan apresiasi terhadap kekayaan jiwa, yang selama ini anda sikapi dengan penuh prasangka dan curiga. Harta rohani itu akan membuka berbagai cakrawala baru bagi anda. Dan &#8230; lihatlah: anda akan tetap hidup dalam kotak, tetapi tanpa terkotak; anda akan merambah semua ruang, melintas semua batas, lembut dan cerdas, karena anda direngkuh oleh Sang Keberadaan yang Maha Luas.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Renungan Harian- Penunjang Meditasi</strong>&#8220;. Ditulis oleh Anand Krishna.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/renungan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Medis</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/medis</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/medis#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Apr 2009 06:51:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Medis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=37</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8220;Ilmu Medis &#38; Meditasi&#8220; , oleh Anand Krishna Bersama Dr.B.Setiawan.
Ilmu Medis &#38; Meditasi. Ini pertemuan pandang antara dua bidang yang sekilas tampak tak bersinggungan, yang diwakili oleh dua praktisinya. Di sini, Anand Krishna berdialog dengan Ahli Bedah &#38; Bedah Syaraf, mengenai perkara-perkara pelik seperti meditasi, kematian, sorga-neraka, dan reinkarnasi.
Bila anda cenderung mencari penjelasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku: </strong></p>
<h2>&#8220;<strong>Ilmu <a href="http://www.bukumeditasi.com/meditasi">Medis</a> &amp; Meditasi</strong>&#8220;<strong> </strong>, oleh Anand Krishna Bersama Dr.B.Setiawan.</h2>
<p style="text-align: justify;">Ilmu Medis &amp; Meditasi. Ini pertemuan pandang antara dua bidang yang sekilas tampak tak bersinggungan, yang diwakili oleh dua praktisinya. Di sini, Anand Krishna berdialog dengan Ahli Bedah &amp; Bedah Syaraf, mengenai perkara-perkara pelik seperti meditasi, kematian, sorga-neraka, dan reinkarnasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila anda cenderung mencari penjelasan empiris-ilmiah terhadap perkara-perkara yang selama ini hanya didekati dengan sikap &#8220;percaya atau tidak&#8221;, anda akan mendapatkan titik terang ke arah mana pencarian pribadi harus diarahkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Fakta-fakta yang diungkap di sini bahkan menantang sains, dan ilmu seperti psikologi, untuk memikirkan ulang bidangnya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dan bagi anda yang lebih mencari manfaat praktis, terbentang keluasan kemungkinan yang sungguh-sungguh membuat anda tercengang: kalau bawah sadar saja dapat kita bersihkan dari sampahnya dan kita manfaatkan, betapa luar biasa lagi bila anda memasuki kesadaran supra, atau bahkan tingkat no-mind, ketika segala bentuk dualitas teratasi!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Sebenarnya meditasi tidak perlu dijelas-jelaskan secara ilmiah dari sisi medis, dan cukup dijalani saja! Yang belum sadar dengan penjelasan apa pun juga akan tetap tidur lelap dengan segala mimpinya!</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Dr.Djoko Pramono</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Ilmu Medis &amp; Meditasi</strong>&#8220;. Ditulis oleh Anand Krishna Bersama Dr.B.Setiawan.  Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.<strong></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/medis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meditatif</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/meditatif</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/meditatif#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 03:16:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Meditatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
 &#8220;SENI MEMBERDAYA DIRI 3, ATISHA Melampaui Meditasi untuk Hidup Meditatif&#8220;, oleh Anand Krishna
&#8220;Ah, Indonesia. You know, kami, orang-orang Tibet, memiliki hubungan yang erat sekali dengan Indonesia.&#8221;- demikian kata Yang Mulia Dalai Lama kepada saya.
Ketika itu, beliau berkenaan menerima saya dengan rombongan di ruang kerjanya. Lalu beliau bercerita, &#8220;Dulu, You know, di Indonesia, di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku:</strong></p>
<h2><strong> &#8220;SENI MEMBERDAYA DIRI 3, ATISHA Melampaui Meditasi untuk Hidup <a href="http://bukumeditasi.com/meditasi">Meditatif</a>&#8220;,</strong> oleh Anand Krishna</h2>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Ah, Indonesia. <em>You know</em>, kami, orang-orang Tibet, memiliki hubungan yang erat sekali dengan Indonesia.&#8221;- demikian kata <strong>Yang Mulia Dalai Lama</strong> kepada saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika itu, beliau berkenaan menerima saya dengan rombongan di ruang kerjanya. Lalu beliau bercerita, &#8220;Dulu, You know, di Indonesia, di Svarnadvipa, ada seorang guru besar. Namanya <strong>Dharmakitri Svarnadvipi</strong>. Dan salah seorang muridnya, <strong>Atisha</strong>, datang ke Tibet untuk menyebarkan ajaran tentang Bodhichitta. Atisha sendiri adalah seorang guru besar dan <em>veryimportant part of Tibetan Culture and Religion</em>.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lima tahun sebelumnya, sekitar akhir bulan November 1991, untuk pertama kalinya saya mendengar tentang Atisha dan tentang [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Ajaran Atisha yang akan kita ulas lewat buku ini juga berasal dari tradisi lisan, yang disampaikan oleh Atisha hanya kepada beberapa siswanya dan kemudian ditulis untuk pertama kalinya oleh salah seorang siswa beliau, yaitu <strong>Lang-ri Thang-pa</strong> (1054 &#8211; 1123). <strong>Geshe Chekawa</strong> (1101 &#8211; 1175) mengulas tulisan tersebut dan mempopulerkannya. Tulisan Lang-ri Thang-pa dan ulasan Geshe Chekawa inilah yang kita warisi. Tulisan-tulisan ini masih ada, dalam keadaan utuh dan jelas terbaca. <strong><em>Tujuh Butir Pedoman untuk mengolah Pikiran</em></strong> (mind) &#8211; demikianlah judul pemberian Geshe Chekawa. Dan lontar ini pula yang menjdi acuan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lewat &#8220;butir-butir&#8221; ini saya mengajak Anda untuk melakoni &#8220;Seni Memberdaya Diri 3&#8243;. Sudah waktunya kita melampaui meditasi sebagai latihan. Sekarang, hidup kita yang harus menjadi meditatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Atisha memberikan pedoman-pedoman yang sangat praktis dan bisa diterapkan dalam hidup sehari-hari. Apakah Anda seorang [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Belum Banyak yang tahu bahwa Nusantara pernah memiliki Guru Rohani yang luar biasa pengaruhnya. Orang-orang luar pun sampai berguru kepadanya. Orang itu adalah Dharmakitri dan lewat muridnya, Atisha, ajarannya &#8211; yang disebut Bodhichita &#8211; menyebar sampai ke Tibet dan India.</p>
<p style="text-align: justify;">Kini melalui Anand Krishna, air kehidupan yang dibawanya kembali mengguyuri Nusantara. Telah tiba saatnya, warisan klasik yang begitu berharga itu merebak kembali, untuk memacu masyarakat sampai mencapai taraf tertinggi dalam perwujudan potensi dirinya. Pelita yang terlupakan itu telah kembali menyinari negeri asalnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayang sekali, buku ini hanya cocok bagi para pemberani, dan bukan bagi Anda yang fanatik dengan agama Anda; bukan bagi Anda yang masih terobsesi oleh berbagai perkara rendahan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Mengikuti ajaran ini ego Anda habis lenyap!Ajarannya dimaksudkan untuk membangkitkan hati, menumbuhkan cinta, kebaikan dan bela rasa terhadap sesama. Sungguh revolusioner, karena dengan mempraktekkan ajaran ini batas pribadi Anda lenyap dalam berhubungan dengan sesama dan membuat Anda memahami dunia ini sebagaimana adanya.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">-          <strong>Chogyam Trungpa</strong>, <em>Training the Mind</em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Dalam keheningan renungan ajaran Atisha dan dengarkan nasihatnya. Nilainya sungguh luar biasa! Ini bukan filsafat&#8230;,melainkan kebijaksanaan hidup yang akan memicu transformasi diri Anda. Buku ini akan membuat Anda semakin bijak.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">-          <strong>Osho</strong>, <em>The Book of Wisdom</em></p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Seni Memberdaya Diri 3, ATISHA Melampaui Meditasi untuk Hidup Meditatif</strong>&#8220;. Ditulis oleh Anand Krishna. Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/meditatif/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesadaran</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/kesadaran</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/kesadaran#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 07:43:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesadaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku:
 &#8220;SENI MEMBERDAYA DIRI 2, MEDITASI, untuk Peningkatan Kesadaran&#8220;, oleh Anand Krishna.
Lewat Buku ini, lewat halaman-halaman ini kita bertemu sekali lagi. Jangan kira, pertemuan ini hanya suatu kebetulan. Pertemuan antara saya dan Anda ini bukanlah suatu kebetulan. Pada suatu ketika, di suatu tempat saya berjanji akan menemui Anda kembali. Saya telah menepati janji saya.
Selanjutnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku:</strong></p>
<h2><strong> &#8220;SENI MEMBERDAYA DIRI 2, MEDITASI, untuk Peningkatan <a href="http://bukumeditasi.com/meditasi">Kesadaran</a>&#8220;,</strong> oleh Anand Krishna.</h2>
<p style="text-align: justify;">Lewat Buku ini, lewat halaman-halaman ini kita bertemu sekali lagi. Jangan kira, pertemuan ini hanya suatu kebetulan. Pertemuan antara saya dan Anda ini bukanlah suatu kebetulan. Pada suatu ketika, di suatu tempat saya berjanji akan menemui Anda kembali. Saya telah menepati janji saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Selanjutnya terserah Anda! Manfaatkan pertemuan ini, manfaatkan kehadiran saya yang bersifat sesaat, sejenak &#8211; atau membiarkan pertemuan ini menjadi sebuah kenangan. Kenangan pahit atau kenagan manis &#8211; itu pun terserah Anda. Selama ini, saya telah mengasuh Anda sebagaimana seorang ibu mengasuh bayinya yang baru lahir. Berakhir sudah peran itu. Berakhir sudah lakon itu. Seorang anak yang masih dibawah umur bisa saja berbuat kesalahan. Sang ibu tidak akan memarahinya. Sang ibu akan menyayanginya, melindunginya. Saya masih tetap seorang ibu, tapi Anda bukan anak di bawah umur lagi. Anda sudah berumur, sudah berusia, sudah dewasa. Itu sebabnya sikap saya pun harus berbeda!</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak bias tidak, saya harus menunjukkan ketololan Anda &#8211; ketidakwarasan Anda &#8211; kebodohan dan ketidaksadaran Anda. Dan ingat [...]</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bersentuhan dengan Reiki dan Kundalini, sungguh luar biasa. Apalagi kalau kemudian diberkahi dengan <em>Clairaudience</em> dan <em>clairvoyance</em>, yang menjadikan kita waskita sehingga bias mendengar dan melihat hal-hal yang gaib, entah yang sudah atau yang akan terjadi. Sungguh luar biasa!</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi seorang Sufi dan seorang Yogi yang pernah bersentuhan langsung dengan <em>Sangkan Paran</em> dan mengalami sendiri  <em>Jumbuhing Kawulo Gusti</em> &#8211; atau pernah direngkuh oleh Sang Khalik &#8211; semua hal yang dahsyat itu tak lebih dari sekedar &#8220;gula-gula&#8221;. Itu hanya pemikat untuk beranjak lebih jauh, agar manusia membuka diri terhadap Anugrah Allah yang lebih dahsyat lagi, yaitu&#8230;(maaf, Anda harus mengalami sendiri sesuatu yang tak terucapkan ini)!</p>
<p style="text-align: justify;">Beranjak lebih jauh berarti meninggalkan, tetapi anehnya dengan itu tidak kehilangan. Sebaliknya, semuanya yang dahsyat itu justru dilipatgandakan. Beranjak lebih jauh berarti bahwa itu tidak terlalu penting, karena yang penting adalah&#8230;(yang tak dapat dikatakan itu).</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau Anda tidak mau beranjak dari &#8220;gula-gula&#8221;, Anda tak pantas menerima anugrah yang lebih besar. Lalu, buku ini pun bukan untuk Anda!</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Saya merindukan guru rohani yang akan membimbing saya, tetapi mereka yang saya temui selalu mensyaratkan untuk masuk ke dalam agama mereka. Saya jadi capai. Tetapi, dengan membaca buku-buku Anand Krishna saya merasa mendapatkan seorang Guru dan akan tetap menganggap demikian meskipun beliau tidak sedang mencari murid!&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">R.A Endang Sw Ahymsha,Ph.D.  -  Wanita Pengusaha</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Seni Memberdaya Diri 2, MEDITASI untuk Peningkatan Kesadaran</strong>&#8220;. Ditulis oleh Anand Krishna. Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/kesadaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meditasi</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/meditasi</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/meditasi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 06:55:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Meditasi dan Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Meditasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: 
&#8220;SENI MEMBERDAYA DIRI 1, MEDITASI untuk Manajemen Stres &#38; NEO ZEN REIKI Untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani&#8221;, oleh Anand Krishna.
Alam adalah medan energi yang luar biasa melimpah bagi kita, dan kalau kita berlaku sebagai Anak Alam yang hormat terhadap Sang Ibu, kita akan selalu dipelihara olehnya. Energi Murni Alam Semesta itu akan membuat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Judul Buku: </strong></p>
<h2 style="text-align: justify;"><strong>&#8220;SENI MEMBERDAYA DIRI 1, <a href="http://bukumeditasi.com/buku-meditasi">MEDITASI </a>untuk Manajemen Stres &amp; NEO ZEN REIKI Untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani&#8221;,</strong> oleh Anand Krishna.</h2>
<p style="text-align: justify;">Alam adalah medan energi yang luar biasa melimpah bagi kita, dan kalau kita berlaku sebagai Anak Alam yang hormat terhadap Sang Ibu, kita akan selalu dipelihara olehnya. Energi Murni Alam Semesta itu akan membuat kesehatan jiwa dan raga menjadi suatu yang mudah dimiliki dan Anda dapat mengelola kesehatan jiwa-raga Anda sendiri&#8230;tak perlu orang lain!</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagaimana Anda ingin mendengarkan siaran radio atau menikmati acara TV, anda hanya perlu hadir dalam &#8220;frekwensi gelombang yang sama&#8221; dan sesuatu yang luar biasa akan terjadi dalam diri Anda: menjadi sehat, lebih tenang dalam menghadapi dinamika kehidupan ini, lebih kreatif, dan intuisi Anda akan menjadi jauh lebih tajam.</p>
<p style="text-align: justify;">Meditasi &amp; Neo Zen Reiki akan memperkaya hidup Anda. Lebih dari itu, Anda juga akan memperkaya sesama Anda, bahkan setiap mahluk, karena setelah <em>attunement</em> Anda dapat &#8220;menyalurkan&#8221; Reiki itu kepada mereka.</p>
<p style="text-align: justify;"><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;"><em>&#8220;Pengalaman saya sebagai praktisi ilmu kedokteran Barat dan praktisi Neo Zen Reiki sungguh fantastik. Banyak sekali kasus psikomatis, neurologis (antara lain stroke, hipertensi dan tick dolores, perkapuran), hormonal (antara lain diabetes mellitus) menunjukkan perbaikan nyata.&#8221;</em></p>
<p style="text-align: justify;">Dr. Yusnanto &#8211; Dokter Umum</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">APA MEDITASI ITU ?</p>
<p style="text-align: justify;">MEDITASI bukan konsentrasi. Meditasi juga tidak dapat diterjemahkan sebagai semedi, sebagaimana diartikn sekarang. Duduk diam selama berapa menit atau berapa jam yang sekarang ini disebut semedi, bukan meditasi. <em>Meditasi adalah gaya hidup</em>. Meditasi harus menjadi dasar kehidupan seseorang, baru ia dapat disebut seorang meditator.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsentrasi merupakan anak tangga menuju meditasi. Konsentrasi pada dasarnya akan menggelisahkan Anda, sebagaimana naik tangga melelahkan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih ingat waktu Anda baru belajar mengendarai sepeda, motor atau mobil? Anda harus berkonsentrasi, sehingga apabila ada teman yang ajak bicara pada belokan, Anda akan menegurnya, &#8220;Diam dulu dong, saya lagi belok nih&#8221;. Musik yang agak keras dapat membingungkan Anda. Namun sesudah mahir, Anda tidak usah berkonsentrasi lagi. Kesadaran Anda menjadi semakin luas. Anda bisa dengar musik, bicara dengan teman, memikirkan usaha Anda dan tangan serta kaki tetap jalan juga. <em>Meditasi sama dengan perluasan kesadran</em>. Hasil akhir dari meditasi adalah <em>Samadhi</em> atau keseimbangan. Setelah mencapai keseimbangan diri, Anda tidak gelisah lagi, tidak [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Neo Zen Reiki</p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun ada istilah <em>Neo </em>yang artinya <em>new</em> atau baru, sebenarnya tidak ada yang baru dalam sistem ini. Penggunaan istilah ini hanya untuk membedakannya dari sistem-sistem yang sedang  dipraktekkan dewasa ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita kembali ke konsep dasar Sensei Usui, ditambah dengan sumber asli dari bahasa Sanskrit yang pernah saya temukan pada tahun 1991. Itulah NEO ZEN REIKI. [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam Reiki, kita berinteraksi dengan energi alam. Kita tidak dapat melawan alam. Alam selalu lebih kuat dari kita, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Kita pasti akan dipengaruhi oleh energi alam. Pengaruh ini pasti positif bagi kita, karena alam Maha Pengasih. Energinya energi murni. Tidak akan pernah terjadi pengaruh negatif.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari, buku &#8220;<strong>Seni Memberdaya Diri 1, MEDITASI untuk Manajemen Stres &amp; NEO ZEN REIKI Untuk Kesehatan Jasmani dan Rohani</strong>&#8220;. Ditulis oleh Anand Krishna. Diterbitkan oleh: PT. Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/meditasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
