<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Buku Meditasi &#187; Cinta</title>
	<atom:link href="http://bukumeditasi.com/tag/cinta/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bukumeditasi.com</link>
	<description>Buku Spiritual dan Buku Meditasi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2012 05:12:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Cinta</title>
		<link>http://bukumeditasi.com/cinta</link>
		<comments>http://bukumeditasi.com/cinta#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 03:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kebijaksanaan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bukumeditasi.com/?p=242</guid>
		<description><![CDATA[Judul Buku: Narada Bhakti Sutra, Menggapai Cinta Tak Bersyarat dan Tak Terbatas oleh Anand Krishna *** . . . Berhentilah &#8220;mengalir&#8221; ke luar&#8230; Take a U-Turn, berbeloklah kembali ke dalam diri. Apa yang engkau cari itu, tidak ada di luar diri. Ketika George Horrison dari kelompok The Beatles menyadari hal itu, dia melepas segala ketergantungan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Judul Buku:</p>
<h2 style="text-align: left;"><strong>Narada Bhakti Sutra,</strong> Menggapai <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Tak Bersyarat dan Tak Terbatas</h2>
<h3 style="text-align: center;">oleh <a href="http://www.aumkar.org"><strong><em>Anand Krishna</em></strong></a></h3>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;">. . . Berhentilah &#8220;mengalir&#8221; ke luar&#8230; Take a U-Turn, berbeloklah kembali ke dalam diri. Apa yang engkau cari itu, tidak ada di luar diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika George Horrison dari kelompok The Beatles menyadari hal itu, dia melepas segala ketergantungan pada hal-hal di luar diri. Dan menyaatakan dengan gambling, <em>&#8220;All you need is Love.<strong>Hari Bol!</strong>&#8220;</em> Apa yang engkau butuhkan hanyalah kasih. Ucapkan Nama Dia Yang Adalah Wujud <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Kasih!</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sekarang&#8221;, kata Narada&#8230;&#8221;Sekarang, temukan Pusat Kasih itu di dalam dirimu!&#8221; <strong><em>Narada Bhakti Sutra</em></strong> tidak dimaksudkan bagi mereka yang masih asyik mencari <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> di luar diri. Ia dimaksudkan bagi mereka yang ingin mencari Pusat Kasih, Sentra <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> di dalam dirinya [...]</p>
<p style="text-align: justify;">. . . Termabukkan oleh anggur kasih yang berasal dari dalam diri &#8211; demikian keadaan seorang Kekasih, seorang pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> Allah.</p>
<p style="text-align: justify;">Bila anda termabukkan oleh sesuatu di luar diri, anda adalah seorang pemabuk. Bila anda termabukkan oleh sesuatu di dalam diri, anda adalah seorang pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Sayangnya para pemabuk tidak bisa memahami keadaan para pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a>, kemudian malah menghujat mereka, &#8220;Eh, kamu belum apa-apa. Kamu belum cukup mabuk. Mana gelasmu? Mana botolmu? Mana anggurmu? Siapa Tuhanmu? Nggak mungkin, ah&#8230; Kau ateis. Kau tidak beragama.</p>
<p style="text-align: justify;">Kau belum apa-apa. Siapa yang ingin kau bohongi? Sembahyang saja tidak teratur. Kapan ke tempat ibadah? Saya tidak pernah melihatmu.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Para pe<a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> Allah termabukkan oleh <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">cinta</a> yang berasal dari dalam diri mereka sendiri. Para kekasih Tuhan termabukkan oleh Tuhan yang &#8220;berada&#8221; di dalam diri mereka sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita masih membutuhkan hal-hal luaran. Masih membutuhkan sarana-sarana dari luar diri. Masih membutuhkan &#8230;dan&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;">Satu hal penting untuk direnungkan: Termabukkan oleh hal-hal luaran saja, manusia menjadi pemberani. Apalagi termabukkan oleh sesuatu di dalam diri! [...]</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia wayang, <strong>Narada </strong>dikenal sebagai Dewa. <strong>Brahma-Rishi</strong> ini sebenarnya adalah tokoh historis. Sepeninggalan ibunya secara tiba-tiba, pemuda ini mulai mengembara, untuk menguasai segala cabang pengetahuan. Dengan penguasaan pengetahuan yang ada pada zamannya, hati pemuda ini sama sekali tak terpuaskan, sampai akhirnya dia bertemu dengan <strong>Sanatkumara</strong>, seorang pujangga dari kalpa yang sudah berlalu. Olehnya Narada diingatkan bahwa hanya ada satu yang akan memuaskan hatinya&#8230; yaitu, &#8220;Yang Hanya Satu Ada-Nya&#8230;Kasih, <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a> Tak Bersyarat dan Tak Berbatas.&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Karena itu, mulailah Narada menyelami <a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian">Cinta</a>, dan <strong><em>Bhakti Sutra </em></strong>adalah mahakarya hasil penyelamannya.</p>
<p>Dengar komentar <strong>Anand Krishna</strong>, kini karya klasik ini terbuka bagi kita. Bagaikan cermin, kita bisa menatapnya untuk menemukan diri, dan Dia Yang Bersemayam Di Dalam Diri: <strong>Narayana</strong>.</p>
<p style="text-align: center;">***</p>
<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-1538" title="Narada Bhakti Sutra" src="http://bukumeditasi.com/wp-content/uploads/2009/05/195a1392b0cb890832318bd3.image.73x120.jpg" alt="Narada Bhakti Sutra" width="73" height="120" />Tulisan di atas  adalah kutipan-kutipan dari buku yang brjudul: <strong><em>”</em></strong><strong><em> Narada Bhakti Sutra,</em></strong> <em>Menggapai </em><a href="http://www.bukumeditasi.com/kematian"><em>Cinta</em></a><em> Tak Bersyarat dan Tak Terbatas<strong> ”</strong></em>, ditulis oleh<a href="http://www.aumkar.org"> <strong><em>Anand Krishna</em></strong></a>.  Diterbitkan oleh  PT  Gramedia Pustaka Utama.</p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bukumeditasi.com/cinta/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

